IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam
Jurnal IMANENSI sangat menghargai pikiran-pikiran baru, inovatif, kritis dan menantang utuk memicu lahirnya konsep dan praktik ekonomi yang Islami sesuai maqashid syariah (tujuan syariah) untuk kemaslahatan/kesejahteraan umat serta kemajuan peradaban yang lebih baik. Tujuan dari jurnal IMANENSI ini adalah (1) Membuka wawasan pendekatan Islami dalam penelitian Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi; (2) Memberikan inspirasi bagi pengembangan Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Islam secara luas; (3) Mendorong hadirnya konsep dan praktik Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Islam.
Articles
113 Documents
Daftar Isi Vol 3 No 1
IMANENSI
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 3 No 1 (2018): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.925 KB)
Daftar Isi IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 3 No 1
Daftar Isi Vol 4 No 2
IMANENSI
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (130.4 KB)
Daftar Isi IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 4 No 2
Dimensi ketuhanan dalam pendidikan akuntansi
Nurhuda;
Novanda Eka Saputra;
Hendrika Betani Hernanda;
Elana Era Yusdita
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.122 KB)
|
DOI: 10.34202/imanensi.4.2.2019.1-8
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana seorang tenaga pendidik dalam menghadirkan dimensi ketuhanan dalam proses pembelejaran. Kelas yang digunakan sebagai subyek penelitian adalah kelas pedidikan akuntansi pada perguruan tinggi swasta di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan berlandaskan pada paradigma interpretif dan pendekatan etnometodologi. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan tenaga pedidik dalam menghadirkan dimensi ketuhanan adalah melalui upaya mengahadirkan Tuhan sebelum proses pembelajaran dimulai diantaranya adalah dengan acara mengawali setiap aktivitas dengan doa, dan mengkonstruksi hukum fiqih terhadap materi yang disampaikan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran spiritual (SQ) mahasiswa agar terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan terhadap nilai, norma, maupun kode etik profesi yang pada akhirnya merugiakan nama baik profesi, masyarakat maupun negara. ABSTRACT This study aims to find out how an educator presents a divine dimension in the learning process. Classes used as research subjects are accounting education classes at private universities in East Java. The method used is a qualitative method based on the interpretive paradigm and ethnometodology approach. The results of this study concluded that the efforts made by educators in presenting the divine dimension were through efforts to present God before the learning process began including the event to initiate each activity with prayer, and construct the law of jurisprudence on the material presented. These efforts were carried out to increase student awareness to avoid various forms of deviation from the values, norms, and professional codes of ethics which ultimately harmed the name of both the profession, society and the state.
Daftar Isi Vol 3 No 2
IMANENSI
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 3 No 2 (2018): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.427 KB)
Daftar Isi IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 3 No 2
Daftar Isi Vol 4 No 1
IMANENSI
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 1 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.472 KB)
Daftar Isi IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 4 No 1
Kepatuhan dalam siklus pajak pertambahan nilai
Wahyuni Ningsih;
Novrida Qudsi Lutfillah
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.544 KB)
|
DOI: 10.34202/imanensi.4.2.2019.16-23
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepatuhan wajib pajak badan dalam perhitungan, pembayaran dan pelaporan SPT masa pajak pertambahan nilai (PPN). Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada PT. Duo Makmur. Hasil penelitian menunjukan faktur pajak merupakan alat yang dipakai oleh wajib pajak badan dalam mengatur pembayaran dan pelaporan PPN, selain itu kebijakan perusahaan mengenai penetapan tarif kurang bayar berimbas pada kepatuhan wajib pajak badan. Abstract The purpose of this study is to study tax obligations in the calculation, payment, and reporting of tax returns on value added tax (VAT) periods. The method used is qualitative research with case studies at PT. Prosperous Duo. The results of the study show that taxes are levied by corporate taxpayers in VAT payments and reporting, in addition to the company's policy on determining underpayment rates when affected by corporate taxpayers.
Equity-based crowdfunding : alternatif penerapan akad mudharabah berbasis non bank
Febrina Nur Ramadhani
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (517.01 KB)
|
DOI: 10.34202/imanensi.4.2.2019.9-15
Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh tentang penggunaan equity-based crowdfunding sebagai alternatif penerapan akad mudharabah yang berbasis non bank. Pada equity-based crowdfunding, penerbit adalah mudarib (wiraswasta) sementara platform crowdfunding hanya bertindak sebagai agen berdasarkan konsep wakalah. Sehingga, penerbit hanya dikenakan biaya penggunaan platform. Selanjutnya, Shahibul maal (penyedia modal) adalah investor yang telah menyumbangkan uang mereka secara online melalui platform elektronik. Tetapi harus diperhatikan di sini bahwa pada platform penjelasan tentang rasio pembagian laba dan rugi harus dicantumkan, sehingga sesuai dengan prinsip akad mudharabah. Abstract This article aims to further examine the use of equity-based crowdfunding as an alternative to the application of non-bank-based mudharabah agreements. In equity-based crowdfunding, the publisher is mudarib (entrepreneur) while the crowdfunding platform only acts as an agent based on the concept of time. Thus, publishers are only charged for using the platform. Furthermore, Shahibul maal (capital provider) is an investor who has donated their money online through an electronic platform. But it must be noted here that on the platform an explanation of the profit and loss sharing ratio must be listed, so that it is in accordance with the mudharabah contract principle.
Internalisasi nilai “ilir-ilir” pada pendidikan akuntansi: Dari “sandang” menuju “ageman”
Darti Djuharni;
Sonhaji Sonhaji;
Nur Alimin Azis
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.461 KB)
|
DOI: 10.34202/imanensi.4.2.2019.24-43
This article aims to explore the poetical value "Ilir-Ilir", has a Javanese culture style, to be articulated in the development of accounting education. The phenomenon of accounting practices in Indonesia that deviates from propriety and goodness, should make academics and accounting practitioners aware of the solution. Data is collected through reading the literature to explore the value of poetry "ilir-ilir". Data analysis uses Self as the main analysis tool with the help of Barthes Semiotics research method. The analysis is carried out through two levels of significance, namely denotation analysis and connotation, myth and symbol analysis. This research succeeded in uncovering the value of the poetry "Ilir-Ilir", so that concepts and principles can be identified that should smear accounting education in Indonesia.
Praktik jual beli kambing dengan system trade in dalam perspektif hukum islam
Afifatul Amaliyah;
Tumirin Tumirin
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 4 No 2 (2019): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (685.355 KB)
|
DOI: 10.34202/imanensi.4.2.2019.44-60
Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami perspektif hukum Islam terhadap praktik jual beli kambing dengan system trade in. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode epistemologi bayani dan epistemologi burhani yaitu menggunakan penguasaan teks dan akal untuk menafsirkan Al-Qur’an dan as-sunnah. Hasil penelitian menunjukkan praktik jual beli kambing dengan system trade in (tukar tambah) di perbolehkan dalam sudut pandang hukum Islam, dengan syarat nilai kambing harus diketahui oleh kedua belah pihak sehingga tidak ada nilai barang yang gharar, jual beli harus diadakan kesepakatan kedua belah pihak, dan kambing yang diperjualbelikan harus kambing yang halal dan tidak cacat. Abstract The purpose of this study is to understand the perspective of Islamic law on the practice of buying and selling goats with a system trade-in. This study uses a normative approach with the botanical epistemology bayani and the burhani epistemology, namely using mastery of the text and reason to interpret the Al-Qur’an, as-sunnah. The result show that the practice of buying and selling goats with a trade-in system allowed in the viewpoint of Islamic law, provided that the value of the goat must be known by both parties so that there is no value goods that gharar, and the goats that are traded must be halal and non-defective goats.
Circle bottom line: mengkonstruksi akuntansi sosial-lingkungan dalam bingkai spiritualitas
Febrina Nur Ramadhani;
Dessy Ekaviana
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 5 No 1 (2020): Imanensi : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.5.1.2020.17-24
Abstrak Tulisan ini mencoba untuk menyempurnakan konsep triple bottem line dengan menyusun kembali relasi antara dimensi triple P dan spiritualitas, yang kemudian dinamakan circle bottom line. Circle bottom line mencakup tiga dimensi yakni people (sosial), planet (lingkungan), profit (ekonomi) yang dilandasi dimensi spiritualitas dalam pengukurannya. Dimensi spiritualitas yang digunakan yakni spirit religius. Dalam hal ini adalah konsep Eco-Theology Islam yang mencakup tiga prinsip, yakni tawhīd (kesatuan seluruh makhluk), amānah-khalīfah (kejujuran-kepemimpinan), dan ākhirah (tanggung jawab). Relasi antar dimensi circle bottom line yang berbasis prinsip-prinsip Islam pada Eco-Theology Islam kemudian dijadikan sebagai dasar penerapan akuntansi sosial-lingkungan. Abstract This paper tries to refine triple bottem line concept by rearranging the relations between triple P dimensions and spirituality, which is then called circle bottom line. Circle bottom line includes three dimensions, namely people (social), planet (environment), profit (economy) based on the dimensions of spirituality in measurement. The dimension of spirituality used is religious spirit. In this case the concept of Eco-Theology of Islam includes three principles, namely tawhīd (unity of all beings), amānah-khalīfah (honesty-leadership), and ākhirah (responsibility). The inter-dimensional relationship of circle bottom line based on Islamic principles in the Eco-Theology of Islam is then used as the basis for the application of social-environmental accounting.