cover
Contact Name
Hasrat Aimang
Contact Email
hasrat@unismuhluwuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hasratsaluan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26204347     EISSN : 26155737     DOI : -
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Pada Masyaratakan Universitas Muhammadiyah Luwuk adalah jurnal suntingan ilmiah yang difokuskan pada publikasi karya-karya inovatif dari hasil Pengabdian Pada Masyarakat tentang semua aspek, yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa. Terbit dua kali setahun Bulan April dan Bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 20 Documents clear
EDUKASI DAN PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR Anri Anri; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini; Yani Mulyani; Rahma Ziska; Cep Ahmad Muhtar
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2313

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Prevalensi cedera tertinggi ditemukan pada siswa sekolah sebesar 13,0% dan berdasarkan kategori umur prevalensi cedera tertinggi adalah usia muda 15-24 tahun sebesar 12,2%. Dalam suatu peristiwa yang membutuhkan penanganan medis orang pertama yang akan memberikan pertolongan adalah mereka yang berada di tempat kejadian. Oleh karena itu, untuk dapat meningkatkan kesiapan menolong bagi para siswa diperlukannya edukasi dan pelatihan mengenai bantuan hidup dasar yang tepat pada kecelakaan. Metode dalam kegiatan ini adalah service learning. Teknik kegiatan ini adalah dimulai dengan pembagian kuesioner pre-test dan dilanjutkan dengan pemberian materi terkait (BHD) dan peragaan teknik evakuasi korban serta simulasi langsung oleh siswa. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan praktek terpimpin oleh narasumber kemudian praktek mandiri dengan pengawasan pelaksana. Selanjutnya sebagai evaluasi diberikan post-test. Pelaksanaan kegiatan dengan cara hybrid (online dan offline). Ada peningkatan pengetahuan siswa SMK Bhakti Kencana Majalaya (65%) dan siswa SMK Bhakti Kencana Bandung (26,25%) tentang bantuan hidup dasar setelah kegiatan edukasi bantuan hidup dasar.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS SAINS TEKNOLOGI ENJINIRING DAN MATEMATIKA UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Sherlyane Hendri; Ary Kiswanto Kenedi; Dea Stivani Suherman; Fitri Dwi Arini
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2375

Abstract

Pelatihan ini dilandasi oleh rendahnya kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM bagi siswa sekolah dasar. Tujuan pelatihan ini adalah untuk dapat meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis teknologi dan meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis STEM untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan ini melibatkan 40 orang guru sekolah dasar di gugus 1 Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan tentang proses pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM. Hasil kegiatan ini mendapatkan skor kemampuan guru menggunakan LMS sebesar 87,89, kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar digital sebesar 86,93, kemampuan guru dalam mengembangkan penilaian berbasis teknologi sebesar 83,49, kemampuan guru dalam merancang proses pembelajaran STEM sebesar 85,79, kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis STEM sebesar 87,98 dan kemampuan guru dalam melakukan penilaian pembelajaran berbasis STEM sebesar 88,98. Hal ini membuktikan bahwa guru telah mampu mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran berbasis STEM. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan sebagi referensi dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan guru
PENDAMPINGAN PEMBUATAN POJOK LITERASI PADA PKK Fisnia Pratami; Yopi Novanda; Nia Kurniati; Siska Siska; Muhammad Nanang Nurudin
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2286

Abstract

Tingkat dan kesadaran literasi masyarakat Desa Sidorahayu terbilang sangat rendah. Belum adanya fasilitas yang bisa menunjang literasi di desa tersebut menjadi penyebab utama. Oleh karena itu, tim melakukan pengabdian agar tersedianya fasilitas literasi sebagai langkah awal peningkatan budaya literasi.  Metode pengabdian dilaksanakan dalam beberapa tahap; persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan output pengabdian. Pengabdian dilakukan di Desa Sidorahayu dengan fokus pada PKK Desa Sidorahayu. Proses persiapan pembuatan pojok literasi dengan menyediakan buku-buku, poster, dan etalase. Kemudian pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi terkait literasi dan mendongeng. Selanjutnya praktik mendongeng oleh PKK Desa Sidorahayu kepada anak-anak. Tahapan akhir pengabdian yaitu evaluasi dan output. Evaluasi dilakukan dengan menganalisa berbagai kendala yang dialami dan output berupa pojok literasi Desa Sidorahayu. Output dari pengabdian ini adalah tingkat kesadaran literasi masyarakat dapat meningkat dengan adanya pojok literasi. Sebagai pembuktian, hasil pengabdian ini mampu mendorong PKK untuk melakukan budaya literasi membaca bagi anak usia dini setiap hari minggu
KONSULTASI PUBLIK RANCANGAN QANUN PENANGANAN PENGUNGSI DARI LUAR NEGERI BERSAMA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DI LHOKSEUMAWE Faisal Faisal; Mukhlis Mukhlis; Hasan Basri; Muksalmina Muksalmina; Zainal Abidin; Hadi Iskandar; Sophia Listriani
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2353

Abstract

Salah satu bentuk datang orang asing ke Indonesia yakni pengungsi. Pengungsi merupakan orang asing yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dikarenakan oleh ketakutan akan terjadinya persekusi dari negara asalnya dengan alasan-alasan ras, suku, agama, kebangsaan, anggota kelompok sosial tertentu, perbedaan politik serta tidak mendapatkan perlindungan dari negara asalnya. Pengungsi merupakan bentuk datangnya orang asing yang mempunyai ciri berbeda dengan perpindahan penduduk, sehingga berpengaruh terhadap mekanisme perlindungan yang diterapkan. Realitas sosial saat ini, masyarakat Aceh dihadapkan dengan kedatangan pengungsi dari luar negeri. Yayasan geutanyoe mencatat kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh sejak Tahun 2009-2022 sebanyak 17 kali, yaitu Tahun 2009-2021 sebanyak 15 kali dan Tahun 2022 ada dua kali, Kedatangan pengungsi tersebut sebagai bagian dari tamu yang diperlakukan secara kemanusiaan dan adat setempat. Pemulia jame merupakan suatu tradisi yang melekat bagi masyarakat Aceh tanpa membedakan suku, bangsa yang harus dilayani secara baik dan sesuai dengan syari’at Islam. Perlindungan terhadap pengungsi pada dasarnya merupakan tanggung jawab setiap negara. Masalah perlindungan kepada pengungsi menjadi masalah internasional, namun sampai saat ini Aceh belum mempunyai peraturan khusus mengenai penanganan pengungsi dari luar negeri yang masuk ke dalam wilayah Aceh. Hal ini menjadi masalah karena Aceh salah satu tujuan yang didatangi pengungsi luar negeri sehingga tentunya perlu mendorong Pemerintah Aceh untuk membuat suatu peraturan pemerintah atau Qanun khusus untuk menangani pengungsi luar negeri yang masuk kedalam wilayah Aceh
PENDAMPINGAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DARADAENG GYMNASTIC MAKASSAR MELALUI PENINGKATAN MANAGEMEN MARKETING BERBASIS DIGITAL CAMPAIGN Ferawati Ferawati; Muh.Ikhsan Amar; Fatimah Fatimah; Kurnia Rusli; Aminuddin Aminuddin; A.Anwar Ishar; Ariana Asri; Awaluddin Awaluddin; Firmansyah Dahlan
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2138

Abstract

Secara historis Lembaga kursus dan pelatihan (Lkp) Daradaeng Gymnastic telah menorehkan tinta emas berupa pencapaian prestasi olahraga untuk Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan. Potensi dan prestasi tersebut tidak sejalan dengan kondisi finansial dan kemampuan menjalankan usahanya, salah-satunya sistem pemasarannya yang masih sangat konvensional yakni dari mulut ke mulut sehingga dibutuhkan publikasi yang lebih massif. Untuk itu solusi yang diupayakan berupa pendampingan dan penerapan managemen marketing berbasis Digital Campaign  yang terdiri dari penerapan influenser marketing dan Affiliate Marketing, Radio and Television Advertaising, Social Media Marketing (SMM), Email Marketing, Instant Messaging Marketing. Pendekatan yang ditawarkan untuk merealisasikan pengabdian ini melalui model pemberdayaan masyarakat. Hasil pengabdian dapat dilihat dari gambaran jumlah interaksi setiap postingan menggunakan Search Engine Optimization (SEO), bahwa managemen marketing berbasis Digital Campaign mampu menarik perhatian masyarakat pengguna media sosial dengan nilai jangkauan tertinggi mencapai 1.600 dan terendah 393 jangkauan untuk empat postingan terpopuler, adapun interaksi tertinggi mencapai 245 dan terendah 86 interaksi untuk empat postingan terpopuler yang di publikasikan sejak tanggal 13 Juni sampai dengan 21 September 2022, dan diharapkan akan terus-menerus meningkat. Publikasi yang massif tersebut diharapkan akan sejalan dengan penambahan jumlah member Lkp Daradaeng Gymnastic untuk kemudian mampu meningkatkan finansialnya
PENYULUHAN MENTAL HEALTH UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL REMAJA Sarmini Sarmini; Angga Putri; Cica Maria; Lisastri Syahrias; Ita Mustika
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2400

Abstract

Kesehatan mental adalah  sebuah kondisi seseorang terbebas dari gejala-gejala gangguan mental. Seseorang yang disebut sehat mental ialah yang  dapat berfungsi secara normal dalam  menjalankan hidupnya, menyesuaikan diri agar dapat  menghadapi masalah yang ada di sepanjang hidup dengan menggunakan kemampuan pengolahan stres. Kondisi kestabilan kesehatan mental dan fisik saling mempengaruhi. Di Indonesia, diketahui anak  usia remaja (15-24 tahun) menunjukkan persentase depresi sebesar 6,2%. Depresi berat akan berpotensi untuk menyakiti diri sendiri (self harm) hingga yang  palimg parah adalah bunuh diri dan  di Indonesia  mencapai 10.000. Kegitan Pengabdian Masyarakat ini mempunyai tujuan untuk  meningkatkan pengetahuan tentang   Kesehatan Mental pada remaja dan cara penanganannya.  Pelaksanaan pada Juni 2022, dengan metode penyuluhan terhadap siswa SMP Islam Nabilah, Batam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan. Dan hasilnya bahwa dari 141 anak, sebanyak 21% remaja menyatakan pernah mengalami perselisihan dan 81% remaja menyatakan pernah mengalami konflik dengan teman sebayanya di sekolah, dan sudah cukup baik dalam penangannya.
MANAJEMEN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA Isnanto Isnanto
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2450

Abstract

Banyaknya bencana yang melanda Negara Indonesia, maka tim pengabdian pada masyarakat telah melaksanakan Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan tujuan: (1) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Pembuatan Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Pembuatan Tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Melakukan Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan kegiatan ekstra kurikuler pramuka kepada siswa sejak dini. Kegiatan dilaksankanan melalui metode bentuk sosialisasi, simulasi, demonstrasi, pembuatan alat peraga, dan pembuatan dokumen terkait manajemen Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Pelaksanaan kegiatan manajemen DESTANA ini yaitu selama 45 hari melalui program KKS PPM DESTANA yang melibatkan personil dari BPBD Kabupaten Boalemo dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berjumllah 30 mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini berupa: (1) Terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Terbentuknya Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Adanya Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Adanya tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Dilaksanakannya Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Dilaksanakannya Sosialisasi dan Simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan ekstra kurikuler Pramuka kepada siswa sejak dini di Desa Apitalawu dan Desa Towayu.
KONSELING DAN EDUKASI BAHAYA PENYALAHGUNAAN OBAT NAPZA DI KALANGAN REMAJA La Ode Akbar Rasydy; Ari Yuniarto; Sefi Megawati; Saru Noliqo Rangkuti; Ariadin Nurfi; Abdul Latif Junaedi
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2433

Abstract

Kasus penyalahgunaan obat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) 97% dilakukan pada usia remaja yang sedang mengalami keadaan emosional yang labil dan mempunyai keinginan besar untuk mencoba serta mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang peranan Farmasis dan memberikan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA pada kalangan pelajar. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap 1 persiapan yang meliputi penentuan waktu, tempat pelaksanaan, penyiapan media dan alat penyuluhan serta pendataan siswa-siswi,. Tahap II pelaksanaan, meliputi pemberian materi penyuluhan, sesi tanya jawab dan post test. Tahap III evaluasi meliputi pengolahan data kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui program SPSS 21 dengan taraf siginifikan (α) 0,05. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17 Januari 2023 di Aula SMAN 1 Maja yang diikuti oleh 42 Siswa kelas XII. Hasil kegiatan diperoleh presentasi tingkat pemahaman dan bahaya penyalahgunaan NAPZA siswa dengan katagori baik sebesar 76,19% dan kurang sebesar 23,81%. Pemberian informasi melalui penyuluhan Farmasis dapat meningkatkan pemahaman Remaja mengenai bahaya penyalahgunaan obat sehingga pelajar lebih dapat menjauhi obat-obatan yang berbahaya dan dapat mengancam keselamatan masa depannya sehingga dapat terwujudnya generasi muda bangsa yang sehat, cerdas, dan kreatif.
PEMBAHARUAN TATA KELOLA DATA MELALUI SISTEM INFORMASI GORONTALO SATU DATA Yayu Indriati Arifin; Waode Eti Hardiyanti
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2443

Abstract

Kebijakan pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan adalah program Satu Data Indonesia. Pemerintah daerah Provinsi Gorontalo menjalankan program ini yang juga dibantu oleh mahasiswa dan dosen melakukan pendataan menggunakan aplikasi digital yang disebut Gorontalo Satu Data (GSD). Dalam satu desa, GSD mendata empat dusun yaitu kepada sekitar 100 KK di Desa Pentadu Timur, Kabupaten Boalemo.Metode pendataan dilakukan dengan mengunjungi rumah warga dan melakukan wawancara dengan materi meliputi aspek penghasilan, kesehatan, pendidikan dan kemudian data tersebut diinput pada aplikasi GSD di smartphone anumerator. Dari pembaharuan data menunjukkan dua hal penting yaitu banyak masyarakat yang sudah berubah status penghasilan sehingga data terkait bantuan sosial perlu direvisi, dan dibidang kesehatan banyak masyarakat yang tidak mengetahui status asuransi BPJS yang mereka miliki. Ini menjadi catatan terkait dengan pemberian program bantuan yang tepat sasaran kepada yang berhak menerima dan perlunya sosialisasi berbagai program kepada masyarakat juga berada dipemukiman terpencil.
PEMBINAAN KEBUGARAN FISIK MELALUI MODEL PERMAINAN OLAHRAGA BAGI SISWA Muhammad Salahuddin; Ardiansyah Nur; Andi Nurhalisah Petta; Sonda La Sima; Taufik Heri Jayanto; Muh Ulwan Madilau
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i1.2435

Abstract

SMA Muhammadiyah adalah bagian pendidikan yang tidak bisa diindahkan dari pada sekolah lain yang pada umumnya. SMA Muhammadiyah Luwuk yang sekarang ini biasa dianggap sebelah mata dari sekolah negeri yang ada di Kabupaten Banggai karena kurangnya prestasi olahraga yang didapatkan. Pembinaan kebugaran fisik bagi siswa SMA Muhamamdiyah masih tergolong kurang sekali, karena kurangnya perhatian yang diberikan dalam proses pembelajaran. Sehingga dilakukan pembinaan kebugaran fisik dengan memberikan model permainan olahraga, dengan adanya model permainan yang diberikan membuat siswa dalam proses pembelajaran lebih semangat dan motivasi.  Sebagaimana sebelumnya rata-rata kebugaran fisik yang dimiliki 13,69 dengan diberikan model permainan olahraga, kebugran fisik meningkat dengan dengan rata-rata 17.00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata 3,308 antara tes awal kebugaran fisik dengan tes akhir kebugaran fisik yang artinya terdapat peningkatan pembinaan kebugaran fisik melalui permainan olahraga bagi siswa SMA Muhammadiyah Luwuk

Page 2 of 2 | Total Record : 20