cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA" : 29 Documents clear
KAJIAN INSTRUMEN DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUKMENGKONSTRUKSI KEMAMPUANMATHEMATICAL THINKING SISWA SMA NITA DELIMA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.409 KB)

Abstract

Pembelajaran matematika dapat dipandang sebagai proses aktif dan konstruktif, karena dalam pembelajarannya, siswa diarahkan untuk menyelesaikan masalah yang muncul dengan berpartisipasi secara efektif dalam latihan matematika di kelas. Kemampuan siswa untuk menggunakan matematika dalam kehidupan sehari–hari, dalam setiap pekerjaan dan bahkan untuk studi lebih lanjut, oleh PISA disebut sebagai kemampuan literasi matematik. Kerangka berpikir yang digunakan oleh PISA untuk melihat kemampuan literasi matematik meliputi beberapa komponen dalam mathematical thinking yakni komponen penalaran, pemodelan dan membuat koneksi antara ide–ide. Dengan demikian, ketika seseorang akan menyelesaikan sebuah masalah dengan menggunakan matematika, maka mereka akan membutuhkan kemampuan mathematical thinking dalam proses penyelesaiannya. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji perangkat yang dapat mengkonstruksi kemampuan mathematical thinking siswa. Perangkat pembelajaran yang dikaji dalam tulisan ini memuat RPP yang menggunakan model Modifikasi Comprehensive Mathematics Instruction (M-CMI). Sementara itu, intrumen yang dikaji merupakan instrument tes yang dapat digunakan dalam pretes maupun postes untuk mengukur kemampuan mathematical thinking siswa pada materi Program linier.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DI SD NEGERI ALUN-ALUN KABUPATEN SUBANG TAHUN 2014 Ani Sukarni
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.258 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di SDN Alun-Alun Kabupaten Subang.PTS ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus.Berdasarkan hasil analisis penelitian,bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus. Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I.
PERBEDAAN DAN PERSINGGUNGAN PEDAGOGI KRITIS DENGAN BERPIKIR KRITIS SLAMET WAHYUDI YULIANTO
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.826 KB)

Abstract

Filsafat pendidikan Freire dipengaruhi oleh berbagai pemikiran yang berkembang menjelang pertengahan abad ke-20. Beberapa aliran pemikiran yang mempengaruhi lahirnya pedagogi kritis – demikian filsafat pendidikan Freire dinamai adalah marxisme kultural, postkolonialisme, humanisme, postmodernisme, dan eksistensialisme. Sampai hari ini, filsafat pendidikan Freire terus mengalami perkembangan dan pembaruan. Tulisan ini merupakan semacam rangkuman singkat dari semesta tradisi pedagogi kritis yang maha luas untuk kemudian dibandingkan dengan pemikiran yang datang dari tradisi yang sangat berbeda tapi memiliki persinggungan; berpikir kritis.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWADENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN IPA DANENGSIH DANENGSIH
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.089 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di SDN Majasari Kabupaten Subang. Analisis evaluasi pada pembelajaran IPA di kelas V menunjukkan rendahnya tingkat penguasaan siswa terhadap materi IPA. Hal ini ditujukkan dari data nilai UTS yang diperoleh siswa kelas V, dari 30 siswa hanya 11 siswa yang dapat mencapai di atas nilai KKM yang ditentukan yaitu 58.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada siswa Kelas V melalui penerapan pembelajaran pendekatan Kontekstual. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Majasari Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang yang terdiri dari 15 siswa. penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dua siklus, siklus satu satu kali pertemuan dan siklus dua satu kali pertemuan terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I memperoleh jumlah nilai 57 dari jumlah skor maksimal 80. Jika dihitung dalam persentase, maka memperoleh 71,25% dan termasuk kategori cukup. Pada siklus II, memperoleh jumlah nilai sebesar 67 dari jumlah skor maksimal 80. Jika dihitung dengan persentase, maka memperoleh 83,75% dan termasuk kategori baik. Pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 71,83 dengan persentase ketuntasan 73,33%. Sedangkan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 73 dengan persentase ketuntasan 80%.Penelitian ini berkesimpulan bahwa penerapan pendekatan Kontekstualdapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Majasari Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang. Selain itu model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn TENTANG SISTEM PEMERINTAHAN PUSAT DI KELAS IV SDN KEDUNGMAYA KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG NURPALA DEWI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.787 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan teknik pembelajaran model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Berpijak pada penelitian terdahulu dapat diasumsikan bahwa pembelajaran dengan metode STAD dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan pada materi sistem pemerintahan pusat pada siswa kelas IV SD Negeri Kedungmaya. Desain penelitian ini adalah Classroom Action Research dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV SD Negeri Kedungmaya tahun pelajaran 2014-2015 yang berjumlah 24 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi untuk merekam segala perilaku siswa dan guru selama penelitian siklus I dan siklus II berlangsung. Setelah terkumpul, data dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Teknik kuantitatif untuk mengolah data kuantitatif hasil test. Sedangkan teknik kualitatif untuk menganalisis data kualitatif non test. Berdasrakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan kemampuan sistem pemerintahan pusat pada siswa kelas IV SD Negeri Kedungmaya Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENYUSUN RPP SDN KALAPADUA KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG TAHUN 2017 UJEN JAENUDIN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.244 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil kompetensi pedagogik guru dalam mengajar mata pelajaran yang diampu pada siswa SD Negeri Kalapadua melalui Penerapan Supervisi Akademik. Subyek penelitian ini adalah guru pada Sekolah Dasar Negeri Kalapadua Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan dua siklus, siklus satu, dan siklus dua terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak positif yang baik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP Siklus 1 Pada perumusan indikator tujuan pembelajaran sudah ada peningkatan hingga mencapai 60%, Penentuan Bahan/materi pelajaran tetap pada 70%, Kemampuan menentukan Strategi/metode Pembelajaran yang relevan meningkat menjadi 60 %, Perencanaan penggunaan media pembelajaran pada level 60 % tetapi ada peningkatan pada variasi media yang digunakan, dan dalam penentuan rencana evaluasi pembelajaran juga mengalami peningkatan hingga 60% dan sudah terlihat gambaran bentuk dan jenis evaluasi yang digunakan. Sedangkan pada Siklus 2 Perumusan tujuan pembelajaran hasil rata-rata menunjukkan angka 70%. Pada penentuan bahan ajar diperoleh hasil 80%,Penentuan strategi/metode pembelajaran ia dan alat mencapai 75% dengan variasi yang semakin beragam. Pada penentuan media dan alat pembelajaran ada peningkatan hingga 80%, dan Perencanaan kegiatan evaluasi bisa mencapai 70% dan sudah mencantumkan, bentuk, jenis dan bahkan soal yang digunakan beserta kunci jawaban atau pedoman penilaiannya, serta mencantumkan alokasi waktu yang dibutuhkan. Dengan terjadinya perubahan siklus 1 ke siklus 2 terlihat adanya peningkatan yang signifikansehingga dapat dikatakan penerapan supervisi akademik menigkatkan kompetensi pedagogik guru.Begitupun kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan terdapatnya perubahan nilai rata-rata siswa di siklus satu dan duaserta aktivitas guru dan siswa sudah semakin baik dengan antusias siswa dalam berdiskusi baik memahami penjelasan guru ataupun bekerja kelompok dengan temannya. Berdasarkan hal itu, penelitian ini berkesimpulan bahwa penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPPdi SD Negeri Kalapadua Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Tahun Pelajaran 2016/2017.
METODA JARIMATIKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA BERHITUNG PERKALIAN DI KELAS II SDN SALEP EEN ROHAENI
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.229 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada kelas II disebabkan sebagian besar siswa belum mampu menguasai operasi hitung perkalian. Dalam operasi hitung perkalian siswa masih bingung membedakan bilangan terkali dan dikali serta lambat dalam menghitungnya. Masalah lainnya juga karena mayoritas siswa pasif mengajukan pertanyaan dan enggan mengerjakan ke depan.Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran pada materi perkalian d kelas II SDN Salep kecamatan Subang dari jumlah 31 siswa hanya 75% mencapai ketuntasan.Kenyataannya banyak siswa yang kurang terampil dalam materi perkalian dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian siswa dengan menggunakan teknik jarimatika pada siswa kelas II SDN Salep.Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas II SDN Salep, teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan teknik jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian. Kondisi awal sebelum tindakan nilai rata-rata siswa adalah 61% yang diperoleh dari siklus I adalah 72% dan nilai rata-rata siklus II adalah 84 %.
PENGGUNAAN KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA FANTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII-A SMP NEGERI 3 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2016-2017 NENENG RAHAYU
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.365 KB)

Abstract

Banyak peserta didik di SMP Negeri 3 Subang yang tidak mampu mengapresiasi dengan baik dan benar walaupun mereka telah belajar Bahasa Indonesia sejak dari sekolah dasar. Para pelaku pendidikan semakin meluaskan pandangan tentang objek yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran. Permasalahan yang sering terjadi adalah apakah media tersebut disukai dan menarik perhatian peserta didik. Oleh karena itu, muncul sebuah pemikiran untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran melalui objek yang secara umum disukai dan dekat dengan dunia peserta didik, khususnya peserta didik kelas VII. Media tersebut berupa komik, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam pembelajaran mengapresiasi cerita, sehingga disebut sebagai media komik.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan kemampuan mengapresiasi pada peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang pada pembelajaran dengan menggunakan media komik, (2) mengetahui respon peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang terhadap pembelajaran dengan menggunakan komik sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan mengapresiasi, (3) mengetahui aktivitas guru melakukan pembelajaran dengan menggunakan komik sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang dalam mengapresiasi cerita fantasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-A sejumlah 35, terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 18 peserta didik laki-laki. Penelitian ini bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 2 siklus (tiap siklus terdiri dari dua pertemuan), masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi.Data yang terkumpul bersifat kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: Pada akhir pelaksanaan siklus I, hanya 23 orang (65,71%) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik adalah 80, dan nilai terendah adalah 50, dengan nilai rata-rata sebesar 65,25. Pada akhir pelaksanaan siklus II, sebanyak 28 orang (80%) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 85, dan nilai terendah adalah 55, dengan nilai rata-rata sebesar 74,25. Hasil angket menunjukkan bahwa penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Hasil observasi bahwa aktivitas guru maupun aktivitas peserta didik selama pembelajaran menunjukkan interaksi edukatif yang menyenangkan, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan mengapresiasi peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang pada cerita fantasi, (2)penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan respon peserta didik kelas VII-A SMPN 3 Subang, (3) penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kreativitas dan aktivitas guru di kelas VII-A SMPN 3 Subang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR SEDERHANA MELALUI ALAT PERAGA GEOMETRI KELAS I SEKOLAH DASAR NEGERI SUKAMENAK SUBANG SUCI KOMALA
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.142 KB)

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran Matemtika di Sekolah Dasar harus diciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak. Didukung oleh adanya keterampilan guru dalam memproses belajar mengajar. Kondisi di Sekolah Dasar menunjukkan belum diterapkannya pembelajaran menggunakan metode yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan untuk pembelajaran Matematika, termasuk di SDN Sukamenak. Tujuannya mendeskripsikan efektifitas penggunaan metode pembelajaran dengan penggunaan alat peraga geometri untuk pembelajaran Matematika. Hipotesisnya bila pembelajaran Matematika menggunakan alat peraga geometri diharapkan dapat meningkatkan interaksi belajar mengajar siswa. Metode Penelitian Tindakan Kelas deskriptif kualitatif model siklus dengan langkah: rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjeknya kelas I Sekolah Dasar Negeri Sukamenak, waktunya semester ganjil 2016/2017. Pengumpulan data dengan observasi partisipatif selama tindakan dan dokumen hasil siswa. Hasil Penelitian Tindakan Kelas: (1) Untuk pembelajaran Matematika diperlukan pengunaan alat peraga geometri; (2) pengunaan alat peraga geometri tersebut meningkatkan interaksi belajar mengajar; (3) kendalanya keterbatasan waktu, bahan, dan kemampuan siswa; (4) rekomendasi: penggunaan alat peraga geometri diharapkan dapat diterapkan di Sekolah Dasar untuk pembelajaran Matematika.

Page 3 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2017 2017