cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2009)" : 7 Documents clear
STUDI FASE TERJADINYA REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN BIREUEN Muhammad Yanis
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.435

Abstract

Rework memegang peranan utama pada pembengkakan biaya dan keterlambatan proyek dan dapat memberikan dampak buruk pada performa dan produktifitas. Dengan mempertimbangkan bahwa dampak buruk yang diberikan cukup besar, maka usaha-usaha untuk mengurangi rework pada tahap konstruksi sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fase terjadinya pekerjaan ulang ( rework ) pada pekerjaan konstruksi gedung di Kabupaten Bireuen. Data diperoleh dengan memberikan kusioner berskala Likert kepada pemilik proyek sebanyak 3 sampel, konsultan pengawas sebanyak 15 sampel, dan kontraktor pelaksana sebanyak 20 sampel, dengan pengelompokkan fase rework ke dalam efek fase desain, fase konstruksi dan keduanya. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan software SPSS version 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase desain menjadi fase utama terjadinya rework disusul dengan fase konstruksi dan kedua fase desain dan konstruksi.Kata-kata kunci: fase rework, konstruksi gedung
KAJIAN PEMANFAATAN DEBIT SUNGAI KREUNG KEUREUTO BAGI PENGEMBANGAN KOTA LHOKSUKON SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN Kurniati Kurniati
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.431

Abstract

Studi ini untuk mengetahui pemanfaatan debit Sungai Kreung Keureuto, agar dapat memberikan konstribusi bagi pengembangan Kota Lhoksukon. Metoda yang digunakan adalah membandingkan debit air sungai dengan kebutuhan air bagi masyarakat, kebutuhan air untuk irigasi dan perawatan sungai. Hasilnya menunjukkan debit terbesar adalah 457,81 m3/detik atau 39.554.352 m/hari. Debit nyata adalah 2,79 m3/detik atau 241.056 m 33/hari. Kelebihan air bagi masyarakat dengan pertumbuhan yang cepat sebesar 0,67% adalah 2.263,92 m3/hari, untuk 2,4% adalah 2.594,446 m/hari. Kebutuhan air irigasi adalah 1.545.696 m3/hari. Debit untuk perawatan adalah 852.510,08 m3 3/hari. Debit sisa untuk budidaya ikan adalah 51.840m3/hari.
ANALISIS HIDROLOGI DAN BAKU MUTU AIR SUNGAI PADA RENCANA PEMBANGUNAN WATER TREATMENT PLANT DI DESA UJONG PACU KOTA LHOKSEUMAWE Tety Sriana
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.436

Abstract

Sumber air baku yang direncanakan sebagai sumber air Water Treatment Plant ( WTP ) di Kota Lhokseumawe salah satunya adalah di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Pemerintah Kota Lhokseumawe, yang direncanakan berasal dari air permukaan ( surface water supply) diambil dari Sungai Ujung Pacu. Studi ini bertujuan secara umum untuk melakukan analisis hidrologi dan kualitas air baku sebagai pengembangan potensi Desa Ujong Pacu sebagai kawasan sumber air baku penyediaan air minum bagi Kota Lhokseumawe. Data yang dikumpulkan meliputi data hidrologi ( debit sungai, pengukuran pasang surut, evaporasi ) dan data laboratorium air baku. Dari hasil pengolahan dan analisa data diketahui bahwa debit rerata Sungai Ujong Pacu selama survey pengambilan data adalah 12,279 m3/detik, dengan debit terkecil yang terjadi adalah sebesar 6,627 m3/detik atau 6627 liter/detik. Debit minimum ini telah cukup untuk WTP yang direncanakan dengan kapasitas 50 liter/detik atau 1,524 cfs. Naik dan turun air permukaan sungai karena pasang naik dan surut air laut terjadi mak simal nya rata-rata lebih kurang selama 9 jam tiap harinya. Evaporasi terbesar terjadi pada bulan Agustus, yaitu sebesar 13,868 mm/hari. Nilai evaporasi ini adalah sebesar 10,413% dari total evaporasi harian tiap bulannya selama setahun. Nilai ini masih di bawah nilai persentase evaporasi maksimum yang biasa terjadi pada bulan evaporasi maksimum yaitu sebesar 20%. Sungai Ujong Pacu adalah sungai dengan kandungan bahan organik yang tinggi, air baku tidak ada indikasi tercemar logam berat, meskipun demikian air tidak memenuhi syarat sebagai air minum, tapi memenuhi syarat sebagai sumber bahan baku air minum dengan treatment tertentu.Kata-kata kunci: Water Treatment Plant ( WTP ) , analisis hidrologi, kualitas air baku
STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN LOKASI PERUMAHAN DITINJAU DARI ASPEK TRANSPORTASI Munardi Munardi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.432

Abstract

ABSTRAK Salah satu aspek pendukung yang tidak bisa diabaikan adalah dalam memilih lokasi perumahan adalah aspek transportasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui aspek-aspek transportasi yang berpengaruh terhadap pemilihan suatu lokasi perumahan. Survai kuisioner dilakukan terhadap penghuni kawasan Perumahan Mutiara Indah dengan metode pengambilan sampel simple random sampling. Identifikasi faktor pengaruh didapatkan dari analisis terhadap aspek-aspek transportasi berdasarkan nilai rerata aspek. Aspek transportasi yang dijadikan variabel penelitian meliputi: aksesibilitas lokasi, kelancaran lalulintas, ketersediaan sarana transportasi umum, kondisi jalan utama, kondisi jalan perumahan, kondisi lebar jalan perumahan, ketersediaan sarana parkir umum. Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui variabel valid dan reliabel dijadikan instrumen penelitian. Hasil analisis menunjukan bahwa aspek-aspek transportasi yang berpengaruh terhadap pemilihan lokasi perumahan pada komplek perumahan panggoi atas dan komplek perumahan mutiara indah diurut berdasarkan proiritas yaitu : aksesibilitas lokasi, ketersediaan sarana transportasi umum, kelancaran lalulintas, kondisi lebar jalan perumahan, kondisi jalan perumahan, kondisi jalan utama, dan ketersediaan sarana parkir umum.
ANALISIS PENERAPAN LAJUR PASANG SURUT PADA RUAS JALAN BANDA ACEH – MEDAN ( Studi Kasus: Daerah Cunda, Kota Lhokseumawe ) Andrian Kaifan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.437

Abstract

Pada jalur lalulintas arah Kota Medan ke Kota Banda Aceh daerah Cunda menuju atau masuk ke Kota Lhokseumawe, lalulintasnya jauh lebih banyaknya dari pada arah sebaliknya, maka menimbulkan permasalahan pada jalur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penerapan skenario manajemen lalulintas pada ruas Jalan Banda Aceh – Medan pada area Daerah Cunda, Kota Lhokseumawe dengan penggunaan lajur pasang surut ( tidal lane ) . Data yang dikumpulkan adalah volume lalulintas ruas dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00 pada hari kerja hari Senin. Pengolahan analisis data menggunakan metoda MKJI 1997. Dari hasil penelitian diperoleh derajat kejenuhan arah Banda Aceh – Medan rerata 0,69 untuk jam puncak pagi, siang dan sore dengan tingkat pelayanan C. Dengan penerapan lajur pasang surut pada jam-jam pucak, tingkat pelayanan dapat menjadi lebih baik dengan tingkat pelayan B untuk tiap jam sibuk pagi, siang dan sore.Kata-kata kunci: manajemen lalulintas, lajur pasang surut, tingkat pelayanan
ANALISIS EFEK-EFEK YANG TERJADI AKIBAT REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Khamistan Khamistan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.433

Abstract

ABSTRAKRework adalah salah satu kontributor utama pada pembengkakan biaya dan keterlambatan proyek dan dapat memberikan dampak buruk pada performa dan produktifitas, baik konsultan maupun kontraktor. Dengan mempertimbangkan bahwa dampak buruk yang diberikan cukup besar, maka usaha-usaha untuk mengurangi rework pada tahap konstruksi sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek -efek yang terjadi sebagai akibat pekerjaan ulang ( rework ) pada pekerjaan konstruksi gedung di Kabupaten Bireuen. Data diperoleh dengan memberikan kusioner berskala Likert kepada pemilik proyek sebanyak 19 sampel, konsultan pengawas sebanyak 14 sampel, dan kontraktor pelaksana sebanyak 30 sampel, dengan pengelompokkan efek rework ke dalam efek bertambahnyapanjangnya waktu pengerjaan konstruksi, klaim kontrak, ketidakpuasan klien, bertambahnya biaya proyek, ketidakpuasan kontraktor dan ketidakpuasan team desain. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan software SPSS version 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek ketidakpuasan kontraktor menjadi efek utama, disusul dengan kejadian klaim kontrak dan ketidakpuasan klienKata-kata kunci: efek rework, konstruksi gedung, ranking
EVALUASI OPERASIONAL DAN PERBAIKAN KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG DENGAN SINYAL PADA RUAS JALAN MERDEKA LHOKSEUMAWE Rosalina Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i1.434

Abstract

Suatu keadaan operasional lalu lintas pada persimpangan panjang siklus ( c ) mempengaruhi tundaan kendaraan rata-rata yang melewati persimpangan. Kesempatan melewati persimpangan diberikan secara bergiliran pada masing-masing pergerakan. Keadaan ini tidak ekonomis, sehingga dibuat sistem koordinasi lampu lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat pelayanan dan pengaturan koordinasi sinyal pada tiga persimpangan bersinyal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada jam puncak untuk tingkat pelayanan persimpangan bersinyal berdasarkan beban load factor untuk Simpang Bank Indonesia pada pukul 07.00-08.00 dan pukul 12.00-13.00 Wib tingkat pelayanan C. Tingkat pelayanan Simpang Baiturrahim pada pukul 07.00-08.00 tingkat pelayanan D, pada pukul 12.00-13.00 tingkat pelayanan C. Tingkat pelayanan Simpang Jam pada pukul 07.00-08.00 tingkat pelayanan C dan pada pukul 12.00-13.00 tingkat pelayanan D. Panjang siklus untuk koordinasi diambil 80 detik dengan kecepatan rata yang dikoordinasikan 35 km/jam. Dengan terkoordinasikannya ketiga simpang tersebut, maka akan mengurangi tundaan ( delay ) sehingga dapat menghemat waktu dan operasional perjalanan.Kata-kata kunci: sinyal, koordinasi, waktu siklus

Page 1 of 1 | Total Record : 7