Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERENCANAAN UNIT PENGOLAHAN LUMPUR DI INTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM X KOTA SURABAYA Rahayu, Septiya Rini; Pribadi, Arqowi; Nengse, Sulistiya; Setyowati, Rr. Diah Nugraheni; Utama, Teguh Taruna
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia-Vol 13 No 1-Agustus 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sludge of water treatment plant which contains aluminum if discharged directly into the water will be toxic. Due to not having a sludge treatment unit, water treatmet plant X dumped sludge from processing to the Surabaya River. In planning the stages of selecting alternative treatment units, the units will be selected to process sludge consisting of collecting tanks, gravity thickening, belt filter press, sludge filtrate storage tanks, supernatant tanks and dry cake storage containers. The amount of sludge volume produced by IPAM is 5875.475 m3 / day with an estimated procurement cost of Rp 3857,000,000.
PERENCANAAN GELAGAR JEMBATAN BETON BERTULANG BERDASARKAN PADA METODE KUAT BATAS SNI-03-2847-1992 (STUDI KASUS : JEMBATAN SUNGAI TINGANG RT.10 DESA UJOH BILANG KABUPATEN MAHAKAM ULU) Pribadi, Arqowi '
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.295 KB)

Abstract

Jembatan adalah sarana transportasi penghubung dua bagian jalan yang terputus oleh rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, saluran irigasi dan pembuang, jalan yang melintang tidak sebidang, rawa, alur sungai dan lain-lainnya. Jembatan beton bertulang adalah suatu jenis konstruksi jembatan yang material penyusunnya terbuat dari beton bertulang. Gelagar adalah bagian struktur atas jembatan berfungsi mendukung semua beban yang bekerja pada struktur atas jembatan seperti tiang sandaran, sandaran, trotoar, pelat injak, pelat lantai kendaraan, balok melintang. Perencanaan bertujuan mengetahui kebutuhan dimensi dan penulangan struktur gelagar. Spesifikasi perencanaan adalah tipe jembatan beton bertulang dengan gelagar balok T; panjang jembatan 24,0m; lebar 5,5m; lebar jalur lalu lintas 3,5m; lebar perkerasan 3,0m; lebar trotoar 1,0m; muatan jalan kelas III; jumlah gelagar 3 buah dengan jarak 1,6m. Spesifikasi pembebanan struktur gelagar berdasarkan Peraturan Pembebanan Jembatan Jalan Raya No.12 tahun 1970 dan perancangan beton bertulangnya melalui pendekatan metode kuat batas SNI-03-2847-1992. Hasil perencanaan struktur gelagar balok T beton bertulang berdimensi 600mm x 1200mm, kebutuhan tulangan 12823,74mm2 dipakai tulangan utama 12D38 dan tulangan geser Ø12-100mm. Tegangan dan lendutan elastis maksimum yang terjadi pada struktur gelagar balok T beton bertulang sebesar 3,054Mpa dan 0,0905m. Hasil pemeriksaan kondisi penulangan menunjukkan penampang struktur gelagar balok T beton bertulang sudah memenuhi persyaratan daktailitas tulangan, tegangan ijin lentur beton dan batas lendutan elastis penampangnya sehingga aman digunakan dalam proses perencanaan struktur gelagar jembatan baru Sungai Tingang RT.10 Desa Ujoh Bilang Kabupaten Mahakam Ulu
PERENCANAAN UNIT PENGOLAHAN LUMPUR DI INTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM X KOTA SURABAYA Rahayu, Septiya Rini; Pribadi, Arqowi; Nengse, Sulistiya; Setyowati, Rr. Diah Nugraheni; Utama, Teguh Taruna
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia-Vol 13 No 1-Agustus 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sludge of water treatment plant which contains aluminum if discharged directly into the water will be toxic. Due to not having a sludge treatment unit, water treatmet plant X dumped sludge from processing to the Surabaya River. In planning the stages of selecting alternative treatment units, the units will be selected to process sludge consisting of collecting tanks, gravity thickening, belt filter press, sludge filtrate storage tanks, supernatant tanks and dry cake storage containers. The amount of sludge volume produced by IPAM is 5875.475 m3 / day with an estimated procurement cost of Rp 3857,000,000.
DESAIN ULANG TPST SAMPURNO SIDOARJO MENJADI TPS3R Naufal Rozan, Muhammad; Nilandita, Widya; Pribadi, Arqowi; -, Amrullah; Wazna Auvaria, Shinfi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3613

Abstract

Pengolahan sampah di TPST Sampurno masih dilakukan dengan angkut-pemilahan-buang ke Tempat Pemrosesan Akhir. Maka dari itu perlu dilakukannya Redesain perencanaan TPST Sampurno menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) agar berjalan secara optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan eksisting sampah, identifikasi timbulan, densitas dan komposisi sampah, membandingkan kelayakan TPST dengan Permen PU No.03 Tahun 2013, melakukan redesain TPST serta menghitung RAB yang diperlukan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa data sekunder dan juga metode kuantitatif berupa pengambilan sampel sesuai dengan SNI 19-3964-1994. Hasil observasi menunjukkan kondisi pengelolaan eksisting sampah hanya diangkut dari sumber ke TPST kemudian diangkut menuju TPA dan timbulan sampah sebesar 24,14 m3 densitas sampah sebesar 162,12 kg/m3 timbulan sampah sebesar 0,41 kg/jiwa/hari dimana komposisi sampah didominasi oleh sampah organik. TPST Sampurno tidak sesuai dengan PERMEN PU No.03 Tahun 2013 dan TPST Sampurno perlu redesain menjadi TPS3R agar berfungsi dengan optimal dalam mengelola sampah di Kelurahan Kalisampurno dengan RAB sebesar Rp. 2.021.010.000,00.
DESAIN ULANG TPST SAMPURNO SIDOARJO MENJADI TPS3R Naufal Rozan, Muhammad; Nilandita, Widya; Pribadi, Arqowi; -, Amrullah; Wazna Auvaria, Shinfi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3613

Abstract

Pengolahan sampah di TPST Sampurno masih dilakukan dengan angkut-pemilahan-buang ke Tempat Pemrosesan Akhir. Maka dari itu perlu dilakukannya Redesain perencanaan TPST Sampurno menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) agar berjalan secara optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan eksisting sampah, identifikasi timbulan, densitas dan komposisi sampah, membandingkan kelayakan TPST dengan Permen PU No.03 Tahun 2013, melakukan redesain TPST serta menghitung RAB yang diperlukan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa data sekunder dan juga metode kuantitatif berupa pengambilan sampel sesuai dengan SNI 19-3964-1994. Hasil observasi menunjukkan kondisi pengelolaan eksisting sampah hanya diangkut dari sumber ke TPST kemudian diangkut menuju TPA dan timbulan sampah sebesar 24,14 m3 densitas sampah sebesar 162,12 kg/m3 timbulan sampah sebesar 0,41 kg/jiwa/hari dimana komposisi sampah didominasi oleh sampah organik. TPST Sampurno tidak sesuai dengan PERMEN PU No.03 Tahun 2013 dan TPST Sampurno perlu redesain menjadi TPS3R agar berfungsi dengan optimal dalam mengelola sampah di Kelurahan Kalisampurno dengan RAB sebesar Rp. 2.021.010.000,00.
Kajian Variasi Campuran Bubur Kertas Terhadap Nilai Penetrasi dan Permeabilitas Beton Arqowi Pribadi
AGREGAT Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.176 KB) | DOI: 10.30651/ag.v4i1.2813

Abstract

AbstractPapercrete is made from used newspaper processed into pulp mixed with portland cement (PC), sand and water. This study uses a study of experimental methods that have been carried out in the laboratory on the weight of paper, cement, sand (KSP) with a variation of the ratio of KSP 1: 1: 1, KSP 2: 1: 1, KSP 3: 1: 1 with FAS 1. Cylindrical specimens have a diameter of 75 mm with a height of 275 mm with a number of 9 pieces for penetration and permeability tests with three specimens of each variation of the mixture. Penetration and permeability testing aims to determine the value of depth and breakdown of water entering through papercrete pores against 28 day old concrete samples. The test results obtained the smallest water penetration depth on 111 KSP specimens of 0.0278m, while the largest water penetration depth on KSP 311 specimens was 0.0427m. The results of the smallest permeability coefficient analysis on the KSP 111 test object amounted to 2.13505 x 10-7 m/dt and the largest on KSP 311 specimens worth 2.29956 x 10-6 m/s. Papercrete is an alternative environmentally friendly material used for non structural purposes such as wall partitions, substitutes for paving blocks, panels for walls and infiltration wells. Keywords: Papercrete, The Value of Penetration and Permeability, Variation Proportion  AbstrakPapercrete terbuat dari kertas koran bekas diolah menjadi bubur kertas dicampurkan dengan bahan portland cement (PC), pasir dan air. Penelitian ini menggunakan kajian metode eksperimental yang pernah dilakukan di laboratorium terhadap berat kertas, semen, pasir (KSP) dengan variasi perbandingan KSP 1:1:1, KSP 2:1:1, KSP 3:1:1 dengan nilai FAS 1. Benda uji silinder memiliki diameter 75 mm dengan tinggi 275 mm sejumlah 9 buah untuk uji penetrasi dan permeabilitas dengan tiga benda uji setiap variasi campurannya. Pengujian penetrasi dan permeabilitas bertujuan mengetahui nilai kedalaman dan kelolosan air masuk melalui pori-pori papercrete terhadap sampel beton berumur 28 hari. Hasil pengujian diperoleh kedalaman penetrasi air terkecil pada benda uji KSP 111 sebesar 0,0278m, sedangkan kedalaman penetrasi air terbesar pada benda uji KSP 311 senilai 0,0427m. Hasil analisis koefisien permeabilitas paling kecil pada benda uji KSP 111 sebesar 2,13505 x 10-7 m/dt dan paling besar pada benda uji KSP 311 senilai 2,29956 x 10-6 m/dt. Papercrete menjadi salah satu alternatif material ramah lingkungan dipergunakan untuk keperluan non-struktural seperti partisi untuk dinding, pengganti bahan paving block, panel untuk dinding dan sumur resapan. Kata Kunci: Papercrete, Nilai Penetrasi dan Permeabilitas, Variasi Campuran 
THE DEVELOPMENT PLAN OF A CENTRALIZED DOMESTIC WASTEWATER SEWERAGE SYSTEM NETWORK IN THE SOUTH AREA OF SURAKARTA Aprillia Bunga Firdaus; Arqowi Pribadi; Sulistiya Nengse; Teguh Taruna Utama; Widya Nilandita
Konversi Vol 9, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v9i2.8889

Abstract

Surakarta merupakan kota pertama dan menjadi kota percontohan di Indonesia untuk penerapan sistem sanitasi terpusat (off-site system). Kepadatan penduduk Kota Surakarta saat ini relatif tinggi dengan laju pertumbuhan penduduk per-tahun mulai 2010-2018 adalah 0,435% serta kepadatan penduduk mencapai 11.718,78 jiwa/km2. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa cakupan pelayanan sanitasi terpusat Kota Surakarta untuk jalur selatan masih mencapai angka 21,99% sehingga perlu dilakukan optimalisasi dan atau pengembangan jaringan perpipaan sanitasi terpusat (off-site system). Berdasarkan kondisi tersebut, perencanaan pengembangan jaringan sistem penyaluran air limbah domestik terpusat Kota Surakarta jalur selatan akan direncanakan pemasangan pipa lateral dan sambungan rumah (SR). Perencanaan pengembangan jaringan sistem penyaluran air limbah domestik terpusat (SPALD-T) jalur selatan Kota Surakarta menggunakan sistem gravitasi. Topografi wilayah jalur selatan Kota Surakarta relatif datar dengan elevasi berkisar antara 90 – 110 meter dan menyesuaikan dengan jaringan pipa sekunder maupun primer eksisting. Total sambungan rumah (SR) baru adalah sebanyak 175 SR yang terbagi atas 5 kelurahan. Dimensi pipa yang digunakan adalah sebesar 100 mm untuk pipa SR dan 150 mm untuk pipa lateral serta memiliki kecepatan swa bersih perhitungan <0,6 m/dt dan kedalaman galian <3meter. Total rencana anggaran biaya pada perencanaan ini adalah sebesar ± Rp 2.387.100.000,00.
Pemanfaatan Limbah Kertas Koran sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar dalam Campuran Papercrete Serta Aplikasinya untuk Elemen Struktur Ringan dan Non Struktur Ramah Lingkungan Arqowi Pribadi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2015): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.594 KB) | DOI: 10.29080/alard.v1i1.28

Abstract

Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik skala rumah tangga, industri maupun pertambangan. Kertas memiliki kandungan kimia dan alami yang bagus sehingga limbah kertas bisa didaur ulang menjadi berbagai macam bentuk. Kertas koran bekas diolah dahulu menjadi bubur kertas agar pengadukan campurannya lebih mudah. Papercrete adalah suatu material bangunan terbuat dari campuran kertas yang didaur ulang, semen portland, pasir dan air. Pengujian absorpsi dan permeabilitas pada papercrete menggunakan metode eksperimental di laboratorium setelah benda uji berumur 28 hari. Variasi campuran menggunakan perbandingan berat semen, kertas, pasir (SKP) 1:1:1; SKP 1:2:1; SKP 1:3:1; SKP 1:1:2; SKP 1:2:2; SKP 1:3:2 dengan perbandingan faktor air semen (FAS) adalah 1. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 7,5cm dan tinggi 27,5cm sebanyak 18 buah untuk uji absorpsi dan 18 buah untuk uji permeabilitas dengan tiga buah benda uji tiap variasi campurannya. Hasil pengujian absorpsi menunjukkan benda uji SKP 112 memiliki nilai absorpsi terkecil yaitu 35,64%, sedangkan benda uji SKP 131 memiliki nilai absorpsi terbesar yaitu 85,73% dengan lama perendaman 10,5 menit. Pada pengujian permeabilitas benda uji SKP 111 memiliki nilai koefisien permeabilitas terkecil yaitu 2,13505x10 -7 m/dt, sedangkan benda uji SKP 132 memiliki nilai koefisien permeabilitas terbesar yaitu 5,17191x10 -6 m/dt selama 1 menit. Kondisi ini menunjukkan bahwa nilai absorpsi dan nilai koefisien permeabilitas pada papercrete akan semakin besar bersamaan dengan penambahan prosentase bubur kertas ke dalam campuran. Pemanfaatan limbah kertas koran untuk pembuatan papercrete ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan sampah kertas dan memberi keuntungan perawatan kondisi lingkungan dan sumber daya alam melalui produk material papercrete yang ramah lingkungan pada elemen struktur ringan dan non struktur seperti pembuatan dinding partisi, pengganti paving block dan rabat beton lantai.Kata kunci: pemanfaatan limbah, kertas koran, absorpsi, permeabilitas, papercrete dan aplikasinya
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG KERUCUK PADA BANGUNAN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA KABUPATEN SIAK Arqowi Pribadi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2017): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.241 KB) | DOI: 10.29080/alard.v3i1.259

Abstract

IPLT of siak district is installation mud feces built in the district siak riau that launcher to serve around more or less 100.000 soul. The district siak generally soil structure consisting of land podsolik red yellow of rock and alluvial and tanah organosol and gley humus in the form of rawa-rawa or moist soil and building planned to be supplied bracing the ground as the kerucuk. This study aims to analyze the foundation of the kerucuk at every stage IPLT processing. Discharging from pillars foundation kerucuk is created one alternative for bracing of the ground at the land of pulpy/of land the wetness of ground a bog that are requisite and suited to increase carrying capacity of the land or reducing the incidence of of land subsidence related as a result of the construction of units liquid waste processing installations mud fecal matter kabupaten siak. Calculation a power capacity of support pillars foundation kerucuk performed on stage IPLT processing units siak district riau namely anaerobic ponds, the pool facultative, the pool maturasi, the pool solid separation chamber (SSC) and ponds in which a drying sludge bed (SDB). The analysis shows that the capacity of permission to one piece the foundation a wooden pole kerucuk with long in the depths of 12 ft 8 m from the surface of the native land of 4,648 tons. Keywords : mud feces, IPLT, kerucuk pilar foundation.
Studi Keberlanjutan IPAL Komunal di Kota Surabaya: Studi Kasus di RT 2 RW 12 Kelurahan Bendul Merisi Kota Surabaya widya nilandita; Arqowi Pribadi; Sulistiya Nengse; Shinfi Wazna Auvaria; Dyah Ratri Nurmaningsih
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.841 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.484

Abstract

The increase in population is directly proportional to the increase in the amount of clean water. Nearly 80% of clean air becomes waste water. Before being discharged into an air body, waste water needs to be processed first. Operation of WWTP The goal is to treat wastewater to be safely disposed of into the environment. One area that has a communal WWTP is RT 2 RW 12, Bendul Merisi Sub-District, Wonocolo District, Surabaya City. The purpose of this study was to examine the sustainability of communal WWTP in RT 2 RW 12 Bendul Merisi Village, Wonocolo District, Surabaya City. This research is quantitative and quantitative. Communal WWTP at RT2 RW 12, Bendul Merisi Village, Wonocolo District, Surabaya City. Technical aspects have good sustainability status (83.48%), access features are included in a fairly sustainable category (71.38%), institutional aspects have a fairly sustainable sustainability status (56.54%) and economic aspects have a less sustainable sustainability status ( 50%). The results of the study showed that the sustainability status of communal WWTP in RT2 RW 12, Bendul Merisi Subdistrict, Wonocolo Sub-District, Surabaya City was included in the fairly sustainable category (63.85%).