cover
Contact Name
Putri Pradnyawidya Sari
Contact Email
putr003@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
putr003@kominfo.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
ISSN : 23031700     EISSN : 25795899     DOI : -
Jurnal Komunika is a scientific communication media publishing research finding/critical analysis focused on communication, media, and information technology. It is published twice in a year, in June and November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA" : 6 Documents clear
ANALISIS ISI BERITA PROF. A. AMIRUDDIN SEBAGAI KOMUNIKATOR DAN VISIONER DI HARIAN FAJAR MAKASSAR Baharuddin Dollah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.681 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1013

Abstract

Analisis isi berita  tentang  Prof. A. Amiruddin sebagai komunikator dan visioner di Harian Fajar Makassar  merupakan suatu kajian yang sangat penting di dalam sebuah proses komunikasi, kepemimpinan dan ke pemerintahan. Permasalahan yang diangkat adalah Bagaimana opini masyarakat yang disampaikan melalui  Harian Fajar tentang  Prof A. Amiruddin; Bagaimana mendeskripsikan kecenderungan isi pemberitaan Prof. A. Amiruddin dan Bagaimana sikap masyarakat terhadap Prof A. Amiruddin. Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh pemberitaan khusus dalam kolom  opini tentang Prof A. Amiruddin yang dimuat di harian Fajar sejak tanggal 24 Maret sampai dengan 30 April 2014. Pengumpulan datanya dilakukan selama tiga puluh delapan (38) hari yang memuat tentang dan sekitar pemberitaan perilaku Prof. A. Amiruddin selama hidupnya (Memorabilia). Dan Objek yang diteliti adalah pemberitaan berupa opini menurut berbagai kalangan, terhadap prilaku  Prof. A. Amiruddin selama menduduki beberapa jabatan penting. Data primer dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara mendokumentasi seluruh berita Prof. A. Amiruddin yang diterbitkan di harian Fajar Makassar. Data yang telah terkumpul selanjutnya dicoding dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berita cenderung agar Prof Amiruddin layak ditetapkan sebagai komunikator dan visioner. Olehnya itu perlu diberi penghargaan untuk mengenang jasa-jasanya.
APLIKASI PERSEBARAN OBJEK WISATA DI KOTA DEPOK BERBASIS MOBILE GIS MEMANFAATKAN SMARTPHONE ANDROID Armanto Armanto
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.653 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1000

Abstract

Masyarakat umumnya membutuhkan hiburan untuk menghilangkan kejenuhan kerja, salah satunya dengan berpergian atau berwisata. Sebagian besar dari mereka akan merencanakan kegiatan wisatanya terlebih dahulu dengan mencari informasi melalui internet. Namun hal ini menjadi kendala disaat kesibukan mereka, dikarenakan kurangnya informasi, letak tempat-tempat wisata di wilayah tersebut. Terutama informasi wisata pada kota Depok yang menyimpan kekhasan sejarah, potensi pariwisata, budaya dan kuliner yang unik. Dari permasalahan tersebut, dibuatlah aplikasi android "Depok On Touch" yang mengeksplorasi pariwisata kota Depok seperti objek wisata umum, tempat kuliner, tempat belanja, dan hotel. Dari adanya aplikasi ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata kota Depok ke masyarakat lokal maupun luar, dan dapat menjadi referensi bagi wisatawan yang hendak melakukan wisata ke kota Depok. Aplikasi "Depok On Touch" dibuat menjadi aplikasi berbasis android yang menerapkan teknologi mobile SIG (sistem informasi geografis) menggunakan Google Maps API. Daftar objek wisata yang sudah didaftarkan akan muncul pada aplikasi berupa nama tempat, alamat, foto, detail informasi, dan koordinat lokasi yang akan langsung terhubung dengan Google Maps. Dari hasil pengujian, seluruh spesifikasi fungsional dan tampilan menunjukkan respon seperti yang diharapkan. Dari pengujian kecepatan transfer data juga menunjukkan respon yang cepat, karena data yang diakses tidak terlalu besar untuk aplikasi mobile.
Information Technology Governance untuk Manajemen Delivery dan Support Information Technology Menggunakan Framework COBIT 4.1 (Studi Kasus: Pemerintah Kota Surabaya) Agus Ulum Mulyo
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.825 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1011

Abstract

Tata kelola Teknologi Informasi (TI) akan berjalan dengan baik tergantung pada manajemen harmonisasi antara business strategy dan strategi TI instansi pemerintah, manajemen sumber daya TI dan manajemen resiko yang berhubungan dengan TI. Nilai TI merupakan elemen kunci untuk pendukung jalannya proses bisnis penyelenggaraan tata kelola TI di pemerintahan. Pencapaian nilai TI (IT value) memerlukan kerangka kerja (framework) supaya dapat mengontrol tata kelola lembaga.COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) didesain untuk keperluan tata kelola TI guna mengelola keseluruhan pengertian, pemahaman dan manajemen resiko serta keuntungan yang saling terkait antara informasi dan teknologinya. COBIT merupakan platform teknis TI yang independen yang dapat diadopsi oleh setiap organisasi, berstandar terbuka guna pengontrolan teknologi informasi. Tujuan yang akan dicapai pada penulisan ini adalah menghasilkan usulan dan rekomendasi terhadap tata kelola TI domain delivery dan support sebagai bagian dari proses tata kelola TI bagi pemerintah kota Surabaya guna mewujudkan lembaga pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel dalam mencapai visi “Surabaya Cerdas dan Peduli”. Hasil kajian ini adalah proses TI dalam domain delivery dan support masih dikelola secara sebagian, sehingga ke depan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari nilai TI yang diinvestasikan memerlukan perhatian yang lebih komprehensif dan integral.
ANALISIS ISI OPINI PUBLIK TENTANG KEBIJAKKAN PEMERINTAH PUSAT DI BIDANG SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA Fita Sari Purwandini
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.672 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1035

Abstract

Berdasarkan data kajian Opini Publik pada Surat kabar Jawa Pos edisi  Februari 2015 dapat disimpulkan bahwa 1). Issue kebijakan pemerintah ditemukan sebanyak 40 bidang pemberitaan , sektor sandang sebanyak 1 kali, sektor pangan sebanyak 8 kali, sektor papan sebanyak 8 kali, sektor kesehatan sebanyak 9 kali, sektor Pendidikan sebanyak 13 kali. Sector Peran Serta Masyarakat sebanyak 1 kali. Informasi terkait kebijakan pemerintah lainnya seperti sanitasi tidak terekspos oleh surat kabar Jawa Pos edisi Februari. Melihat Surat kabar Jawa Pos terbukti mengtamakan berita dan pendidikan sesuai fungsi media, sebagai sumber informasi. 2) Hasil kajian pada Surat kabar Jawa Pos edisi Februari terkait pemberitaan Subyek Berita, menemukan Frame Tentang Kementerian/Lembaga, bekerja sudah maksimal tetapi belum berhasil. Hal ini karena kurang profesional 3). Kesan berita;  terkait pemberitaan kebijakan pemerintah yang di ekspos surat kabar Jawa Pos edisi Februari adalah kesan positif. 4). Jenis kelamin narasumber, lebih besar berjenis kelamin laki-laki saja. Dari pada nara sumber perempuan.
PENERAPAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA PUBLIKASI YAYASAN SOSIAL ASSALAFIYAH SURABAYA DAN HIDAYATUSH’ SHIBYAN Julianto Lemantara
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.586 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.738

Abstract

Yayasan Assalafiyah Surabaya dan Yayasan Hidayatush’ Shibyan merupakan yayasan anak yatim piatu dan fakir miskin. Kedua yayasan ini membutuhkan sumber dana yang lebih banyak dari berbagai kalangan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan pengeluaran lainnya sehingga kedua yayasan membutuhkan publikasi yang lebih luas. Untuk menghasilkan website yang berguna sebagai sarana publikasi kedua yayasan, penelitian ini dilakukan dengan model waterfall. Tahapan pelaksanaan dimulai dari survei dan wawancara untuk pengumpulan data. Tahap selanjutnya adalah menganalisis sistem, mendesain sistem, membuat aplikasi, melakukan uji coba aplikasi, implementasi aplikasi, pelatihan aplikasi web, serta evaluasi sistem dengan pengisian dan pengolahan angket. Hasil penelitian menunjukkan website yang dibuat dapat menjadi sarana publikasi eksistensi kedua yayasan sosial di dunia maya. Selain itu, website dinilai baik dalam hal tampilan, kemudahan penggunaan, dan tingkat penerimaan pengguna. Website bahkan dinilai sangat baik dalam hal fitur dan kebermanfaatan.
Peran KIM Daerah Tertinggal dalam Memanage Informasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat Sekitar Trisnani Trisnani
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.128 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.987

Abstract

Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa KIM belum berperan sebab dalam mencari, mengumpulkan dan mengelola informasi hasilnya masih rendah dibawah rata-rata. Dikatakan masih rendah karena petugas KIM dalam mencari informasi belum maksimal, kategori berperan apabila diatas rata-rata 50% dalam mencari informasi. Pencarian Informasi yang dominan, informasi pendidikan dan kebudayaan, menjadi informasi yang penting dan dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di usia sekolah sebagai generasi penerus dan masa depan. Mengelola informasi untuk bahan diskusi dalam pertemuan KIM, Informasi yang penting dan perlu diketahui masyarakat, oleh petugas KIM dibagikan ke masyarakat, bisa melalui fasilitas yang ada seperti papan pengumuman, dan selebaran serta KIM sebagian besar belum memiliki usaha. Faktor yang menghambat untuk pengembangan KIM antaralain minimnya anggota KIM yang atif, sarana dan prasarana yang kurang memadai, anggota KIM kurang memahami penyebaran informasi melalui internet, pendidikan SDM KIM yang masih rendah. kurangnya komunikasi antar pengurus, dana tidak cukup untuk operasional pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6