cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2021): November 2021" : 9 Documents clear
ANALISIS KADAR OPTIMUM SERBUK KARET BAN DALAM BEKAS PADA CAMPURAN ASPAL Hariman Al FaritzieHijriah; Zuul Fitriana Umari; Ricardo Panjaitan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1784

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil karet terbesar ke-2 di dunia, pada tahun 2011 menghasilkan sebesar 2.982.000 ton karet alam dalam hal ini Indonesia mempunyai kontribusi terhadap  produksi  karet  dunia  sebesar  27,06%.  Tujuan  dilakukannya  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui  pengaruh  dari  limbah  ban  dalam  bekas  kendaraan  terhadap  karakteristik  aspal  dengan menggunakan pengujian marshall yang menggunakan bahan tambah limbah ban dalam bekas kendaraan 0% 2 %, 4 %, dan 6 % masing masing dibuat sebanyak 3 benda uji. Peneliti melakukan eksperimen terhadap variabel terikat yaitu karakteristik marshall dan variabel bebas yaitu penambahan serbuk karet ban dalam bekas kendaraan pada campuran AC-WC. Pengujian ini dilakukan guna mengetahui nilai dari VIM (Void in the mix), VMA (Void in Mineral Agregate), VFA (Void Filled With Asphalt), Pelelehan (Flow), Stabilitas dan MQ (Marshall Quitient). Dari hasil penelitian bahwa kadar karet ban bekas dengan rentang 0% hingga 6% yang memenuhi semua parameter Marshall, lalu rentang tersebut diambil nilai tengahnya dan didapatlah penambahan kadar serbuk karet ban bekas optimumnya sebesar 4%.
OPTIMASI SIFAT FISIK DAN MEKANIS BATAKO MENGGUNAKAN SEKAM PADI Dafit Ardiansyah; Yusuf Amran; Sari Utama Dewi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan bahan susun dan proses produksi batu bata sekam padi yang dicetak secara manual tanpa mesin dengan memenuhi standar SNI 03-0349-1989 tentang bata beton atau batako. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dimulai dari penyelidikan blok bangunan, pembuatan batu bata dan pengujiannya. Bahan bata susun antara lain semen, pasir, dan sekam padi dicampur dalam berbagai variasi metode, pencetakan dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin sesuai SNI 03-0349-1989, pengujian dilakukan terhadap kuat tekan dan bata resapan air dengan semen bahan susun: pasang, sekam padi dengan perbandingan 1:8:5% akan menghasilkan kuat tekan tertinggi pada umur tujuh hari dengan penambahan 1% sekam padi sebesar 82.469 kg/cm2, pada umur dua puluh delapan hari dengan penambahan sekam padi 2% sebesar 78.025 kg/cm2, dan kuat tekan batu bata di pasaran sebesar 23.704 kg/cm2. sedangkan syarat lulus benda uji menurut SNI 03-0349-1989 adalah 25 kg/cm2
ANALISIS SIFAT FISIK DAN MEKANIS BETON PASCA BAKAR Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; M. Ade Khairil
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1796

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik beton pasca bakar untuk beton K-225, K250 dan K-300 dengan waktu pembakaran selama 3 jam, 6 jam dan 9 jam dan temperatur 2000C. Dari hasil penelitian pada waktu pembakaran 3 jam didapat kuat tekan menurun sebesar 19,236 %, 7,96 % pada K-225 dan K-250 dari kekuatan awal beton, sedangkan pada K-300 beton semakin naik dan kuat sebesar 13,454 % dari kekuatan awal beton. Pada waktu pembakaran 6 jam kuat tekan beton pada K-225 dan K-250 menurun sebesar 24,076 % dan 17,641 % dari kekuatan awal beton. Sedangkan pada waktu pembakaran 9 jam, kuat tekan beton pada K-300 mengalami kenaikan sebesar 2,255 %. kuat tekan terbesar berada pada K-250 sebesar 202,490 kg/cm2. Artinya beton semakin lemah dan kuat tekan beton berturut-turut menurun sebesar 18,939 %, 19,899 % dan 17,287 % dari kekuatan awal beton. Untuk porositas beton dengan waktu pembakaran 3 jam dapat dilihat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah. Porositas beton dengan waktu pembakaran 6 jam dapat diliat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah tetapi pada mutu beton K-300 nilai porositas menurun. Sedangkan porositas beton dengan waktu pembakaran dapat diliat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah tetapi pada mutu beton K-300 nilai porositas menurun
ANALISA KINERJA SIMPANG PASAR UNIT 2 KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG DENGAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA 2014 Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1781

Abstract

Simpang pasar unit 2 Tulang Bawang ini merupakan titik temu antara ruas jalan  Lintas Sumatra, jalan Ethanol dan jalan Perintis. Aktifitas pasar, parkir di bahu jalan, pejalan kaki menyeberang dan menyusuri jalan serta hambatan samping jalan sangat mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas yang melintasi simpang ini. Pada jam-jam tertentu terutama di pagi hari arus lalu lintas sangat tinggi terlebih ketika kegiatan pasar sudah mulai beraktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja. Parameter kinerja simpang yang dianalisis meliputi kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian menggunakan pedoman PKJI 2014 (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia). Survei yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu survei traffic counting (pencacah arus lalu lintas), survei hambatan samping, dan survei geometrik simpang. Dari hasil analisis diketahui bahwa kinerja simpang pasar Unit 2 Tulang Bawang  pada volume tertinggi jam puncak sore derajat jenuh (DJ) 0,99 yang berarti bahwa pada kondisi eksisiting tersebut kinerja simpang adalah buruk. Alternatif untuk meningkatkan kinerja simpang adalah dengan melakukan 2 skenario. Alternatif 1 dilakukan pelebaran pada Jl. Perintis, lebar eksisting 5 meter menjadi 6 meter, didapatkan derajat kejenuhan (DJ) 0,96. Pada alternatif 2 dilakukan perancangan arus lalu lintas dengan memasang rambu kendaraan dilarang masuk atau forbidden ke Jl. Perintis  dari arah Timur, jadi seluruh kendaraan yang akan melintas ke Jl. Perintis akan ada pengalihan arus kendaraan ke Jl. Seroja atau Jl. Melati didapatkan nilai derajat kejenuhan (DJ) 0,83. Dari nilai derajat kejenuhan alternatif tersebut, maka alternatif 2 dapat menjadi salah satu alternatif untuk perencanaan penanganan simpang dalam hal manajemen lalu lintas di lokasi penelitian
ANALISIS PERBANDINGAN KOMPOSISI CAMPURAN BETON MUTU K-300 ANTARA BETON TANPA ADDITIVE DAN BETON MENGGUNAKAN ADDITIVE TIPE C MERK SIKACIM CONCRETE ADDITIVE DENGAN AGREGAT KASAR DESA SUNGAI DUA KABUPATEN TANAH BUMBU DAN AGREGAT HALUS DESA SUNGUP KABUPATEN KOTA BARU KALIMANTAN SELATAN Permatasari, Sylvina
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1782

Abstract

Penelitian dengan penambahan zat cair merk Sikacim Tipe C, dengan proses penambahan zat cair Sikacim yaitu dengan mencampurkan zat cair Sikacim ke dalam air. Material yang digunakan dalam pembuatan sampel beton ini berasal dari Kotabaru yaitu pasir diambil dari Desa Sungup dan kerikil dari Desa Sungai Dua Kabupaten Tanah Bumbu, air dari PDAM Kotabaru, semen Tiga Roda yang diproduksi oleh PT. Indocement Tunggal Prakasa, Tbk dan zat cair sikacim diproduksi oleh PT. Wibawa Putra Utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik/spesifikasi dari material tersebut dengan tambahan zat cair sikacim. Untuk pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium. Mix design semen Tiga Roda, agregat halus Desa Sungup dan agregat kasar Desa Sungai Dua sesuai dengan mutu yang disyaratkan untuk 1m3 beton adalah semen 454,86 kg/m3, agregat halus Desa Sungup 608,6 kg/m3, agregat kasar Desa Sungai Dua 993,2 kg/m3 dan air sebanyak 218,33 Liter. Mix design semen Tiga Roda, agregat halus Desa Sungup, agregat kasar Desa Sungai Dua serta menggunakan additive tipe C merk Sikacim Concrete Additive sesuai dengan mutu yang disyaratkan untuk 1m3 beton adalah semen 454,86 kg/m3, agregat halus Desa Sungup 608,6 kg/m3, agregat kasar Desa Sungai Dua 993,2 kg/m3, 174,67 Liter dan zat additive sebanyak 272,91 ml.            Dari hasil penelitian mengenai jenis agregat halus Desa Sungup dan agregat Kasar Desa Sungai Dua terhadap kuat tekan beton antara beton tanpa additive dan beton yang menggunakan additive tipe C merk Sikacim Concrete Additive yaitu Mix design semen Tiga Roda, agregat halus Desa Sungup dan agregat kasar Desa Sungai Dua sesuai dengan mutu beton yang disyaratkan yaitu K-300 menghasilkan kuat tekan 300,30 kg/cm2. Dari hasil pengujian sudah dapat memenuhi mutu yang direncanakan pada kuat tekan dan Mix design semen Tiga Roda, agregat halus Desa Sungup dan agregat kasar Desa Sungai Dua serta menggunakan additive tipe C merk Sikacim Concrete Additive sesuai dengan mutu beton yang disyaratkan yaitu K-300 menghasilkan kuat tekan 215,85 kg/cm2. Dari hasil pengujian masih belum dapat memenuhi mutu beton yang direncanakan pada kuat tekan
ANALISIS PRODUKTIVITAS GALIAN/ TIMBUNAN MENGUNAKAN ALAT BERAT PADA PEMBANGUNAN BENDUNGAN MARGATIGA LAMPUNG TIMUR Kurniawan, Septyanto; Nuzola, Ma’ruf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1798

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek pembangunan pekerjaan tanah bisa dilakukan langsung dengan tenaga manusia (manual) atau menggunakan bantuan tenaga mesin (alat-alat berat). Pemilihan metode konstruksi atau kerja yang akan dipilih, tentunya tidak lepas dari pertimbangan-pertimbangan teknis dan ekonomis. Di bidang teknik sipil, alat-alat berat digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur bangunan. Saat ini, alat berat merupakan faktor penting di dalam proyek, terutama proyek-proyek kontruksi dengan skala besar. Penggunaan alat berat dalam pembangunan Bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur bertujuan untuk memperlancar jalanya pembangunan. Kombinasi alat berat merupakan salah satu cara untuk menentukan alat berat yang  akan dipakai, jumlah alat berat yang akan dipakai dan menghitung waktu dan biaya yang dibutuhkan oleh setiap kombinasi alat berat yang akan dipakai. Pekerjaan galian dan timbunan pada pembangunan bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur membutuhkan beberapa kombinasi alat berat untuk menyelesaikannya. Maka dari itu dibutuhkan beberapa kombinasi alat berat untuk mengetahui produktivitas alat.Total pekerjaan alat berat adalah 14.118 m3 yang terdiri dari pekerjaan galian sebesar 13.020 dan pekerjaan timbunan sebesar 1.098. Untuk produktivitas Excavator SANY SY305 116,64 m3/ jam (menggali dan memuat kedalam Dumptruck), Excavator SANY SY365 233,29 m3/ jam (menggali dan memuat kedalam Dumptruck), `bratorry Roller SAKAI SV515D 159,75 m3/ jam (menggilas dan memadatkan), Dumptruck kapasitas 24 dan 30 m3. 6,91 m3/ jam (galian 1), 14,85 m3/ jam (galian 2), 21,87 m3/ jam (timbunan). Analisa biaya sewa alat menggunakan satuan harga sewa yang ada dilokasi penlitian. Untuk hasil perhitungan analisis lapangan didapat penggunaan biaya alat berat untuk pekerjaan galian dan timbunan membutuhkan waktu 100 jam, dengan biaya sewa alat berat sebesar 629.200.000. Dari hasil perhitungan alternatif 1 didapatkan alat berat membutuhkan waktu 95 jam dengan mengerjakan pekerjaan dengan volume yang ada dilapangan, dengan total biaya sewa alat berat sebesar 597.075.000, sedangkan dari hasil perhitungan alternatif 2 didapatkan waktu 204 jam dengan total biaya sewa sebesar 1.257.660.000. Untuk hasil tanah galian yang tidak terpakai akan diangkut ke lokasi pembuangan sedangkan tanah yang terpakai digunakan untuk timbunan dinding muka apron hulu
EVALUASI KERUSAKAN JALAN RAYA STAGEN STA 8+100 DAN STA 9+100 DITINJAU DARI NILAI CBR TANAH DASAR DAN NILAI CESA TERHADAP TEBAL PERKERASAN JALAN EXISTING MENGACU PADA MDP 2017 Satriani Satriani; Mochamad Bastomi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1783

Abstract

Jalan Raya Stagen terdapat beberapa titik jalan yang berlubang dan retak yaitu pada STA 8+200 dan 9+100 dan posisinya berada pada tikungan jalan sehingga sering kali terjadi kecelakaan. Pemerintah sering melakukan penanganan dengan menambal jalan yang berlubang tersebut, namun tidak bertahan lama.Oleh karena itu, dilakukan evaluasi pada beberapa titik tersebut untuk mengetahui penyebab kerusakan sehingga dapat diketahui metode perbaikan yang tepat. Evaluasi meliputi pengujian CBR tanah dasar menggunakan alat DCP dan analisis terhadap lalu lintar lajur untuk mengetahui tebal perkerasan berdasarkan Manual Desain Perkerasan Revisi 2017.Dari hasil perhitungan diperoleh nilai ESA adalah 26 juta dengan umur rencana 20 tahun dan nilai HVAG sebesar adalah 31 juta dengan umur rencana 40 tahun. Nilai CBR dan DDT STA 8+200 adalah 0,857%dan 1,373% sedangkan pada STA 9+100 adalah 1,087%  dan 1,823%. Struktur jalan existing tidak sesuai dengan nilai CBR dan lalu lintar lajur yang terjadi berdasarkan MDP 2017.  Saran perbaikan adalah dengan mebuang lapisa tanah lunak dengan lapisan penopang 1500 mm untuk mencapai CBR 2,5% dan lapisan tanah 350 mm untuk mencapai nilai CBR 6%. Untuk lapis perkerasan menggunakan perkerasan kaku tebal pelat beton 295 mm dan AC-WC 30 mm
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE TERHADAP BANJIR PADA RUAS JALAN RAPOL – GANG LAMBAU KOTA METRO – LAMPUNG Eri Prawati; Agus Karsa Juansyah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1799

Abstract

Pertumbuhan penduduk perkotaan yang amat pesat khususnya di Kota Metro, pada umumnya melampaui kemampuan penyediaan prasarana dan sarana perkotaan diantaranya permasalahan drainase perkotaan. Akibatnya permasalahan banjir/genangan semakin meningkat pula. Pada umumnya penanganan sistem drainase di kota Metro masih belum memadai, sehingga tidak menyelesaikan permasalahan banjir dan genangan secara tuntas. Pengelolaan drainase perkotaan harus dilaksanakan secara menyeluruh, dimulai dari tahap Survey, Investigasi perencanaan, pembebasan lahan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan serta ditunjang dengan peningkatan kelembagaan, pembiayaan serta partisipasi masyarakat. Peningkatan pemahaman mengenai sistem drainase kepada pihak yang terlibat baik pelaksana maupun masyarakat perlu dilakukan secara berkesinambungan, agar penanganan permasalahan sistem drainase dapat  dilakukan secara terus menerus dengan sebaik-baiknya.Dari hasil perhitungan pada penelitian ini maka diperoleh kesimpulan bahwa kapasitas saluran drainase di atas memperlihatkan bahwa terdapat saluran yang tidak aman karena debit saluran eksisting(Qs) lebih kecil dari debit banjir rencana (Qr) yaitu pada saluran 2, sehingga saluran tesebut perlu untuk diredesain. Untuk kapasitas saluran drainase lainnya sudah aman tetapi kondisinya perlu diperhatikan terutama pada saluran 1, dan 3. Pada saluran tersebut banyak terdapat sedimen yang dapat mengurangi kapasitas dari saluran itu sendiri sehingga dapat menyebabkan genangan air di sekitar saluran. Perlu adanya kesadaran masyarakat untuk pemeliharaan guna menanggulangi terjadinya genangan air disekitar saluran tersebut. Untuk perhitungan redesain saluran 2  dapat ditinjau dari debit banjir rencana dan elevasi saluran yang telah dihitung sebelumnya sehingga dapat dengan mudah menentukan dimensi saluran ekonomis yang sesuai dengan debit rencananya
PERENCANAAN PERKUATAN LERENG PADA SUNGAI WAY BATANGHARI MENGGUNAKAN METODE IRISAN (METHOD OF SLICE) DENGAN CARA FELLENIUS (STUDI KASUS LERENG PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI WAY BATANGHARI, BELAKANG KAMPUS 1 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO)
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1797

Abstract

Saat ini berbagai sektor kegiatan pembangunan mengalami pertumbuhan yang pesat.Dalam perkembangannya, perencanaan wilayah atau penetapan pusat pengembangankawasan permukiman justru berada di kawasan rawan yaitu kawasan sungai. Sungaimenyediakan banyak sumber kehidupan. Kegiatan pengamanan tersebut meliputipengamanan tanggul sungai.Dalam studi kasus ini, upaya pencegahan dan pengamanan tanggul/lereng sungaidapat dilakukan dengan cara memperkuat dan memperbaiki lereng yang harus digunakandan dianalisis terlebih dahulu sebelum dilakukan perencanaan teknis. Perencanaan/analisalereng sungai diharapkan dapat meminimalisir beberapa hal yang dapat mengganggukestabilan gaya geser, kestabilan gaya gulir, daya dukung tanah yang dapat mengakibatkanlongsoran pada lereng dengan menggunakan beberapa metode seperti slice of method dilereng sungai way batanghari yang tepatnya berada di belakang Kampus 1 UniversitasMuhammadiyah Metro.Berdasarkan uraian kondisi geoteknik dan hidro seperti diuraikan di atas, maka perludilakukan suatu analisis yang diperlukan sebagai dasar perencanaan lereng sertaperencanaan struktur dinding penahan tanah di masa yang akan datang, termasuk analisishidrologi, kemiringan lereng dan analisis stabilitas. Dalam analisis hidrologi digunakanmetode rasional untuk menentukan perhitungan debet rencana. Perhitungan stabilitastekanan tanah dihitung menggunakan teori Rankine dan Coulomb dan perhitunganstabilitas terhadap runtuhnya daya dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan hansendan vesik berdasarkan data karakteristik teknis.Dari analisa kestabilan lereng dengan metode irisan dengan cara fellenius, diperolehfaktor keamanan (FK) terbesar yaitu 3,789>1,5 dalam hal ini lereng dalam keadaan stabilatau aman dari bahaya longsor. Berdasarkan hasil perhitungan debit rembesan diperolehdebit rembesan pada badan lereng sebesar = 5,34 x 10 -5 m3/det, debit air yang terjadi padabadan lereng pada saat penggenangan dapat mempengaruhi penurunan kestabilan lereng,dimana Penghancuran akan menimbulkan gejala piping (proses menerangi butir-butirtanah halus yang menyebabkan air mengalir di badan lereng)

Page 1 of 1 | Total Record : 9