cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Prologia" : 33 Documents clear
Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Brand Experience terhadap Brand Trust (Studi terhadap Pengguna OVO di Jakarta) Karin Charvia; Rezi Erdiansyah
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6483

Abstract

This study aims to determine the effect of electronic word of mouth and brand experience on brand trust of OVO users in Jakarta. Data collection by distributing questionnaires to 100 respondents. The data analysis method in this study uses SEM through the Lisrel 8.70 application. The results showed that there was a significant influence of electronic word of mouth and brand experience on brand trust. Between the two dependent variables, what has a greater influence on brand trust is electronic word of mouth. The conclusion of this research to improve brand trust can be done by improving electronic word of mouth and brand experience.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth dan brand experience terhadap brand trust para pengguna OVO di Jakarta. Pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM melalui aplikasi Lisrel 8.70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan electronic word of mouth dan brand experience terhadap brand trust. Diantara kedua variabel dependen maka yang memiliki pengaruh lebih besar terhadap brand trust adalah electronic word of mouth. Kesimpulan dari penelitian ini untuk meningkatkan brand trust dapat dilakukan dengan cara memperbaiki electronic word of mouth dan brand experience.
Strategi Promosi Penyanyi Cover di Media Sosial Mulyani Citra Setiawati; Farid Rusdi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6502

Abstract

The development of the internet can be felt significantly by the community, such as the emergence of social media. Utilization of social media is currently quite extensive. Many cover singers use social media to promote the results of their creativity on Instagram and sometimes they immediately get a positive response from their followers. A cover singer is a singer who sings someone's original song. In this case, the formulation in this study is to find out the promotional strategies adopted by cover singers on Instagram social media, to find out the strengths and weaknesses of Instagram social media in the promotion process. The theoretical foundation used in this study include promotional strategies, social media, and Instagram. The approach method used in this research is a qualitative approach. The speakers in this study were three cover singers namely Rama Davis, Raynaldo Wijaya, Alya Nur Zurayya who used social media as a means to promote and provide information to their followers and one expert on social media 'Abang' Edwin Syarif Agustin. The results of this study indicate that the promotional strategy adopted in social media for these three cover singers is to utilize free and paid features found on Instagram that are packaged differently. One of Instagram's strengths is being able to include a number of features like swipe up that are easy to use. This is what makes people want to do promotions on Instagram.Perkembangan internet sudah dapat dirasakan secara signifikan oleh masyarakat, seperti kemunculan media sosial. Pemanfaatan media sosial saat ini cukup luas. Banyak penyanyi cover yang menggunakan media sosial untuk mempromosikan hasil kreativitasnya di Instagram dan terkadang mereka langsung mendapatkan respon positif dari pengikutnya. Penyanyi cover ialah penyanyi yang menyanyi ulang lagu original seseorang. Dalam hal ini, perumusan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi yang diterapkan oleh penyanyi cover di media sosial Instagram, untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pada media sosial Instagram dalam melakukan proses promosi. Landasan teoritik yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya ialah strategi promosi, media sosial, dan Instagram. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Narasumber dalam penelitian ini ialah tiga orang penyanyi cover yaitu Rama Davis, Raynaldo Wijaya, Alya Nur Zurayya yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk melakukan promosi dan memberikan informasi kepada pengikutnya dan satu narasumber ahli media sosial ‘Abang’ Edwin Syarif Agustin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi promosi yang diterapkan di media sosial ketiga penyanyi cover ini ialah memanfaatkan fitur-fitur gratis dan berbayar yang terdapat di Instagram yang dikemas secara berbeda. Salah satu kelebihan Instagram adalah mampu mencakup sejumlah fitur seperti swipe up yang mudah digunakan. Hal inilah yang membuat orang ingin melakukan promosi di Instagram.
Analisis Employee Relations melalui Training dalam Membangun Loyalitas Karyawan (Studi pada Karyawan Divisi Teknik PT. Pelita Air Service) Syannaz Berliana Herpridjihan; Lusia Savitri Setyo Utami
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6513

Abstract

One of the functions of Public Relations is to establish harmonious relationships, both internal and external. Internal relationships in the form between the company and employees or employees and employees. Employee relations (internal relations) is an internal relationship maintained by the company so that employees feel comfortable, cared for by the company so that in the end it will generate a sense of loyalty towards the company itself. One of the employee relations methods used by PT. Pelita Air Service is through training and development in the form of overseas schools. To analyze the data, this research uses the case study method (single instrumental case study) by conducting in-depth interviews, observation, library research and online data search. Therefore this research is expected to be a reference in building employee loyalty through training programs. The results of this study indicate that PT. Pelita Air Service has conducted training programs and provided official ties as employee relations and has generated a high level of loyalty towards its employees.Salah satu fungsi Public Relations adalah untuk menjalin hubungan yang harmonis, baik internal atau pun eksternal. Hubungan internal berupa antara perusahaan dengan karyawan ataupun karyawan dengan karyawan. Employee relations (hubungan karyawan) merupakan hubungan internal yang di jaga oleh perusahaan hal ini agar karyawan merasa nyaman, diperhatikan oleh perusahaan hingga pada akhirnya akan menghasilkan rasa loyalitas terhadap perusahaan itu sendiri. Salah  satu cara employee relations yang di gunakan oleh PT. Pelita Air Service adalah dengan training (pelatihan)  dan pengembangan berupa sekolah ke luar negeri. Untuk menganalisa data, penelitian ini menggunakan metode studi kasus (single instrumental case study) dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Oleh karenanya penelitian ini diharapkan akan menjadi acuan dalam membangun rasa loyalitas karyawan melalui program training. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Pelita Air Service sudah melakukan program training training dan memberikan ikatan dinas sebagai employee relations dan menghasilkan rasa loyalitas cukup tinggi terhadap karyawannya.
Pengaruh Sosial Media (Instagram) dalam Meningkatkan Brand Awareness Kopi Kenangan Andrianus Agustinus; Ahmad Junaidi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6605

Abstract

The growth of technology began to result in the emergence of various language uses that followed what media was used. Information technology emerges and a new stage in the composition of the world in the development of information information. This communication renewal if sorted from the beginning of the stage there are no words, words, scratches or alphabets, photos, tools, internet ethics to electronic media appear. The mass media are convinced to have a fantastic ability to influence knowledge, attitude and behavior of the public. Especially if the mass media can easily control the audience that produces views of events that will then take place. This study aims to measure the influence of Social Media (Instagram) in improving Brand Awareness Coffee Memories. Primary data collected using a questionnaire distributed to one hundred respondents who actively use social media (Instagram) on the coffee copy account. Data analysis using SPSS Ver. 23.0. This research consisted of 20 statements. Based on the results of the study, it is known that there is a significant positive impact on social media (Instagram) in increasing Brand Awareness. Of the two variables used in doing this research.Pertumbuhan teknologi memunculkan berbagai pemakaian bahasa yang mengikuti media apa yang dipakai. Teknologi informasi muncul dan terjadinya tahap baru susunan dunia dalam berkembangnya keterangan informasi. Pembaruan komunikasi ini jika diurutkan dari mulainya tahap tidak ada kata-kata,muncul kata-kata , goresan atau abjad, foto, sarana, etika berinternet hingga media elektronik. Media massa diyakinkan mempunyai kemampuan yang sangat fantastis dalam mempengaruhi ilmu pengetahuan, bersikap dan perilaku khalayak. Terlebih jika media massa dapat dengan mudah mengendalikan khalayak yang menghasilkan pandangan terhadap peristiwa yang kemudian akan berlangsung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur pengaruh Media Sosial (instagram) dalam meningkatkan Brand Awareness Kopi Kenangan . Data primer yang terkumpul menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada seratus responden yang aktif menggunakan media sosial (Instagram) terhadap akun kopi kenangan. Analisis data menggunakan SPSS Ver. 23.0. Penelitian ini terdiri dari 20 butir pernyataan. Berlandaskan hasil penelitian, diketahui bahwa adanya dampak positif yang signifikan bagi media sosial (Instagram) dalam meningkatkan Brand Awareness. Dari kedua variabel yang digunakan dalam mengerjakan penelitian ini.
Promosi Cyber Film Bumi Manusia Safa Safa; Eko Harry Susanto
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6672

Abstract

Promotion in the cyber world today, if it is connected with the film industry becomes an interesting aspect to be understood and researched as part of advertising communication activities. One of the local films that successfully attracted the attention of the audience, and the author to do research is the Earth Human Film adapted from the novel titled the same as the film by the leading Indonesian literary writer, the well-known controversy, namely Pramoedya Ananta Toer. How did the promotion of cyber film human earth produced by Frederica from Falcon Pictures Production House succeeded in gaining an audience of 1,296,714 people in less than 1 (one) month since its initial airing released. This study uses the promotion mix theory (promotional mix) by G. Belch and M. Belch, with 6 basic elements namely advertising, direct marketing, internet marketing, sales promotion, publication, and personal selling. The results showed the dominant Falcon Pictures using internet marketing, advertising and publications, and chose not to use personal selling to promote human earth films. Suggestion The writer needs to explore the application to increase the number of movie sales and improvise the film's storyline to expand the audience segmentation.Promosi di dunia cyber saat ini, jika dihubungkan dengan industri perfilman menjadi satu aspek yang menarik untuk dimengerti dan diteliti sebagai bagian dari aktivitas komunikasi periklanan. Salah satu film lokal yang sukses menarik perhatian audiens dan Penulis untuk melakukan penelitian adalah Film Bumi Manusia yang diadaptasi dari Novel berjudul sama dengan filmnya, hasil karya sastrawan terkemuka Indonesia yang terkenal sekaligus kontroversial yaitu Pramoedya Ananta Toer. Dengan menggunakan metode kualitatif, Peneliti menguraikan bagaimana Promosi Cyber Film Bumi Manusia yang diproduseri oleh Frederica dari Rumah Produksi Falcon Pictures ini berhasil mendapatkan perolehan penonton sebesar 1.296.714 orang dalam waktu kurang dari 1 (satu) bulan sejak rilis tayang perdana. Penelitian ini menggunakan teori bauran promosi (promotional mix) oleh G. Belch dan M. Belch, dengan 6 elemen dasar yaitu iklan, direct marketing, internet marketing, promosi penjualan, publikasi, dan personal selling. Hasil penelitian menunjukkan Falcon Pictures dominan menggunakan internet marketing, beriklan dan publikasi, serta memilih untuk tidak menggunakan personal selling untuk promosi Film Bumi Manusia. Saran Penulis perlu adanya eksplorasi publikasi untuk menaikkan angka penjualan film dan improvisasi alur cerita film guna memperluas segmentasi penonton.
Pengaruh Motif Mengakses Akun Video dalam Aplikasi Chatting terhadap Kepuasan Khalayak (Survei terhadap Generasi Milenial yang Menggunakan LINE TODAY) Parousia Parousia; Riris Loisa
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6810

Abstract

Humans who continue to communicate with other humans cause the spread and acceptance of information increasingly consciously or unconsciously. This also causes a lot of renewal in various fields of life, including information technology. Now, information are more easily and quickly accessed through various existing media, including through new media and social media. The study aims to determine the effect of motives for accessing video accounts in chat applications towards audience satisfaction. This research uses social media theory, new media, and uses and gratification theory. The approach used is quantitative. The sampling technique used was non probability sampling, purposive sampling with a sample of 100 respondents who are millennials who access video accounts in a chat application (LINE TODAY). The technique of data collection is done by distributing Google Forms questionnaires consisting of 18 indicators. The final result obtained are the closeness between the two variables included in the high criteria. And there is an influence between the two variables whose direction is said to be positive.Manusia yang terus menerus melakukan komunikasi dengan manusia lain menyebabkan persebaran dan penerimaan terhadap informasi semakin meningkat secara sadar maupun tidak disadari. Ini juga menyebabkan banyak pembaharuan di berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali teknologi informasi.  Kini, informasi semakin mudah dan cepat diakses melalui berbagai media yang ada, termasuk melalui media baru dan media sosial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh motif mengakses akun video dalam aplikasi chatting terhadap kepuasan khalayak. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teori sosial media, media baru, penggunaan dan kepuasan media. Teknik sampling yang digunakan adalah non probabilitas, yaitu teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 responden yang merupakan generasi milenial yang mengakses akun video dalam aplikasi chatting (LINE TODAY). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner Google Forms yang terdiri dari 18 indikator.  Hasil akhir yang diperoleh adalah keeratan antara dua variabel termasuk dalam kriteria tinggi. Serta terdapat pengaruh antara kedua variabel yang arahnya dikatakan positif.
Front Matters Vol 4 No 2 Lydia Irena
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matters Vol 4 No 2
Analisis Personal Branding Selebgram Vincent Raditya di Instagram Mellisa Mellisa; H.H. Daniel Tamburian
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6486

Abstract

The problem in this research is how Vincent Raditya's celebrity forms Personal Branding in the Instagram social media account. This study uses data and interviews through the informant himself, Vincent Raditya and also data from the views of Vincent Raditya's followers. In the process of publishing it to the public so that it can be easier for researchers to carry out field research processes, especially for the process of collecting data. The theory used in this research is The Eight Law of Personal Branding theory. There are 4 informants used in this study. This technique collects data by interview while data analysis techniques use descriptive qualitative research with the stages of data reduction, data display, presentation of conclusions. The results of this study indicate that Vincent Raditya formed his personal branding by utilizing features in Instagram. Vincent Raditya's personal branding is seen from eight concepts namely specialization: the pilot program has the ability of public speaking and communication skills and has a hobby of making videos about the world of aviation and looking with his trademark wearing a pilot uniform. Leadership: Vincent Raditya has a leadership figure who is shown when carrying out his daily activities and is carried out properly. Personality: Vincent Raditya has a good personality, ridiculing, cheerful and likes to mingle with the community. Distinctiveness: Vincent Raditya has a difference in introducing himself through abilities and hobbies. Visibility: Vincent Raditya always holds monthly meet and greet activities for his followers. Unity: a good personality, ridiculing, cheerful and likes to blend in accordance with what is determined by the brand. Persistence: Vincent Raditya consistently builds his personal branding and is the type of person who follows the times. Goodwill: positive image and reputation of a pilot with his social life.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana selebgram Vincent Raditya membentuk Personal Branding diakun sosial media Instagram.. Penelitian ini menggunakan data dan hasil wawancara melalui informan itu sendiri yaitu Vincent Raditya dan juga data dari pandangan followers  Vincent Raditya. Dalam proses mempublikasikannya kepada masyarakat sehingga dapat  memudahkan peneliti untuk melakukan proses penelitian lapangan terutama untuk proses pengumpulan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori The Eight Law Of Personal Branding. Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang. Teknik ini mengumpulkan data dengan wawancara sedangkan teknik analisis data menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, display data, penyajian kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Vincent Raditya membentuk personal branding nya dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam Instagram. personal branding Vincent Raditya dilihat dari 8 konsep yaitu secara spesialisasi: selebgram pilot memiliki kemampuan publik speaking dan skill berkomunikasi serta memiliki hobi membuat video tentang dunia aviasi dan berpenampilan dengan ciri khasnya memakai seragam pilot. Kepemimpinan: Vincent Raditya memiliki sosok kepemimpinan yang di tunjukan saat menjalankan kegiatan kesehariannya dan dilaksanakan dengan baik. Kepribadian: Vincent Raditya memiliki kepribadian yang baik, humoris, periang dan suka berbaur dengan masyarakat. Perbedaan: Vincent Raditya memiliki perbedaan dalam memperkenalkan dirinya yaitu melalui kemampuan dan hobi. Terlihat: Vincent Raditya selalu mengadakan kegiatan meet and greet setiap bulannya terhadap followers nya. Kesatuan: kepribadian yang baik, humoris, periang dan suka berbaur sejalan dengan yang ditentukan oleh brandnya. Keteguhan: Vincent Raditya konsisten membangun personal brandingnya dan merupakan tipe orang yang mengikuti perkembangan zaman. Nama baik: citra dan reputasi positif selebgram pilot dengan jiwa sosialnya.
Proses Interaksi Simbolik dalam Pembentukan PProses Interaksi Simbolik Perencanaan Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus pada Instagram @Appetonindonesia) Angelia Febricha; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6503

Abstract

Product marketing activities can be carried out using Integrated Marketing Communication. With marketing communication, the company can inform the product to be marketed to the target market more broadly. This study examines the role of symbolic interactions in the marketing planning of the Appeton brand in marketing its products. This research uses a qualitative approach through the case study method. Data collection was done by in-depth interviews, observations, and records of PT. Biomed. The conclusion of this research is marketing communication planning on Instagram @appetonindonesia can be translated into several stages, namely analyzing the situation, strategy, implementation, and evaluation. Situation analysis is that there are generalized others, where there are rules to make advertisements in accordance with Indonesian customs or culture. The implementation phase has a pygmalion effect. The strategic stage is the Pygmalion effect. Where social media specialists must meet the desires of business managers in making promotional advertisements. At the implementation stage there is the application of generalized others as rules agreed upon together in the publication. The rule is to upload promotional material as much as 10x in one week. Evaluation is done by using special symbols that are mutually understood, such as engagement rate, impression.Kegiatan memasarkan produk dapat dilakukan menggunakan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Dengan komunikasi pemasaran, perusahaan dapat menginformasikan mengenai produk yang hendak dipasarkan kepada target pasar secara lebih luas. Penelitian ini meneliti peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran merek Appeton dalam memasarkan produk-produknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan rekaman arsip PT. Biomed. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perencanaan komunikasi pemasaran atas instagram @appetonindonesia dapat dijabarkan menjadi beberapa tahap, yaitu menganalisis situasi, strategi, implementasi, dan evaluasi. Analisis situasi ada terdapat generalized others, dimana adanya aturan membuat iklan yang sesuai dengan kebiasaan atau budaya Indonesia. Tahap implementasi terdapat efek pygmalion. Tahap srategi terdapat efek Pygmalion. Dimana sosial media spesialis harus memenuhi keinginan business manager dalam pembuatan iklan promosi. Pada tahap implementasi ada penerapan wujud generalized others sebagai aturan yang telah disepakati bersama dalam publikasi. Aturannya adalah mengunggah materi promosi sebanyak 10x dalam satu minggu.Evaluasi dilakukan dengan menggunakan simbol khusus yang saling dimengerti, seperti engagement rate, impression.
Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Pemasaran Terpadu di PT. Creative Motion Pctures: Studi Kasus Komunikasi Pemasaran Film Once Upon a Time in Indonesia Ricardo Silenzie; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6514

Abstract

Integrated marketing communication planning in film marketing activities is implemented as a sales solution and promotes a film title to the public in a variety of effective and interactive ways in which the message in the film can touch the appropriate target audience. PT. Creative Motion Pictures is a film company that uses an integrated marketing communication planning formula to meet the needs of its audience. PT. Creative Motion Pictures formulas when planning marketing communication. The influence of symbolic interaction has a major contribution in the marketing communication planning of PT. Creative Motion Pictures. This research uses a qualitative methodology with a case study method. Data collection was done by participant observation, in-depth interviews with PT. Creative Motion Pictures. The conclusion of this research is that it has 4 stages of integrated marketing communication planning namely Film Products, Target Market, Promotion, Distribution. At all stages there are symbolic interactions such as language selection, organizational regulations, and company vision.Perencanaan komunikasi pemasaran terpadu dalam kegiatan pemasaran film diterapkan  sebagai solusi penjualan dan mempromosikan sebuah judul film kepada masyarakat dengan berbagai cara yang efektif dan interaktif dimana pesan dalam film bisa menyentuh target audience yang sesuai. PT. Creative Motion Pictures merupakan perusahaan film yang menggunakan formula perencanaan komunikasi pemasaran terpadu untuk memenuhi kebutuhan penontonnya. PT. Creative Motion Pictures formula-formula yang ketika melakukan perancanaan komunikasi pemasaran. Pengaruh Interaksi simbolik  memiliki kontribusi yang besar dalam perencanaan komunikasi pemasaran PT. Creative Motion Pictures. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara yang mendalam dengan tim PT. Creative Motion Pictures. Kesimpulan dari penelitian ini yakni memiliki 4 tahapan perencanaan komunikasi pemasaran terpadu yaitu Produk Film, Target Pasar, Promosi,Pendistribusian. Pada semua tahapan tersebut terdapat interaksi lambing-lambang seperti, pemilihan bahasa,peraturan organisasi, sampai visi perusahaan.

Page 3 of 4 | Total Record : 33