cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan
Core Subject : Social,
Al Ard Jurnal Teknik Lingkungan publish articles on environmental engineering from various perspectives, covering both literary and fieldwork studies.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2017): September" : 12 Documents clear
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG KERUCUK PADA BANGUNAN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA KABUPATEN SIAK Pribadi, Arqowi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2017): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v3i1.259

Abstract

IPLT of siak district is installation mud feces built in the district siak riau that launcher to serve around more or less 100.000 soul. The district siak generally soil structure consisting of land podsolik red yellow of rock and alluvial and tanah organosol and gley humus in the form of rawa-rawa or moist soil and building planned to be supplied bracing the ground as the kerucuk. This study aims to analyze the foundation of the kerucuk at every stage IPLT processing. Discharging from pillars foundation kerucuk is created one alternative for bracing of the ground at the land of pulpy/of land the wetness of ground a bog that are requisite and suited to increase carrying capacity of the land or reducing the incidence of of land subsidence related as a result of the construction of units liquid waste processing installations mud fecal matter kabupaten siak. Calculation a power capacity of support pillars foundation kerucuk performed on stage IPLT processing units siak district riau namely anaerobic ponds, the pool facultative, the pool maturasi, the pool solid separation chamber (SSC) and ponds in which a drying sludge bed (SDB). The analysis shows that the capacity of permission to one piece the foundation a wooden pole kerucuk with long in the depths of 12 ft 8 m from the surface of the native land of 4,648 tons. Keywords : mud feces, IPLT, kerucuk pilar foundation.
STUDI LITERATUR PENGGUNAAN LAHAN BESERTA PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS TANAH UIN Sunan Ampel Surabaya, Al-Ard Jurnal Teknik Lingkungan; Junaidi, Rahmad
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2017): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v3i1.260

Abstract

Lahan adalah suatu lingkungan fisik yang meliputi tanah, iklim, relief, hidrologi, dan vegetasi dimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi potensi penggunaannya (Hardjowigeno dan Widiatmaka, 2001). Sesuai dengan pendapat Arsyad dalam Setyowati (2016), penggunaan lahan (land use) dapat diartikan sebagai campur tangan manusia terhadap lahan, baik secara menetap maupun berkala untuk memenuhi kebutuhan hidup baik material maupun spiritual. Kualitas tanah merupakan kapasitas dari suatu tanah dalam suatu lahan untuk menyediakan fungsi-fungsi yang dibutuhkan manusia atau ekosistem alami dalam waktu yang lama (Plaster, 2003). Menurut Nazam dan Suriadi (2008), apabila tanah tidak mampu untuk memenuhi fungsinya akan mengakibatkan terganggunya kualitas tanah sehingga menimbulkan bertambah luasnya lahan kritis, menurunnya produktivitas tanah dan pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menggambarkan dan mendeskripsikan hasil studi literature yang terkait dengan penggunaan lahan, kualitas tanah dan pengaruh penggunaan lahan terhadap kualitas tanah. Berdasarkan pada hasil pengkajian dan pembahasan penggunaan lahan serta pengaruhnya terhadap kualitas tanah, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : tingkat IKT pada penggunaan lahan dengan pola wanatani dengan dominasi tanamn ketela pohon dan jati lebih tinggi dari pola wanatani dengan campuran berbagai jenis pohon, pengelolaan seresah yang dibenam dapat meningkatkan kandungan bahan organic dalam tanah dibandingkan dengan seresah yang dibakar, tanah hutan memiliki IKT tertinggi karena belum adanya pengelolaan tanah yang dilakukan, teknik konservasi pada lahan miring dilakukan dengan pembuatan teras bangku yang dilakukan dengan penanaman tanaman penguatdapat menurunkan tingkat erosi pada tanah, sebaliknya jika tidak dilakukan dengan penanaman tanaman penguat dapat meningkatkan tingkat erosi, pemupukan yang dilakukan dengan cara dibenam dapat menjadikan unsur hara dalam tanah lebih banyak dibandingkan dengan pemupukan yang dilakukan dengan cara disebar, pemanfaatan lahan untuk sistem penggunaan lahan yang baik akan menjadikan lahan memiliki indeks kualitas tanah yang tinggi. Kata kunci : penggunaan lahan, unsur hara, kualitas tanah

Page 2 of 2 | Total Record : 12