cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 44, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Hubungan antara intensitas Pruritus Nokturna dengan Kualitas Tidur pada Penderita Skabies Ghani Silahudin; Erma Sulistyaningsih; Heni Fatmawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p1-16.2021

Abstract

Objective: To analyze the relationship between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients. Method: This was an analytic study with cross-sectional design. The subject was recruited by total sampling. Data was analysed using the Spearman correlation test. Result: As many as 160 out of 302 students (53%) were suffering from scabies. Majority of patients were 13 years old, at the 7th grade of school, had a normal Body Mass Index (BMI), had an onset of scabies ≤ 3 months and not in the scabies treatment period in the last 1 month. There were 22 scabies patients matched the inclusion and exclusion criteria. As many as 5 out of 22 patients had mild nocturnal pruritus,10 patients had moderate nocturnal pruritus and 7 patients had severe nocturnal pruritus. There were 13.6% had good sleep quality and 86.4% had poor sleep quality. Analysis using Spearman test showed the value of p=0.65 implicated that there was no significant correlation between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients. Conclusion: There was no relationship between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients at the Pesantren male dormitory.
Hubungan parameter dosis 3-Dimensional Conformal RadioTherapy dengan kejadian dermatitis radiasi pada pasien kanker payudara setelah pembedahan Rhandyka Rafli
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p41-48.2021

Abstract

Latar Belakang Dermatitis radiasi menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien kanker payudara dan merupakan efek samping tersering pada pasien kanker payudara yang menjalani radiasi adjuvant. Penggunaan teknik 3-Dimensional Conformal Radiotherapy (3DCRT) memungkinkan dilakukan perhitungan parameter dosis dan sebaran dosis pada kulit dinding dada. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan parameter dosis 3DCRT dengan derajat dermatitis radiasi pada pasien kanker payudara setelah pembedahan Metode: Penelitian ini merupakan studi case-control dengan membagi kelompok dermatitis sedang berat sebagai kelompok case dan dermatitis ringan sebagai kelompokm control kemudian dilakukan penelusuran parameter dosis 3DCRT menggunakan “ECLIPS” treatment planning system (TPS). Parameter dosis yang dinilai adalah conformity index (CI), Homogeneity Index (HI) dan dose max sesuai perhitungan menurut standar internasional commission on radiation units and measurements-83 (ICRU-83) Hasil: Uji statistik pada  22 pasien kelompok case dan 22 pasien kontrol menggunakan spearman rho menunjukkan adanya hubungan antara parameter dosis 3DCRT dengan kejadian dermatitis pada pasien kanker payudara setelah pembedahan (p<0,05), OR untuk CI adalah 15,23 (p<0,05), OR untuk HI adalah 6,42 (p<0,05) dan OR untuk dmax adalah 20,25 (p<0,05). Kesimpulan: Parameter dosis 3DCRT berhubungan dengan derajat dermatitis radiasi dan dapat memperkirakan resiko kejadian dermatitis radiasi terutama untuk CI dan Dose max.
Intervensi Ibu Hamil dengan Kurang Energi Kalori pada Trimester Ketiga Melalui Suplementasi Mikronutrien di Surabaya Tahun 2019 Salmon Charles Siahaan; Hendera Henderi; sudibyo Sudibyo
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p17-27.2021

Abstract

Menurut RISKESDAS tahun 2013, prevalensi penduduk wanita hamil dengan KEK di Jawa Timur sebesar 29,8%, sedangkan tingkat nasional prevalensi penduduk hamil dengan KEK sebesar 24,2%. Penelitian ini adalah penelitian kohort, di lokasi kecamatan Sukomanunggal. 30 sampel, dibagi 2 kelompok yaitu ibu hamil dengan KEK dan ibu hamil normal. Dilakukan pemeriksaan fisik, obstetrik, ultrasonografi dan pemeriksaan darah. Hasil terdapat perbedaan bermakna antara ibu hamil normal dengan ibu hamil KEK sebelum diberikan perlakuan adalah LILA, 27.4+2.22 VS 20.6+1.298 (p <0.00001). TFU 22,4+0.828 VS 18.8+1.014 (p <0.00001). BPD  7.84+0.135 VS 7.133+0.158 (p<0.00001). Hb 7.84+0.135 VS 7.133+0.158 (95%) (p<0.00001). Setelah diberikan perlakuan maka perbedaan ibu hamil normal dengan ibu hamil KEK adalah LILA 28,4+2,164 VS 28+1.146  (p:0.754); TFU 29,6+1.121 VS 28.9+1.032 (p:0.101); BPD 8.068+0.140 VS 8.62+0.156 (p:0.230); kadar Hb 11,8+0.543 VS 11.3+0.563(p:0.380). Luaran bayi lahir antara bayi dari ibu hamil normal dengan ibu hamil KEK adalah 2853+112.5 VS 2940+91.02 (p:0.0027), tidak menunjukkan perbedaan. Pada hasil penelitian berupa perbaikan LILA, pertumbuhan TFU, biometri BPD, Hb dan luaran bayi ibu hamil KEK yang diberikan suplementasi mikronutrien pada trimester 3. Dapat disimpulkan suplementasi mikronutrien dan asupan kalori yang cukup dapat memperbaiki luaran bayi pada ibu hamil dengan KEK.
Pengaruh Ekstrak Dan Fraksi Metanol Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) Ajwa Terhadap Histologi Testis, Jumlah Sperma, Dan Viabilitas Spermatozoa Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Spraque Dawley Domma Sinaga
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p28-40.2021

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak dan fraksi metanol air buah kurma ajwa (Phoenix dactylifera) terhadap histologi tesis, jumlah sperma, dan viabilitas spermatozoa pada tikus putih (Rattus novergicus) jantan galur Sprague Dawley. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan sampel penelitian dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Tahapan pelaksanaannya yaitu pembuatan sediaan histologi testis, menghitung jumlah sperma, dan menghitung viabilitas spermatozoa. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa terjadi peningkatan viabilitas spermatozoa terutama pada fraksi metanol air dengan dosis 300 mg/kgBB/hari yang ditunjukkan dengan hasil uji one way anova didapatkan nilai p = 0,000 dengan nilai alpha 0,05 (p<α). Perhitungan jumlah sperma juga meningkatkan peningkatan dengan menggunakan uji one way anova didapatkan nilai p = 0,000 dengan nilai alpha 0,05 (p<α). Sedangkan perhitungan diameter tubulus seminiferus juga mengalami peningkatan dengan menggunakan uji one way anova didapatkan nilai p = 0,002 dengan nilai alpha 0,05 (p<α). Simpulan: bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak dan fraksi metanol air buah kurma ajwa terhadap diamater tubulus, viabilitas spermatozoa, dan jumlah sperma.
Potensi nanopartikel chitosan berbasis flavonoid fisetin dari buah stroberi (Fragaria x ananassa): modalitas terapi dalam penatalaksanaan TNBC Felicia Puspita Sari; Kenny Satrio; I Gede Gita Sastrawan; I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulya Hartawan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p49-58.2021

Abstract

Breast cancer is ranked number one in the world as a cancer with the highest new cases reaching 1.7 million people (43.4%). Triple-Negative Breast Cancer (TNBC) has a worse prognosis than non-TNBC because of low 5-year survival rates and high recurrence rates. TNBC was also rated as more aggressive and invasive with high levels of nuclear mitotics. Currently, the use of natural food substances derived from fruits, vegetables, and spices is getting more attention because of its role as chemopreventive and chemotherapeutic agents, one of which is flavonoids. Fisetin (3,3',4',7-tetrahydroxyflavone) is a flavonol bioactive molecule found in fruits and vegetables such as apples and persimmons with the highest concentration found in strawberries (Fragaria x ananassa). One of the technologies being developed in the oncology field is nanoparticles. Nanoparticles are useful for delivering and releasing drugs to the target organs, as well as increasing the bioavailability of drugs so that drugs can work for a longer time. The combination of the flavonoid fisetin encapsulated with chitosan nanoparticles has the potential to become one of the therapeutic modalities in the management of TNBC.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue