cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2025)" : 12 Documents clear
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TERIPANG EMAS (Stichopus hermanii) DENGAN PERBEDAAN POLARITAS PELARUT EKSTRAKSI Hita, I Putu Gede Adi Purwa; Suryaningsih, Ni Putu Aryati; Bayu Krisna, I Nyoman
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.758

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul yang cenderung tidak stabil dan sangat reaktif, disebabkan oleh adanya satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Keberadaan radikal bebas dalam tubuh memerlukan kehadiran substansi penting, yaitu antioksidan, yang berfungsi untuk menangkap radikal bebas tersebut. Senyawa antioksidan bekerja dengan cara mendonorkan satu elektron kepada radikal bebas, sehingga dapat mengurangi aktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai IC50 dari ekstrak teripang emas yang diekstraksi menggunakan pelarut dengan polaritas yang berbeda, yaitu etanol 96%, etil asetat, dan n-heksana, dalam mengatasi radikal DPPH. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan desain eksperimental. Hasil dari pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% dari teripang emas memiliki nilai IC50 sebesar 740.447 ppm, yang tergolong sangat lemah. Ekstrak etil asetat menunjukkan nilai IC50 604.151 ppm, juga tergolong sangat lemah, sedangkan ekstrak n-heksana memiliki nilai IC50 sebesar 400.106 ppm, yang juga dikategorikan sangat lemah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak teripang emas yang diekstraksi dengan pelarut yang berbeda memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong sangat lemah. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak teripang emas mengandung senyawa metabolit seperti alkaloid, flavonoid, polifenol, dan tanin untuk ekstrak etanol 96%, serta flavonoid, polifenol, dan tanin untuk ekstrak etil asetat dan n-heksana.
KETEPATAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT MEDICATION BERDASARKAN STANDAR KEFARMASIAN DI PUSKESMAS Kartika, Erza Ridha; Mindiarti, Dwi; Arifa, Sinta; Nazun, Narendra; Huda, M. Bi’rul
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.720

Abstract

High Alert Medication (HAM) adalah kategori obat yang harus diperhatikan dengan serius dalam penggunaannya, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kesalahan penggunaan obat yang berpotensi merugikan tubuh (medication error). Obat-obat ini memiliki resiko yang sangat tinggi dan bisa berakibat efek merugikan yang tidak dikehendaki oleh tubuh. Oleh karena itu penggunaan obat-obat ini harus diwaspadai dengan ketat. Obat High Alert terdiri dari kategori obat LASA dan elektrolit dengan konsentrasi pekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyimpanan dan ketepatan penyimpanan obat High Alert Medication (HAM) berdasarkan standar kefarmasian dan prinsip syariat islam di Puskesmas Semarang. Sampel yang digunakan yaitu obat LASA (Look A like Sound A Like) dan elektrolit konsentrasi tinggi. Dari hasil penelitian obat dengan resiko tinggi (High Alert Medication) dan LASA masing-masing sebanyak 48%. Elektrolit konsentrasi tinggi sebanyak 4%. Ketepatan penyimpanan obat risiko tinggi dan golongan LASA mendapatkan persentase masing-masing 100% masuk pada kriteria sangat baik, sedangkan pada golongan elektrolit konsentrasi tinggi mendapatkan persentase 80% masuk pada kriteria baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyimpanan yang sangat baik pada obat LASA dan HAM serta kategori baik untuk elektrolit konsentrasi pekat.

Page 2 of 2 | Total Record : 12