cover
Contact Name
Augusta Adha
Contact Email
augusta.adha@eng.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintis@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL SAINTIS
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14107783     EISSN : 25807110     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Saintis is devoted to research on civil engineering related fields including geotechnics, transports, structures, water resources and others related with civil engineering topics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 22 No. 02 (2022)" : 5 Documents clear
Analisis Struktur Kolom Pendek Dengan Pendekatan Probabilitas Menggunakan Kombinasi Pembebanan Statik dan Dinamik: Short Column Structure Analysis with Probability Approach Using Combination Loading Static and Dynamic Sahril, Madian; Kurniawan, Mahadi; Sapitri; Syarif, Firman
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 02 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(02).9392

Abstract

[ID] Salah satu gedung perkuliahan dan auditorium 3 lantai di Pekanbaru mempunyai struktur bangunan yang cukup unik, dimana kolom dasar atau basemen memilik tinggi yang lebih pendek dari diatasnya. Kolom ini disebut dengan kolom pendek, dimana dengan struktur seperti itu dapat menimbulkan resiko kegagalan struktur pada kolom pendek tersebut. Dengan struktur kolom pendek tersebut besar kemungkinan menimbulkan resiko terjadi guling pada struktur kolom. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya probabilitas kegagalan serta keandalan struktur kolom pendek tersebut.Pada penelitian ini probabilitas kegagalan bangunan dihitung menggunakan metode distribusi normal (Gaussian). Perhitungan distribusi normal menggunakan gaya aksial kolom pendek sebagai variabel untuk menghitung probabilitas. Gaya aksial ini didapatkan dari kombinasi pembebanan sesuai dengan SNI 1926-2019 dan dihitung dengan bantuan software ETABS 2016. Hasil dari probabilitas dihitung berdasarkan variasi beban dari 20 ton sampai 220 ton dengan interval 40. Hasil perhitungan distribusi normal didapatkan nilai probabilitas masing-masing variasi beban ialah 20 ton sebesar 13.6%, beban 60 ton sebesar 27.4%, beban 100 ton sebesar 50%, beban 140 ton sebesar 69.1%, beban 180 ton sebesar 86.4%, dan beban 220 ton sebesar 95.5%. Adapaun nilai keandalan masing-masing variasi beban ialah 20 ton 86.4%, beban 60 ton 72.6%, beban 100 ton 50%, beban 140 ton 30.9%, beban 180 ton 30.9%, beban 220 ton 4.5%. Berdasarkan batas risiko gempa 10-2 didapatkan hasil sebesar ≤ 65.72 ton, beban yang digunakan sebagai perencanaan ialah beban ≤ 60 ton dengan probabilitas keruntuhan sebesar 27,4% dan keandalan 72,6%. [EN] One of the lecture buildings and a 3-story auditorium in Pekanbaru has a quite unique building structure, where the base column or basement has a shorter height than above. This column is called a short column, where with such a structure there can be a risk of structural failure in the short column. With such a short column structure, it is likely that there will be a risk of overturning in the column structure. Thus, this study aims to determine the probability of failure and the reliability of the short column structure. In this study the probability of building failure is calculated using the normal distribution method (Gaussian). The calculation of the normal distribution uses the short column axial force as a variable to calculate the probability. This axial force is obtained from a combination of loading in accordance with SNI 1926-2019 and calculated with the help of the ETABS 2016 software. The results of the probability are calculated based on load variations from 20 tons to 220 tons with intervals of 40. The results of the normal distribution calculation show that the probability value of each load variation is 20 tons by 13.6%, 60 tons at 27.4%, 100 tons at 50%, 140 tons at 69.1%, 180 tons at 86.4%, and 220 tons at load. tons of 95.5%. The reliability values ​​for each load variation are 20 tons 86.4%, 60 tons 72.6% load, 50 tons load 50 percent, 140 tons load 30.9%, 180 tons load 30.9%, load 220 tons 4.5%. Based on the 10-2 earthquake risk limit, the result is 65.72 tons, the load used as a design is a load of 60 tons with a probability of collapse of 27.4% and reliability of 72.6%.
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pekerjaan Pembesian Dan Bekisting Serta Faktor -Faktor yang Mempengaruhinya: Analysis of Labor Productivity of Rebar and Formwork Activity, and Its Affecting Factors Pocut Faradina , Meutia; Sapitri; Elizar; Sri Hartati Dewi
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 02 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(02).25190

Abstract

[ID] Proyek konstruksi pada pekerjaan pembesian kolom dan plat lantai merupakan elemen penting untuk menjaga kekuatan dan stabilitas bangunan. Sumber daya, khususnya tenaga kerja, material, mesin, uang, dan metode, sangat menentukan keberhasilan proyek. Studi ini betujuan menghitung nilai produktivitas pekerja dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja tersebut. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai produktivitas yaitu dengan menggunakan pendekatan productivity rating dan Labor Utilization Rate (LUR). Untuk mendapatkan factor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada responden (tenaga kerja proyek) dan analisis data dilakukan dengan bantuan alat statistic SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas rata-rata pada pembesian kolom, pembesian plat lantai, dan bekisting masing-masing 77,89%, 75,61%, dan 70,86%, menandakan pekerjaan produktif karena nilai di atas 50%. Analisis statistik menunjukkan sembilan variabel tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap produktivitas pekerja (sig 0,828 > 0,05), dan secara parsial variabel tidak memiliki pengaruh signifikan (sig < 0,05). Faktor yang paling dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah kesehatan pekerja dengan nilai t = 1,569 dan sig 0,148. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek kesehatan dalam mendukung produktivitas tenaga kerja dan kesuksesan proyek konstruksi. [EN] Construction projects of rebars' columns and floor are important elements to maintain the strength and stability of the building. Resources, especially labour, materials, machinery, money, and methods, greatly determine the success of a project. This study aims to calculate the value of worker productivity and analyse the factors that affect the productivity of the workforce. The method used to obtain productivity values is by using the productivity rating and Labor Utilization Rate (LUR) approaches. To obtain factors that affect labor productivity, a questionnaire was distributed to respondents (project labor) and data analysis was carried out with the help of SPSS version 25 statistical tool. The results showed that the average productivity of column and floor rebar, as well as formwork, was 77.89%, 75.61%, and 70.86% respectively. It indicates productive work because the value was above 50%. Statistical analysis showed that nine variables had no simultaneous significant effect on worker productivity (sig 0.828 > 0.05), and partially had no significant effect (sig < 0.05). The most dominant factor affecting labor productivity was worker health with a value of t = 1.569 and sig 0.148. These findings confirm the importance of health aspects in supporting workforce productivity and the success of construction projects.
Faktor Pemilihan Lokasi Perumahan di Pekanbaru Astuti, Puji; V. Primananda, Andre; Febby Asteriani
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 02 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(02).25224

Abstract

sehingga meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas perumahan, sosial, dan prasarana kota. Terbatasnya ketersediaan lahan kota menyebabkan harga lahan terus meningkat, memaksa lokasi hunian bergeser ke pinggiran kota. Setiap warga berhak memiliki rumah yang layak dalam lingkungan sehat, aman, dan teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dipertimbangkan masyarakat dalam memilih lokasi perumahan di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, didukung analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan ArcGIS 10, dan analisis statistik dengan SPSS PASW 18. Hasil analisis faktor menunjukkan enam faktor utama yang memengaruhi pemilihan lokasi perumahan: (1) tersedianya jaringan listrik, (2) kedekatan tempat olahraga, (3) topografi dan hidrologi, (4) kualitas pelayanan, (5) kedekatan tempat kerja, dan (6) dilalui transportasi umum. Faktor utama adalah tersedianya jaringan listrik dengan nilai eigenvalue tertinggi, yang meliputi variabel-variabel pendukung seperti tersedianya air bersih, kenyamanan, jaringan telekomunikasi, keamanan, kebersihan, spesifikasi perumahan, kualitas dan lebar jalan, sistem drainase, sistem persampahan, keindahan, desain perumahan, kedekatan terhadap jalan utama, harga perumahan, dan kedekatan fasilitas perdagangan. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman mengenai prioritas masyarakat dalam memilih lokasi hunian dan dapat menjadi acuan perencanaan perumahan yang lebih strategis di Kota Pekanbaru.
Evaluasi Waste Konstruksi Pada Proyek di Pekanbaru: Evaluation of Waste Construction Project in Pekanbaru Khairudin Lubis, Azhar; Elizar; Sapitri; Agus, Firdaus
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 02 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(02).25324

Abstract

[IN] Pembangunan proyek konstruksi di Kota Pekanbaru kerap dihadapkan pada permasalahan waste time (pemborosan waktu) yang berdampak pada keterlambatan pencapaian target waktu pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab waste yang mempengaruhi kinerja waktu proyek konstruksi serta menentukan urutan prioritas indikator penyebab tertinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen kuesioner yang didistribusikan secara purposive sampling kepada responden dari kalangan penyedia jasa dan konsultan supervisi. Data dianalisis menggunakan Software SPSS versi 21 untuk uji validitas, reliabilitas, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian mengidentifikasi 7 variabel dan 35 indikator yang valid dan reliabel. Faktor-faktor tersebut meliputi Sumber Daya Manusia, Manajemen, Material dan Bahan, Pelaksanaan Konstruksi, Eksternal, Desain dan Dokumen, serta Waktu Menunggu. Dari analisis ranking, diperoleh 10 indikator utama penyebab waste time. Indikator dengan nilai tertinggi adalah minimnya koordinasi atau komunikasi (62,1%), diikuti oleh kualitas pengontrolan pekerjaan (57,9%), dan kesalahan dalam dokumen kontrak (56,8%). Sebaliknya, indikator dengan pengaruh terendah adalah waktu perencanaan dan jadwal pengiriman material (14,1%). Temuan ini merekomendasikan peningkatan koordinasi dan pengawasan sebagai langkah kritis untuk meminimalisir waste time dalam proyek konstruksi. [EN] Construction projects in Pekanbaru often encounter time-wasting issues, resulting in delays in achieving project completion targets. This study aims to identify the causal factors that affect waste in construction project time performance and to determine the priority ranking of the most significant indicators. A qualitative approach was employed, utilizing a questionnaire instrument distributed via purposive sampling to respondents from contractors and supervision consultants. The collected data were analyzed using SPSS Software version 21 for validity tests, reliability tests, and descriptive analysis. The results identified 7 valid and reliable variables encompassing 35 indicators. These factors include Human Resources, Management, Materials, Construction Execution, External Issues, Design and Documentation, and Waiting Time. The ranking analysis yielded the top 10 primary indicators causing time waste. The highest-ranked indicator was insufficient coordination or communication (62.1%), followed by poor quality of work control (57.9%), and errors in contract documents (56.8%). Conversely, the indicator with the lowest impact was planning time and material delivery scheduling (14.1%). These findings recommend enhancing coordination and oversight as critical steps to minimize time waste in construction projects.
Evaluasi Penggunaan Alat Berat Pada Pekerjaan Timbunan Proyek Pembangunan Red Fox Residence: Evaluation of Heavy Equipment for the Filing Work of the Red Fox Residence Project Construction Rispa Musdalifah, Happyza; Sapitri
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 02 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(02).25434

Abstract

[IN] Pelaksanaan pekerjaan proyek Perumahan Red Fox Residence mengalami penambahan elevasi tanah yang mengakibatkan penambahan biaya pada pekerjaan timbunan. Luas awal area tanah perumahan yang akan ditimbunan adalah 14.080m2, namun setelah dilakukan pengukuran ketinggian jalan penghubung perumahan, ternyata elevasi tanah harus ditambah 0,21 m untuk mengimbangi ketinggian jalan. Terkait hal tersebut, kontraktor menghitung ulang biaya pekerjaan penimbunan dilokasi perumahan Red Fox Residence. Komposisi alat berat pada eksisting rancana kontraktor sebanyak 1 unit excavator, 5 unit dump truck, dan 1 unit bulldozer. Dengan nilai proyek sebesar Rp.479.370.912,27 pekerjaan tersebut dijadwalkan pelaksanaannya selama 25 hari yaitu dari tanggal 25 April 2021 sampai dengan 30 Mei. Terkait dengan adanya penambahan volume pekerjaan, maka tujuan penelitian ini menganalisis kebutuhan alat berat yang optimal dan berapa estimasi biaya yang dibutuhkan. Metode yang dilakukan adalah dengan pendekatan deskriptif dengan perhitungan alat berat yang diatur melalui Permen PUPR NO.28/PRT/M/2016 Tentang Pedoman AHSP Bidang PU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat berat yang direkomendasikan adalah sebanyak 1 unit excavator, 11 unit dump truck, dan 1 unit bulldozer. Pekerjaan penimbunan tersebut selama 14 hari, dengan biaya Rp.423.281.968,84. Selisih penyelesaian waktu lebih cepat 11 hari dari eksisting rencana dan selisih biaya sebanyak Rp56.088.943,43. Dengan demikian, pekerjaan yang direkomendasikan tersebut cocok dipakai dalam proyek timbunan pekerjaan penimbunan Perumahan Red Fox Residence. [EN] The construction of the Perumahan Red Fox Residence project has experienced an increase in soil elevation, which has resulted in additional costs for the heap work. The initial area of the residential land to be piled up is 14,080 m², but after measuring the height of the road connecting the housing, it was found that the elevation of the soil must be increased by 0.21 m to compensate for the road's height. In this regard, the contractor recalculated the cost of the stockpiling work at the Red Fox Residence housing location. The composition of heavy equipment in the existing contractor's plan is 1 unit of excavator, 5 units of dump trucks, and 1 unit of bulldozer. With a project value of Rp. 479,370,912.27, the work is scheduled to be carried out for 25 days, from April 25, 2021, to May 30. Related to the increase in work volume, the purpose of this study is to analyze the optimal need for heavy equipment and how much is the estimated cost. The method carried out is a descriptive approach with the calculation of heavy equipment regulated through the Minister of PUPR Regulation NO.28/PRT/M/2016 concerning AHSP Guidelines for Public Works Sector. The results of the study showed that the recommended use of heavy equipment was 1 unit of excavator, 11 units of dump truck, and 1 unit of bulldozer. The hoarding work lasted for 14 days, at a cost of Rp 423,281,968.84. The difference in completion time is 11 days faster than the existing plan, and the cost difference is IDR 56,088,943.43. Thus, the recommended work is suitable for use in filling work of the Perumahan Red Fox Residence project.

Page 1 of 1 | Total Record : 5