cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 12 Documents clear
PERAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PENANGGULANGAN GAKY DI PUSKESMAS CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN DI YOGYAKARTA Yuliana Purnama Sari Min, Ayu Fitriani,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.894 KB) | DOI: 10.35842/formil.v1i1.4

Abstract

Intisari Daerah Cangkringan merupakan daerah yang sebelumnya merupakan daerah endemis GAKY dan menjadi non endemis GAKY. Hasil survei GAKY Kabupaten Sleman tahun 2003 angka TGR  tertinggi 39,5% adalah Kecamatan Cangkringan. Pemeriksaan terhadap sampel garam pada Puskesmas Cangkringan  menghasilkan data, yaitu pada tahun 2010 yang diambil sampel dari 5 desa yaitu, Desa Wukirsari, Desa Argomulyo, Desa Glagaharjo, Desa Kepuharjo, dan Desa Umbulharjo kategori desa yang memiliki garam beryodium yang baik adalah Desa Glagaharjo dan Desa Umbulharjo sebesar 40 %. Dari hasil pemeriksaan garam tingkat rumah tangga, setiap desa sudah menggunakan garam beryodium. Tujuan penelitian ini mengetahui peran petugas kesehatan dalam penanggulangan GAKY di Puskesmas Cangkringan Kabupaten Sleman DI Yogyakarta.Metode Penelitian : Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Cangkringan Sleman, DIY. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Informan penelitian adalah Kepala Puskesmas, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Petugas Gizi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam.Hasil menunjukkan peran Kepala Puskesmas, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Petugas Gizi dalam perencanaan sebagai perumusan program, penentu anggaran, pengorganisasian sebagai pengambil kebijakan, pembagian tugas, pelaksanaan kegiatan berperan sebagai melibatkan lintas sektor dan lintas program sebagai penggerak kegiatan, pemantauan berperan sebagai manajerial kegiatan serta melakukan pemeriksaan garam beryodium dan evaluasi berperan koordinator evaluasi dalam memberikan intervensi kegiatan penanggulangan GAKY di masyarakat yang dilakukan pada saat RAKOR desa dan pertemuan lainnya yang dilaksanakan di desa wilayah kerja Puskesmas Cangkringan.Keberhasilan penanggulangan GAKY di Puskesmas Cangkringan tidak terlepas dari peran petugas kesehatan dalam fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kegiatan yang dijalankan sebagai patokan dalam mencapai keberhasilan program penanggulangan GAKY. Kata Kunci : Peran,  petugas kesehatan, penanggulangan, GAKY, fungsi manajemen
ketajaman penglihatan ditinjau dari pemakaian alat pelindung mata dan waktu paparan pekerja las di kota yogyakarta Alfanan, Azir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.832 KB) | DOI: 10.35842/formil.v1i1.306

Abstract

Ketajaman penglihatan merupakan salah satu masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bengkel las.  Pemakaian alat pelindung mata, kekuatan penerangan atau pencahayaan, waktu papar, masa kerja, kelainan refraksi dan umur merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketajaman penglihatan pekerja las. Di Yogyakarta terdapat 15 bengkel las yang sebagian besar belum pernah dilakukan pemeriksaan visus mata sehingga tidak diketahui ketajaman penglihatan pekerja bengkel las.Tujuan umum penelitian ini adalah melindungi pekerja bengkel las dari risiko gangguan ketajaman penglihatan yang ditinjau dari pemakaian alat pelindung mata, dan waktu paparan. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui, mengkaji, menganalisis, dan membuktikan hubungan antara perbedaan pemakaian alat pelindung mata terhadap ketajaman penglihatan, dan hubungan antara waktu paparan dengan ketajaman penglihatan pekerja bengkel las di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu bersedia menjadi responden tidak sedang menderita anemia dan Diabetes Melitus (DM) dan kriteria eksklusi yaitu pekerja tidak sedang sakit sehingga tidak bisa diambil datanya. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah 65 orang mempunyai ketajaman penglihatan normal dan 19 orang yang mempunyai ketajaman penglihatan sudah buruk. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan ketajaman penglihatan antara responden yang memakai dan yang tidak memakai alat pelindung mata (p = 0,000), ada hubungan negatif antara waktu paparan dengan ketajaman penglihatan (p = 0,004 dan r = -0,312), dan pemakaian alat pelindung mata mempunyai peranan paling besar dalam menentukan gangguan ketajaman penglihatan (coefficient β = 0,181). Ada perbedaan ketajaman penglihatan antara responden yang memakai alat pelindung mata dan responden yang tidak memakai alat pelindung mata, ada hubungan antara waktu paparan dengan ketajaman penglihatan.

Page 2 of 2 | Total Record : 12