cover
Contact Name
Galih Persadha
Contact Email
jkikt.jurnal@gmail.com
Phone
+6281233994115
Journal Mail Official
jkikt.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Pangeran Hidayatullah RT. 14 Komplek Upik Futsal Banua Anyar Banjarmasin South Kalimantan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi (JKIKT)
ISSN : 26567733     EISSN : 26567733     DOI : https://doi.org/10.52674/jkikt
Core Subject : Health, Science,
is a scientific journal published by the Unggulan Kalimantan Polytechnic. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or research ideas and results that have been achieved in the fields of Pharmacy, Medical Laboratory Sciences, Medical Records and Health Information and Applied Health Sciences, Physiotherapy Sciences, and the Field of Electromedical Engineering. Published twice in one year or every semester. Editors receive texts that have never been published in other media from lecturers, researchers, students, and practitioners with applicable writing conditions. Manuscripts entered will be evaluated and edited for uniform formats, terms and other procedures. An eligible published text is determined by the Editorial Board after receiving a recommendation from the reviewer.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 1 (2019)" : 3 Documents clear
KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG MENDAPATKAN TERAPI ANTIDIABETIK ORAL DI RSUD DR. H. MOCH.ANSARI SALEH BANJARMASIN muliyani muliyani muliyani; nazhipah isnani
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v1i1.3

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kumpulan gejala metabolik yang timbul pada diri seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan glukosa darah akibat rusaknya sekresi insulin atau resistensi terhadap insulin atau keduanya. Di Indonesia, jumlah penyandang DM semakin tahun juga semakin menunjukkan peningkatan yang sangat tinggi. Pada tahun 2000, jumlah penderita DM di Indonesia sebanyak 8,4 juta jiwa dan diperkirakan akan mencapai angka 21,3 juta jiwa pada tahun 2030 nanti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, tingkat kepatuhan pasien. Metode penelitian merupakan penelitian Observasional Crossectional dengan mengambil data pasien secara prospektif dengan melakukan penelusuran dokumen terdahulu, yaitu pada lembar rekam medik pasien rawat inap periode Juni – Juli 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan karakteristik subjek penelitian sebanyak 28 responden. Usia < 55 tahun sebanyak 12 orang (42,9%) dan >55 tahun sebanyak 16 orang (57,1%), tingkat pendidikan yang paling sedikit adalah > SMA sebanyak 11 orang (39,3%) dan <SMA sebanyak 17 orang (60,7%), 16 orang berjenis kelamin perempuan (57,1%) dan sebanyak 12 orang (42,9%), 23 orang yang bekerja (82,1%), dan yang tidak bekerja sebanyak 5 orang (17,9%), lama pasien menderita DM tipe 2 sebagian besar > 5 tahun sebanyak 18 responden (64,3%) dan paling sedikit < 5 tahun sebanyak 10 (35,7%), jenis pengobatan Monoterapi sebanyak 16 responden (57,43%) dan Kombinasi sebanyak 12 (42,57%).
UJI SKRINNING FITOKIMIA DAN EVALUASI SIFAT FISIK SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum (L.)) DENGAN MENGGUNAKAN BASIS SALEP HIDROKARBON DAN BASIS SALEP SERAP Jhudi Bonosari Soediono; Muhammad Zaini; Desyana Nufus Sholeha; Nor Jannah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v1i1.4

Abstract

Kemangi merupakan tanaman obat tradisional yang banyak ditemukan diwilayah Indonesia. Daun kemangi berkhasiat sebagai analgetika, antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan salep yang memenuhi persyaratan, mengetahui sifat fisik salep ekstrak etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)) dengan menggunakan basis salep hidrokarbon dan basis salep serap dan mengidentifikasikan kandungan senyawa kimia yang terdapat pada Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan melakukan pembuatan dan evaluasi sediaan salep Daun Kemangi. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)) mengandung senyawa flavanoid, tannin, dan steroid dan dapat dijadikan sediaan salep yang memenuhi syarat evaluasi fisik. Uji organoleptis meliputi warna dan bau, dari kedua basis tersebut menunjukkan bahwa perbedaan tipe basis salep ekstrak etanol daun kemangi menyebabkan adanya perbedaan pada kekuatan bau sediaan salep sedangkan untuk warna kedua sediaan memiliki warna hitam. Pada uji pH kedua sediaan memiliki pH 5, pH tersebut memenuhi persyaratan pH sediaan topikal yaitu antara 4,5 – 7 yang sama dengan pH normal kulit. Pada uji homogenitas kedua sediaan menunjukkan bahwa sediaan Homogen (tidak ada gumpalan kasar). Uji daya sebar, basis salep hidrokarbon memiliki daya sebar seluas 5,2 cm sedangkan pada basis salep serap hanya seluas 5 cm.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KETERBATASAN LINGKUP GERAK SENDI BAHU AKIBAT POST ORIF FRAKTUR SHAFT HUMERUS DEXTRA DI KELURAHAN ALALAK UTARA BANJARMASIN TAHUN 2018 Mar’atus Sa’diah
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v1i1.5

Abstract

Fraktur humerus merupakan suatu kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tulang lengan atas yang disebabkan oleh benturan atau trauma langsung maupun tidak langsung. Terjadinya fraktur dapat menyebabkan timbulnya nyeri, bengkak, spasme, penurunan kekuatan otot dan pengecilan otot. Fraktur humerus juga mengakibatkan keterbatasan Lingkup Gerak Sendi (LGS) pada bahu dan siku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan LGS pada bahu kanan yang mengalami keterbatasan dengan menggunakan intervensi exercise therapy berupa passive dan active exercise serta hold relax. Penelitian menggunakan metode case study pada 1 jenis kasus dengan sampel tunggal, diberikan dosis 6 kali perlakuan dalam waktu 3 minggu. Hasilnya terjadi peningkatan LGS bahu kanan yang dievaluasi menggunakan goniometer, perbandingan antara T1 dengan T6 yaitu S. 40⁰ - 0⁰ - 120⁰ menjadi S. 50⁰ - 0⁰ - 140⁰, F. 100⁰ - 0⁰ - 60⁰ menjadi F. 110⁰ - 0⁰ - 70⁰ dan R belum dapat dilakukan menjadi R. 75⁰ - 0⁰ - 80⁰.

Page 1 of 1 | Total Record : 3