cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2020): April 2020" : 6 Documents clear
PENERAPAN KEGIATAN MGMP GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER PROSES PEMBELAJARAN Nelson Tambunan
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.456

Abstract

Abstract: This research is a school action research, with the research subjects of 16 teachers of SMA Negeri 2 Lintongnihuta. The object in this study is the result of the assessment of the ability of teachers in the use of learning media and the school environment as a source of learning in the teaching and learning process through the eye teacher deliberation activity. The instrument used was the Observation Sheet. Based on the results of the assessment, the number of teachers in cycle I who have been able to use learning media and the school environment as a learning resource in the "good" minimum category is 10 teachers or 62.50%, while the number of teachers in cycle II who are able to use it Learning media and the school environment as a source of learning in the "good" minimum category were 15 teachers or 93.75%. From the results of cycle I and cycle II actions, through the Implementation of Subject Teacher Deliberative Activities, it can improve the ability of teachers to use learning media and the learning resource school environment at SMA Negeri 2 Lintongnihuta for the 2018/2019 Academic Year.Keywords: learning media; learning resources; school environmentAbstrak: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, dengan subjek penelitian guru SMA Negeri 2 Lintongnihuta yang berjumlah 16 orang. Objek dalam penelitian ini adalah hasil penilaian Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Dan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Dalam Proses Belajar Mengajar Melalui Kegiatan Musyawarah Guru Mata. Instrumen yang digunakan adalah Lembar Observasi. Berdasarkan hasil penilaian Jumlah guru pada siklus I yang telah mampu dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang berada pada kategori minimal “baik” sebanyak 10 orang guru atau sebesar 62,50 %, sementara Jumlah guru pada siklus II yang mampu dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada kategori minimal “baik” sebanyak 15 orang guru atau sebesar 93,75%. Dari hasil tindakan siklus I dan siklus II maka melalui Penerapan Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran dan lingkungan sekolah sumber belajar di SMA Negeri 2 Lintongnihuta Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata kunci: lingkunngan sekolah; media pembelajaran; sumber belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN METODE DRILL Sri Sutarni; Andy Sapta
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.451

Abstract

Abstract: This study aims to see the increase in student learning outcomes using the drill method in Mathematics in Class IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane for the 2018/2019 school year. The research subjects of the fourth grade students were 18 students who would be given action in the form of practice using the Drill method. This research method is classroom action research. To obtain the data in this study, a test result of learning I and a test of learning outcome II were carried out in the form of an application of 10 essay questions. After the data was collected and analyzed, it was obtained from 18 students who were the subjects of this study, it turned out that only 12 students (66.66%) had completed learning. The average value obtained only reached 74.16. Whereas in cycle II it can be seen that the students' ability to test classical learning outcomes has increased. It turns out that 17 students (94.44%) who already have complete learning, while the rest, namely 1 student (5.55%) have not had complete learning. The average value obtained only reaches 80.55. It can be concluded that learning using the training method can improve learning outcomes in Mathematics in grade IV SD Negeri 013845 Lestari subdistrict Buntu Pane district Asahan school year 2018/2019.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan metode drill pada mata pelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri 013845 Lestasi kec. Buntu Pane tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini siswa kelas IV yaitu dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang yang akan diberikan tindakan berupa pengajaran dengan penggunaan metode Drill. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan tes hasil belajar I dan tes hasil belajar II yang berbentuk aplikasi soal essay sebanyak 10 soal. Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh dari 18 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 12 siswa (66,66%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 74.16. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata 17 orang siswa (94.44%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 1 orang siswa (5.55%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 80,55. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SD Negeri 013845 Lestari kec. Buntu Pane kab. Asahan tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci: guru pembimbing; kepercayaan; konseling
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn Kasti Panjaitan
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.452

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the application of the think talk write type of cooperative learning model to improve student learning outcomes in Civics class III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. This research was conducted at SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV and was implemented from February to April 2019. The subjects in this study were all students of grade III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV with 28 students participating in this study. The results showed that the think talk write learning model can improve student learning completeness and student learning activities, as evidenced by the results of student tests of student learning completeness. In the first cycle the average test score was 70.0 with learning completeness by 46% and in the second cycle the average test score was 82.9 with learning completeness increased to 86%, so that it succeeded in providing classical learning outcomes.Keywords: counseling; trust; tutorAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn di kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dan pelaksanaannya pada bulan Februari sampai dengan April 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 014687 Rawang Pasar IV dengan jumlah siswa yang terikut dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran think talk write dapat meningkatkan ketuntasan pembelajaran siswa dan aktivitas belajar siswa, terbukti dari hasil tes siswa ketuntasan pembelajaran siswa. Pada siklus I rata-rata nilai tes 70,0 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 46% dan pada siklus II rata-rata nilai tes 82,9 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 86%, sehingga berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.Kata kunci: think talk write
OBSERVASI SUPERVISI KEPENDIDIKAN TERHADAP HASIL KOMPETENSI DAN KINERJA GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Suparti Suparti
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.453

Abstract

Abstract: The subjects of this study were teachers of SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan Academic Year 2019/2020. The location of this research was carried out at SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan. When the research was carried out from July 2019 to October 2019, it was obtained from the results of observations from the first cycle of the teacher's attitude in compiling good lesson units with an average of 62.17. The principal was very enthusiastic about carrying out the preparation of good lesson units compiled by teachers in the moderate category with an average of 68.33. The data obtained from the results of observations in cycle I and cycle II of teacher attitudes in compiling and practicing in class is quite good, with an average value of 84.22 teachers at SDN Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan was very enthusiastic about carrying out the preparation of lesson units and practicing them well. One step from the results of the assessment on the implementation in class is quite good. Paying attention to the results in cycle II reflecting on the results obtained by researchers in cycle II there has been an increase in the ability of teachers at SD Negeri 013887 Asahan Mati subdistrict Tanjung Balai district Asahan in compiling and practicing good lesson units even though they are not maximal, namely 8.00.Keywords: supervision, competence, performanceAbstrak: Subjek penelitian ini adalah Guru-guru SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan Tahun Pelajaran 2019/2020. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019 s/d Oktober 2019. di peroleh dari hasil observasi dari siklus I ini sikap guru dalam menyusun satuan pelajaran yang baik “ nilai kurang” dengan rata-rata 62.17. kepala sekolah sangat antusias melaksanakan penyusunan satuan pelajaran yang baik yang disusun oleh guru dalam kategori cukup dengan rata-rat 68.33. Data yang diperoleh dari hasil observasi pada siklus I dan siklus II sikap guru dalam menyusun dan memprektekkan dikelas cukup baik, dengan rata-rata nilai 84.22 guru-guru di SDN Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan sangat antusias melaksanakan penyusunan satuan pelajaran dan mempraktekkan nya dengan baik. Sedangkah dari hasil penilaian terhadap penilaian dalam implementatif di kelas cukup baik. Memperhatikan hasil pada siklus II melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh peneliti pada siklus II ini sudah ada peningkatan kemampuan guru-guru SDN Negeri 013887 Asahan Mati Kec. Tanjung Balai Kab. Asahan dalam menyusun dan mempraktekkan satuan pelajaran yang baik walaupun belum maksimal yaitu 8.00.Kata kunci: supervise, kompetensi, kinerja
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA JERMAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POWER OF TWO Frida Br. Girsang
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.454

Abstract

Abstract: Student learning outcomes by applying the Power Two learning model are increasing. Before the class action was carried out the average value of German language subjects for students in class XI was 60.01 with a standard deviation of 12.80. After taking action on the first cycle the average student learning outcomes value becomes 71.50 and the standard deviation is 7.25. Similarly in the second cycle the average student learning outcomes increased, which was 80.07 in the good category with a standard deviation of 7.21. Before the average category of action was carried out the student learning outcomes were in the low category with a completeness level of 37.5% (out of 40 students there were 15 people who completed). In the first cycle after the action was taken the student learning outcomes were in the medium category with an completeness level of 85% (34 people completed from 40 students). In the second cycle after further action was taken as a result of reflection the first cycle of student learning outcomes was in the high category (average value 80.07) with a percentage of completeness of 97.5%.Keywords: learning outcomes; power of twoAbstrak: Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Power Two menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan kelas nilai rata-rata mata pelajaran Bahasa Jerman siswa di kelas XI adalah 60,01 dengan simpangan baku 12,80. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 71,50 dan standar deviasi 7,25. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa terjadi peningkatan, yaitu 80,07 berada pada kategori baik dengan simpangan bakunya 7,21. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 37,5 % (Dari 40 orang siswa ada 15 orang yang tuntas). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 85 % (34 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil dari refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi (nilai rata-rata 80,07) dengan presentase tingkat ketuntasan 97,5 %.Kata kunci: hasil belajar; power of two
UPAYA MENINGKATKAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Sukarlo Manik
JURNAL PENA EDUKASI Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v7i1.455

Abstract

Abstract: The objectives of this study were: (1) To find out how to improve the learning activities of students in class VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat 2018/2019 academic year; (2) How big is the effect of tutoring on the learning activities of students in class VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat 2018/2019 academic year. The learning improvement procedure includes the implementation of classroom action research in 2 cycles. In the first cycle of the 6 categories observed in the tutoring service, only 2 were included in the "Good Enough" category, namely: (1) Listening to / paying attention to teacher explanations, (2) Students' interest in learning, when using tutoring, while 4 activities students are still in the "Not Good" category, namely: (1) active in asking, (2) asking the teacher, (3) discussing with friends, and (4) concluding the function and purpose of the service. In the second cycle of the 6 categories observed in the tutoring service, only 4 student activities were included in the "Good" category, namely: (1) Listening to / paying attention to the teacher's explanation, (2) Students' interest in learning, (3) asking the teacher, and (4) discussing with, while 2 student activities are still in the "Good Enough" category, namely: (1) active in asking, and (2) concluding the function and purpose of the service.Keywords: counseling guidance; tutoring servicesAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui cara meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat tahun pelajaran 2018/2019; (2) Seberapa besar pengaruh bimbingan belajar terhadap aktivitas belajar peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Sei Kepayang Kec. Sei Kepayang barat tahun pelajaran 2018/2019. Prosedur perbaikan pembelajaran meliputi kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan kelas dalam 2 siklus. Pada siklus I dari 6 kategori yang diamati dalam layanan bimbingan belajar hanya 2 yang masuk dalam kategori “Cukup Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan peserta didik untuk belajar, bila menggunakan bimbingan belajar, sedangkan 4 aktivitas siswa masih dalam kategori “Kurang Baik” yaitu: (1) aktif dalam bertanya, (2) bertanya pada guru, (3) berdiskusi dengan teman, dan (4) menyimpulkan fungsi dan tujuan layanan. Pada siklus II dari 6 kategori yang diamati dalam layanan bimbingan belajar hanya 4 aktivitas siswa yang masuk dalam kategori “Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan peserta didik untuk belajar, (3) bertanya pada guru, dan (4) berdiskusi dengan, sedangkan 2 aktivitas siswa masih dalam kategori “Cukup Baik” yaitu: (1) aktif dalam bertanya, dan (2) menyimpulkan fungsi dan tujuan layanan.Kata kunci: bimbingan konseling; layanan bimbingan belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 6