cover
Contact Name
Arum Siwiendrayanti
Contact Email
a_shiwi@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
a_shiwi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Public Health
ISSN : 22526781     EISSN : 25487604     DOI : -
Core Subject : Health,
Unnes Journal of Public Health (UJPH) is an open access and peer-reviewed journal. It publishes original papers and short reports on all aspects of the science, philosophy, and practice of public health.
Arjuna Subject : -
Articles 635 Documents
PENGARUH SENAM TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES
Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v1i1.178

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaaan kadar gula darah penderita diabetes antara kelompok yang melaksanakan senam dan kelompok yang tidak melaksanakan senam. Jenis penelitian ini adalah kohor. Populasi terpapar dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus tipe II di RS.Panti Wilasa Dr.Cipto Semarang yang mengikuti klub senam diabetes, dan populasi tidak terpapar adalah yang tidak mengikuti klub senam diabetes. Sampel terpapar dan tidak terpapar masing-masing berjumlah 42 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji wilcoxon dengan p = 0,05). Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan kadar gula darah sewaktu sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok terpapar (nilai p = 0,0001), pada kelompok tidak terpapar (nilai p = 0,0001), pada kelompok terpapar dan tidak terpapar (nilai p = 0,0001) dengan penurunan rata-rata gula darah pada kelompok terpapar 2,3 kali lebih besar daripada kelompok tidak terpapar (31,5 mg/dl berbanding 13,5 mg/dl). Kesimpulan yang dapat diambil adalah senam efektif dalam menurunkan kadar gula darah. The purpose of this study to determine the differences in blood sugar levels of diabetes among the groups who perform gymnastics and groups who not perform gymnastics. This type of research is cohort. Exposed population in this study were patients with diabetes mellitus type II in Panti Wilasa Hospital Dr.Cipto Semarang diabetes who follow gymnastics club and population unexposed were patient who do not follow gymnastics club diabetes. Samples of each exposed and unexposwd were 42 people. Data analysis was performed univariate and bivariate (using the Wilcoxon test with p = 0.05). The result of this study there is a difference in blood sugar levels before and after the intervention while the exposed group (p-value = 0.0001), in the unexposed group (p-value = 0.0001), the exposed and unexposed groups (p-value = 0.0001) with an average decline blood sugar in the exposed group 2.3 times greater than the unexposed group (31.5 mg / dl versus 13.5 mg / dl). The conclusion that can be taken was exercise effective in lowering blood sugar levels.
PERBANDINGAN MEDIA POWER POINT DENGAN FLIP CHART DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUANKESEHATAN GIGI DAN MULUT
Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v1i1.179

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara menggunakan media power point dan flip chart. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen semu, menggunakan metode desain pretes-postes dengan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri Sukorejo 02 dan 03 Gunungpati Semarang Tahun 2011 yang berjumlah 84 siswa. Sampel berjumlah 70 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan hasil uji t berpasangan diketahui bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai pretest dan postest pada masing-masing kelompok yaitu kelompok ekperimen (p=0,001) dan kontrol (p=0,001), sedangkan berdasarkan uji t tidak berpasangan diperoleh hasil nilai p=0,006, yang artinya terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar yang signifikan antara post test kelompok I (media power point) dan kelompok kontrol (flip chart). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut antara menggunakan media power point dan flip chart. Purpose of this research is determine whether there is difference improving dental and oral health knowledge between media use power point and flip chart. This type of research is to study quasi ekperiment, using the method of pretest postes control group design. The population in this study were students of SDN Sukorejo 02 and SDN Sukorejo 03 District Gunungpati Semarang in 2011, amounting to 84 students. The Sample is 70 students. Instrument used was a questionnaire. Based on the results of paired t test is known that there were significant differences between pretest and postest value in each group of experimental group (p = 0.001) and controls (p = 0.001), whereas the unpaired t test based on the results obtained p-value = 0.006, which means that there are differences in the increase of knowledge of oral health in primary school students’ post test significant between group I (power point media) and the control group (flip chart).The conclusion of this study is that there are differences in improvement of oral health knowledge among media use Power Point and Flip Chart.
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU
Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan pendekatan kasus kontrol. Responden dalam penelitian ini adalah 30 orang penderita TB paru dan 30 orang bukan penderita TB paru yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah luxmeter, rollmeter, higrometer, dan kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian TB paru adalah luas ventilasi ruang tamu (p=0,02), pencahayaan ruang tamu (p=0,02), pencahayaan ruang keluarga (0,001), pencahayaan ruang tidur (p=0,001), jenis dinding, kelembaban ruang tamu, kelembaban ruang keluarga, dan kelembaban ruang tidur (0,02). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian TB paru adalah jenis lantai(p=0,37), kepadatan hunian ruang tidur (p=0,05), ventilasi ruang keluarga (p=1), dan ventilasi ruang tidur (p=0,75). Kesimpulan yang dapat diambil adalahh kondisi lingkungan rumah yang berhubungan dengan kejadian TB paru adalah luas ventilasi ruang tamu, pencahayaan ruang tamu, pencahayaan ruang keluarga, pencahayaan ruang tidur, jenis dinding, kelembaban ruang tamu, kelembaban ruang keluarga, dan kelembaban ruang tidur. The purpose of this study was to determine the relationship of environmental factors with the incidence of pulmonary TB home in the working area of Bandarharjo clinic Semarang city. This type of research is a survey of analytic approaches to the design of the control cases. Respondents in this study were 30 people with pulmonary TB and 30 patients with pulmonary TB is not obtained by using purposive sampling techniques. Instruments used in this study is luxmeter, rollmeter, hygrometers, and questionnaires. From the result showed that the variables related to the incidence of pulmonary TB is the living area ventilation (p = 0.02), lighting the living room (p = 0.02), family room lighting (0.001), bedroom lighting (p = 0.001 ), type of walls, living room humidity, family room humidity, and humidity of the bedroom (0.02). While the variables that were not associated with the incidence of pulmonary TB is a type of flooring (p = 0.37), the density of occupancy bedroom (p = 0.05), family room ventilation (p = 1), and ventilation of bedroom (p = 0, 75). The conclusion that can be taken home was environmental conditions related with the incidence of pulmonary TB were the living area ventilation, lighting the living room, family room lighting, bedroom lighting, wall type, humidity living room, family room humidity, and humidity of the bedroom.
FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA DI UNIT INSTALASI PABRIK GULA
Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v1i1.195

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang berakibat terganggunya proses produksi, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja Pabrik Gula Pangka yang mengalami kecelakaan kerja pada tahun 2010 sebanyak 8 orang. Sampel berjumlah 8 orang. Perolehan data langsung dari responden dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner dan dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya kecelakaan terjadi dua bulan sekali pada masa giling tebu yaitu antara bulan Mei– September. Subyek paling sering mengalami kecelakaan pada Stasiun Puteran. Penanganan kecelakaan sudah cukup baik karena langsung diberikan pertolongan pertama dan dilakukan penyidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaannya agar tidak terulang kembali.Sebagian besar kecelakaan kerja terjadi pada subyek penelitian yang berumur di atas 50 tahun, tingkat pendidikan terbanyak SMP, dan masa kerja di atas 30 tahun. Kesimpulan yang diperoleh adalah faktor penyebab kecelakaan kerja di Pabrik Gula Pangka adalah umur, tingkat pendidikan, masa kerja, penggunaan APD, karakteristik kepribadian, pelatihan K3, dan suhu ruangan. The purpose of this study was to determine the causes of work accidents that result in disruption of the production process, so it can be done preventatively. This research was deskripstif qualitative case study approach. The population in this study were Pangka Sugar Factory workers who suffered occupational accidents in 2010 as many as 8 people. Sample of 8 people. Acquisition of data directly from respondents by using a research instrument in the form of a questionnaire and company documents. The results showed that most accidents occurred during the two months between the months of the cane milled from May to September. The subjects most frequently injured at Puteran Station. Handling was quite good because of the accident immediately given first aid and carried out investigations to determine cause of accident so as not to repeat kembali.Sebagian major accidents occurred in subjects aged over 50 years, the most junior high school level education, and work periode over 30 years. Their conclusion is a causative factor in workplace accidents Sugar Pangka were age, education level, work periode, the use of PPE, personality characteristics, training K3, and the room temperature.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU BERISIKO DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA
Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v1i1.196

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) PER. 05/MEN/1996 adalah standar nasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang pengetahuan SMK3 dan menganalisis perilaku berisiko pada pekerja PT. Pertamina (Persero) Instalasi Pengapon Semarang yang mengalami kecelakaan kerja pada tahun 2011. Hasil penelitian ini adalah ketiga narasumber sudah mengetahui arti penting dari SMK3 namun narasumber belum bisa membedakan arti antara risiko dengan bahaya, kecelakaan kerja yang terjadi pada tahun 2011 di PT Pertamina Instalasi Pengapon adalah luka-luka ringan disebabkan karena kecerobohan perkeja dalam bekerja. Kesimpulan yang diperoleh adalah kecelakaan kerja yang terjadi umumnya disebabkan karena kecerobohan pekerja dalam bekerja dengan tingkat pengetahuan pada tingkat “Tahu” dengan perilaku berisiko masih sering terjadi. Hal ini karena pekerja merasa risikonya rendah, kekuatan pilihan, kebiasaan, konsekuensi yang diterima, dan lain-lain. Occupational Safety and Health Management System (SMK3) PER. 05/MEN/1996 is a national standard for Safety Management System and Occupational Health. The purpose of this study to obtain an overview of knowledge SMK3 and analyze risk behaviors (AtRisk Behavior) on the workers of PT. Pertamina (Persero) Installation Pengapon Semarang who suffered occupational accidents in 2011. The results of this study was the third responden already knows the importance of resource SMK3 but can not distinguish the meaning of risk to hazards, accidents that occurred in 2011 in PT Pertamina Installation Pengapon minor injuries were caused by carelessness perkeja in the works.The conclusion of this study workplace accidents that occur are generally caused due to carelessness of workers in working with the level of knowledge at the level of ”Know” with risky behavior (behavior atrisk) are still common. This is because the perceived low-risk workers, the power of choice, familiarty breeds complacency, acceptable Consequences, and lainlain.Advice given to the company that is increasing knowledge about SMK3 workers and dangers that exist in the workplace as well as procurement and increased upayaupaya increase safe work behaviors such as procurement of safety training, which included the supervision and regulation is supported by positive and negative consequences, and making posters/sign involving the safety of workers.
PERILAKU IBU RUMAH TANGGA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN KEMIJEN KECAMATAN SEMARANG TIMUR
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v2i2.2990

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pengelolaan sampah, mengetahui sikap ibu rumah tangga terhadap pengelolaan sampah, mengetahui praktik ibu rumah tangga tentang pengelolaan sampah di kelurahan Kemijen.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Rancangan penelitian yang digunakan adalah exploratory research. wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Uji penelitian ini menggunakan metode triangulasi.Dapatdisimpulkanbahwasebagianbesariburumahtanggadikelurahankemijenmemilikipengetahuankurangdalampengelolaansampah, iburumahtangga di kelurahankemijenmemilikisikappositifdalampengelolaansampah, narasumberpenelitiantidakmelakukanpengelolaansampahwalaupunsudahdisediakantempatpengelolaan.Saran yang diberikankepadapihakmasyarakatmelakukanpengelolaansampahuntukmengurangi volume sampahdarisumbernyadenganmemilahsampahdanmendaurulangterutamapadalingkuprumahtangga. Saran bagiKelurahanKemijen, perludikembangkanpengelolaansampahrumahtanggaberbasismasyarakatmelaluimetodeReduce, reuse, Recycle (3R). BagipemerintahdisarankanMemberikanpembinaanmelaluipenyuluhandanpelatihanuntukmeningkatkanpengetahuankepadamasyarakattentangpengelolaansampahdansampah yang bernilaiekonomis.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA IBU PASCA BERSALIN NORMAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLADO I
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v2i2.2991

Abstract

Cakupan IMD di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2010 adalah 34%, padahal target Indonesia Sehat 2010 sebesar 80% ibu pasca bersalin normal melakukan IMD minimal satu jam setelah bayi lahir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan praktik Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada ibu pasca bersalin normal di wilayah kerja Puskesmas Blado I Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.Populasidalam penelitian adalah ibu pasca bersalin normal di wilayah kerja Puskesmas Blado I Kabupaten Batang berjumlah 96. Sampel berjumlah 48 ibu pasca bersalin. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi-square dengan α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, faktor yang berhubungan dengan praktik IMD pada ibu pasca bersalin normal di wilayah kerja Puskesmas Blado I yaitu sikap, peran petugas kesehatan dan dukungan orang terdekat. Sedangkan yang tidak berhubungan adalah tingkat pendidikan dan pengetahuan.Saran bagi Puskesmas Blado I agar memberikan dorongan pada ibu bersalin untuk melaksanakan IMD sehingga semakin menguatkan sikap dan rasa percaya diri ibu untuk IMD dan dilanjutkan dengan menyusui.
FAKTOR BERHUBUNGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA BANGUNAN PT MIKROLAND SEMARANG
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v2i2.2992

Abstract

Sakit akibat kerja yang frekuensi kejadiannya paling tinggi adalah sakit atau nyeri pada punggung yaitu 22% dari 1.700.000 kasus. Pekerja bangunan di PT Mikroland Property Development memiliki resiko keluhan nyeri punggung bawah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor resiko yang berhubungan dnegan keluhan nyeri pungung bawah pada pekerja bangunan di PT Mikroland Property Development Semarang.Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahuifaktorapasaja yang berhubungandengantingkatkeluhannyeripunggungbawahpadapekerjabangunan di PT Mikroland Property Development Semarang Tahun 2012. PenelitianinimenggunakanpendekatanCross Sectional. Populasiadalahpekerjabangunan di PT Mikroland Property Development tahun 2012 denganjumlah 99 orang. Sampeladalah 49 orang. Instrumenpenelitianberupakuesioner, timbangan, mikrotoa, lembar REBA, stopwatch. Hasilpenelitiandidapatkanadahubunganantarasikapkerja (p value=0,020, CC=0,314), Indeks Massa Tubuh (IMT) (p value=0,030, CC=0,296), dantidakadahubunganantarabebankerja (p value=1,000), Kebiasaanmerokok (p value=0,548) dengankeluhannyeripunggungbawahpadapekerjabangunan di PT Mikroland Property Development Semarang Tahun 2012. Saran yang diberikankepadapihak-pihakterkait agar lebihpedulidenganpenyakitakibatkerja, agar bisadilakukanpencegahansebelumterjadi
BOOKLET UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA PLUMBUNGAN KECAMATAN KARANG MALANG KABUPATEN SRAGEN
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v2i2.2993

Abstract

Penyakit DBD sering menimbulkan wabah dan kematian dalam waktu singkat. Vaksin dan obat belum ditemukan, cara untuk menurunkan angka kesakitan dengan melakukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan pengetahuan tentang PSN DBD  menggunakan media booklet.Jenis penelitian ini adalah quasy experiment. Rancangan  penelitian Pretest-Posttest Control-Group yang terdiri dari 2 kelompok intervensi dan 1 kontrol. Responden dalam penelitian ini adalah ibu-ibu di tiga RT, yang berjumlah 45 orang. Instrumen yang digunakan adalah booklet, leaflet dan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji one way anova dan t-test tidak berpasangan).Hasil penelitian nilai mean kelompok eksperimen I sebesar 10,93, eksperimen II sebesar 9, dan kontrol sebesar 8,27. Menunjukkan bahwa  penggunaan booklet lebih efektif dibandingkan leaflet atau ceramah. Kesimpulan dari penelitian ini ada peningkatan pengetahuan booklet sebagai media penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan PSN DBD di Desa Plumbungan Kecamatan Karang Malang Kabupaten Sragen. Saran yang diberikan bagi Puskesmas, media booklet dapat digunakan sebagai salah satu metode penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang PSN DBD sehingga kejadian demam berdarah dapat dikurangi
FAKTOR PENYEBAB KELUHAN SUBYEKTIF PADA PUNGGUNG PEKERJA TENUN SARUNG DESA WANAREJAN UTARA
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Prevalensi kejadian nyeri punggung yaitu 7,6% sampai 37% per tahun, masalah nyeri punggung pada pekerja pada umumnya dimulai pada usia dewasa muda dengan puncak prevalensi kelompok usia 25-60 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab yang berhubungan dengan keluhan subjektif pada punggung pekerja tenun sarung di Desa Wanarejan Utara Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian meliputi pekerja tenun sarung  berjumlah 92 pekerja. Dengan jumlah sampel 46 pekerja. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, lembar penilaian REBA dan meteran gulung. Hasil analisis hubungan tiap variabel bebas dengan keluhan subjektif pada punggung sebagai berikut: (1) usia (p=0,04, dengan OR=4,583); (2) masa kerja (p=0,02, dengan OR=5); (3) sikap kerja duduk dengan (p=0,43); dan desain kursi kerja (p=0,02 dengan OR=10,3). Simpulan dari penlitian ini, factor penyebab keluhan subjektif pada punggung pekerja tenun sarung di Wanarejan Utara yaitu usia, masa kerja dan desain kursi kerja. Sedangkan faktor bukan penyebab keluhan subjektif pada punggung adalah sikap kerja duduk. Rekomendasi pada pemilik usaha tenun sarung hendaknya memperhatikan kesejahteraan dan kenyamanan para pekerja tenun sarung di Desa Wanarejan Utara Pemalang.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2024): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 2 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 1 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 2 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 1 (2022): Articles in Press Vol 11 No 1 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 2 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 1 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Articles in Press More Issue