Claim Missing Document
Check
Articles

PROSES PRODUKSI ACARA SIARAN LANGSUNG TELEVISI UNTUK MENGHASILKAN ACARA YANG LAYAK TONTON Yoedtadi, Muhammad Gafar; Pribadi, Muhammad Adi; Siswoko, Kurniawan Hari
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acara televisi yang disiarkan secara langsung memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibanding acara yang diproduksi dengan format rekaman. Dari sisi persiapan harus dilakukan secara detil dan terencana. Diskusi tidak hanya dilakukan berulang kali antar awak produksi, tapi juga terhadap para pengisi acara. Penyebabnya adalah acara yang disiarkan secara langsung di televisi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan penyuntingan sebagaimana yang dilakukan siaran dengan format rekaman. Berbagai kesalahan dan penyimpangan berpeluang terjadi dalam acara siaran langsung. Penyimpangan yang lebih genting adalah ketika melanggar aturan hukum dan norma-norma sosial. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sesuai amanat Undang-Undang No. 32/2002 Penyiaran, telah menerbitkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) untuk mengatur agar stasiun televisi selalu memproduksi acara yang layak untuk ditonton masyarakat. Namun, dalam pengamatan KPI jumlah sanksi untuk stasiun televisi akibat pelanggaran P3SPS tidak kunjung mengalami penurunan. Kasus pelanggaran yang menonjol adalah kesalahan yang dilakukan para pengisi acara akibat tidak mengikuti naskah yang sudah disusun, melakukan adegan spotan yang ternyata melanggar aturan P3SPS. Penelitian ini berupaya mengungkap proses produksi siaran langsung televisi untuk menghasilkan acara yang layak tonton. Sebagai sample penelitian dipilih dua stasiun televisi nasional. Metode penelitian kualitatif deskriptif.
UPAYA REDAKSI TELEVISI MENJAGA OBJEKTIVITAS DALAM PEMBERITAAN PILKADA DKI JAKARTA Yoedtadi, Muhammad Gafar; Pribadi, Muhammad Adi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.908

Abstract

Peristiwa politik penting yang menjadi perhatian media dan masyarakat pada 2017 adalah Pilkada DKI Jakarta. Bagi media, Pilkada DKI Jakarta merupakan topik berita yang layak mendapat perhatian dan ditempatkan sebagai berita penting. Penyebabnya adalah bertarungnya calon-calon gubernur DKI Jakarta yang merupakan tokoh-tokoh populer di masyarakat. Agus Harimurti Yudhoyono, putera pertama presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Basuki Tjahaya Purnama, didukung presiden ke lima RI Megawati Sukarno Putri, dan Anis Baswedan, didukung mantan calon presiden 2014 Prabowo Subiyanto. Pada pemilu 2014 dan pemilihan presiden 2014, beberapa redaksi media, terutama media televisi yang pemiliknya memiliki afiliasi politik, dinilai oleh Dewan Pers terindikasi berpihak kepada salah satu kontestan. Bagaimana dengan pemilihan Gubernur DKI Jakarta? Dalam pemberitaan Pilkada DKI Jakarta mereka berupaya bersikap netral, meski pemilik media memiliki keterkaitan politik. Penelitian ini berupaya mengungkap upaya-upaya yang dilakukan beberapa redaksi televisi menjaga objektivitas dalam pemberitaan Pilkada DKI Jakarta. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebagai sample penelitian, dipilih satu stasiun berita dan dua stasiun televisi bukan berita.
PROSES PRODUKSI ACARA SIARAN LANGSUNG TELEVISI UNTUK MENGHASILKAN ACARA YANG LAYAK TONTON Yoedtadi, Muhammad Gafar; Pribadi, Muhammad Adi; Siswoko, Kurniawan Hari
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v16i1.4

Abstract

Acara televisi yang disiarkan secara langsung memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibanding acara yang diproduksi dengan format rekaman. Dari sisi persiapan harus dilakukan secara detil dan terencana. Diskusi tidak hanya dilakukan berulang kali antar awak produksi, tapi juga terhadap para pengisi acara. Penyebabnya adalah acara yang disiarkan secara langsung di televisi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan penyuntingan sebagaimana yang dilakukan siaran dengan format rekaman. Berbagai kesalahan dan penyimpangan berpeluang terjadi dalam acara siaran langsung. Penyimpangan yang lebih genting adalah ketika melanggar aturan hukum dan norma-norma sosial. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sesuai amanat Undang-Undang No. 32/2002 Penyiaran, telah menerbitkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) untuk mengatur agar stasiun televisi selalu memproduksi acara yang layak untuk ditonton masyarakat. Namun, dalam pengamatan KPI jumlah sanksi untuk stasiun televisi akibat pelanggaran P3SPS tidak kunjung mengalami penurunan. Kasus pelanggaran yang menonjol adalah kesalahan yang dilakukan para pengisi acara akibat tidak mengikuti naskah yang sudah disusun, melakukan adegan spotan yang ternyata melanggar aturan P3SPS. Penelitian ini berupaya mengungkap proses produksi siaran langsung televisi untuk menghasilkan acara yang layak tonton. Sebagai sample penelitian dipilih dua stasiun televisi nasional. Metode penelitian kualitatif deskriptif.
Analisis Komunikasi Pemasaran Terpadu PT. Cubes Consulting dalam Membangun Brand Association Sherly Margaretha; Widayatmoko Widayatmoko; Muhammad Adi Pribadi
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 5 (2012): Juli 2012
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.897 KB) | DOI: 10.24329/aspikom.v1i5.48

Abstract

This study discusses the integrated marketing communications conducted by PT Cubes Consulting to build the brand image of the company. Authors take this subject because the authors assume that the PT Cubes Consutlting as an SAP partner, a company that is still very new, but it could have a considerable client references and come from large companies. Though competition in the business world is not easy, because many SAP partners in Indonesia who have first foray into the world and be seen from the size of the business, obviously bigger.
Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Pemasaran Terpadu di PT. Creative Motion Pctures: Studi Kasus Komunikasi Pemasaran Film Once Upon a Time in Indonesia Ricardo Silenzie; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6514

Abstract

Integrated marketing communication planning in film marketing activities is implemented as a sales solution and promotes a film title to the public in a variety of effective and interactive ways in which the message in the film can touch the appropriate target audience. PT. Creative Motion Pictures is a film company that uses an integrated marketing communication planning formula to meet the needs of its audience. PT. Creative Motion Pictures formulas when planning marketing communication. The influence of symbolic interaction has a major contribution in the marketing communication planning of PT. Creative Motion Pictures. This research uses a qualitative methodology with a case study method. Data collection was done by participant observation, in-depth interviews with PT. Creative Motion Pictures. The conclusion of this research is that it has 4 stages of integrated marketing communication planning namely Film Products, Target Market, Promotion, Distribution. At all stages there are symbolic interactions such as language selection, organizational regulations, and company vision.Perencanaan komunikasi pemasaran terpadu dalam kegiatan pemasaran film diterapkan  sebagai solusi penjualan dan mempromosikan sebuah judul film kepada masyarakat dengan berbagai cara yang efektif dan interaktif dimana pesan dalam film bisa menyentuh target audience yang sesuai. PT. Creative Motion Pictures merupakan perusahaan film yang menggunakan formula perencanaan komunikasi pemasaran terpadu untuk memenuhi kebutuhan penontonnya. PT. Creative Motion Pictures formula-formula yang ketika melakukan perancanaan komunikasi pemasaran. Pengaruh Interaksi simbolik  memiliki kontribusi yang besar dalam perencanaan komunikasi pemasaran PT. Creative Motion Pictures. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara yang mendalam dengan tim PT. Creative Motion Pictures. Kesimpulan dari penelitian ini yakni memiliki 4 tahapan perencanaan komunikasi pemasaran terpadu yaitu Produk Film, Target Pasar, Promosi,Pendistribusian. Pada semua tahapan tersebut terdapat interaksi lambing-lambang seperti, pemilihan bahasa,peraturan organisasi, sampai visi perusahaan.
Perencanaan Komunikasi Pemasaran di Masa Pandemi (Studi Kasus Interaksi Simbolik Hann Prawira Fotografi) Karl Vincent; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10151

Abstract

In marketing activities, marketing communication planning plays a role and is applied as a sales and promotion solution for a product to the public which uses several effective and interactive ways and the content of its service products can be felt by all target audiences. Hann Prawira Photography is a service provider company in the form of photography, the service company does photo shoots for Indonesian or foreign artists, not only shooting artists but also working on photo shoots for commercial needs, such as shooting for billboards, websites and others. This communication research focuses on symbolic interactions and has a very important role, in which Hann Prawira Photography uses this symbolic interaction by presenting his work through photography and also the importance of relationships with consumers. This study uses a qualitative methodology with a strategy and case studies. The data were collected using in-depth interviews directly to the founder of Hann Prawira Photography and his team. The conclusion of this research is that it has 8 marketing communication plans, namely, business objectives, target market, competitors, communication themes, tactical, implementation, monitoring, communication channels and evaluation. At all these stages there are symbolic interactions such as organizational goals, to the company's vision and mission.Di dalam kegiatan pemasaran, perencanaan komunikasi pemasaran berperan dan diterapkan sebagai solusi penjualan dan promosi untuk suatu produk kepada masyarakat yang dimana menggunakan beberapa cara yang efektif dan interaktif juga isi produk pelayanannya dapat dirasakan oleh semua target audience. Hann Prawira Fotografi merupakan suatu perusahaan penyedia jasa dalam bentuk fotografi, perusahaan jasa tersebut mengerjakan pemotretan artis indonesia ataupun luar negeri, tidak hanya pemotretan artis tetapi juga mengerjakan pemotretan untuk kebutuhan komersial, seperti pemotretan untuk billboard, website dan lainnya. Penelitian komunikasi ini berfokus pada interaksi simbolik dan mempunyai peran yang sangat penting, yang di mana Hann Prawira Fotografi sangat menggunakan interaksi simbolik ini dengan mempersembahkan karyanya lewat fotografi dan juga pentingnya hubungan dengan konsumen. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan strategi dan studi kasus. Data-data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam langsung kepada pendiri Hann Prawira Fotografi dan tim. Kesimpulan dari penelitian ini yakni memiliki 8 perencanaan komunikasi pemasaran yaitu, Tujuan bisnis, Target Market, Kompetitor, Tema Komunikasi, Taktis, Implementasi, Monitoring, saluran komunikasi dan Evaluasi. Pada semua tahapan tersebut terdapat interaksi simbolik seperti, tujuan organisasi, sampai visi dan misi perusahaan.
Pengaruh Fungsi Iklan Dan Citra Merek Terhadap Loyalitas Pelanggan Gojek Kevin Kevin; Widayatmoko Wdayatmoko; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6235

Abstract

Transportasi online merupakan suatu bisnis yang menjual jasa sehingga membutuhkan pelanggan yang loyal. Loyalitas pelanggan terhadap suatu brand adalah hal mutlak yang diperlukan sebuah brand untuk tetap exist dalam bisnis mereka. Begitu juga dengan Gojek, mendapatkan pelanggan yang loyal maka gojek melakukan inovasi dalam hal periklanan online. Gojek juga memperhatikan citra positif di benak konsumen agar membentuk konsumen yang loyal. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh fungsi iklan dan citra merek  terhadap loyalitas pelanggan Gojek. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsi iklan yang terdiri dari fungsi precipitation, fungsi persuation, fungsi reinforcement, fungsi reminder. Disamping itu, juga dibahas tentang teori citra merek yang menyangkut tentang kekuatan, keunikan dan favourable. Selain itu, turut dibahas  teori loyalitas pelanggan yang terdiri dari urutan pembelian, proporsi pembelian, preferensi dan komitmen. Metodologi dari penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 8 juta pengguna Gojek di Jakarta dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah uji asumsi klasik. Teknik analisis data dilakukan dengan uji koefisien relasi berganda, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi serta uji hipotesis yang terdiri dari uji T dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fungsi iklan dan citra merek bernilai positif sehingga jika ada kenaikan fungsi iklan dan citra merek maka akan meningkatkan loyalitas pelanggan. Sehingga kesimpulannya adalah fungsi iklan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Gojek dan juga citra merek berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Gojek. Selain itu, fungsi iklan dan citra merek Gojek memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan Gojek.
Peran Interaksi Simbolik Dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran ( Studi Kasus Strogen Indonesia ) Gerry Hadi Putra; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10210

Abstract

In the midst of the rise of communication through digital media and the internet, it is easier to disseminate information, so many companies use the internet as a means of marketing communication. One brand that uses the Internet as a marketing communication medium is Strogen Indonesia. Strogen is a private company that focuses on selling smart home appliances products that are present with the latest technology and have the aim of helping users do their daily homework. In carrying out marketing communications, Strogen Indonesia focuses on sharing attractive visuals of its products as a symbol that can be widely accepted by consumers. Strogen Indonesia shares the visuals of its products through various media such as company websites, Instagram, to Youtube. In addition, Strogen Indonesia also tries to listen to consumers and makes it easier for consumers to communicate by having various social media that actively answer various questions and complaints from customers to achieve the best customer service. Researchers want to focus on the title of the thesis "The Role of Symbolic Interaction in Marketing Communication Planning (Case Study of Indonesian Strogen)". This research uses symbolic interaction communication theory and marketing communication planning. For this research method using a qualitative approach with type one case study method. The research object is Strogen marketing communication planning activity while the research subjects are employees and employees who carry out Strogen Indonesia marketing communication planning activities. The method of data analysis was done through reduction, grouping and drawing conclusions.Di tengah maraknya komunikasi melalui media digital dan internet membuat semakin mudahnya penyebaran informasi maka banyak perusahaan menggunakan media internet ini sebagai suatu sarana komunikasi pemasaran. Salah satu brand yang menggunakan Internet sebagai media komunikasi pemasarannya adalah Strogen Indonesia. Strogen merupakan salah satu perusahaan swasta yang berfokus pada penjualan produk – produk smart home appliances yang hadir mengusung teknologi terbaru dan memiliki tujuan untuk membantu penggunanya dalam melakukan pekerjaan rumah sehari – hari.  Dalam menjalankan komunikasi pemasaran, Strogen Indonesia berfokus membagikan visual yang menarik dari produk – produknya sebagai suatu simbol yang bisa diterima konsumen secara luas. Strogen Indonesia membagikan visual – visual dari produknya melalui berbagai macam media seperti situs perusahaan, Instagram, hingga Youtube. Selain itu Strogen Indonesia juga berusaha mendengarkan konsumen serta memudahkan konsumennya untuk berkomunikasi dengan memiliki berbagai media sosial yang aktif menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan dari pelanggan untuk mencapai pelayanan pelanggan yang terbaik. peneliti ingin befokus pada judul skripsi “Peran Interaksi Simbolik Dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus Strogen Indonesia)”. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi interaksi simbolik dan perencanaan komunikasi pemasaran. Untuk metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tipe satu. Untuk Objek penelitian adalah kegiatan perencanaan komunikasi pemasaran Strogen sementara untuk subjek penelitian adalah karyawan dan karyawati yang melakukan kegiatan perencanaan komunikasi pemasaran Strogen Indonesia. Metode analisis data dilakukan melalui reduksi, pengelompokkan dan penarikan kesimpulan.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran di Era Pandemi (Studi Kasus Kopi Lain Hati Sukasari Bogor) Alfari Josita; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8089

Abstract

The purpose of marketing is to introduce a product and increase sales. Another Coffee Hati is one of the franchise business fields that has opened four hundred branches in Indonesia, one of which is Kopi Hati Hati Sukasari Bogor. Managing a business during a pandemic is an interesting thing, where cafe owners must of course have ways to attract consumers and also make consumers still feel safe when buying products at the venue. In running its business, of course Kopi Hati Hati Sukasari Bogor has a strategy that can make its business grow. Of course the strategy includes a review, regulations, promotions, and its target market and before implementing the strategy there are also several things that have been considered such as a first review. In this research has a very important role. This research uses a qualitative methodology with a case study method. Collecting data in this method by means of in-depth interviews, documentation, archival records and participant observation. In this research, there is an interaction that symbolizes symbols such as regulations and the use of language in daily activities at Kopi Hati Hati Sukasari Bogor.Tujuan sebuah pemasaran adalah memperkenalkan suatu produk serta meningkatkan penjualannya. Kopi Lain Hati merupakan salah satu bidang usaha franchise yang telah membuka empat ratus cabang di Indonesia, salah satunya adalah Kopi Lain Hati Sukasari Bogor. Mengelola bisnis di masa pandemi merupakan hal yang menarik, dimana pemilik café tentunya harus mempunyai cara bagaimana menarik konsumen juga membuat konsumen tetap merasa aman ketika membeli produk di tempat tersebut. Dalam menjalankan bisnis nya tentu Kopi Lain Hati Sukasari Bogor mempunyai strategi yang dapat membuat bisnisnya semakin berkembang. Tentunya strategi tersebut meliputi peninjauan, peraturan, promosi, serta target marketnya dan sebelum menjalankan strategi tersebut juga ada beberapa hal yang telah diperhatikan seperti peninjauan terlebih dahulu. Dalam penelitian ini memiliki peran yang sangat penting. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam metode ini dengan cara wawancara mendalam, dokumentasi, rekaman arsip dan observasi partisipan. Dalam penelitian ini terjadi adanya interaksi yang melambangkan simbol-simbol seperti peraturan dan adanya penggunaan bahasa dalam kegiatan sehati-hari di Kopi Lain Hati Sukasari Bogor.
Proses Interaksi Simbolik dalam Pembentukan PProses Interaksi Simbolik Perencanaan Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus pada Instagram @Appetonindonesia) Angelia Febricha; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6503

Abstract

Product marketing activities can be carried out using Integrated Marketing Communication. With marketing communication, the company can inform the product to be marketed to the target market more broadly. This study examines the role of symbolic interactions in the marketing planning of the Appeton brand in marketing its products. This research uses a qualitative approach through the case study method. Data collection was done by in-depth interviews, observations, and records of PT. Biomed. The conclusion of this research is marketing communication planning on Instagram @appetonindonesia can be translated into several stages, namely analyzing the situation, strategy, implementation, and evaluation. Situation analysis is that there are generalized others, where there are rules to make advertisements in accordance with Indonesian customs or culture. The implementation phase has a pygmalion effect. The strategic stage is the Pygmalion effect. Where social media specialists must meet the desires of business managers in making promotional advertisements. At the implementation stage there is the application of generalized others as rules agreed upon together in the publication. The rule is to upload promotional material as much as 10x in one week. Evaluation is done by using special symbols that are mutually understood, such as engagement rate, impression.Kegiatan memasarkan produk dapat dilakukan menggunakan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Dengan komunikasi pemasaran, perusahaan dapat menginformasikan mengenai produk yang hendak dipasarkan kepada target pasar secara lebih luas. Penelitian ini meneliti peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran merek Appeton dalam memasarkan produk-produknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan rekaman arsip PT. Biomed. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perencanaan komunikasi pemasaran atas instagram @appetonindonesia dapat dijabarkan menjadi beberapa tahap, yaitu menganalisis situasi, strategi, implementasi, dan evaluasi. Analisis situasi ada terdapat generalized others, dimana adanya aturan membuat iklan yang sesuai dengan kebiasaan atau budaya Indonesia. Tahap implementasi terdapat efek pygmalion. Tahap srategi terdapat efek Pygmalion. Dimana sosial media spesialis harus memenuhi keinginan business manager dalam pembuatan iklan promosi. Pada tahap implementasi ada penerapan wujud generalized others sebagai aturan yang telah disepakati bersama dalam publikasi. Aturannya adalah mengunggah materi promosi sebanyak 10x dalam satu minggu.Evaluasi dilakukan dengan menggunakan simbol khusus yang saling dimengerti, seperti engagement rate, impression.
Co-Authors Abdul Malik Adi Satria Alanwari Bulan Putra Alessandro Angelo Tedjo Alfari Josita Andre Wijaya Angelia Febricha Angeline, Daniella Anggraini, Yofani Anthony Chandra Aprianto Tantra Aprila, Velissa Arnelia Lie Augustina Ika Widyani Bagus Susila, Anwen Bella Putri Wijaya Bella Sisyadi Bianca Michelle William Budi Utami Cahyadi, James Calvin NG Catherina Siena Christopher, Ervinn Clinton Nadeak Daniel Christofer Darmadi, Rifanny Devin Tjong Devita Agustin Santoso Devita Lusiana Djuan Tandy Eko Harry Susanto Eric Gautama Fahlevy, Erlangga Putra Farid Rusdi Febridianti, Dayang Gasani Aqila Febriyanto Febriyanto Fitrah, Imelda Aimar Flegon Gamaliel Friska, Sella Gabriela Emanuella Hendra Gerry Hadi Putra Ginting, Geby Enzelica Br Halim, Evelyn Halim, Regina Aurelia Hanaka, Febrina Hardianto, Aldi Ilhan Noor Hafizh Adijaya Ivan Sebastian Jason Harley Hartono Jessia, Sharon Jordan Liunardi Sugiarto Justine, Sheane Karl Vincent Kelly Meliana Kendi Wikasa Tikta Kevin Kevin Kevin Kurniawan Hari Siswoko Kurniawan Hari Siswoko Lianny Lianny Lukmanto, Silvia Marcella Riady, Fransisca Martin, Helice Melse, Melse Meydhita Stevanny Mutiara, Maitri Widya Nada, Naquita Natalia Natalia Nisrina Rahmanita Novi Tandriawan Nurfiyadi, Indra Sim Ori Bagaskara, Hieronimus Patricia Michelle Wijaya Pranata, Yogi Vernando Pratama, Cindy Angelina Ramadhan, Daffananda Okto Ramadhanti, Azizah Ayu Renwarin, Angie Veronica Rezi Erdiansyah Riady, Aldo Ricardo Silenzie Ricky Susanto Rizki Tanto Wijaya Sampras Nugroho Shafa Shabryna Gunadi Sherly Margaretha Siregar, Dewi Mega Lestari Siswoko, Kurniawan Hari Siswoko, Kurniawan Hari Steven Steven Sumbaha, Wahyu Asmaraman Suzy Azeharie, Suzy Tan, Audrey Kirsten Tasya Fitriyani Thommy Timotius Sema Teguh Tiovannie, Angelline Vincent Vincent Widayatmoko, Widayatmoko Widyatmoko widyatmoko Wijaya, Endrio Chandra Winarso, Sebastian Raynaldi Wundira, Trisha Yoedtadi, M. Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yolanda, Vania Yuliana Yuliana Zakiya, Ryza Nur