cover
Contact Name
Angga Yasir
Contact Email
anggayasir92@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26550679     EISSN : 26552701     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) merupakan kumpulan hasil pengabdian masyarakat dan ulasan (review) yang dilakukan oleh dosen baik secara pribadi maupun bekerja sama dengan mahasiswa atau pihak lainnya di bidang kefarmasian dan kesehatan serta keilmuan lain terkait. Hasil pengabdian yang dipublikasikan dalam jurnal ini berbentuk pengabdian eksperimental maupun non eksperimental. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2025)" : 11 Documents clear
EDUKASI MENDAPATKAN MENYIMPAN DAN MEMBUANG OBAT DENGAN BENAR (DAGUSIBU) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Primadiamanti, Annisa; Hasanah, Liina Shonaatul; Haska, Anjhellika; Hillari, Gladys
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v8i2.19951

Abstract

Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Universitas Malahayati, dengan melibatkan 15 petugas kebersihan sebagai responden. Kegiatan ini dilakukan dalam satu sesi pertemuan yang meliputi survei lokasi, penyusunan administrasi, persiapan materi, penyuluhan, dan post-test. Penyuluhan berlangsung selama 40 menit menggunakan media poster dan presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman responden, dengan keberhasilan dari 47% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Mayoritas responden mencapai kategori pemahaman baik. Edukasi DAGUSIBU memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan obat, serta mengurangi dampak negatif seperti pencemaran lingkungan akibat pembuangan obat yang tidak tepat. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan dan dengan responden yang lebih variatif untuk data yang lebih representatif.

Page 2 of 2 | Total Record : 11