cover
Contact Name
Fredy Mardiyantoro
Contact Email
fredymardiyantoro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fredymardiyantoro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
E-Prodenta Journal of Dentistry
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 25974912     DOI : -
Core Subject : Health,
E-Prodenta Journal of Dentistry is a journal published by Faculty of Dentistry Universitas Brawijaya Malang. This journal is published periodically every six months. The E-Prodenta Journal of Dentistry presents the latest articles/manuscripts of knowledge, information and development on dental and oral health which are the results of research, review articles, and case reports to support the advancement of science, education, and practice of dentistry.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 5 Documents clear
STIMULASI DENTIN REPARATIF DIRECT PULP CAPPING MENGGUNAKAN EKSTRAK IKAN TERI (Stolephorus sp) Kumala, Yuliana Ratna; Rachmawati, Dini; Hersanto, Klaudia
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.155 KB) | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2017.001.02.1

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi dengan prevalensi sangat tinggi. Karies yang tidak dilakukan perawatan akan berdampak pada kesehatan pulpa. Kevitalan pulpa harus dilindungi karena pulpa berisi serabut, sel, dan berbagai struktur seperti pembuluh darah, saraf sensoris, dan jaringan limfe. Salah satu cara untuk mempertahankan kevitalan pulpa adalah dengan direct pulp capping. Ikan teri merupakan salah satu produk perikanan laut Indonesia yang memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi. Fosfor ditemukan dalam bentuk fosfat saat bercampur dengan air. Kalsium dan fosfat membentuk kompleks kalsium fosfat dengan hidroksiapatit sebagai salah satu senyawanya. Kalsium fosfat dapat menstimulasi diferensiasi stem cell menjadi odontoblas maupun odontoblast-like cells untuk meningkatkan regenerasi dentin sehingga menghasilkan dentin reparatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ekstrak ikan teri dapat menstimulasi dentin reparatif pada direct pulp capping gigi molar tikus wistar. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorik dengan pembagian kelompok perlakuan untuk mengetahui respon tiap kelompok terhadap masing-masing dosis yang diberikan. Dosis ekstrak ikan teri yang digunakan adalah 4 mg, 8 mg, dan 12 mg. Hasil uji korelasi antara dosis ekstrak ikan teri terhadap jumlah sel odontoblas menunjukkan angka positif yaitu 0,853 yang merupakan korelasi signifikan. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan jumlah sel odontoblas berbanding lurus dengan peningkatan dosis yang diberikan. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ekstrak ikan teri dapat menstimulasi dentin reparatif pada direct pulp capping gigi molar tikus wistar. Kata Kunci : Direct pulp capping, ekstrak ikan teri, jumlah sel odontoblas, dentin reparatif
HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI SUSU KEMASAN DENGAN INDEKS PUFA/pufa ANAK USIA 10-11 TAHUN DI SDN TUNJUNGSEKAR 1 KOTA MALANG Widodorini, Trining; Rachmawati, Dini; Oktavia, Della
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.589 KB) | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2017.001.02.5

Abstract

ABSTRAKAnak-anak pada usia 10-11 tahun rentan terhadap pertumbuhan dan perkembangan karies gigi karena memiliki kebiasaan jajan makanan dan minuman  manis, salah satunya adalah susu kemasan. Pada tahun 2013, dari 25,2% penduduk Indonesia berumur 10-14 tahun yang mengalami masalah gigi dan mulut hanya 28,3% yang mendapatkan perawatan medis. Indeks PUFA/pufa adalah indeks yang dipergunakan untuk menilai kondisi rongga mulut akibat karies gigi yang tidak dirawat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi susu kemasan dengan indeks PUFA/pufa anak usia 10-11 tahun di SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang. Data didapat dengan mewawancarai anak kelas IV-V yang berusia 10-11 tahun SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan rongga mulut. Rancangan penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 55 anak yang diperoleh dengan menggunakan metode total sampling. Indeks PUFA/pufa populasi pada anak usia 10-11 tahun di SDN Tunjungsekar satu adalah 37.8%, sedangkan rata-rata Indeks PUFA/pufa adalah 32.7%. Pada penelitian ini frekuensi konsumsi susu kemasan didominasi oleh siswa dengan kategori sedikit 41.8%. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.786 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0.000 (p<0.05). Hubungan tersebut bernilai positif, dapat diartikan bahwa semakin rendah frekuensi konsumsi susu kemasan, maka akan diikuti oleh rendahnya indeks PUFA/pufa.Kata kunci: karies gigi, anak sekolah dasar, frekuensi konsumsi susu kemasan, indeks PUFA/pufa.
PENGARUH PENAMBAHAN PATI JAGUNG (Zea mays) TERHADAP PERUBAHAN STABILITAS DIMENSI BAHAN CETAK ALGINAT Nugrahini, Diwya; Fitriani, Delvi; Ramadani, Irna Kurnia
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.85 KB) | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2017.001.02.3

Abstract

Bahan cetak banyak digunakan dalam bidang kedokteran gigi untuk mencatat dan mereproduksi bentuk dari jaringan keras dan jaringan lunak rongga mulut secara akurat. Alginat banyak digunakan sebagai bahan cetak karena mudah dimanipulasi, nyaman bagi pasien, dan tidak memerlukan banyak peralatan namun harganya relatif mahal karena diimpor. Salah satu cara penghematan alginat adalah menambahkan pati jagung yang mengandung amilosa dan amilopektin yang dapat menyerap air dan mengembang sehingga perubahan stabilitas dimensi model diagnostik dari cetakan alginat dapat minimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan pati jagung (Zea mays) dalam bahan cetak alginat terhadap stabilitas dimensi model diagnostik. Penelitian ini menggunakan Post Test Only Control Group Design dengan sampel hasil cetakan alginat dan alginat campuran pati jagung dengan perbandingan 2:1 yang langsung diisi gipsum dan dengan penundaan waktu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan besar jarak dan diameter silinder antara model hasil cetakan alginat murni dan alginat campuran pati jagung. Uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi jarak 1,000 dan nilai signifikansi diameter 1,000 (p<0,05), tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil cetakan alginat murni dan alginat  campuran pati jagung terhadap stabilitas dimensi model diagnostik. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat pengaruh penambahan pati jagung (Zea mays) terhadap perubahan stabilitas dimensi bahan cetak alginat. Kata Kunci: stabilitas dimensi, pati jagung, bahan cetak alginat
PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN MODEL CETAKAN GIPSUM TIPE III TERHADAP PERUBAHAN DIMENSIONAL LINEAR HASIL CETAKAN Fitriani, Delvi; Wulan, Kartika Andari; Suputro, Edward
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.451 KB) | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2017.001.02.4

Abstract

Gipsum merupakan bahan yang memiliki sifat perubahan dimensional linear. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi detail dan akurasi yang dihasilkan dari model kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perubahan dimensional model cetakan gipsum tipe III yang disimpan selama 24 jam, 72 jam, 168 jam, dan 336 jam. Penelitian ini menggunakan Post Test Only Control Group Design. Master model dibuat berbentuk silinder dengan diameter 66 mm dan tinggi 10 mm. Dua cekungan berhadapan berbentuk V dibuat di atas master model dengan jarak 38 mm yang berguna dalam pengukuran perubahan dimensional linear dari model cetakan gipsum tipe III. Sebuah cincin stainless steel yang berukuran 68 mm bagian bawah dan 65 mm bagian atas juga dibuat agar cocok dengan master model dan mencegah gipsum tumpah dari dalam master model. Adonan gipsum diaduk di atas vibrator dan dituang ke dalam master model yang sudah dipasangi dengan cincinnya. Spesimen dipisahkan dari master model 1 jam setelah setting sempurna dan disimpan di dalam ruangan selama waktu tertentu. Perubahan dimensional linear diukur menggunakan vernier caliper dengan ketelitian 0,002mm. Hasil uji T-test berpasangan menunjukkan bahwa hasil signifikan (p<0,005) pada sampel yang disimpan selama 72 jam, 168 jam, dan 336 jam dan p>0,005 pada sampel yang disimpan selama 24 jam. Dapat disimpulan bahwa terdapat perubahan dimensional linear pada model cetakan gipsum yang dibuat dari gipsum tipe III pada berbagai waktu penyimpanan di atas 24 jam.
PENGARUH LAMA PAPARAN LPS (LIPOPOLISAKARIDA) Phorpyromonas gingivalis SEBAGAI INDUKTOR PERIODONTITIS TERHADAP KADAR LDL DAN HDL TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) Fuadiyah, Diena; Ratnawaty, Retty; Soebijakto, Bunga Agape
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1773.103 KB) | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2017.001.02.2

Abstract

Penyakit kardiovaskular termasuk penyakit paling mematikan di dunia dan salah satu yang utama adalah aterosklerosis. Peningkatan kadar low density lipoprotein (LDL) dan penurunan kadar high density lipoprotein (HDL) dalam darah merupakan faktor risiko terjadinya aterosklerosis. Paradigma baru menjelaskan bahwa inflamasi kronis seperti periodontitis dipertimbangkan menjadi faktor risiko terjadinya aterosklerosis. Bakteri penyebab periodontitis terutama adalah Porphyromonas gingivalis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama paparan LPS Phorpyromonas gingivalis  sebagai  induktor  periodontitis  terhadap peningkatan kadar LDL dan penurunan kadar HDL tikus wistar. Penelitian ini menggunakan True Experimental Design yaitu Posttest Control Group Design. Lama paparan LPS Phorpyromonas gingivalis yang digunakan yaitu 28 hari dan 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara lama paparan LPS Phorpyromonas gingivalis terhadap peningkatan kadar LDL dan penurunan kadar HDL tikus wistar baik pada 28 hari maupun 60 hari terhadap kelompok kontrol. Analisa data dengan menggunakan Uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi ɑ = 0.441 pada LDL dan ɑ = 0.982 pada HDL (ɑ ˃0.05). Uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa semakin lama paparan LPS Phorpyromonas gingivalis  sebagai  induktor  periodontitis akan cenderung meningkatkan kadar LDL dan menurunkan kadar HDL tikus wistar. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa lama paparan LPS Phorpyromonas gingivalis  selama 28 hari dan 60 hari sebagai  induktor  periodontitis cenderung akan meningkatkan kadar LDL dan menurunkan kadar HDL tikus wistar. Kata kunci: periodontitis, lipopolisakarida, Porphyromonas gingivalis, kadar LDL, kadar HDL

Page 1 of 1 | Total Record : 5