cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 12 Documents clear
analisis kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di klinik pratama melania pademangan jakarta utara tahun 2017 susanti, betty nir; kridawati, atik; raharjo, tri budi wahyuni
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.446 KB) | DOI: 10.35842/formil.v3i2.173

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 305/ 100.000 kelahiran hidup. AKI di Jakarta Utara tahun 2017 mencapai 19 kasus kematian ibu. Penyebab angka kematian ibu karena adanya infeksi, infeksi  yang dialami ibu sebagian besar dikarenakan adanya masalah pada kehamilan dan persalinan, salah satunya adalah ketuban pecah dini (45%). Dari studi pendahuluan yang dilakukan di Klinik Pratama Melania Pademangan Jakarta Utara tahun 2017 jumlah ibu bersalin sebanyak 425 orang dengan ketuban pecah dini sebanyak 99 (23,29%).Tujuan: penelitian untuk mempelajari dan menjelaskan faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin.Metode: penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian case control. Kasus adalah ibu bersalin dengan ketuban pecah dini. Kontrol adalah ibu bersalin yang tidak mengalami ketuban pecah dini. Besar sampel sebanyak 297 ibu bersalin (kasus : 99 ibu bersalin dan kontrol : 198 ibu bersalin). Instrument penelitian adalah formulir. Analisis data menggunakan univariat, bivariat menggunakan uji chi – square dan multivariat dengan menggunakan logistic regression.Hasil: Penelitian ini menemukan variabel paritas dan berat badan bayi berhubungan signifikan dengan kejadian ketuban pecah dini (p < 0,05). Variabel yang tidak berhubungan adalah anemia, presentasi janin, umur dan riwayat ketuban pecah dini (p > 0,05). Variabel riwayat ketuban pecah dini sebagai variabel counfounding. Variabel dominan adalah berat badan bayi (p value 0,001;OR 3.056).Kesimpulan: Berat badan bayi > 4000 gram memiliki peluang 3 kali lebih besar mengalami ketuban pecah dini dibandingkan dengan berat badan bayi ≤ 4000 gram. 
pemanfaatan posyandu lansia giri wreda di dusun paduresan, desa imogiri, kabupaten bantul widyaningsih, destu satya
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.29 KB) | DOI: 10.35842/formil.v3i2.180

Abstract

Latar Belakang: posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk para lansia.meliputi pemeriksaan kesehatan fisikdan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS).Tujuan: mengetahui faktor yang mempengaruhi analisis pemanfaatan posyandu lansia Giri Wreda di Dusun Paduresan, Desa Imogiri, Kabupaten Bantul.Metode: desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode accidental sampling. Jumlah responden 50 lanjut usia. Uji analisis menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan posyandu lansia pada tingkat rendah (48%). Sedangkan p-value pada faktor yang mempunyai hubungan bermakna dalam pemanfaatan posyandu lansia adalah dukungan keluarga sebesar 0,028, sedangkan faktor lainnya yaitu pengetahuan sebesar 0,677, sikap lansia sebesar 0,668 dan peran kader sebesar 0,543 pada penelitian ini mempunyai hubungan tapi tidak bermakna dalam pemanfaatan posyandu lansia.Kesimpulan: Pemanfaatan posyandu lansia Giri Wreda kurang dimanfaatkan (rendah). Faktor yang mempunyai hubungan bermakna dalam pemanfaatan posyandu lansia adalah dukungan keluarga, akan tetapi hasil analisis menunjukkan dukungan yang masih kurang atau kecil terhadap pemanfaatan posyandu lansia Giri Wreda. Faktor yang lainnya adalah peran kader, pengetahuan dan sikap lansia.

Page 2 of 2 | Total Record : 12