cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA" : 29 Documents clear
PENGARUH CARA BELAJAR SISWA DAN SIKAP SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMK NEGERI DI KABUPATEN SUBANG RUSWANTO RUSWANTO
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.314 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh cara belajar siswa dan sikap siswa terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia Siswa Kelas XI SMK Negeri di Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah tekhnik survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri di Kabupaten Subang, sedangkan sampel yang diambil yaitu sebanyak 180 siswa. Instrumen tes yang digunakan berupa tes tulis bentuk pilihan ganda dan skala penilaian serta skala sikap yang telah melewati uji persyaratan terlebih dahulu. Setelah penulis menganalisis data, penulis berkesimpulan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan cara belajar siswa dan sikap siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia. Hal ini di buktikan dengan perolehan nilai Sig 0,000 < 0,05 dan Fo 42,119. Secara bersama-sama variabel cara belajar siswa dan sikap siswa memberikan konstribusi sebesar 32,2 % terhadap variabel prestasi belajar bahasa Indonesia siswa, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan cara belajar siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia. Hal ini di buktikan dengan perolehan nilai Sig 0,000 < 0,05 dan t hitung 5,265. Variabel cara belajar siswa memberikan kontribusi sebesar 21,06 % terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia dan (3) Terdapat pengaruh yang signifikan sikap siswa terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswa. Hal ini dibutuhkan dengan perolehan nilai Sig. 0,002 < 0,05 dan t hitung 3,189. Variabel sikap siswa memberikan konstribusi sebesar 11,16 % dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia. Dari hasil analisis maka dapat disimpulkan secara bersama-sama cara belajar siswa dan sikap siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas XI SMK Negeri di Kabupaten Subang.
MENINGKATKAN DAYA MATEMATIK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION ATTIN WARMI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.104 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan daya matematik siswa yang menggunakan model pembelajarankooperatif tipe group investigation lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Daya matematik terdiri dari 5 aspek yaitu pemecahan masalah matematik, penalaran matematik, komunikasi matematik, koneksi matematik, dan representasi matematik. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 3 Karawang tahun ajaran 2012-2013 pada materi segitiga dan segiempatPenelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pre-test dan pos-test yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Karawang Barat. Sampel dari penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-F sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data peningkatan daya matematik siswa dianalisis dengan rumus gain ternormalisasi(N-Gain), yaitu membandingkan skor pre-test dan pos-test. Data dalam penelitian ini dukumpulkan melalui pemberian pretes dan postes kemampuan daya matematik siswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan daya matematik siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI HUBUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUPDI KELAS IV SDN KARANGSARI KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG TAHUN PELAJARAN 2014-2015 RATNA NIRMALA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.202 KB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini menyangkut bagaimana bentuk perencanaan, pelaksaanaan, dan hasil pembelajaran menggunakan metode project based learning. Metode project basedlearning sebagai metode pembelajaran IPA yang dapat menarik perhatian siswa sehingga motivasi mereka untuk belajar meningkat yang berdampak pada hasil belajar siswa meningkat pula. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan penelitian tindakan atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Data yang dikumpulkan merupakan data kualitatif yang dikumpulkan dari lingkungan nyata dengan peneliti sebagai Instrument utama.Langkah-langkah penelitian terdiri atas beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas IV SDN Karangsari Tahun Pelajaran 2014-2015 sebanyak 16 siswa. Hasil pengolahan data yang dilakukan peneliti sebanyak dua siklus. Masing-masing siklus menggunakan materi yang sama dengan perbaikan tertentu setelah melaksanakan refleksi dari kegiatan atau siklus pertama. Setelah melaksanakan evaluasi proses dan evaluasi hasil belajar, diperoleh simpulkan bahwa penggunaan metode project based learning dapat meningkatkan hasil prestasi siswa dalam pembelajaran IPA.
PENGARUH SENAM INDONESIA JAYA TERHADAP PENINGKATAN KOMPONEN FISIK KELINCAHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR IYAN NURDIYAN HARIS
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.685 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Senam Indonesia Jaya terhadap peningkatan komponen fisik kelincahan siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dilakukan selama 16 kali pertemuan dengan desain The one-group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa SD Negeri 23 Macege Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, menggunakan subjek penelitian siswa putri kelas lima sebanyak 24 orang. Dari hasil pengolahan data yang menggunakan rumus-rumus statistika, maka diperoleh hasil t’ hitung sebesar 3,8 sedangkan t’ table 1,71, berarti t’ hitung berada diluar daerah penerimaan hipotesis, senam indonesia jaya secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan komponen fisik kelincahan siswa Sekolah Dasar.
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA SISWA DENGAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGIKUTI SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) DENI MUDIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.12 KB)

Abstract

Sekolah Sepak Bola (SSB) ASKO Subang bermaksud membina anak-anak dan remaja demi menyalurkan bakatnya dalam olahraga sepak bola. Dewan pelatihnya merupakan orang-orang yang berpengalaman dan berprestasi di persepakbolaan di Kecamatan Subang. SSB ASKO Subang dibagi berdasarkan kelompok umur, yakni 6-9 tahun, 10-12 tahun, 13-­15 tahun, dan 15-17. Dengan SSB, berharap bisa menyediakan wadah pembinaan bagi para peminat sepak bola sehingga dapat membuahkan pemain-pemain yang berkualitas nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hubungan dukungan orang tua siswa dengan motivasi siswa dalam mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) (studi deskriptif pada siswa SSB ASKO Subang). Metode Penetlitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik angket skala sikap model Likert. Sebagai populasi dari penelitian ini adalah siswa SSB ASKO Subang dan sebagai sampel sejumlah 28 siswa usia SD (10 -12 tahun). Kebutuhan fisiologis menduduki peringkat ke I dengan jumlah prosentase 28,67 %, hal ini membuktikan bahwa kebutuhan fisiologis bagi siswa SSB ASKO Subang dalam pelatihan sepak bola merupakan kebutuhan yang tinggi.Kebutuhan rasa aman menduduki peringkat teratas dengan jumlah prosen-tase 17,35 %, dengan demikian maka terbukti bahwa kebutuhan rasa aman dalam pembelajaran olahraga bagi siswa SSB ASKO Subang merupakan kebutuhan yang tertinggi. Kebutuhan sosial menduduki peringkat ke V dengan jumlah prosentase 12,90 %, dengan demikian maka dapatlah diketahui bahwa kebituhan sosial dalam permainan sepak bola bagi siswa SSB ASKO Subang relatip rendah. Kebutuhan penghargaan merupakan kebutuhan yang menduduki peringkat ke II dengan jumlah prosentase 23,70 %, hal ini membuktikan bahwa kebutuhan akan penghargaan dalam bagi siswa SSB ASKO Subang dapat dikategorikan merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan pelatihan sepak bola. Kebutuhan aktualisasi diri menduduki peringkat III dengan jumlah prosentase 17,38 %, hal tersebut membuktikan kebutuhan akan aktualisasi diri bagi siswa SSB ASKO Subang menjadikan prioritas nomor tiga dibandingkan dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya, artinya siswa SSB ASKO Subang cukup tersalurkan dalam mengaktualisasikan diri dalam permainan sepak bola.
PENGARUH LATIHAN OVERHEAD THROW TEHADAP HASIL SERVICE ATAS PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER NORA LITA DERITANI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.899 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan overhead throw terhadap hasil service atas permainan bola voli pada siswa Ekstrakurikuler di SMA negeri 8 Palembang. Metode dalam peneltian ini adalah pre eksperiment dengan desain pre test and post test one group. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga permainan bola voli di SMA negeri8 Palembang dengan jumlah 30 siswa dengan rincian 15 orang kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok kontrol.Teknik analisis data yang digunakan adalah tehnik analisis uji t. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan overhead throw terhadap hasil service atas dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakulikuler di SMA Negeri 8 Palembang dapat diterima kebenarannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata rata skor siswa kelas eksperimen dari skor rata-rata tesa wal sebesar 4,5 dan skor rata-rata tesakhir 13,25 meningkat sebesar 8,75. Sedangkan skor rata-rata siswa kelas kontrol juga mengalami kenaikan namun tidak terlalu signifikan, rata-rata tes awal kelas kontrol adalah 4,0 dan skor rata-rata tes akhir kelas kontro l7,25 meningkat sebesar 3,25. Jadi dapat disimpulkan latihan overhead throw memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasils ervice atas
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LINIER DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA MODEL KARTU DI KELAS VII SMPN 2 PURWADADI SULATRIYANA SULATRIYANA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.257 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti, dari siswa kelas VII SMPN 2 Purwadadi yang berjumlah 38 orang diperoleh data bahwa ketika para siswa diberi soal persamaan linier satu peubah berjumlah 5 soal, hanya 15 orang atau 39% yang mampu mengerjakan dengan benar. Dari hasil observasi awal, selanjutnya dihubungkan dengan teori yang telah peneliti kaji, maka pembelajaran persamaan linier satu peubah di Kelas VII SMPN 2 Purwadadi perlu ditingkatkan, salah satu upaya untuk meningkatkannya dengan alat peraga model kartu.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitiannya menerapkan penelitian tindakan kelas dan rancangan penelitian yang digunakan mengacu pada model spiral yang dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Me Taggart yang terdiri dari empat komponen.yaitu: perencanaan (planning), tindakan (acting), observasi (observing] dan refleksi (reflecting). Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi kinerja guru dan aktivitas siswa, lembar wawancara.catatan lapangan, angket, dan tes yang diolah dengan menggunakan validasi data.Penggunaan alat peraga model kartu ternyata dapat meningkatkan aktivitas siswa dan kinerja guru, baik secara proses maupun hasil. Siklus I siswa dapat menggunakan alat peraga model kartu dengan tepat sebanyak 18 orang atau 47%, sedangkan siklus II menjadi 36 orang atau 95%. Siklus I siswa terlibat dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran siswa sebanyak 26 orang atau 68%, sedangkan siklus II sebanyak 34 orang atau 89%. Siklus 1 yang memperoleh nilai > atau = 70 sebanyak 22 orang atau 58%, sedangkan siklus II yang memperoleh nilai > atau = 70 sebanyak 36 orang atau 95%. Siklus I rata-rata kelas mencapai 69 dan siklus II menjadi 86.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN METODE INQUIRI DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA MATERI AKHLAK DI KELAS VII E SMP NEGERI 3 SUBANG NANUNG NURSADIAH
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.356 KB)

Abstract

Contextual Teaching and Learning(CTL) merupakanmodel pembelajaran dan pengajaran kontekstual, melatih siswa berpikir kritis, mengaitkan antarapengetahuan yang dimilikinya dengan kehidupan sehari-hari,baiksebagai individu, anggota keluarga, masyarakat dan warga negara, sehingga siswa mampu memecahkan masalahnya sendiri, yangpaling penting melakukan tugasnya sesuai dengan pengetahuan yang merekamiliki.Penggunaan model contextual teaching and learning(CTL) diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar (kualitas, kreativitas,produktivitas, efisiensi dan efektifitas). Inquiri adalah proses pembelajarandidasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berfikir secara sistematis. Proses pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan disekolah, guru sebagai pendidik memiliki peran yang sangat penting yakni sebagai fasilitator, pembimbingyang mengarahkan peserta didiknya sehingga mempunyaipengetahuan luas, baik pengetahuan agama, kecerdasan, kecakapan hidup,keterampilan, budi pekerti luhur dan kepribadian baik dan bisa membangundirinya untuk lebih baik dari sebelumnya serta memiliki tanggung jawab besardalam pembangunan bangsa.Berpijak pada latar belakang diatas maka permasalahan yang timbul adalah : Bagaimanakah penerapancontextual teaching and learningdenganmetode inquiridalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada Mata Pelajaran Akhlak ? Dalam pengumpulkan data, penulis menggunakan beberapa metodeyaitu: metode observasi, metode dokumentasi dan metode interview, adapun yang menjadi responden adalah siswa SMPN 3 Subang kelas VII E yang berjumlah 35 orang. sedangkan untuk menganalisisnya penulis menggunakan analisisdeskriptif kualitatif yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang danperilaku yang diamati dan data hasil tes yang telah dilakukan, sehingga dalam halini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secaramenyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Contextual Teaching and Learning(CTL) yang ada, hal ini dapat dilihat dari persiapan, pelaksanaan (aplikasi) danevaluasi yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar dirancang dengan baik.
PENERAPAN METODE DISCOVERY TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN IPS TEMA KERJASAMA ANTAR NEGARA DI KELAS IX-A SMP NEGERI 3 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2015-2016 MIMIN MIMIN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.986 KB)

Abstract

Pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Subang pada umumnya masih menggunakan pendekatan konvensional yang memposisikan guru sebagai pusat belajar, guru lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran sebagai pemberi pengetahuan kepada peserta didik, dan guru kurang dapat menggali kemampuan peserta didik untuk memanfaatkan lingkungan untuk bahan belajar, yang pada gilirannya hasil belajar yang diperoleh peserta didik belum maksimal. Pembelajaran cenderung pasif, karena guru jarang menerapkan metode belajar yang bervariasi, oleh karenanya diperlukan upaya guru menggunakan metode yang dapat meningkatkan aktivitas belajarnya. Salah satu metode pembelajaran yang memungkinkan peserta didik lebih aktif sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013, diantaranya adalah metode discovery terbimbing.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang pada pelajaran IPS dengan mengunakan metode discovery terbimbing, (2) mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang pada pelajaran IPS dengan menggunakan metode discovery terbimbing, (3) mengetahui aktivitas peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang dalam meningkatkan hasil belajar pada pelajaran IPS dengan menggunakan metode discovery terbimbing. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-A sejumlah 37, terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 20 peserta didik laki-laki. Penelitian didesain dalam bentuk penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Data yang terkumpul disesuaikan dengan instrumen yang digunakan (lembar tes, lembar observasi dan angket). Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: (1) Penerapan pembelajaran discovery terbimbing dapat meningkatkan Hasil belajar peserta didik di kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang pada pelajaran IPS, tema kerjasama antara negara. Hasil tes menunjukkan hasil yang terus meningkat dari satu siklus ke siklus berikutnya yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata yang diperoleh. Begitu juga persentase peserta didik yang memperoleh nilai kualifikasi baik, semakin meningkat. Pada tes awal, peserta didik yang berkualifikasi baik hanya 2 orang atau 5,4 %, dan peserta didik yang nilainya berkualifikasi baik pada saat postes sangat tinggi, yaitu 20 peserta didik atau 54,1 %, bahkan yang berkualifikasi sangat baik sebanyak 9 peserta didik atau 24,3 %, (2) Aktivitas guru dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan discoveryterbimbing menunjukkan perbaikan dari satu siklus ke siklus berikutnya. Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi kolaborator, bahwa aktivitas guru dan peserta didik lebih menunjukkan interaksi edukatif yang lebih baik, (3) Peserta didik kelas IX-A SMPN 3 Subang menunjukkan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metodediscovery terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar IPS pada tema Kerjasama Antar Negara.Hal ini ditunjukkan oleh pendapat atau respon mereka melalui pengisian angket.Dari Pembahasan dapat disimpulkan bahwa (1) Penerapan Metode Discovery terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX-A SMPN 3 Subang pada pelajaran IPS tema Kerjasama antar negara, (2) Penerapan metode Discovery terbimbing dapat meningkatkan aktivitas guru dalam pembelajaran IPS, tema kerjasama antar negara di kelas IX-A SMPN 3 Subang, dan (3) Penerapan metode Discovery Terbimbing dapat meningkatkan respon peserta didik kelas IX-A SMPN 3 Subang pada pembelajaran IPS tema kerjasama antar negara.
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DAN RELEVANSINYA DI ERA PENDIDIKAN MASA KINI MA'MUR SUTISNA WD
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.924 KB)

Abstract

Banyak masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan masa kini, seperti masalah lulusan; masalah belajar dan pengajaran; masalah pemberian layanan; masalah bimbingan dan latihan bagi guru; dan masalah profesionalisme serta kinerja guru. Masalah tersebut terkait dengan manajerial kepala sekolah, keterbatasan dana, sarana dan prasarana, fasilitas pendidikan, media, sumber belajar, alat dan bahan latihan, iklim sekolah, lingkungan pendidikan serta dukungan dari piphak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan belajar mengajar di sekolah. Proses pengelolaan pendidikan disetiap satuan pendidikan tertuju pada kualitas lulusan, tetapi merupakan suatu kemustahilan pendidikan atau sekolah menghasilkan lulusan yang berkualitas, kalau tidak melalui proses pendidikan yang berkualitas. Lebih lanjut merupakan kemustahilan, terjadi proses pendidikan yang berkualitas kalau tidak didukung oleh personalia (kepala sekolah sebagai administrator, guru, konselor, dan tata usaha) yang berkualitas, dan tersedianya sarana-prasarana yang memadai, serta daya dukung lingkungan masyarakat. Oleh sebab itulah diperlukan kemampuan kepala sekolah yang mumpuni dalam mengelola institusinya dalam memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada. Berdasarkan berbagai uraian yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya, di bawah ini akan dikemukakan kesimpulan sebagai berikut. Warga sekolah (stakeholders) di setiap satuan pendidikan masih memerlukan waktu untuk dapat menerapkan konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) secara utuh dan kompjerenhensif. Pemahaman terhadap konsep manajemen yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pjendidikan, baru dapat dipahami oleh sebagian guru yang ada. Peran serta masyarakat terhadap pembangunan pendidikan belum sesuai dengan yang diharapkan dalam konsep MBS, dan bantuan tersebut baru terbatas pada bantuan finansial. Visi, misi, dan tujuan sekolah belum sepenuhnya dapat direalisasikan disebabkan oleh masih terbatasnya peran serta masyarakat.

Page 2 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2017 2017