cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2013)" : 16 Documents clear
ALIRAN “BERMASALAH” DALAM LANSKAP NALAR PUBLIK: Respon Masyarakat Kota Samarinda Terhadap Aliran Bermasalah Muhammad Rais
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.778 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.149

Abstract

Penelitian dengan genre kebijakan ini bertujuan untuk mengukur dan mendeskripsikan respon publik terhadap aliran keagamaan yang ditengarai, bahkan sebagian telah divonis, sebagai sempalan dan sesat. Salah satu alibi yang dijadikan sebagai pijakan argumentasi (illat hukm) keluarnya regulasi terkait penanganan mereka adalah reaksi, dan resistensi masyarakat yang potensial mengganggu stabilitas sosial. Dengan memanfaatkan metode survey, melalui instrumen utama berupa 100 kuesioner dalam proses penjaringan data primer, ditemukan respon publik yang mengindikasikan respon evaluative yang cenderung masif negatif terkait keberadaan aliran bermasalah. Secara kognitif, responden dominan tahu tentang eksistensi aliran sempalan di Indonesia, bahkan yang eksis di lingkungannya sendiri, mereka juga sepakat divonis sesat. Namun mekanisme penanganan yang tepat, kalangan responden lebih memilih jalur hukum, termasuk setuju dengan regulasi yang dibuat pemerintah, dalam konteks Kota Samarinda, pembekuan aktivitas Ahmadiyah ditetapkan dengan Surat Keputusan Walikota berdasarkan rekomendasi MUI setempat, paralel dengan respon dan aspirasi publik. Dengan demikian, nalar elite bersesuaian dengan nalar publik.
PERAN PC NU SORONG DALAM MEMBANGUN KEHIDUPAN KEAGAMAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KEAGAMAAN Abd. Kadir Rahman
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.4 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.136

Abstract

Penelitian ini menelusuri dan mengetahui tentang peran yang diemban oleh salah satu organisasi masyarakat Islam tertua di Indonesia yakni Nahdatul Ulama dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat melalui lembaga pendidiikan, baik formal maupun nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tehnik penjaringan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nahdatul Ulama di Kota Sorong, telah mengambil peran dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat melalui pendidikan formal, maupun nonformal. Peran melalui pendidikan formal diwujudkan dengan mendirikan beberapa madrasah, mulai dari tingkat Raudhatul Atfhal, sampai tingkat perguruan tinggi. Sedangkan nonformal melalui pengajian secara rutin, dan da’wah Islamiah bekerja sama dengan RRI Kota Sorong.
TINGGALAN-TINGGALAN ISLAM DI MAJENE SULAWESI BARAT Idham Khalid Bodi
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.912 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.143

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Penelitian penjajagan dalam arkeologi merupakan penelitian awal dari suatu obyek. Hasil penelitian penjajagan ini menemukan masih adanya situs-situs di Majene, Sulawesi Barat, berupa bagunan masjid purbakala di Salabose, serta empat buah makam penyiar Islam pertama di Majene. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya naskah-naskah klasik berupa Alquran tulisan tangan, naskah khutbah, dan bendera.
KARYA ULAMA DALAM MEMBANGUN KEDAMAIAN DI KALIMANTAN BARAT Moh. Husain
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.368 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.223

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerawanan konflik etnik di Kalimantan. Ulama sebagai agenperubahan masyarakat memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan budaya damai. Penelitianini berupaya menjawab permasalahan: Apa yang menjadi latar konflik etnik di Kalimantan Barat danbagaimana bentuk pesan damai yang disampaikan ulama dalam bentuk teks? Penelitian menemukanbahwa faktor budaya menjadi faktor utama yang melatarbelakangi konflik etnik di Kalbar selain faktorekonomi dan ketidakadilan yang diciptakan oleh pola pembangunan politik di Kalbar. Respon teksulama di kalangan pesantren masih condong pada persoalan-persolan klasik keagamaan seperti fiqihdan tauhid. Respon teks karya ulama dalam kaitannya membangun pesan damai banyak dimotori olehulama dalam kapasitas sebagai cendekiawan muslim.
POLA PEMBINAAN MUALLAF DI KABUPATEN SIDRAP PROVINSI SULAWESI SELATAN Ramlah Hakim
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.564 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.150

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian dengan genre riset kebijakan yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami pola pembinaan muallaf yang ditengarai belum optimal, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun civil society khususnya lembaga keagamaan. Menggunakan metode penelitian kualitatif ditemukan bahwa, pola pembinaan muallaf di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, sifatnya fluktuatif dan ditandai dengan aktivitas yang sifatnya insidentil. Aktivitas pembinaan yang diprakarsai sejumlah elite keagamaan melalui berbagai yayasan/ormas keagamaan dan majelis taklim menyebabkan keberadaan muallaf diakui sebagai satu komunitas muslim yang secara sistematis mendapatkan perhatian umat Islam di Kabupaten Sidrap. Beberapa organisasi yang tadinya didirikan untuk merespon kepentingan muallaf seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, pemerintah daerah bersama Kementerian Agama namun sifatnya temporer hilang karena politik, sehingga mengakibatkan kecenderungan ideologis yang dianut para muallaf masih konsisten dengan doktrin Islam yang inklusif-moderat.
HJ. SITI ROHANI ASYKARI: Berdakwah Lewat Majelis Taklim Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.377 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.137

Abstract

Penelitian ini membahas tentang biografi Siti Rohani Asykari sebagai ulama perempuan di Samarinda. Data-data penelitian ini merupakan hasil wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Wawancara mendalam terhadap Siti Rohani Asykari sebagai informan kunci dilakukan untuk mengetahui kehidupan pribadi, peran akademik dan sosialnya. Peran sosial yang dimainkan Hj. Siti Rohani Asykari samarinda yaitu; mendirikan Yayasan al-Jawahir, sebagai media pendidikan untuk anak-anak miskin di sekitar lingkungannya, aktif melakukan dakwah secara non-formal dengan membuat dan mendirikan majelis ta’lim buat para ibu. Siti Rohani Asykari juga aktif di Aisyiyah-Muhammadiyah. Di samping itu, ia juga bergelut dengan Golkar.

Page 2 of 2 | Total Record : 16