cover
Contact Name
Syahrul Mistang
Contact Email
syahrulmistang@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nic@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. P. Kemerdekaan VIII No.24, Tamalanrea Jaya, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nursing Inside Community
ISSN : 26543540     EISSN : 26543532     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Inside Community adalah Jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2654-3540 dan eISSN : 2654-3532 yang terbit 3 Kali dalam satu tahun setiap Desember, April dan Agustus. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan. Jurnal ini membahas masalah kesehatan preventif, promotif, dan rehabilitatif yang terkait dengan keterampilan kompetensi perawat untuk meningkatkan praktik berbasis bukti ilmiah di kalangan masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community" : 5 Documents clear
Persepsi dan Sikap Keluarga terhadap Perilaku Keluarga dalam Mencegah Penularan TB Paru Suarnianti; Sri Angriani
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Lima negara dengan insiden kasus tertinggi adalah Indonesia. Prevelensi kejadian tuberkulosis ini terus meningkat tiap tahunnya. Salah satu penyebabnya adalah persepsi keluarga dan sikap keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi berisiko dan sikap keluarga terhadap perilaku keluarga dalam mencegah penularan TB paru di Puskesmas Bara Baraya Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif Analitik dengan desain/rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga dari 41 pasien yang menderita TB paru di Puskesmas Bara Baraya Makassar. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling yaitu dimana sampel yang di gunakan hanya 37 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, kuesioner, program Microsoft Excel dan program Statistic (SPSS). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji stastistik Chi Square (α=0.05) dengan korelasi Continuity Correction untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Hasil analisis bivariat didapatkan persepsi berisiko mempengaruhi perilaku keluarga dalam mencegah penularan TB paru (ρ=0.004) dan sikap keluarga mempengaruhi perilaku keluarga dalam mencegah penularan TB paru (ρ=0.004). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara persepsi berisiko dan sikap keluarga terhadap perilaku keluarga dalam mencegah penularan TB paru.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Lama Kala I di Bidan Praktek Mandiri Belakang Pondok Kota Bengkulu Riska Safitri; Rafidaini Sazarni R; Pawiliyah
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan suatu keadaan normal pada wanita dalam menghadapi proses persalinan, kondisi ini menyebabkan masalah yang menghambat kelancaran proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara tingkat kecemasan dengan lama kala 1 pada ibu bersalin. Desain penelitian ini dengan menggunakan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin primigravida sejumlah 30 orang, dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk tingkat kecemasan dan lembar observasi untuk lama persalinan. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Exact Fisher’s. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat kecemasan pada ibu bersalin dengan lama kala 1 pada ibu primigravida (p=0,001<0,05) dengan kategori hubungan erat. Diharapkan kepada ibu bersalin primigravida lebih meningkatkan keinginan mencari tahu tentang informasi tentang proses persalinan, sehingga dengan pengetahuan yang baik akan mengurangi tingkat kecemasan saat menjalani proses persalinan.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan ODHA yang Menjalani Terapi Pengobatan Antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar Junaiddin
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) adalah sebutan untuk seseorang yang telah mengidap HIV/AIDS. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu sejenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrom, yaitu kumpulan gejala penyakit (sindrom) yang didapat akibat turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga yang menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar, pada bulan Oktober sebanyak 313 orang. Pengambilan sampel dengan cara concesecutive sampling menggunakan rumus besar sampel yaitu di dapat sebanyak 40 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program Microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 22.0. Hasil analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji Alternatif Fisher’s Exact Test (p<0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p = 0,003,<α=0,05), Ha diterima. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar.
Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Komunikasi Terapeutik dengan Kepuasan Pasien di Ruang Cendana Rumah Sakit Tingkat III Wolter Mongisidi Semuel Stevi Kumajas
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari perawat tidak bisa lepas dari kegiatan komunikasi. Komunikasi merupakan komunikasi merupakan sarana yang sangat efektif dalam memudahkan perawat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik, biasanya kegiatan tersebut berhubungan dengan profesi psikologi, konseling kesehatan medis atau keperawatan, dan klinik alternatif, sehingga komunikasi dapat berfungsi sebagai alat terapi yang kemudian disebut dengan “komunikasi terapeutik”. Dengan metode ini, seorang terapis mengarahkan komunikasi begitu rupa sehingga pasien dihadapkan pada situasi dan pertukaran pesan yang dapat menimbulkan hubungan sosial yang bermanfaat.Perawat sebagai petugas yang selalu berhubungan dengan pasien harus memiliki banyak keterampilan, salah satunya adalah keterampilan Interpersonal, yaitu keterampilan dalam berkomunikasi dengan pasien (terapeutik). Komunikasi terapeutik merupakan cara efektif untuk merubah tingkah laku manusia dan bermanfaat dalam melaksanakan pelayanan kesehatan di rumah sakit, sehingga komunikasi ini harus dikembangkan terus-menerus (Kario, 2012). Hubungan antara perawat dan klien yang terapeutik bisa terwujud dengan adanya interaksi yang terapeutik antara keduanya, interaksi tersebut harus dilakukan dengan tahapan-tahapan baku interaksi terapeutik perawat klien, tahapan itu merupakan tahap pre orientasi, tahap orientasi, tahap kerja dan terminasi. Pengukuran tingkat kepuasan pasien mutlak diperlukan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pengukuran tersebut, maka dapat diketahui sejauh mana dimensi-dimensi mutu pelayanan kesehatan yang telah diselenggarakan dapat memenuhi harapan pasien (Pohan, 2012).Pada era globalisasi, pelayanan prima merupakan elemen utama di rumah sakit dan unit kesehatan.Rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang memenuhi standar pelayanan yang optimal.Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik,waktu pada bulan Agustus 2019 dan tempat penelitian di di Ruang Cendana RS Tingkat III Wolter Mongisidi Manado. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% bila α < 0,05 hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan tentang komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien di Ruang Cendana RS Tingkat III Wolter Mongisidi Manado.
Analisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Terjadinya Erosi Serviks pada Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa Merlis Simon
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 1 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita dalam menjalankan peran reproduksinya tidak dapat terlepas dari berbagai permasalahan, gangguan yang paling ringan sampai dengan gangguan berat. Dan yang menjadi salah satu gangguan yang menyerang organ reproduksi wanita yaitu erosi serviks. Erosi serviks adalah suatu proses peradangan atau suatu luka yang terjadi pada daerah porsio serviks uteri (mulut rahim). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya erosi serviks pada wanita pasangan usia subur di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi semua pasangan usia subur khususnya wanita yang melakukan pemeriksaan IVA dengan jumlah Sampel sebanyak 154 responden. Pengelolahan data penelitian ini menggunakan sistem komputerisasi dengan bantuan program SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara usia pertama kali menikah, penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim, penggunaan kontrasepsi oral dan kebersihan organ reproduksi terhadap terjadinya erosi serviks sedangkan paritas tidak berpengaruh terhadap terjadinya erosi serviks. Saran bagi petugas kesehatan untuk lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan erosi serviks dan bagi seluruh wanita untuk rutin memeriksakan diri untuk mencegah terjadinya erosi serviks.

Page 1 of 1 | Total Record : 5