cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 2 (2016)" : 15 Documents clear
PROBLEMATIKA PERCERAIAN MASYARAKAT KABUPATEN BONE DALAM TINJAUAN EKONOMI SYARIAH Sitti Nikmah Marzuki
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.756 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.320

Abstract

Perkawinan adalah ikatan yang suci antara laki-laki dan perempuan dalam suatu rumah tangga. Melalui perkawinan dua insan yang berbeda disatukan, dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun harmonisasi keluarga terganggu oleh berbagai masalah rumah tangga yang kemudian berujung pada perceraian. Dalam penelitian ini akan di kaji mengenai faktor penyebab dari tingginya angka perceraiaan yang terjadi di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan dan dampak setelah perceraian dan pengaruh problema ekonomi terhadap tingkat perceraian Kabupaten Bone mengenai masalah peceraian dan Solusi menekan peningkatan jumlah perceraian di Kabupaten bone dalam persfektif ekonomi syariah. Metode kualitatif di terapkan dalam penelitian ini dengan menggunakan beberara instrument yakni observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian terjadi karena beberapa factor di antaranya factor moral dan factor meninggalkan. Dan dampak yang terjadi adalah dampak psikologi, ekonomi, sosial.  
ARSITEKTUR KHAS BUDAYA MAKAM TIPE MANDAR DI SITUS KOMPLEKS MAKAM LOMBENG SUSU MAJENE SULAWESI BARAT Rosmawati Rosmawati
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2287.982 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.349

Abstract

Kawasan Majene sangat kaya dengan tinggalan budaya Islam, salah satunya adalah makam-makam kuno yang tersebar luas di daerah tersebut. Sebaran makam-makam kuno tersebut belum banyak diteliti dan dikaji secara ilmiah, sehingga tidak banyak yang diketahui dan difahami mngenai bentuk dan kandungan makna budaya yang terdapat pada makam-makam tersebut. Untuk itu, maka dalam tulisan ini akan dibuat tipologi jirat dan nisan makam yang terdapat di wilayah tersebut, dengan tujuan untuk dapat mengetahui tipe makam yang khas berkembang di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kajian pustaka untuk menyusun kerangka konseptual berupa gagasan, hipotesis atau teori; sebagai petunjuk awal di dalam mencari dan memahami data lapangan, terutama untuk mengetahui situs-situs yang akan disurvei dalam pengumpulan data lapangan; untuk mengetahui isu dan masalah yang wujud dalam kajian Zaman Islam di Sulawesi Barat. Pengumpulan data dari dua sumber, yaitu data arkeologi sebagai data primer dan data sejarah berupa tulisan sejarah maupun kronik lontaraq yang ada hubungannya dengan topik penelitian sebagai data sekunder. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa tipe khas makam Mandar, dapat dilihat pada peninggalan makam-makam kuno di kawasan Majene, yaitu jirat berteras lurus dengan konstruksi tiang pada keempat sudut jirat, nisan hulu badik, nisan mahkota, nisan pedang bertangkai dan bahan makam dibuat dari pada batu karang.
POTRET PEMBERDAYAAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-URWATUL WUTSQAA DI DESA BENTENG KAB. SIDRAP La Sakka
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.852 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pemberdayaan santri pada usaha-usaha ekonomi yang dilakukan Pondok Pesatren Al Urwatul Wutsqaa (PPUW) di Kabupaten Sidenreng Rappang. Usaha-usaha ekonomi yang dilakukan di PPUW adalah (1) usaha ternak ayam ras melalui Program Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM 3) yang bertujuan membantu menutupi sebahagian pembiyaan gaji guru, membantu pendanaan kegiatan ektrakurikuler santri, misalnya mengikuti berbagai macam lomba atau kejuaraan, dan melatih santri berwirausaha khususnya dalam bidang usaha agribisnis, (2) peternakan domba yang bertujuan memberikan kontribusi pada kegiatan sosial dan hubungan kemasyarakatan, misalnya menjamu tamu-tamu khusus, buka puasa bersama santri, guru dan tokoh-tokoh masyarakat, ibadah qurban, dan melatih santri berwira usaha khususnya dalam bidang usaha agribisnis, (3) praktek keterampilan usaha menjahit dan konveksi yang bertujuan meminimalisir biaya yang dikeluarkan santri dalam melengkapi seragam sekolahnya, dan melatih santri berwirausaha khususnya dalam bidang keterampilan konveksi dan menjahit, (4) warung serba ada (Waserda) koperasi pondok pesantren yang bertujuan menutupi seluruh beban pembayaran listrik, telepon dan jaringan internet pesantren setiap bulannya, dan untuk menutupi sebahagian gaji guru, dan (5) kantin sekolah yang bertujuan menutupi kebutuhan konsumsi santri setiap bulannya, dan untuk perbaikan beberapa fasilitas asrama yang rusak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan data primer dan data skunder yang telah terkumpul.Kata Kunci : pesantren, pemberdayaan, santri, Sidrap 
PERAN PENYULUH AGAMA DALAM PENGELOLAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN MALUKU TENGAH Sabara Nuruddin
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.392 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan peran penyuluh agama dalam pengelolaan kerukunan umat beragama di Mauku Tengah. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana situasi hubungan umat beragama di kabupaten Maluku Tengah?, bagaimana padangan penyuluh agama tentang kerukunan di kabupaten Maluku Tengah?, dan bagaimana keterlibatan penyuluh agama di kabupaten Maluku Tengah dalam meningkatkan kerukunan umat beragama?. Wilayah Maluku Tengah merupakan wilayah yang heterogen dari segi agama dan pernah mengalami sejarah konflik keagamaan pada tahun 1999-2003. Ekses dari konflik tersebut adalah segregasi pemukiman yang didasarkan pada agama (Islam dan Kristen). Rekonsiliasi konflik yang dilakukan menggunakan beberapa modal kultural yang berbasis kearifan lokal Maluku, yaitu gandong, pela, masohi, dan lain-lain. Pandangan penyuluh agama terhadap kerukunan di Maluku Tengah adalah bahwa segregasi pemukiman berdasarkan agama merupakan solusi sementara dan masih sangat rentan akan terjadinya konflik karena adanya jarak sosial yang terbangun. Untuk itu, perlu direncanakan sebuah model pembauran pemukiman agar kerukunan umat beragama dapat tercipta dalam suasana yang lebih kultural. Peran penyuluh agama dalam pengelolaan kerukunan di Maluku Tengah melalui program Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) integrasi di mana semua penyuluh agama PNS berhimpun dalam satu kelompok kerja yang sama untuk meudian melakukan beberapa program kerja bersama yang secara sinergis sebagai perwujudan kerukunan yang aktif antar tokoh agama. 
PENYULUH AGAMA DAN ISU KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA PALU Saprillah Pepi
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.003 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.350

Abstract

Penelitian ini dilatari dengan asumsi bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam pengelolaan isu keagamaan, termasuk kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran penyuluh agama dalam pengelolaan isu kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada para penyuluh agama dan tokoh masyarakat. Lokasi penelitian di Kota Palu. Informan penelitian adalah penyuluh agama Islam, penyuluh agama Kristen, penyuluh agama Hindu, pengurus FKUB dan tokoh masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa penyuluh agama tidak memiliki program spesifik terkait dengan pengelolaan isu kerukunan. Isu kerukunan dikelola bersamaan dengan isu keagamaan lainnya yang bersifat normatif. Ketiadaaan spesifikasi isu kerukunan lebih karena kinerja para penyuluh diukur berbasis pada tugas pokok dan fungsi penyuluh yang memang tidak memberi spesifikasi terhadap pengelolaan kerukunan. Meskipun begitu, para penyuluh agama di Kota Palu terlibat aktif dalam pengelolaan kerukunan dengan dua cara 1) terlibat sebagai pengurus FKUB Kota Palu yang memberi ruang lebar bagi penyuluh agama untuk berperan penting dalam pengelolaan kerukunan; 2) menginisiasi secara tematik isu kerukunan dalam setiap materi penyuluhan keagamaan yang diprogramkan secara rutin. 

Page 2 of 2 | Total Record : 15