cover
Contact Name
Syarief Fajaruddin
Contact Email
syarief.rieffa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 23383372     EISSN : 26559269     DOI : -
Core Subject : Education,
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan publishes high-quality manuscripts of evaluation, assessment, and measurement in varied instructional settings, including economics, mathematics, physics, vocation, engineering, and linguistics with their own particular phenomena, and significant studies that address issues of current education concern. The journal seeks high-quality research on how evaluation, measurement, and assessment can improve educational outcomes; research on how different disciplines can inform theoretical, practical, and political perspectives at the local, provincial, regional and international levels, with an effect on elementary, secondary and tertiary education stages.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2017)" : 12 Documents clear
Identifikasi miskonsepsi dalam pembelajaran IPA ruang lingkup materi dan sifatnya di SMP Joannes Bosco Yogyakarta kelas VIII tahun ajaran 2014-2015 Dwi Herry Noegroho; FX Sudarsono; Samsi Haryanto
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.755 KB) | DOI: 10.30738/wd.v5i1.3293

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya miskonsepsi dan faktor-faktor penyebab miskonsepsi dalam pembelajaran IPA ruang lingkup materi dan sifatnya yang terjadi pada peserta didik kelas VIII SMP Joannes Bosco Yogyakarta tahun akademik 2014/2015. Penelitian ini menyimpulkan teridentifikasikannya jenis-jenis miskonsepsi yang dialami peserta didik kelas VIII SMP Joannes Bosco Yogyakarta mata pelajaran IPA ruang lingkup materi dan sifatnya dengan materi pokok atom, ion, dan molekul adalah sebagai berikut : (1) massa, muatan listrik, dan letak netron di dalam suatu atom, (2) kaitan antara jumlah proton, netron dan electron dengan nomor atom dan nomor massa, (3) kaitan antara model dan lambang suatu atom dengan nomor atom dan nomor massa, (4) pengertian, contoh, dan proses pembentukan ion, anion, dan kation, serta kaitannya dengan jumlah proton dan electron, (5) model ion poliatomik dan pengertian ion poliatomik, (6) pengertian, contoh, rumus kimia molekul, molekul unsure, molekul senyawa, molekul unsure poliatomik. Adapun penyebab dari miskonsepsi yang dialami peserta didik kelas VIII SMP Joannes Bosco Yogyakarta adalah : (1) tidak dapat membedakan materi yang partikel-partikel penyusunnya terdiri dari satu jenis atom, yang merupakan ciri dari unsure, (2) kesulitan untuk menghapalkan massa, muatan listrik, dan letak dari partikel-partikel di dalam suatu atom seperti proton dan netron, (3) tidak dapat membedakan antara nomor atom dan nomor massa sehingga dalam menghitung jumlah proton, netron dan electron terjadi kesalahan, demikian juga dengan model dan lambang atom suatu atom, (4) tidak dapat membedakan antara ion, anion, dan kation, sehingga terjadi kesalahan dalam proses pembentukannya dan kaitannya dengan jumlah proton dan electron, (5) tidak hapal dengan rumus kimia dari atom, molekul unsur, molekul senyawa, molekul unsur poliatomik Identification of misconsepsi in learning IPA scope of material and its nature in SMP Joannes Bosco Yogyakarta class VIII teaching date 2014-2015 AbstractThis survey study are aimed to identify the misconception and the factors causing misconception in science learning for the subject of material and its propertiesfor 8thgrade students of Joannes Bosco Junior High School Yogyakarta Academic Year2014-2015. This study succeed to identify the types of misconception in science learning for the subject of material dan its properties focusing on atom, ion, and molecule; they were related to: (1) mass, electrical charge, and potition of neutron in atom, like proton and neutron, (2) the relation between proton, neutron dan electron with atomic and mass number of atom (3) the relation between model dan symbol of atom with atomic and mass number of atom, (4) the definition, example, bulding proses of ion, anion, and kation, and its relation with the number of proton dan electron, (5) poliatomic ion model and its definition, (6) the definition, example, molecule symbol of molecule, element, compound, and polyatomic molecule. There were some causes of misconception in science learning for the subject of material dan its properties for 8thgrade students of Joannes Bosco Junior High School Yogyakarta Academic Year2014-2015: (1) unable to understand the material consisted of one atom which is the characteristic of one element (2) difficult to remember mass, electrical charge and potition of neutron in the atom (3) difficult to differenciate atomic and mass number of each atom causing miscalculation related to the number of proton, neutron, and electron even the model and symbol of atom, (4) unable to differenciate ion, anion, and cation causing a problem in forming process of ion and its relation to the number of proton dan electron, (5) unable to remember the symbol of atom, molecule, compound, polyatomic molecule.
Implementasi pendidikan berbasis keunggulan lokal studi kasus pengembangan program ekowisata Salto di SMA Negeri 1 Turi Sleman Sumiyati Sumiyati
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.974 KB) | DOI: 10.30738/wd.v5i1.3292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan penentuan program, perencanaan, pelaksanaan, dan keberhasilan program, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan pengembangan program ekowisata salto sebagai implementasi pendidikan berbasis keunggulan lokal di SMA Negeri 1 Turi Sleman. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif penelitian  ini  dilakukan  menggunakan  studi  kasus  dengan  memfokuskan  pada  pengembangan program ekowisata salto, dipadukan kegiatan kewirausahaan yang sedang berusaha diwujudkan secara nyata, mengingat SMA Negeri 1 Turi bukan merupakan sekolah kejuruan. Data pada penelitian ini digali terutama dengan wawancara dengan narasumber sebagai informan, baik dari stakeholder di dalam sekolah ataupun dari masyarakat sekitar sekolah. Pada proses analisis data ini dikembangkan dengan menggunakan trianggulasi dan dipekuat dengan hasil observasi dan telaah dokumen yang ada. Dari data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa pengembangan program ekowisata salto diadakan berdasarkan potensi sekolah yang tepat dan ditunjang stakeholder yang memadahi terutama kejelian, kegigihan, dan semangat kepala sekolah beserta jajarannya untuk membekali siswanya pengetahuan pariwisata dan kewirausahaan dengan segala kelebihan yang mendukung maupun segenap keterbatasan yang menghambat programImplementation of education based on local advantage case study development of salto ekowisata program in SMA Negeri 1 Turi Sleman This research aims to determine program development reasons, plans, executions, and success in addition, it also aims to determine the supporting and preventing factors related to the salto tourism programs as an implementation of local excellence-Base education in SMA Negeri 1 Turi  Sleman.  This  research  was  conducted  by  a  case  study,  a  part  of  discriptive  qualitative approach with focused on Salto ecotourism program development, combined with the real entrepreneurship  activities  because  SMA  Negeri  I  Turi  is  not  a  vocational  school.  The  data werwbobtained by interviewing school stakeholders and people arround the shool. The data werw analyzed using triangulation strengtened by observation results and provided documents. From the data it can be indicated that Salto ecotourism program development is held by consodering suitable schools supported by good stakeholders especially the headmaster in wich they have carefullness, persistence and passions to teach the students about ecotourism and entrepreneurship with any strengths or weakness.

Page 2 of 2 | Total Record : 12