Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 14, No 2 (2017): Desember"
:
15 Documents
clear
LAYANAN BK DI SEKOLAH ISLAM DAN SEKOLAH KHATOLIK (Studi Komparatif pada SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta)
Karina, Windi
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.342 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
Abstrak Layanan bimbingan dan konseling sangat luas pengertiannya tidak sekedar tentang administrasi BK yang sistematis terhadap peserta didik, menyusun program tahunan, bulanan, dan harian, merencanakan program lapangan, format perkonselingan, evaluasi hasil. tetapi lebih kepada kreativitas dan tanggung jawab individu guru BK, karena sering sekali para guru BK terpaku dengan konsep yang baku, akibatnya komunikasi antara guru BK dan peserta didik sering terputus, seyogyanya paling utama dari layanan BK adalah tercapainya tugas perkembangan di dalam diri peserta didik yang meliputi aspek pribadi, sosial, belajar (akademik), tetapi dalam proses pelaksanaan layanan tentunya kreativitas masing-masing individuyang di tuntut dalam diri guru BK. Artikel ini membahas bagaimana Layanan BK di Sekolah Islam dan Layanan BK di sekolah Khatolik pada SMP Muhammadiyah 2 dan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta, lebih kepada perbedaan tahap pelaksanaan, penyusunan, evaluasi, yang dilaksanakan oleh guru BK.Kata Kunci: Studi Komparatif, Layanan BK.
PERANAN GURU BK DALAM MEMBANTU PENYESUAIAN DIRI SISWA BARU DI SMP IT ABU BAKAR YOGYAKARTA
Rizqiyah, Mumtazah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (612.419 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
Abstrak Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Membantu Penyesuaian Diri Siswa baru di SMPIT Abu Bakar Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai peranan guru BK dalam membantu penyesuaian diri siswa baru di SMPIT Abu Bakar Yogyakarta. Penelitian ini merupakn penelitian kualitatif, dengan mengambil lokasi di SMPIT Abu Bakar Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara/interview, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teori Milles dan Huberman dengan mereduksi data yang didapat kemudian menyajikan data ke dalam pola dan membuat kesimpulan dan verifikasi dari hasil tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa guru BK SMP IT Abu Bakar Yogyakarta dalam membantu penyesuaian diri siswa baru, memiliki peranan yang penting, yaitu sebagai informator, organisator, motivator, director/pengarah, inisiator, transmitter, fasilitator, mediator dan evaluator. Kata kunci: Peran Guru BK, Penyesuaian Diri Siswa
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEDISIPLINAN PADA TATA TERTIB SISWA SMP NEGERI 3 KALASAN
Ambarkati, Tathik;
Nurjannah, Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.231 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
AbstrakPentingnya Kecerdasan emosional diri pada siswa menunjang tentang adanya peraturan tata tertib sekolah berkaitan dengan kedisiplinan dalam mentaatinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecerdasan emosional dan kedisiplinan pada tata tertib siswa serta adakah hubungan antara keduanya atau tidak. Variabel kecerdasan emosional menggunakan indikator yang dikemukakan Daniel Goleman yakni mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hibungan. Sedangkan variabel kedisiplinan pada tata tertib menggunakan aspek-aspek dari Hurlock yakni peraturan, hukuman, penghargaan, dan konsistensi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan jumlah populasi kelas VII, VIII dan IX adalah 384 siswa sehingga disebut penelitian populasi. Pengumpulan data menggunakan alat ukur psikologi yaitu skala/kuesioner kecerdasan emosional dan kedisiplinan pada tata tertib. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan korelasi product moment pearson dengan program SPSS versi 16 menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,574 dan nilai koefisien signifikansi 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Kecerdasan emosional dengan Kedisiplinan pada tata tertib di SMP N 3 Kalasan.Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kedisiplinan, Tata Tertib Sekolah
UPAYA PROSOSIAL PENGASUH MUDA RUMAH TAHFIDZ YATIM DAN DHUAFA AL-FALAH KOTAGEDE YOGYAKARTA
Husein, Fahmi;
Abdullah, Abdullah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (630.444 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap sikap prososial yang ditunjukkan oleh seorang pemuda berusia 26 tahun. Seorang pengasuh tunggal di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah mampu menolong, mengurus dan mendidik dan 18 orang anak yatim dan kaum dhuafa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui upaya prososial pada pria muda, dengan batasan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimanakah upaya yang dilakukan pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya ?. (2) Hambatan apa saja yang dihadapi oleh pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya serta bagaimana upaya yang dilakukan pengasuh tersebut dalam mengatasinya?. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan hasil bahwa adanya perilaku prososial dengan peran aktif dalam menolong, menjaga dan mendidik anak asuh dan ada usaha-usaha tertentu dalam membentuk perilaku prososial anak asuh serta adanya hambatan dalam membentuk perilaku prososial anak asuh di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta. Kata Kunci: Upaya Prososial, Pengasuh Muda Rumah Tahfidz
BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA PEMEGANGKARTU MENUJU SEJAHTERA (KMS) DI SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA
Tri Aryati, Yudiana
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.652 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
Abstrak Latar belakang masalah penelitian ini adalah adanya masalah kurang motivasi belajar yang dihadapi oleh para siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta khususnya dikelas delapan pada tahun pelajaran 2015/2016, maka diperlukan upaya untuk meningkatakn motivasi belajar siswa pemegang KMS mengunakan metode bimbingan dan konseling, agar siswa mampu mengatasi masalah kurang motivasi belajar. Oleh karena itulah, penyusun tertarik untuk meneliti lebih jauh bagaimana metode bimbingan dan konseling untuk meningkatakan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana metode Bimbingan dan Konseling Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bagi Siswa Pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) Di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah Guru BK serta Siswa pemegang KMS di SMP N 15 Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan diolah dan disajikan, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : metode bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Nebgeri 15 Yogyakarta dapat digolongkan menjadi dua, pertama: metode bimbingan kelompok yang meliputi: program home room, Diskusi kelompok, kegiatan Kelompok. Kedua : metode bimbingan individual (konseling individu) yang meliputi : konseling direktif dan non-direktif. Kata kunci : Metode Bimbingan dan Konseling, Motivasi Belajar.
PENGARUH STATUS ORANGTUA DAN LINGKUNGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DEPOK SLEMAN
Kusuma, Unggul Pradana
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (609.539 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara status orang tua dan lingkungan terhadap prestasi belajar siswa. Alat statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status orang tua dan persepsi siswa terhadap lingkungan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Persepsi siswa tentang lingkungan memiliki pengaruh lebih besar bila dibandingkan dengan pengaruh status siswa orang tua. Bagi siswa yang berprestasi tinggi, karena siswa akan menyeimbangkan kondisi ekonomi orang tuanya masing-masing dan lebih mampu menerapkan pengetahuan yang didapat dari gurunya. Kata kunci: Status Orang Tua, Lingkungan, Prestasi Belajar.
PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DITINJAU DARI RELIGIUSITAS
Basri, A. Said Hasan
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (772.776 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x
Abstract This research aimed to examine the correlation between religiosity and the academic procastination. This study also intended to reveal the difference of college student’s religosity and the academic procastination observed from gender, etnics, and programs of study. Purposive sampling was used in this study. The subjects of this study were college students in faculty of Dakwah dan Komunikasi. They were male and female which at least 2011 to 2013 of entering years. There were 185 colleges students involved in this research, 67 males and 118 females. The results of the Pearson Correlation Analysis indicated that there were a significant and negative correlation between religiosity and the the academic procastination. With ”r” scores was 0.410, and“p”< 0.01 was 0.000. The results of independent-sample t test also indicated that there were difference between religiosity and academic procastination observed from studies program. The religiosity of PMI program was the higher than others (KPI, BKI, MD and IKS). And the higher of academic procastination was the IKS program study. Key words: Religosity, Academic Procastination.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEDISIPLINAN PADA TATA TERTIB SISWA SMP NEGERI 3 KALASAN
Tathik Ambarkati;
Nurjannah Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.231 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.142-02
AbstrakPentingnya Kecerdasan emosional diri pada siswa menunjang tentang adanya peraturan tata tertib sekolah berkaitan dengan kedisiplinan dalam mentaatinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecerdasan emosional dan kedisiplinan pada tata tertib siswa serta adakah hubungan antara keduanya atau tidak. Variabel kecerdasan emosional menggunakan indikator yang dikemukakan Daniel Goleman yakni mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hibungan. Sedangkan variabel kedisiplinan pada tata tertib menggunakan aspek-aspek dari Hurlock yakni peraturan, hukuman, penghargaan, dan konsistensi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan jumlah populasi kelas VII, VIII dan IX adalah 384 siswa sehingga disebut penelitian populasi. Pengumpulan data menggunakan alat ukur psikologi yaitu skala/kuesioner kecerdasan emosional dan kedisiplinan pada tata tertib. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan korelasi product moment pearson dengan program SPSS versi 16 menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,574 dan nilai koefisien signifikansi 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Kecerdasan emosional dengan Kedisiplinan pada tata tertib di SMP N 3 Kalasan.Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kedisiplinan, Tata Tertib Sekolah
UPAYA PROSOSIAL PENGASUH MUDA RUMAH TAHFIDZ YATIM DAN DHUAFA AL-FALAH KOTAGEDE YOGYAKARTA
Fahmi Husein;
Abdullah Abdullah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (630.444 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.142-08
AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap sikap prososial yang ditunjukkan oleh seorang pemuda berusia 26 tahun. Seorang pengasuh tunggal di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah mampu menolong, mengurus dan mendidik dan 18 orang anak yatim dan kaum dhuafa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui upaya prososial pada pria muda, dengan batasan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimanakah upaya yang dilakukan pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya ?. (2) Hambatan apa saja yang dihadapi oleh pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya serta bagaimana upaya yang dilakukan pengasuh tersebut dalam mengatasinya?. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan hasil bahwa adanya perilaku prososial dengan peran aktif dalam menolong, menjaga dan mendidik anak asuh dan ada usaha-usaha tertentu dalam membentuk perilaku prososial anak asuh serta adanya hambatan dalam membentuk perilaku prososial anak asuh di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta. Kata Kunci: Upaya Prososial, Pengasuh Muda Rumah Tahfidz
BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA PEMEGANGKARTU MENUJU SEJAHTERA (KMS) DI SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA
Yudiana Tri Aryati
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.652 KB)
|
DOI: 10.14421/hisbah.2017.142-03
Abstrak Latar belakang masalah penelitian ini adalah adanya masalah kurang motivasi belajar yang dihadapi oleh para siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta khususnya dikelas delapan pada tahun pelajaran 2015/2016, maka diperlukan upaya untuk meningkatakn motivasi belajar siswa pemegang KMS mengunakan metode bimbingan dan konseling, agar siswa mampu mengatasi masalah kurang motivasi belajar. Oleh karena itulah, penyusun tertarik untuk meneliti lebih jauh bagaimana metode bimbingan dan konseling untuk meningkatakan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana metode Bimbingan dan Konseling Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bagi Siswa Pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) Di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah Guru BK serta Siswa pemegang KMS di SMP N 15 Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan diolah dan disajikan, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : metode bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Nebgeri 15 Yogyakarta dapat digolongkan menjadi dua, pertama: metode bimbingan kelompok yang meliputi: program home room, Diskusi kelompok, kegiatan Kelompok. Kedua : metode bimbingan individual (konseling individu) yang meliputi : konseling direktif dan non-direktif. Kata kunci : Metode Bimbingan dan Konseling, Motivasi Belajar.