cover
Contact Name
Arum Siwiendrayanti
Contact Email
a_shiwi@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
a_shiwi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Public Health
ISSN : 22526781     EISSN : 25487604     DOI : -
Core Subject : Health,
Unnes Journal of Public Health (UJPH) is an open access and peer-reviewed journal. It publishes original papers and short reports on all aspects of the science, philosophy, and practice of public health.
Arjuna Subject : -
Articles 635 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ENDOMETRIOSIS Mukti, Prima
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.579 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i3.3542

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian endometriosis (studi kasus di RSUD Dr. Moewardi tahun 2012).Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan dengan rancangan penelitian kasus kontrol (case control). Kelompok kasus adalah penderita endometriosis yang berjumlah 56 orang. Kelompok kontrol adalah penderita infeksi saluran kemih yang berjumlah 56 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Anaisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunkan uji chi square dengan α=0,05).Berdasarkanhasilpenelitianmenunjukkanbahwavariabel yang berhubungansecarastatistikbermaknadengan endometriosis adalahumur (p value=0,0001; OR=5,2), usiamenarche (p value=0,007; OR=3,1), panjangsiklusmenstruasi (p value=0,0001; OR=6,444), riwayat IBS (p value=0,0001; OR=0,519) dankonsumsilemak trans (p value=0,037; OR=3,05). Variabel yang tidakberhubunganadalahriwayatgenetik (p value=0,442; OR=1,5), wilayahtempattinggal (p value=0,567; OR=1,339), paritas (p value=0,571; OR=0,751), kurus (underweight) (p value=0,844; OR=0,856), merokok (p value=0,123; OR=1,996), konsumsialkohol (p value=0,599; OR=0,657), konsumsikafein (p value=0,225; OR=0,602) dannuligravida (p value=0,102; OR=0,467).
HUBUNGAN ANTARA STRATA PHBS TATANAN RUMAH TANGGA DAN SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN LEPTOSPIROSIS Auliya, Rizka
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.706 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i3.3543

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk hubungan antara strata PHBS tatanan rumah tangga dan sanitasi rumah dengan kejadian Leptosirosis di Kecamatan Candisari Kota Semarang tahun 2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Candisari pada Agustus- September 2012. Populasi penelitian ini adalah penderita leptospirosis di Kecamatan Candisari (kasus) dan bukan penderita (kontrol). Sampel berjumlah 66 responden. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara strata PHBS tatanan rumah tangga (p=0,003,OR=4,667), kondisi selokan (p=0,001,OR=5,290), keberadaan tikus (p=0,001,OR=6,107), keberadaan air menggenang (p=0,001,OR=6,133), sarana pembuangan limbah (p=0,003,OR=4,600), sarana pembuangan sampah (p= 0,002,OR=5,400) dan tidak ada hubungan antara intensitas cahaya (p=0,323), keberadaan hewan peliharaan (p=0,084) dengan kejadian leptospirosis.
HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS Agustina, Vera Anik
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.004 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i3.3545

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan secara alami akan memiliki tekanan internal yang lebih besar. Tekanan internal tersebut dengan mudah dapat mendorong jaringan lemak dan organ internal menjadi hernia. Data rekam medik RSUD Kabupaten Kudus tahun 2011 terdapat 321 pasien hernia inguinalis dan termasuk dalam 20 besar penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis di Kabupaten kudus tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan kasus kontrol (case control). Kelompok kasus adalah penderita penderita hernia inguinalis di Kabupaten Kudus berjumlah 90 orang. Kelompok kontrol adalah penderita demam thypoid di Kabupaten Kudus berjumlah 90 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05) dan stratifikasi (menggunakan uji Mantel Heanszel). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis (p value=0,002, OR=0,292, CI=0,131-0,674). Jenis kelamin merupakan variabel perancu dalam hubungan antara obesitas dengan kejadian hernia inguinalis (p value Mantel Haenszel 0,051).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DROP OUT PENGOBATAN PENDERITA KUSTA TIPE MB Afifah, Nurul
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.112 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan drop out pengobatan kusta tipe MB di Rembang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah penderita kusta tipe MB. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling berjumlah 30 orang pada masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan drop out pengobatan kusta tipe MB adalah pengetahuan penderita tentang pengobatan kusta (p=0,049), pendapatan per kapita (p=0,034), pemahaman penderita terhadap instruksi tenaga kesehatan (p=0,014), jarak rumah penderita ke tempat pengobatan kusta (p=0,036) dan persepsi terhadap dukungan keluarga untuk berobat kusta (p=0,030). Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan penderita tentang pengobatan kusta, pendapatan per kapita, pemahaman penderita terhadap instruksi tenaga kesehatan, jarak rumah penderita ke tempat pengobatan kusta serta persepsi terhadap dukungan keluarga untuk berobat kusta. Variabel yang tidak berhubungan adalah tingkat pendidikan penderita, kualitas interaksi tenaga kesehatan dengan penderita dan efek samping obat yang dialami penderita. Disarankan bagi Dinas Kesehatan Rembang untuk meningkatkan surveilans epidemiologi kusta. Bagi Puskesmas untuk meningkatkan program pengobatan kusta. Bagi peneliti lain untuk menghindari bias recall.
EFEKTIVITAS MEDIA BOOKLET BRAILLE DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI PADA ANAK TUNANETRA Ulya, Ellyza
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.916 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i4.3888

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 siswa tunanetra di Kota Semarang tahun ajaran 2012/2013 didapatkan 60% siswa memiliki pengetahuan gizi yang kurang baik. Selain itu pada dua sekolah dasar luar biasa di Kota Semarang, yaitu SDLB Negeri Semarang dan SDLB A Dria Adi belum tersedia media booklet gizi dengan huruf Braille. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas media booklet dengan huruf braille dalam meningkatkan pengetahuan gizi pada anak tunanetra di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan secara non random (non probability) sampling dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tunanetra di SDLB A Dria Adi dan SDLB Negeri Semarang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa tunanetra. Hasil uji t test berpasangan diperoleh hasil signifikansi 0,000 berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara selisih nilai pretest dan posttest. Maka didapatkan hasil bahwa media booklet dengan huruf braille efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi anak tunanetra di Kota Semarang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media booklet dengan huruf braille efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi pada anak tunanetra di Kota Semarang. Saran dari peneliti kepada pihak sekolah yaitu media booklet braille dapat dijadikan pertimbangan dasar dalam pembuatan media penyuluhan gizi. Based on the pre study on 10 blind students in Semarang found 60% of students have a poor nutritional knowledge. SLB N Semarang and SLB A Dria Adi does not have nutrient media booklet in Braille. This study aims to effectiveness media booklet Braille in improving nutrition knowledge of blind children at Semarang City.The study was pre experiment with approaches One Group Pretest-Posttest Design. Sampling was done by non-random (non-probability) sampling with purposive sampling technique. The population in this study are all blind students in SLB A Adi and SLB N Semarang. Total sample is 15 blind students. Paired t-test results obtained 0,000 significant result, means that there are significant differences between pretest and posttest difference in value. It is shown that the booklet media braille is effective in improving nutrition knowledge of blind children at Semarang City.Based on the results of this study concluded that the media booklet Braille effective in improving nutrition knowledge in blind children at Semarang city. Advice from researchers to the school is booklet media with Braille can be taken into consideration in making basic nutrition counseling media.
KEEFEKTIFAN AERASI SISTEM TRAY DAN FILTRASI SEBAGAI PENURUN CHEMICAL OXYGEN DEMAND DAN PADATAN TERSUSPENSI PADA LIMBAH CAIR BATIK Nurroisah, Estydyah
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.784 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penurunan kadar COD dan TSS antara sebelum dan setelah melewati aerasi sistem tray dan filtrasi dengan berbagai ketebalan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen sungguhan dengan rancangan penelitian pre-test post-test with control group design. Obyek penelitian yang digunakan yaitu air limbah industri batik Pusaka Beruang Jalan Jatirogo No.36 Kabupaten Rembang dengan jumlah replikasi sebanyak 3 kali setiap perlakuan. Berdasarkan hasil uji T berpasangan antara sebelum dan kelompok kontrol, COD (p=0,012) dan TSS (p=0,040), sebelum dan sesudah melewati perlakuan I COD (p=0,007) dan TSS (p=0,007), perlakuan II COD (p=0,006) dan TSS (p=0,006), dan perlakuan III COD (p=0,006) dan TSS (p=0,005) menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada setiap perlakuan. Selanjutnya dilakukan uji alternatif kruskal-wallis didapatkan nilai (p=0,011) < 0,05 yang menunjukkan perbedaan penurunan antar perlakuan. Melalui penelitian ini, diharapkan pemilik industri batik dapat melakukan pengolahan air limbah sebelum dibuang ke lingkungan  The result of preliminary survey was quality standard levels of waste exceeded the threshold, 9848 mg/l of COD and 4920 mg/l of TSS. The purpose of this research was to determine the difference of derivation levels of COD and TSS between before and after aeration system tray and filtration with various thicknesses. This research was a true experiment with study design pre-test post-test with control group design. The research object was batik industry wastewater Pusaka Beruang 36 Jatirogo street Rembang with 3 times amount of replication for each treatment. Based on a paired T test between before and the control group, COD (p=0.012) and TSS (p=0.040), before and after the treatment I COD (p=0.007) and TSS (p=0.007), treatment II COD (p=0.006) and TSS (p=0.006), and treatment III COD (p=0.006) and TSS (p=0.005) showed there was no significant difference in each treatment. Then alternate test kruskal-wallis obtained values (p=0.011) < 0.05, which showed the difference reduction between treatments. Through this research, the owners of the batik industry are expected to perform wastewater treatment before discharge to the environment.
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN IODIUM PADA MAKANAN TAMBAHAN BALITA Dewi, Aster Prihatmi
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.613 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i4.3892

Abstract

Kendal termasuk daerah endemis Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) ringan dengan prevalensi 8,44%. Penanganan GAKY dapat dilakukan dengan pemberian makanan tambahan kaya iodium, namun makanan tambahan di Kendal hanya 8,04% Angka Kecukupan Gizi (AKG) iodium. Padahal terdapat potensi rumput laut mencapai 0,4 juta ton per tahun. Rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai makanan tambahan kaya iodium. Penelitian menggunakan rancangan percobaan single factor dengan sampel tiga kudapan yang biasa dijadikan makanan pada Pemnerian Makanan Tambahan (PMT) yakni bolu kukus, putu ayu dan nagasari. Ketiga makanan tersebut disubtitusi tepung rumput laut 0%, 20%, 30% dan 40%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh subtitusi tepung rumput laut terhadap kadar iodium dan nilai organoleptik makanan. Semakin tinggi prosentase subtitusi maka semakin tinggi kandungan iodiumnya, namun nilai organoleptiknya semakin menurun. Makanan dengan subtitusi 30% tepung rumput laut dapat menjadi makanan kaya iodium dengan kadar iodium yang cukup tinggi namun dengan nilai organoleptik yang baik. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan tepung rumput laut sebagai salah satu bahan makanan tinggi iodium.  Kendal is including mild endemic areas of Iodium Deficiency Disorder (IDD) with prevalence up to 8,44%. Supplementary food with hight iodium can be use to handle IDD, but supplementary food in there only 8,04% of iodium Recommended Dietary Allowances (RDA). Whereas Kendal has potential of seaweed reached 0,4 million tons per year. Seaweed can be use to make hight iodium food. This research used single factor experimental design with three samples food which usual had been using as supplementary food for toddlers, they were bolu kukus, putu ayu, and nagasari. Samples got seaweed flour substitution 0%, 20%, 30% and 40% on each sample. Results of this research were seaweed flour substitution given effect in iodium content and favorite standard of panelist. Seaweed flour that had higher substitution could increasd iodium content in food more than lower substitution, but point of organoleptik in samples were decreased. Food with 30% substitution is recommended food with hight iodium content and kind organoleptik aspect. This research will expect people to take advantage seaweed flour as an ingredient of foods with high iodine.
HUBUNGAN MASA KERJA DAN SIKAP KERJA DENGAN KEJADIAN SINDROM KARPAL PADA PEMBATIK CV. PUSAKA BERUANG LASEM Agustin, Cris Purwandari Mulyawati
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.499 KB)

Abstract

Pembatik merupakan pekerja sektor informal, dimana pada saat membatik melakukan gerakan berulang, gerakan tangan dengan kekuatan, posisi fleksi dan ekstensi, sehingga menyebabkan stress pada jaringan disekitar terowongan karpal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan masa kerja dan sikap kerja dengan kejadian STK pada pembatik CV. Pusaka Beruang.Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 68 orang. Sampel penelitian berjumlah 22 responden. Instrument penelitian berupa kuesioner dan pengukuran tes phalen. Data dianalisis dengan uji Chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan masa kerja p=0,029 dan sikap kerja p=0,031 dengan kejadian STK. Masa kerja > 4 tahun dan level sikap kerja yang tinggi mempunyai risiko STK karena terjadi stress disekitar jaringan terowongan karpal.Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara masa kerja dan sikap kerja dengan kejadian STK. Saran untuk pekerja diharapkan dapat melakukan istirahat secara teratur setiap 15-20 menit untuk mengurangi risiko STK. Batik is an informal sector workers describe or designed batik with the traditional way of working. Which time both do repetitive motion, hand movements with strength, position, position the extension and flexion, hand static, thus causing stress on the network around the carpal tunnel. The purpose of this research is to know the relation tenure and working attitude with STK batik meker in CV. Pusaka Beruang. This research uses the approach of cross sectional. The population in this research is totalling 68 peoples. Sample research amounted to 22 respondents. Research Instrument in the form of questionnaires and measurement test phalen. Data were analyzed by Chi square test. The results showed that there was a relationship tenure p = 0.029 and working attitude p = 0.031 with STK events. Tenure > 4 years and a high level of work attitudes have STK risk due to stress around the carpal tunnel syndrome network.The conclusions in this study no relationship tenure and work attitude with STK. Advice for workers expected to perform regular breaks every 15-20 minutes to reduce the risk of STK.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENCAHAYAAN DAN KELAINAN REFRAKSI MATA DENGAN KELELAHAN MATA PADA TENAGA PARA MEDIS DI BAGIAN RAWAT INAP RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Prayoga, Hermawan Ady
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.609 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i4.3895

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas pencahayaan dan kelainan refraksi mata dengan kelelahan mata pada tenaga para medis di bagian rawat inap RSUD dr. Soediran Mangun  Sumarso Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat RSUD dr. Soediran Mangun  Sumarso Wonogiri yang berjumlah 299 orang. Sampel penelitian berjumlah 41 responden, teknik pengambilan sampel dengan total random sampling. Instrumen yang digunakan berupa lux meter dan pengukuran reaction timer. Hasil uji chi-square sebagai berikut: (1) Intensitas cahaya (p=0,011); (2) Kelainan refraksi mata (p=0,018). Simpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara intensitas pencahayaan dan kelainan refraksi mata dengan kelelahan mata pada tenaga para medis di bagian rawat inap RSUD dr. Soediran Mangun  Sumarso Wonogiri. Saran untuk Perawat diharapkan untuk menyempatkan relaksasi atau mengistirahatkan matanya beberapa saat setiap 30 menit, hal ini dapat menurunkan ketegangan dan menjaga mata tetap basah. The purpose of this research was to relationship between the effect of light intensity and variety of eye refraction with eye eyestrain at the medical staff at the inpatient RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.This research uses cross-sectional approach. The population in this study were nurses RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri totaling 299 people. Sample was 41 respondents, the sampling technique with total random sampling. The instrument used a lux meter and measuring reaction timer. Chi-square test results as follows: (1) The light intensity (p = 0,011), (2) refractive eye abnormalities (p = 0,018). Conclusions from this research that there is relationship between influence of illumination intensity and refractive eye disorders with eye fatigue on the medical staff at the inpatient RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Advice for Nurses are expected to take the relaxation or rest his eyes a few times every 30 minutes, this may reduce the tension and keep the eyes remain moist.
HUBUNGAN KEBISINGAN DAN TEKANAN PANAS DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN SPINNING Failasufa, Iffa
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.572 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i4.3898

Abstract

Salah satu faktor penyebab stres kerja adalah kondisi lingkungan kerja. Ruangan yang panas menyebabkan tidak nyamannya seseorang dalam bekerja. Kebisingan memberikan andil dalam munculnya stres kerja, sebab beberapa orang sangat sensitif terhadap kebisingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan dan tekanan panas dengan stres kerja pada pekerja bagian spinning PT. Sinar Pantja Djaja Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian spinning 1 dan 3 PT. Sinar Pantja Djaja yang bekerja pada shift pagi berjumlah  216  orang. Sampel penelitian berjumlah 68 orang diambil dengan menggunakan teknik proportional sampling. Instrumen penelitian berupa sound level meter, questemp, dan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji kruskal wallis). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara kebisingan dan stres kerja dengan nilai sig (p value) sebesar 0,008 (p<0,05) dan ada hubungan antara tekanan panas dengan stres kerja dengan nilai sig (p value) sebesar 0,037 (p<0,05). Saran yang diberikan untuk pekerja yaitu seharusnya pekerja memiliki kedisiplinan dalam menggunakan alat pelindung diri saat bekerja. Untuk perusahaan sebaiknya selalu menyediakan alat pelindung diri bagi pekerja dan sanksi bagi pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri saat bekerja. This study aims to find out is there a relationship between posture by learn motion on elementary school students classes V and VI in Batang District in 2011. Data collection methods used are test survey methods. Furthermore, the data obtained is processed using percentage descriptive analysis and to link these two variables with product moment correlation. The results showed that the posture of elementary school students was moderate as 85.95%, 37.3% learn motion very well, and the correlation between posture and learn movement the boys and girls showed a significant relationship to the significance level of 0.191 by 1%. A very low correlation values indicate that the learn motion between students with each other according to the needs of a variety of motion in performing daily activities that also have affected the posture of each child. Based on the research can be concluded that there are positive and significant relationship between body posture with learn motion in V and VI grade students in elementary school in Batang District in 2011.

Page 9 of 64 | Total Record : 635


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2024): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 2 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 1 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 2 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 1 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 1 (2022): Articles in Press Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 2 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 1 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Articles in Press More Issue