cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 3 (2013): Desember" : 15 Documents clear
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN PENGENDALIAN KERUSAKAN SUMBER-SUMBER AIR DI WILAYAH KECAMATAN PATRANG, SUMBERSARI DAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER M Joko Wibowo; Nanang Dwi Wahyono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.27

Abstract

Laju pertambahan penduduk dan percepatan pembangunan di berbagai kawasan di Indonesia tidak berbanding lurus dengan ketersediaan sumberdaya air, terutama air bersih, yang sering dikesampingkan namun berperan penting dalam menopang kehidupan sehari-hari. Ketersediaan sumberdaya air tak hanya persoalan berkurangnya pasokan, namun juga karena distribusi sumberdaya air yang tidak merata terhadap persebaran dan jumlah penduduk. Di sisi lain, berbagai aktivitas manusia dan alam turut mencemari dan memperburuk kualitas sumberdaya air, sehingga manusia tidak dapat langsung memanfaatkannya sebagai air bersih. Bumi memiliki kawasan khusus yang meresapkan dan menyimpan air secara alami sebagai sumberdaya air tanah.Berdasarkan survey sosial masyarakat bahwa kondisi air semakin memperihatinkan, memberikan kesadaran dan pemahaman bahwa saat ini sudah mendesak diperlukan upaya-upaya sistematis, terencana, dan terintegrasi dalam menangani atau mengelola air agar lebih lestari. Mayoritas masyarakat menyatakan saat ini sangat mendesak dan diperlukan upaya-serius untuk menangani masalah air sehingga tidak terjadi masalah krisis yang di khawatirkan. Kondisi tersebut cukup menggembirakan mengingat secara faktual terdapat kecenderungan bahwa masyarakat mulai menyadari tingkat kerusakan sumber air dan penurunan kualitas dan kuantitas air, dan konsekuensinya bagi kehidupan.
FORMULASI TEPUNG KECAMBAH KEDELAI DAN TEPUNG IKAN TUNA SEBAGAI BAHAN MP-ASI BUBUK INSTAN UNTUK BAYI USIA 6 - 8 BULAN Maharany Triastuti J; Rin Diani; Agustina EW
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.94

Abstract

Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain dari Air Susu Ibu. Pada umur 6-8 bulan asupan energi dari ASI yaitu 437 Kal/hari, sedangkan yang dianjurkan 783 Kal, jadi energi yang dibutuhkan dari MP-ASI yaitu 346 Kal/hari. Salah satu upaya yang diharapkan dapat membantu meningkatkan mutu gizi yang ada dalam MP-ASI adalah dengan menggunakan tepung kecambah kedelai dan tepung ikan tuna.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan faktor tunggal yaitu formulasi tepung kecambah kedelai dan tepung ikan tuna (F) yang terdiri dari delapan perlakuan yaitu F1 (15%:85%), F2 (25%:75%), F3 (35%:65%), F4 (45%:55%), F5 (55%:45%, F6 (65%:35%), F7 (75%:25%), dan F8 (85%:15%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar proporsi tepung kecambah kedelai maka kadar abu, lemak dan nilai energi semakin meningkat, sedangkan semakin tinggi proporsi tepung ikan tuna maka kadar protein dalam formula MP-ASI juga semakin meningkat secara signifikan. Berdasarkan hasil analisa kandungan gizi dan nilai energi dapat disimpulkan bahwa MP-ASI Bubuk Instan dengan proporsi F1 (15%:85%), F2 (25%:75%), F3 (35%:65%), F4 (45%:55%), F5 (55%:45%) dan F6 (65%:35%) merupakan MP-ASI Bubuk Instan yang memenuhi persyaratan MP-ASI diantara delapan formulasi yang ada.
KARAKTERISASI SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN EDAMAME SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI Wahyu Suryaningsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh besarnya prosentase pencampuran edamame dengan  daging ayam terhadap sifat karakterisistik dan performence sosis ayam.  Metode penelitian menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 1 faktor terdiri dari bentuk Edamame (A) dengan taraf A1= Edamame Segar, A2= Pasta Edamame, A3=  Bubuk Edamame dengan formulasi sosis (B) dengan 3 taraf berdasarkan konsentrasi edamame dengan daging ayam dan jumlah air dilakukan 3 ulangan, dengan analisa lanjutan menggunakan Uji BNT (beda Nyata Terkecil).  Parameter yang ditetapkan adalah  kadar air (AOAC, 1990) , kadar protein (metode Kjedal),  kadar lemak (metode Sohklet),  WHC (metode Hamm, 1972 dalam Dutson dan Pearson, 1994), stabilitas emulsi, tekstur (kekerasan ) dengan penetrometer, susu masak, uji lipatan,  warna sosis dan  pengujian organoleptik meliputi warna,tekstur, rasa, aroma, dengan mutu hedonik  serta uji kesukaan (hedonik).  Hasil penelitian menunjukkan penggunaan jenis kedelai edamame dengan berbagai konsentrasi formulasi  sangat mempengaruhi  nilai WHC dan pembetukan tekstur (Gel Strength) sosis ayam. Jika dibandingkan edamame pasta dan bubuk  lebih mampu meningkatkan nilai WHC yaitu 161, 10 % dan  tekstur (Gel Strength)  yaitu 141, 31 Gr/mm2  . Penambahan konsentrasi edamame yang tinggi akan menurunkan kadar air sosis ayam, sebaliknya meningkatkan nilai WHC dan tektur (Gel Strength) sosis ayam. Konsentrasi sampai 400 gram  masih menunjukkan kenaikan yang linier dan mempunyai kadar air , WHC dan tektur (Gel Strength). Jenis edamame sangat mempengaruhi karakteristik sosis ayam yang dihasilkan.  Jenis edamame memberikan pengaruh sangat nyata pada semua parameter yang meliputi tekstur (Gel Strength), WHC, sifat kimiawi dan sifat organoleptik sosis ayam.  Edamame pasta menghasilkan karakteristik sosis lebih baik dibanding dengan edamame segar dan edamame bubuk. Sosis ayam pasta mempunyai nilai WHC 160,27% , tekstur 166,14 Gr/ mm2, kadar air 80, 57% BB, kadar lemak 4,58 % BK, kadar protein 89,16 % BK,  warna putih dan bau khas langu yang lemah.  Pengggunaan edamame sebagai substitusi sosis ayam sampai 400 gram masih memberikan hasil yang meningkat.  Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut peningkatan konsentrasi binder agar diketahui optimasinya.
ANALISIS MOBILE LEARNING DENGAN LAYANAN VIDEO BERBASIS ANDROID Denny Wijanarko
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.95

Abstract

Dengan semakin berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi, perkembangan dunia pendidikan juga ikut berkembang. Dimana pembelajaran sekarang tidak harus langsung di kelas, tapi dapat dilakukan dimana saja dengan menggunakan perangkat berupa internet, wifi, mobile device ataupun video-conferencing. Karena metode pembelajarannya yang memanfaatkan elektronika maka biasa disebut dengan e-learning (electronic learning). Dalam perkembangannya e-learning akan berevolusi menjadi mobile learning. Dan perkembangan terbaru dalam teknologi mobile semakin memungkinkan untuk mendukung pembelajaran bergerak dan memanfaatkan situasi belajar yang spontan dan efisien serta dapat dilakukan pada anywhere dan anytimeDengan permasalahan tersebut dapat dilakukan pengembangan mobile learning yang berbasis android dengan memanfaatkan layanan video, karena sistem pembelajarannya lebih bervariatif dan efisien.Oleh karena itu perlu dilakukan analisa mengenai performansi dari jaringan mobile learning agar nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat suatu sistem mobile learning yang baik. Pengujian mobile learning ini akan dilakukan pada jaringan wireless dengan cara melakukan download atau akses pada mobile learning object. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan nilai bandwidth dan ukuran dari mobile learning object yang akan diukur dengan menggunakan Wireshark. 
STRATEGI PENINGKATAN MUTU KECAP ASIN BERBASIS HARAPAN PELANGGAN (Studi Kasus Perusahaan Kecap Asin Cap Ikan Suramas, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember) M Fatoni Kurnianto; Soetri Ono; Bagus Putu Yudhia Kurniawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.100

Abstract

Kecap asin merupakan industri makanan yang mempunyai perkembangan yang cukup pesat. Meningkatnya jumlah penduduk dan tingkat konsumsi kecap menyebabkan pasar kecap asin   menjadi sangat prospektif .Hal ini menjadi daya tarik kuat bagi perusahaan besar untuk merambah kedalam bisnis pengolahan kecap asin.Persaingan usaha yang sangat ketat menyebabkan perusahaan kecap asin skala kecil kehilangan pasarnya karena mutu produk nya kalah bersaing dengan produk dari perusahaan besar. Jika dibiarkan, keadaan ini dapat berakibat pada hilangnya daya saing perusahaan kecap asin skala kecil.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan mutuk ecap asin berbasis harapan pelanggan pada perusahaan skala kecil.Penelitian dilakukan secara studi kasus di perusahaan kecapasin cap IkanSuramas di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas persyaratan pelanggan dan persyaratan teknis, dan fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merumuskan strategi peningkatan mutu produk kecap asin.Hasil penelitian menunjukkan bahwapersyaratan teknis yang menjadi prioritas untuk diperbaiki dalam rangka meningkatkan kinerja prioritas atribut mutu yang mampu memuaskan harapan pelanggan adalah  1) proses pengemasan; 2) proses distribusi dan pemasaran produk; 3) proses fermentasi; 4) proses penambahan bahan pengawet; 5) proses pemasakan dengan penambahan gula dan bumbu; dan 6) proses pengendapan dan penyaringan. Alternatif strategi peningkatan mutu kecap asin yang efektif adalah strategi Gugus Kendal iMutu (GKM).

Page 2 of 2 | Total Record : 15