cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
GLOBAL INSIGHT JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 2541318X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal GIJ (Global Insight Journal) merupakan jurnal yang dipublikasi oleh Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang isinya difokuskan pada penyajian hasil telaah ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional sebagai salah satu kajian dalam ilmu social dan ilmu politik. Secara komprehensif, rincian substansi jurnal mencakup: Hasil penelitian ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional, serta berbagai bentuk kajian ilmiah hasil penelitian yang relevan dan orisinil.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Peran Diplomasi Kebudayaan Jepang Dalam Perkembangan Perekonomian Jepang Melalui JAK Japan Matsuri Di Indonesia Pada Tahun 2017-2019 Rahmawati Rahmawati; Indrawati Indrawati
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i2.6584

Abstract

AbstractJapanese cultural diplomacy also enters the next stage in the 21st century. Through this period, Japan also wants to show through its cultural diplomacy efforts in this era of globalization that Japan adheres to the same values as the values held by the international community, Japan has a strong appeal. unique compared to cultures in other Asian countries by using popular culture as a form of diplomacy carried out by Japan Indonesia through the Jak Japan Matsuri which is held in Indonesia Jak Japan Matsuri is a festival formed by Japanese citizens living in Indonesia.The influence of Cultural Diplomacy has a large impact on public opinion which makes Japan's image more positive, Japan takes advantage of this to improve its economy Cultural diplomacy is one of the important foreign policies for Japan to increase the national economy.Keyword : Cultural Diplomacy, Jak Japan MatsuriAbstrakDiplomasi budaya Jepang juga memasuki tahap selanjutnya di abad ke-21. Melalui periode ini, Jepang juga ingin menunjukkan melalui upaya diplomasi budayanya di era globalisasi ini bahwa Jepang menganut nilai-nilai yang sama dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat internasional, Jepang memiliki daya tarik yang kuat. unik dibandingkan dengan budaya di negara Asia lainnya dengan menggunakan budaya populer sebagai bentuk diplomasi yang dilakukan oleh Jepang Indonesia melalui Jak Japan Matsuri yang diadakan di Indonesia Jak Japan Matsuri merupakan festival yang dibentuk oleh warga negara Jepang yang tinggal di Indonesia. Diplomasi berdampak besar pada opini publik yang membuat citra Jepang semakin positif, Jepang memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan perekonomiannya Diplomasi budaya merupakan salah satu kebijakan luar negeri yang penting bagi Jepang untuk meningkatkan perekonomian nasional.Keyword : Diplomasi Kebudayaan, Jak Japan Matsuri
Studi Komparatif Industri Musik Di Indonesia, Korea Selatan Dan Jepang Sebagai Inovasi Ekonomi Kreatif Desra Yanti Gea; Agung Yudhistira Nugroho
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i2.6585

Abstract

 ABSTRAKIndustri musik merupakan salah satu sektor dari ekonomi kreatif Indonesia sebagai inovasi baru pengembangan perekonomian negara. Bagi Indonesia, industri musik dinyatakan sebagai sektor prioritas atau jiwa ekonomi kreatif. Seperti produk industri pada umumnya, musik juga memiliki nilai jual yang bisa berdampak pada peningkatan popularitas suatu negara hingga pada pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan baik. Menjadikan industri musik sebagai sumber ekonomi negara bukan hal baru dimana bertahun-tahun lalu beberapa negara telah mempraktekannya termasuk Korea Selatan dan Jepang yang memasarkan K-Pop dan J-Pop sebagai produk ekonomi kreatif yang diorientasikan untuk kepentingan nasional. Hal tersebut dicetuskan oleh pemerintah masing-masing negara sebagai cara untuk menambah pemasukan negara. Berkaca dari popularitas K-Pop sebagai produk industri musik Korea Selatan dan J-Pop sebagai produk industri musik Jepang yang pernah populer melampaui batas negaranya sehingga strategi pemerintah dari kedua negara ini dijadikan perbandingan bagi tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Perbandingan yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teori komparatif yang bertujuan untuk mendorong pengelolaan industri musik Indonesia melalui pengembangan ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan teori ekonomi kreatif untuk melihat bagaimana negara berdaptasi di era transformasi ekonomi yakni ekonomi kreatif dan dampaknya terhadap pencapaian kepentingan nasional terutama dalam hal pengelolaan dan pengembangan industri musik.Kata kunci : Ekonomi kreatif, industri musik, kebijakan pemerintah.ABSTRACTThe music industry is one of the sectors of Indonesia's creative economy as an innovation in developing the country's economy. For Indonesia, the music industry is stated as a priority sector or the spirit of the creative economy. Like industrial products in general, music also has a selling value that can have an impact on increasing a country's popularity to economic growth if managed properly. Making the music industry the source of the country's economy is not new, which in the past years several countries have practiced it, including South Korea and Japan, which market K-Pop and J-Pop as creative economic products oriented towards national interests. The governments of each country as a way to increase state income initiated this. Reflecting on the popularity of K-Pop as a product of the South Korean music industry and J-Pop as a product of the Japanese music industry which was once popular beyond its borders, the strategies of the governments of these two countries are used as a comparison for the actions taken by the Indonesian government. A descriptive comparison using comparative theory, which aims to encourage the management of the Indonesian music industry through the development of the creative economy. This study used creative economic theory to see how the country adapts in the era of economic transformation, namely the creative economy and its impact on the achievement of national interests, especially in terms of management and development of the music industry. Keywords: Creative economy, music industry, government policy.
PERANAN DAN PENGARUH FRIEDRICH VON HAYEK DAN KOMUNITAS EPISTEMIK DALAM PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN NEO-LIBERAL Agung Yudhistira Nugroho
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i2.3729

Abstract

Setelah perang dunia kedua, kebijakan ekonomi internasional banyak berdasarkan pada pemikiran Keynesian yang mengembangkan teori-teori dari Keynes dimana pemerintah harus ikut serta secara aktif dan sadar mengendalikan perekonomian ke arah posisi Full Employment, sebab mekanisme ke arah posisi tersebut tidak bisa diandalkan secara otomatis, Namun pada tahun 1970an kebijakan ekonomi internasional banyak didasari oleh kebijakan-kebijakan neo-liberal dan juga oleh rejim internasional seperti WTO dan IMF. Pemikir-pemikir seperti Friederich von Hayek, Milton Friedman, dan John Rawl banyak membawa perubahan-perubahan pola ekonomi internasional yang dahulunya orentiasi pada pemikiran Keynesian semata.  Makalah ini akan menguraikan tentang pemikiran Friederich von Hayek dan peneliti-peneliti lain yang sejalan seperti James Buchanan, Milton Friedman, dan George Stidler dalam kerangka komunitas epistemik dan dapat membawa pengaruh pada pembuatan kebijakan dalam rejim internasional dan seberapa siknifikan pengaruh tersebut dalam aplikasinya di masa mendatang.Kata Kunci: ekonomi internasional, Keynesian, neo-liberal, Friederich von Hayek
Diplomasi Tiongkok Dalam Meraih Pengaruh Di Kawasan Asia Tenggara Khoirunnisa, Khoirunnisa
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i2.7230

Abstract

Artikel jurnal ini menyajikan analisis tentang peran diplomasi Tiongkok dalam mencapai pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara. Asia Tenggara telah menjadi wilayah strategis yang diminati oleh Tiongkok untuk meningkatkan posisinya di tingkat global. Diplomasi Tiongkok di kawasan ini mencakup berbagai pendekatan politik, ekonomi, dan budaya yang berdampak luas pada hubungan bilateral dengan negara-negara di Asia Tenggara dan juga menimbulkan respons dari negara-negara di luar kawasan. Artikel ini mengkaji strategi diplomasi Tiongkok, tantangan yang dihadapinya, dan implikasi dari upaya mereka dalam memperkuat posisi dan pengaruhnya di Asia Tenggara. Artikel ini membahas tentang diplomasi vaksin yang dilakukan Tiongkok di Asia Tenggara. Penulis menggunakan teori diplomasi vaksin dan memfokuskan pada pengaruh diplomasi vaksin Tiongkok di Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi vaksin Tiongkok di Asia Tenggara telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hubungan Tiongkok dengan negara-negara di kawasan.Dalam artikel ini, penulis menjelaskan bagaimana Tiongkok menggunakan diplomasi vaksin untuk memperkuat pengaruhnya di Asia Tenggara. Penulis juga membahas dampak dari diplomasi vaksin Tiongkok terhadap hubungan Tiongkok dengan negara-negara di kawasan. Artikel ini dapat menjadi referensi bagi pembaca yang ingin memahami lebih dalam tentang diplomasi Tiongkok di Asia Tenggara, khususnya dalam hal penggunaan vaksin sebagai alat diplomasi.Kata kunci: Asia Tenggara, Diplomasi, Tiongkok.
Analisa Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Imigran Ilegal Meksiko Dalam Isu Perbatasan Pada Tahun 2017-2019 Sugiati, Cristy
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i2.7229

Abstract

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana kebijakan Amerika Serikat dibawah pemerintahan Donald Trump terkait dengan imigran illegal Meksiko pada tahun 2017-2019. Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan pembatasan terkait dengan imigran yang masuk ke wilayah Amerika Serikat terutama imigran asal Meksiko. Dalam menganalisa isu terkait, penulis menggunakan teori kepentingan nasional dan teori keamanan nasional dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil Analisa didapatkan bahwa pemerintah Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Presiden Trump mengambil kebijakan yang cukup signifikan terkait dengan isu imigran illegal yang Sebagian besar berasal dari Meksiko. Dengan mengusung American first, Amerika berusaha melindungi domestiknya dengan melarang dan membatasi imigran yang masuk dari Meksiko.Kata Kunci: Imigran, Ilegal, Amerika Serikat, Donal Trump, Meksiko

Page 1 of 1 | Total Record : 5