cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Dakwah
ISSN : 16938054     EISSN : 2581236X     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOCUS The focus is to provide readers with a better understanding of dakwah knowledge and activities the life on Indonesian Muslims. SCOPE The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of communication and broadcasting Islam, guidance and counseling Islam, management dakwah, development of Islamic societies and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 34, No 2 (2014)" : 16 Documents clear
EMPOWERING INDONESIAN FEMALE DOMESTIC WORKERS Rosita Tandos
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.53

Abstract

Transnational domestic work is a billion dollar business that has a great impact to economic development of both sending and receiving countries. In fact, women are the main actors of this business that involve multiple stakeholders from governmental and non-governmental institutions and private sectors. Realizing the importance position of the women is necessary to enhance policies, programs and services that will bring positive impact to their lives. Islamic community development studies might provide religious perspective that integrates with other disciplines of studies such as social work, public policy and analysis, and social development. It might contribute ideas, principles and values used for improving social and economic conditions of transnational domestic workers. Therefore, it is necessary to extend the concept of Dakwah from communication (dakwah bil-lisan) into creating social action and  movement (dakwah bil-hal) for attain extensive social change.***Pekerjaan rumah tangga transnasional adalah bisnis miliar dolar yang memiliki dampak yang besar bagi pembangunan ekonomi kedua negara pengirim dan penerima. Bahkan, perempuan merupakan aktor utama bisnis ini yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari lembaga pemerintah dan non-pemerintah, dan sektor swasta. Menyadari posisi pentingnya perempuan perlu meningkatkan kebijakan, program dan layanan yang akan membawa dampak positif bagi kehidupan mereka. Studi pengembangan masyarakat Islam dapat memberikan perspektif agama yang terintegrasi dengan disiplin keilmuan lain dari berbagai disilin kelimuan seperti kerja sosial, kebijakan publik dan analisis, dan pembangunan sosial. Pengembangan masyarakat Islam dapat menyumbang-kan ide-ide, prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang digunakan untuk meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi pekerja domestik-transnasional. Oleh karena itu, perlu untuk memperluas konsep Dakwah dari komunikasi (dakwah bil lisan-) dalam menciptakan aksi sosial dan gerakan (dakwah bil-HAL) untuk mencapai perubahan sosial yang luas.
REINTERPRETASI GERAKAN DAKWAH FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) machfud syaefudin
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.486

Abstract

Front Pembela Islam (FPI) is an Islamic socio-religious organization group in Indonesia. The members’ preaching ways are considerably radical, and often has appalled many people, especially in implementing “amar ma’ruf nahi munkar”. These radical actions have caused some fear, even violated human rights for some members of the community. This study, then, presents the facts by looking further interactions and implications of FPI’s social movement in da’wah activities. Thus, the symbol and propaganda on “amar ma’ruf nahi munkar” are possibly reconsidered based on the social conditions of surrounding communities. Taking an action as a law enforcer of values, norms, and social order in the community means neglecting the responsibility of the government.***Front Pembela Islam  (FPI) adalah sebuah kelompok organisasi sosial keagamaan Islam di Indonesia. Cara berdakwah  para anggota FPI yang  radikal,  sering  menimbulkan terkejut banyak orang, terutama dalam menerapkan "amar ma'ruf nahi munkar". Tindakan radikal yang dilakukan oleh FPI telah menyebabkan  rasa takut, bahkan melanggar hak asasi manusia  (HAM)  untuk beberapa anggota masyarakat. Dengan demikian penelitian ini  menyajikan beberapa fakta dengan memperhatikan  interaksi lebih lanjut dan implikasi dari gerakan sosial FPI dalam kegiatan dakwah. Dengan demikian, simbol dan propaganda tentang "amar ma'ruf nahi munkar" perlu  dipertimbangkan berdasarkan kondisi sosial masyarakat sekitar. Mengambil tindakan sebagai penegak hukum, nilai-nilai, norma-norma dan tatanan sosial di masyarakat berarti mengabaikan tanggung jawab pemerintah.
MODEL PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS LAYANAN KESEHATAN CUMA-CUMA UNTUK KAUM DHU’AFA Kasus di Pos Sehat Al Ikhwan Parung-Bogor Wati Nilamsari
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.54

Abstract

This paper is a research result examining the development model of community-based free health services to the poor (dhuafa) at Pos Sehat Al Ikhwan, Parung-Bogor. The writer used the Rothman and Glen’s theory to analize the case. This study used the local community development model. It is aimed to build the economic autonomy of community, in which they could determine and meet their own needs by using creative and operative processes. Having completed the mentoring process conducted by Da'wah and Communication Faculty, “Pos Sehat Al Ikhwan” attempts to maintain the continuity of health services for the dhu'afa in Bojong Indah, Parung, Bogor by strengthening network of the similar healthcare services being performed by advanced institutions to support the operational of “Pos Sehat”. Some of those are the health service of At Taqwa Mosque, and free health services of Dompet Dhu'afa which is until now still help advocating the “Pos Sehat Al Ikhwan” through connecting the Dompet Dhuafa donors with the “Pos Sehat Al-Ikhwan”.***Paper ini merupakan hasil penelitian yang mengkaji tentang Model Pengembangan Masyarakat berbasis layanan kesehatan Cuma-Cuma untuk kaum Dhuafa, dengan mengangkat kasus yang terjadi di Pos Sehat Al Ikhwan, Parung-Bogor. Analisis mengenai model pengembangan masyarakat pada  layanan Kesehatan Pos Sehat Al Ikhwan menggunakan teori dari Rothman dan kawan-kawan maupun Glen. Penelitian ini merupakan model pengembangan masyarakat lokal. Model ini bertujuan untuk membangun kemandirian masyarakat, dimana masyarakat sendiri yang mendefinisikan dan memenuhi kebutuhan mereka sendiri dengan menggunakan proses-proses yang kratif dan operatif. Upaya yang dilakukan oleh Pos Sehat Al Ikhwan untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan untuk kaum dhu’afa di Desa Bojong Indah, Parung, Bogor setelah selesainya proses pendampingan yang dilakukan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi yaitu dengan memperkuat jaringan pada layanan kesehatan mandiri yang dilakukan oleh lembaga yang sudah maju untuk mendukung operasional Pos sehat, antara lain dengan Layanan Kesehatan Masjid At Taqwa Bintaro, dan juga Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhua’afa yang hingga sekarang melakukan pendampingan pada pos sehat Al Ikhwan melaui mekanisme menghubungkan donatur Dompet Dhuafa dengan pos sehat Al Ikhwan.
DAKWAH PADA KORBAN BENCANA ALAM DAN BENCANA SOSIAL wening wihartati
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.487

Abstract

Disaster is a kind of incidents disrupting normal conditions and resulting in misery and deprivation for some people who go through. It comprises of two types: natural disasters and social disasters that are caused by humans. These two might bring great psychological impacts and deep trauma that requires particular treatments to the victims. This kind of victims is considered as the da’wah addressee (mad'u) with special needs because the psychological condition they suffer has given a significant effect for their life. One of the ways to recover their suffering is through preaching da’wah. There are some forms of da’wah to cope with their conditions; namely by using irsyad and Islamic tathwir. While the da’wah methods are by using mau'idzah al hasanah, bil maal, bil haal, and group action.***Bencana merupakan kejadian yang menggangu keadaan dalam kondisi normal dan mengakibatkan penderitaan yang melampui kapasitas penyesuaian individu atau komunitas yang mengalaminya. Bencana terdiri dari dua jenis yaitu : bencana alam dan bencana sosial yang disebabkan oleh manusia. Dampak bencana ini membawa akibat secara psikologis dan trauma yang sangat mendalam yang membutuhkan penanganan. Mad’u korban bencana ini dapat dikatakan mad’u dengan kebutuhan khusus karena kondisi psikologis yang diderita memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi kehidupan yang harus dijalani. Salah satu cara untuk menanganinya adalah dengan jalan dakwah. Terdapat bentuk-bentuk dakwah untuk menangani korban bencana yaitu dengan dakwah bentuk irsyad dan tathwir islam dan metode-metode dakwah yang digunakan yaitu metode mau’idzah al hasanah, bil mal, bil hal dan aksi kelompok.
PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM BERBASIS KEPENDUDUKAN DI PERDESAAN Thohir Yuli Kusmanto
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.68

Abstract

Nowadays, Islamic economy is growing and developing considerably in Indonesia. It is considered as a better alternative of the earlier economic systems which are traditional (communal) and capitalist economy. These two economic systems did not quite give way to get a prosperous life for Indonesian people. The existing Islamic economics hopefully might answer this problem. So, organizing Islamic economic system as a discourse and praxis must be developed in the community’s life. The growth and development of Islamic economic institutions were initially an urban phenomenon. However, lately it has been gone through rural areas. The efforts to develop the role and contribution of Islamic economic institutions in rural areas, can take advantage of the conditions of rural population. Understanding the composition of the population might help to establish economic institutions, to distribute funds and to develop various forms of business.***Ekonomi Islam tumbuh dan berkembang di Indonesia, sebagai alternatif dari sistem ekonomi yang terlebih dahulu ada yaitu ekonomi tradisional (komunal) dan kapitalis. Kedua sistem ekonomi yang ada tidak cukup mampu memberikan jalan menuju kehidupan sejahtera bagi masyarakat Indonesia. Hadirnya ekonomi Islam, tentu harus mampu menjawab persoalan tersebut. Pelembagaan dan pengorganisasian sistem ekonomi Islam baik sebagai wacana dan praksis harus berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Pertumbuhan dan perkembangan lembaga ekonomi Islam, pada awalnya merupakan fenomena perkotaan. Namun akhir-akhir ini telah merambah pedesaan. Upaya pengembangan peran dan kontribusi lembaga ekonomi Islam di perdesaan, bisa memanfaatkan kondisi kependudukan di perdesaan. Pemahaman komposisi penduduk akan membantu dalam mendirikan lembaga ekonomi, mendistribusikan dana dan mengembangkan berbagai bentuk usaha.
KONSEP SENI QASIDAH BURDAH IMAM AL BUSHIRI SEBAGAI ALTERNATIF MENUMBUHKAN KESEHATAN MENTAL ulin nihaya
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.488

Abstract

Healing various diseases that affect unhealthy mental does not only need medical solutions but also non-medical ones including some aspects of religiosity like praying, guiding dzikr, and expressing Qasida Burdah. Qasidah Burdah is a qasida song that contains lyric of Shalawat addressed to the Prophet Muhammad. It is one of the alternatives to develop mental health of a Muslim. It is not only a kind of poem created by Imam Al-Bushiri as such, but also becomes a guide, because the elements within the poem are in accordance with the Qur'an and the Sunnah.***Berbagai penyakit yang berdampak pada ketidak sehatan mental, dibutuhkan solusi bukan hanya dalam medis, akan tetapi dalam non medis dalam segi religusitas seperti beribadah, bimbingan dzikir, malantunkan qasidah burdah. Qasidah burdah merupakan merupakan qasidah (lagu-lagu) yang berisi syair tentang pujian/shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Qasidah burdah sebagai salah satu alternative dalam menumbuhkan kesehatan mental seorang muslim. Qasidah burdah bukan hanya sekedar lantunan puisi yang diciptakan oleh Imam Al-bushiri, akan tetapi merupakan tuntunan, karena unsur-unsur yang ada pada syair burdah sesuai dengan tuntunan Al-qur’an dan sunah.

Page 2 of 2 | Total Record : 16