J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Articles
28 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 1 (2022): April"
:
28 Documents
clear
Pembuatan Kompos dan Ecobrick : Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Kemuning Lor Jember
Zora Olivia;
Nita Rosiana;
Arinda Suryana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2886
Permasalahan sampah di Jember membutuhkan penangangan serius. Pola konsumsi masyarakat dan banyaknya jumlah penduduk berkontribusi meningkatkan volume sampah. Pengelolaan sampah yang salah berdampak pada memburuknya sanitasi lingkungan. sanitasi yang buruk akan menimbulkan penyakit infeksi dan masalah kekurangan gizi. Keberadaan sampah rumah tangga memang tidak dapat dihindarkan sehingga membutuhkan alternatif pengelolaan sampah seperti kompos dan ecobrick. Masyarakat desa Kemuning Lor, Jember belum terbiasa memilah dan mengolah sampah rumah tangga. Kebanyakan masih membuang sampah di pekarangan rumah, ke sungai atau dibakar yang sisa pembakarannya dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat memerlukan edukasi tentang pengelolaan sampah dalam skala rumah tangga sehingga dapat mengurangi jumlah sampah. Permasalahan mitra yaitu belum adanya upaya pengelolaan sampah secara mandiri di rumah, belum adanya kesadaran mengelola sampah dengan bijak dan ketidaktahuan cara mendaur ulang sampah menjadi kompos dan kerajinan ecobrick. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan konsep zero waste. serta memberikan pelatihan pembuatan kompos dan ecobrick. Metode pelaksanaannya dengan ceramah, demonstasi, praktik dan pendampingan. Mitra kegiatan yaitu Ibu-Ibu PKK desa Kemuning Lor. Hasil kegiatan ini, ibu-ibu PKK mampu memanfaatkan kembali sampah untuk dibuat menjadi kompos dan ecobrick. Luaran kegiatan yang diberikan kepada mitraberupa leaflet dan video cara pembuatan kompos dan ecobrick
Pisang Sale Pengembangan Usaha Pisang Sale Goreng Melalui Rekayasa Proses: Bahasa Indonesia
Herlina Herlina;
Elok Sri Utami;
Siswoyo Soekarno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2936
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang potensial dikembangkan dan dapat menciptakan lapangan kerja masyarakat pedesaan di kabupaten banyuwangi adalah UMKM pisang sale goreng, Pisang sale goreng adalah makanan dari pisang yang dijemur kemudian digoreng. Pisang sale goreng merupakan makanan kecil / camilan yang sangat disukai oleh masyarakat luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tanpa memandang tingkat pendidikan dan strata ekonomi. Sebagai mitra dalam kegiatan ini adalah usaha Pisang sale goreng ”UD. Waining Jaya”. Beberapa faktor yang menyebabkan usaha pisang sale goreng UD. Waining Jaya tidak berkembang adalah kualitasnya rendah (kadar air tinggi, tekstur liat/alot, tumbuh jamur, masa simpan rendah, dan rasa kurang enak), tidak mempunyai nilai tambah (citra diri), kemasan tidak menarik konsumen dan pengolahannya tidak efisien serta tidak hygienis. Salah satu solusi untuk meningkatkan citra diri pisang sale goreng adalah membuat pisang sale crispy, dengan cara merekayasa proses pengolahan pisang sale goreng melalui penggunaan tepung ubi kayu / MOCAF (Modified Cassava Flour), bahan tinambah pangan (baking powder) dan penggunaan alat pengering pisang sale semi otomatis berbasis teknologi tepat guna. Target yang diharapkan pada Kegiatan Program Pengabdian Kemitraan (PPK) ini adalah meningkatkan kesejahteraan UMKM pisang sale goreng di kabupaten banyuwangi, khususnya usaha pisang sale goreng “UD. Waining Jaya” dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Banyuwangi dari kontribusi penjualan pisang sale crispy. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) metode pengolahan pisang sale crispy; 2) produk pisang sale crispy; dan 3) peralatan pengolahan pisang sale crispy berbasis TTG (mesin pengering sale). Selain itu kegiatan ini meningkatkan ketrampilan karyawan dalam pembuatan pisang sale crispy dan memperluas jaringan pemasaran UD. Waining Jaya.
Penerapan Teknologi Wastafel Otomatis Dilengkapi Sensor Suhu Dan Audio Visual Sebagai Media Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di SD Islam Fitra Bhakti Banyumanik Semarang
Sri Kusumastuti;
Sindung Hadwi Widi Sasono;
Dadi Dadi;
Sasongko Sasongko
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2976
SD Islam Fitra Bhakti Pudak Payung, Banyumanik Semarang didirikan oleh Yayasan Al-Fattah Banyumanik pada tahun 2005 yang bergerak dibidang sosial keagamaan, dengan visi “Menjadikan peserta didik yang beriman, bertaqwa, berilmu, dan berakhlak mulia serta berwawasan lingkungan yang baik”. Di masa pandemi Covid-19, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring dan luring. Kegiatan belajar secara luring dilaksanakan dengan mentaati protokol kesehatan. Sarana yang disediakan untuk menjalankan protokol kesehatan diantaranya adalah wastafel untuk mencuci tangan dan thermogun untuk pengukur suhu tubuh. Permasalahan yang dihadapi mitra dalam pelaksanaan protokol kesehatan adalah kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya mencuci tangan, kurangnya pengetahuan cara mencuci tangan yang benar dan terbatasnya sarana prokes. Keberdaan wastafel manual yang tampil seperti umumnya, kurang menarik perhatian juga rentan menjadi sumber penyebaran penyakit menular karena disentuh banyak orang. Dari Permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat menawarkan solusi kepada mitra berupa bantuan pengadaan wastafel otomatis dengan panduan cuci tangan menggunakan audio visual dilengkapi dengan thermogun yang terpasang di tripod. Thermogan dilengkapi alarm sebagai pemberitahuan suhu tubuh tidak normal. Keberadaan peralatan tersebut diharapkan mampu menarik siswa untuk mencuci tangan dengan benar, mencegah penyebaran penyakit menular dan meringankan petugas protokol kesehatan.
ANALISA KELAYAKAN USAHA YOGURT DIPETERNAK SAPI PERAH DESA KEMUNING LOR
Wahyu Suryaningsih;
Aulia Brilliantina;
Irene Ratri Andia Sasmita;
Budi Hariono;
Rizza Wijaya
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2978
Adanya pandemic covid 19, menyebabkan 30 % susu segar yang diproduksi peternak sapi perah desa Kemuning lor, kabupaten Jember tidak terjual, sehingga peternak mengalami kerugian sebesar Rp. 150.000, setiap hari. Sedangkan peternak tidak mempunyai pengetahuan untuk memanfaatkan susu menjadi produk olahan susu yang mempunyai masa simpan lama. Disisi lain susu merupakan bahan pangan yang mudah rusak, sehingga susu tersebut hanya dikonsumsi keluarganya dan diberikan kepada anak sapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada peternak sapi perah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan membuat yogurt dan menghitung analisa kelayakan usaha produksi yogurt. Hal ini agar susu yang tidak terjual dapat menjadi produk olahan susu yang bernilai ekonomis dan tahan lama, dapat dijadikan sebagai deversivikasi usaha sehingga akan meningkatkan pendapatnya. Metodologi kegiatan dilakukan secara bertahap yaitu Observasi, Sosialisasi, Pelatihan terdiri demontrasi pembuatan yogurt dan perhitungan analisa kelayakan finasial usaha produksi yogurt. Hasilnya menunjukkan bahwa peternak sapi perah telah dapat membuat yogurt dengan baik. Berdasarkan perhitungan analisa kelayakan usahanya , jika memproduksi yogurt sebanyak 15 kali dalam sebulan dengan kapasitas 10 L susu segar akan menghasilkan keuntungan Rp 2.219.777,78 / bulan, laju keuntungan 62,4, B/C Ratio 1,62, nilai BEP produksi 3.564 kemasan berkapasitas 120 mL atau senilai Rp. 130.254,66
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga di Desa Kepuh Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk
Enny Istanti;
Indah Noviandari
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2982
Desa Kepuh merupakan desa yang menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Sampah adalah bagian dari bahan sisa makanan yang terkadang sering dianggap tidak dibutuhkan karena tidak mempunyai manfaat yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan menimbulkan aroma yang tidak sedap. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat desa Kepuh akan bahaya membuang sampah sembarangan dan manfaat dari pengolahan limbah sampah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan cara memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada warga Desa Kepuh. Populasi adalah seluruh warga yang berada di RW. 01 dan Ibu-ibu pkk merupakan sample dari kegiatan ini. Hasilnya, selain memberikan manfaat ekonomi, pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai guna juga memberikan dampak sosial dan lingkungan berupa adanya pengetahuan dan pengalaman baru. Kesimpulan adalah [1] sampah memberikan dampak negatif jika dibiarkan, [2] Sampah akan berdampak positif jika diolah dengan baik, [3] Pengolahan sampah dilakukan dengan teknologi tepat guna, [4] Adanya komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakar, [5] Memberikan manfaat ekonomi.
Transfer Teknologi Pengolahan Limbah Kulit Jeruk dan Variasi Produk Pada UMKM Jesika Food
Raudhatul Fadhilah;
Rudi Alfian;
Heni Safitri
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2983
Pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan salah satu prioritas Pemerintah Indonesia. UMKM memberikan kotribusi sebesar 61,07 % dari total PDB Indonesia. Di tengah Pandemi COVID-19 banyak UMKM terkena dampaknya, salah satunya UMKM Jessika Food dengan persentase penurunan penjualan di atas 70%. UMKM Jessika Food beranggotakan 5 orang dan terletak di Kecamatan Sungai Kakap, Kalimantan Barat. UMKM ini menjual produk minuman sirup jeruk khas Kalimantan Barat. Dalam setiap produksi sirup jeruk, 1/2 bagiannya adalah limbah kulit jeruk. Selama ini, limbah kulit langsung dibuang, tanpa diolah. Padahal kulit jeruk memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat diolah menjadi aromaterapi yang sedang menjadi primadona masyarakat. Dengan pengolahan kulit jeruk menjadi aromateraapi maka akan menjadi sumber pemasukan baru bagi UMKM Jessika Food. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan mentransfer teknologi pengolahan limbah kulit jeruk menjadi minyak atsiri dengan metode distilasi uap. Hasil pengabdian yang diperoleh adalah dihasilkannya aromaterapi yang berasal dari limbah kulit jeruk dengan merk Jessika scent. Hasil survei pada mitra menunjukkan bahwa 100% peserta merasa puas terhadap program yang dilakukan.
Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Menyikat Gigi yang Benar pada Pengasuh dan Anak-Anak di Panti Asuhan Ummi Ikhlas Kota Jambi Tahun 2021
Mira Sri Gumilar;
David Rudi;
Naning Nurhandayatun
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2997
Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebuah penelitian menunjukan bahwa kesehatan gigi dapat dipengaruhi oleh cara menyikat gigi yang benar. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukan bahwa Proporsi Perilaku Menyikat Gigi dengan Benar pada Penduduk Usia > 3 Tahun di Jambi masih rendah dan dibawah angka nasional. Hasil survey awal menunjukan bahwa fasilitas menyikat gigi di Panti Asuhan sudah lengkap namun baik pengasuh maupun anak-anak yang belum dapat mempraktikan cara menyikat gigi dengan baik, kurangnya pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta kurangnya pengetahuan mengenai PHBS.Target yang ingin dicapai adalah peningkatan sasaran pada pengetahuan kesehatan dan pada evaluasi keterampilan menyikat gigi sebesar 95%. Luaran yang dihasilkan adalah inromasi mengenai kesehatan gigi dan mulut, informasi mengenai penyakit diare, dan keterampilan dalam menyikat gigi secara benar. Selain luaran pada sasaran kegiatan ini menghasilkan modul pembelajaran.Metode pengabdian masyarakat dimulai dari survey awal, koordinasi pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan selama dua hari, evaluasi keberhasilan kegiatan pada sasaran, dan evaluasi terhadap berjalanya kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masayarakat yang dilakukan mencapai target yang telah ditetapkan sehingga kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keterampilan menyikat gigi pada sasaran.
Edukasi Pencegahan Covid-19 Dan Pemeriksaan Kesehatan Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Baruga Kota Kendari
Sanatang -;
Fitri Rachmilla Fadmi;
Jumartin Gerung
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.3011
Angka kematian yang disebabkan oleh virus corona masih tergolong cukup tinggi. Ibu hamil memiliki resiko yang tinggi dalam infeksi virus corona. Pentingnya melakukan edukasi tentang cara persalinan yang aman selama pandemic covid-19 dan pemeriksaan kesehatan secara berkala berguna untuk mengontrol kesehatan ibu hamil dan janin. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan Covid-19 sebelum dan setelah pemberikan edukasi serta mengukur kadar glukosa, kolesterol dan asam urat kepada 20 orang ibu hamil. Metode yang digunakan adalah memberikan pengetahuan dengan menggunakan media leaflet dan pengukuran dengan menggunakan metode POCT. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 8,75 % dari nilai mean 59,60 % menjadi 68,35 %. Kadar glukosa darah, kolesterol dan asam urat pada ibu hamil rata-rata adalah 91,4 mg/dl, 222 mg/dl dan 4,6 mg/dl. Sehingga ada perbedaan pengetahun ibu hamil tentang pencegahan covid-19 sebelum dan setelah pemberian edukasi dan rata-rata nilai kolesterol ibu hamil tidak normal.
Pendidikan Kesehatan tentang Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Ibu Hamil di Kabupaten Mamuju
Ashriady;
Abbas Mahmud;
Nurdiana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.3023
Ibu hamil lebih berisiko menderita Infeksi Saluran Kemih (ISK) disebabkan salah satunya oleh pengaruh hormonal, selain itu Juga dikarenakan kondisi kehamilan yang semakin membesar. Kondisi rahim dapat menekan saluran kemih, yang membuat sering buang air kecil juga dapat meningkatkan risiko infeksi ini. Salah satu bidang yang sangat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan Ibu dan Anak adalah para kader posyandu. Kader-kader posyandu ini merupakan perpanjangan tangan pelayanan untuk kesehatan Ibu dan Anak di masyarakat. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah memberikan materi melalui pendidikan kesehatan kader dan diskusi interaktif. Kegiatan dimulai dengan melakukan koordinasi dengan Bidan, Kepala Desa dan Kepala Dusun serta kader Posyandu. Setelah pemberian edukasi kepada kader tentang ISK pada ibu hamil, selanjutnya dilakukan pendampingan kepada kader agar dapat mengaplikasikan ilmu yang diterima kepada ibu hamil di lingkungan sekitarnya. Para kader diharapkan melakukan transfer of knowledge (transfer ilmu pengetahuan) atau bahkan melakukan transformasi (melakukan sebelum menyampaikan) dari kader kepada ibu hamil dan keluarganya terkait dengan aspek pencegahan ISK pada ibu hamil. Sebagai tind lanjut dari kegiatan ini, diharapkan pendampingan dari petugas kesehatan khususnya bidan terhadap kader yang telah diberikan edukasi sehingga proses transfer knowledge (transfer ilmu pengetahuan) dari kader kepada ibu hamil dan keluarganya dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Sosialisasi Budidaya Stroberi di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang
Anne Nuraini;
Jajang Sauman Hamdani;
Ade Setiawan;
Erni Suminar;
Syariful Mubarok;
Ega Raisya
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.3030
Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian yang terintegrasi dengan riset yang dilaksanakan di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang yang yang berlokasi dekat lokasi-lokasi tempat wisata yang saat ini ramai dikunjungi. Kegiatan yang mengangkat tema tersebut bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis stroberi yang banyak dibudayakan di Indonesia serta sosialisasi beberapa stroberi jenis baru. Pada umumnya di daerah Desa Pasigaran belum ada yang melakukan budidaya tanaman stroberi sehingga perlu dilakukan demplot percontohan pertanaman stroberi petik sendiri diharapkan bisa dijadikan sebagai kawasan wisata. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap yaitu: 1) Penjajagan, 2) penyuluhan, 3) pembuatan demplot percontohan pertanaman stroberi varietas unggul baru, 4) budidaya stroberi di halaman rumah masing-masing peserta kegitan, 5) Pemanenan dan pengemasan buah, serta 6) Pendampingan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mendiseminasikan beberapa stroberi varietas unggul yang dibudidayakan di Indonesia, selain itu untuk menyediakan bibit stroberi unggul bagi yang memerlukan. Tujuan jangka panjang diharapkan kebun kawasan stroberi petik sendiri ini bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi warga setempat. Hasil kegiatan ini dapat memperkenalkan berbagai jenis tanaman stroberi varietas unggul baru yang memiliki kualitas buah yang baik dan diperoleh informasi bagaimana pertumbuhan klon stroberi unggul baru tersebut ketika ditanam di dataran medium.