cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2016): November 2016" : 10 Documents clear
PERBEDAAN LAMA PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM YANG DI LAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PIJAT OKSITOSIN yuni retnowati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.712 KB)

Abstract

Salah satu upaya dalam merangsang horoman oksitosin dan prolaktin dapat dilakukan perawatan payudara maupun pijat oksitosin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan lamaPengeluaran ASI pada Ibu Post Partum yang di lakukan Perawatan Payudara dengan Pijat Oksitosin. Desain penelitian eksperimental dengan jenis Quasy-Experimental Design (eksperimen semu) dan rancangan penelitian yang digunakan adalah Posttest Only Control Design, Teknik samplingyaitu aksidental sampling dengan jumlah sampel 30 sampel yang masuk kriteria inklusi, masing–masing 15 sampel untuk perawatan payudara dan pijat oksitosin. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisa data mengguanakanMann-Whitney test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada Perbedaan Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum yang di lakukan Perawatan Payudara dengan Pijat Oksitosin, hal ini di buktikan dengan nilai p yang di dapatkan hasil uji Mann-Whitney testyaitu 0,043 atau (p
AKTIVITAS FISIK BERDASARKAN RERATA JUMLAH LANGKAH TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PEGAWAI OBES POLTEKKES JAKARTA III junengsih rosdewanto
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.631 KB)

Abstract

Aktivitas fisik diyakini sebagai cara yang efektif untuk menurunkan berat badan pada obesitas. Peningkatan aktivitas fisik pegawai dapat dilakukan dengan menambah jumlah langkah setiap hari, yang dapat diukur dengan menggunakan alat penghitung langkah (pedometer). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik berdasarkan rerata jumlah langkah terhadap penurunan berat badan pada pegawai obes di Poltekkes Kemenkes Jakarta III Tahun 2015. Desain penelitian yang digunakan kohort prospektif selama 4 minggu dengan jumlah sampel 30 orang pegawai yang dipilih secara simple random sampling. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan uji chi square. Ada pengaruh bermakna antara aktivitas fisik berdasarkan rerata jumlah langkah dengan penurunan berat badan pada pegawai obes (p=0,045 ;RR = 3,051. Rekomendasi agar pegawai dapat meningkatkan aktivitas fisik dengan berjalan secara rutin dan menyeimbangkan asupan zat gizi sesuai anjuran konsep gizi seimbang. Kata kunci: Aktivitas Fisik, Jumlah Langkah, Pedometer, Penurunan Berat Badan
PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KB BERBASIS VIDEO Astri Nurdiana; Firman Wirakusumah; Kuswandewi Mutyara
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.041 KB)

Abstract

Salah satu rendahnya cakupan MKJP adalah karena rendahnya pengetahuan calon akseptor mengenai MKJP. Video dapat menjadi alternatif media konseling KB yang menarik dan mudah diingat oleh calon akseptor untuk mengatasi permasalahan tersebut. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pre-post test design. Sampel penelitian adalah 62 ibu nifas 10−14, terdiri atas kelompok kontrol dan perlakuan. Pre test pengetahuan dilakukan dengan mengisi enam pertanyaan pada hari ke 10−14 masa nifas. Post test pengetahuan dilakukan pada 36−40 hari masa nifas. Pre test pemilihan MKJP dilakukan dengan wawancara dan post test pemilihan MKJP dilakukan observasi sampai ibu nifas menggunakan alat kontrasepsi. Hasil penelitian didapatkan perbedaan pengetahuan MKJP pada kelompok kontrol dan perlakuan sebelum dengan sesudah perlakuan (p
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA SKIZOFRENIA riska ratnawati ratnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.545 KB)

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa serius yang mengakibatkan perilaku psikotik kesulitan dalam memproses informasi, hubungan interpersonal, serta memecahkan masalah. Penderita Skizofrenia yang tidak berobat secara teratur bisa mengalami mengalami kekambuhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga September 2016 menggunakan rancang bangun penelitian case control study. Lokasi penelitian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kaibon Madiun. Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi pada bulan Januari-Mei 2016 sebanyak 40 penderita. Variabel dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga sebagai variabel bebas dan tingkat kepatuhan berobat sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan berobat penderita skizofrenia dalam menjalani pengobatan. Kata Kunci: Dukungan keluarga, kepatuhan berobat-penderita skizofrenia
HUBUNGAN SUMBER AIR MINUM TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA KELUARGA Devy Mulia Sari
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.689 KB)

Abstract

Penyakit diare menjadi suatu permasalahan kesehatan yang seringkali terjadi dalam sebuah keluarga dan dapat menyebabkan kesakitan bahkan kematian. Dari berbagai penyebab akibat diare, salah satu yang menjadi faktornya ialah sumber air minum yang dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara sumber air minum yang dikonsumsi terhadap kejadian diare pada kelurga di RT 15-22 Desa Payaman. Peneliti mengumpulkan data melalui penelitian kualitatif dengan rancangan studi cross sectional. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan rancangan studi cross sectional. Dari 221 total keluarga yang didata di RT 15-22 desa Payaman, dilakukan pengambilan data dengan dengan melihat sumber air minum yang keluarga tersebut konsumsi. Adapun pilihan konsumsi sumber air minum yang tersedia yaitu air sumur yang direbus, air PDAM yang direbus dan air mineral kemasan. Kata kunci: Sumber Air Mimun, diare, keluarga
UJI TOTAL MIKROBA DAN ESCHERICHIA COLI PADA PANGAN JAJANAN Griennasty Clawdya Siahaya
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.842 KB)

Abstract

Kasus keracunan makanan banyak terjadi pada anak Sekolah Dasar dikarenakan kualitas makanan jajanan yang buruk dan tidak memenuhi syarat karena mengandung cemaran mikroba yang melebihi ambang batas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontaminasi bakteri Escherchia coli pada pangan jajanan anak sekolah di lingkungan SDN Teladan Kota Ambon. Jenis penelitianyang digunakan adalah deskriptif untuk mengetahui jumlah total mikroba dan mengidentifikasi keberadaan mikroba pathogen E.coli pada jajanan (makanan dan minuman) di kompleks SDN Teladan Kota Ambon. Pengambilan sampel dilakukan pada penjajah makanan baik dari kantin sekolah maupun pedagang di lingkungan sekolah dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 6 jajanan pangan yang terdiri atas 3 sampel minuman es dan 3 sampel makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total mikroba yang diuji pada jajanan makanan di kompleks SDN Teladan Kota Ambon untuk jenis minuman es krim cup berjumlah 2,2x102CFU/ml, es sirup orange 2,5x106 CFU/ml dan es lilin coklat 5,2x102CFU/ml. sedangkan untuk jenis jajanan pisang goreng berjumlah 9x103 CFU/ml, singkong goreng 2,5x106 CFU/ml dan patatas goreng 25x101 CFU/ml. terkait keberadaan Escherichia coli pada pangan jajanan diperoleh hasil empat sampel jajanan pangan yang teridentifikasi positif mengandung bakteri E.coliyaitu es krim cup, es sirup orange, es lilin cokelat dan pisang goreng. Sedangkan sampel jajanan yang tidak mengandung E.coli adalah singkong goreng dan patatas goreng. Kesimpulan penelitian semua sampel sampel minuman (es krim cup, es sirup orange, es lilin cokelat) dan jajanan pisang dan singkong goreng tidak aman dikonsumsi sedangkan sampel jajanan makanan patatas goreng aman dikonsumsi. Kata Kunci: Pangan Jajanan, Total Mikroba, E.coli
PENGARUH PROGRAM ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING (AMT) TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI MAHASISWA AKADEMI KEBIDANAN Lala Jamilah
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.007 KB)

Abstract

Hasil studi pendahuluan di Akademi Kebidanan Bogor Husada, ditemukan masalah rendahnya prestasi mahasiswa terbukti dari index prestasi lulusan tahun 2014 (IPK3,50=2,02%), diduga karena rendahnya motivasi berprestasi mahasiswa. Beberapa penelitian menunjukkan program Achievement Motivation Training signifikan meningkatkan motivasi berprestasi. Guna mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan penelitian apakah program Achievement Motivation Training dapat meningkatkan motivasi berprestasi mahasiswa. Rancangan penelitian, quasi experiment dengan pre-post control group design. Subjek penelitian adalah mahasiswa Akademi Kebidanan Bogor Husada. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel 56 mahasiswa terdiri dari 28 mahasiswa pada grup kontrol dan 28 mahasiswa pada grup perlakuan. Analisis menggunakan uji t berpasangan, t tidak berpasangan, uji Mann-Whitney, dan uji Anakova.Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang bermakna (p
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENARCHE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI Ellyzabeth Sukmawati; Norif Didik Nur Imamah; Indah Sulistyoningrum
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.216 KB)

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi dalam rentang umur 10-16 tahun. Kurangnya informasi tentang kesehatan reproduksi menyebabkan pengetahuan remaja tentang kesehatan khususnya tentang menarche kurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap tingkat pengetahuan tentang menarche pada siswi kelas V dan VI. Metode penelitian yang dilakukan yaitu quasi eksperimendengan rancangan pre – eksperimen design dan pendekatan “One Group Pretest-Postest’’. Teknik sampling menggunakan total sampling (44 siswi), instrument menggunakan kuesioner tertutup. Analisis menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan siswi kelas V dan VI sebelum diberikan pendidikan kesehatan paling banyak dalam kategori cukup sebanyak 21 orang (47,7%). Pengetahuan siswi kelas V dan VI sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 41 orang (93,2%), hal ini menunjukan ada peningkatan yang signifikan dari pretes terhadap posttes. Hasil uji t tes diperoleh harga t hitung = 11,084, df = 43 harga t tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 1,684 maka t hitung > t tabel (11,084 > 1,684) dan nilai p-value (0,000) < α (0,05). Simpulan penelitian ini ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap tingkat pengetahuan tentang menarche pada siswi kelas V dan VI. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Menarche.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP PROGRAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK Ida Sofiyanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.646 KB)

Abstract

Angka kejadian penularan HIV dari ibu ke anak meningkat seiring meningkatnya angka kejadian HIV pada faktor risiko rendah yaitu ibu rumah tangga. Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut dengan pelaksanaan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Prong pertama dari program PPIA adalah memberikan informasi tentang HIV/AIDS kepada semua ibu hamil yang melaksanakan pemeriksaan kehamilan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel 97 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian disajikan dalam tabel dengan persentase dan tabulasi silang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden berada pada usia 20-35 tahun, 48% berpendikan SMA, 54% bekerja, 71% mempunyai pengetahuan baik dan 53% mempunyai sikap tidak mendukung. Pengetahuan yang baik tidak selalu diikuti dengan sikap mendukung terhadap program PPIA. Disarankan bagi instansi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan antenatal care terpadu terkait integrasi layanan konseling dan tes HIV dengan pemeriksaan rutin kehamilan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, PPIA
STUDY INTRA-OPERATIVE RADIATION THERAPY (IORT) PADA LINAC KONVENSIONAL BERDASARKAN PERCENTAGE DEPTH DOSE (PDD) DAN PROFIL DOSIS BERKAS ELEKTRON Sabriani Suci Zasneda
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intra-Operative Radiation Therapy (IORT) adalah terapi radiasi yang dilakukan pada saat operasi pengangkatan tumor. Teknik ini menghantarkan radiasi elektron dosis tinggi dalam satu kali paparan radiasi dengan teknologi mobile linac. Pada penelitian ini, dikaji pemodelan teknik IORT mengguanakan pesawat linac konvensional dengan simulasi Monte Carlo code EGSnrc. Simulasi yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) memodelkan dan simulasi head akselerator konvensional tanpa aplikator untuk berkas elektron keluaran 10 MeV menggunakan BEAMnrc. (2) memodelkan aplikator IORT berbahan PMMA berdiameter 10 cm dan ketebalan 0.5 cm dengan SSD 80 cm dan 100 cm untuk diameter 4 cm, 6 cm, 8 cm dan 10 cm dan mensimulasikannya dengan hasil simulasi pertama sebagai input. (3) simulasi berkas elektron 10 MeV dalam phantom air berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Simulasi dengan BEAMnrc menunjukkan adanya kontaminasi bremsstrahlung pada spektrum energi 0.5 MeV dan berkas elektron terhambur sejauh 10 derajat. Ketika simulasi menggunakan DOSXYZnrc dihasilkan bentuk sebaran dosis yang baik, dengan kedalaman maksimum sebesar 5 cm dan profil dosis dengan kedataran dibawah 3% dan lebar penumbra sekitar 12 mm – 14 mm (dalam batas toleransi yang dibolehkan). Kata Kunci: Intra-Operative Radiation Therapy (Iort), Linac Konvensional, Percentage Depth Dose (Pdd), Profil Dosis

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue