cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024" : 82 Documents clear
Ilustrasi Tutorial Webinar Era Covid-19 Program Pendidikan Dasar dan Non Pendidikan Dasar Universitas Terbuka Patmawati Halim; Kusmaladewi Kusmaladewi; Asdar Asdar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2915

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat angka pertisipasi kehadiran mahasiswa dan tutor serta tingkat perhatian dan kepuasan mahasiswa dalam tutorial tuwebinar di era Covid-19 masa tuwebinar 2022 di Unit Program Belajar Jauh Universitas Tebuka Makassar Sulawesi Selatan. Penelitian ini adalah penilitian kualitatif dengan jumlah populasi 25 orang, 160 tutor dan 24 kabupaten. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi online yang dilakukan oleh 25 pemantau kepada 160 tutor yang memberikan tutorial webinar. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan tata kerja deskrpsi, reduksi, kategorisasi, penafsiran, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kehadiran mahasiswa dan tutor per pemantau per wilayah mencapai > 88.67% dan ketidakhadiran mencapai 11.33%. Kemudian, capaian rata-rata per wilayah pantauan kehadiaran mahasiswa dan tutor mencapai 92.17% dan ketidakhadiran mencapai 0,33%. Indikator-indikator layanan tutorial yang diobservasi secara online oleh pemantau, yaitu penguasaan materi, peran tutor membantu mahasiswa memahami materi pelajaran, umpan balik tutor terhadap latihan/tugas, kesesuaian pelaksanaan jadwal tutorial, kualitas tempat tutorial, dan kemudahan mengikuti tuton. Sesuai dengan capaian layanan tutorial kateori perhatian mencapai 86.92% dan kepuasan mencapai 86.89%. Antara perhatian dan kepuasan dalam layanan tutorial terdapat celah 0.03%. Layanan yang memperoleh jedah adalah layanan tutor dalam membantu mahasiswa memahami materi (gap -038), kualitas fasilitas tempat tutorial (gap -0,06), kemudahan menngikuti tuton (gap -0,65), dan layanan pembayaran di Bank Mitra (gap -33,69). Implikasi tingkat partisipasi kehadiran mahasiswa dan tutor dalam tutorial webinar di era Covid-19 sangat signifikan implementasinya dibandingkan sebelum era Covid-19. Observasi online era Covid-19 dapat menjangkau yang tidak terjangkau secara sinkronus kegiatan tutor dan mahasiswa secara bersamaan dengan tempat yang berbeda, sedangkan sebelum era Covid-19, pemantau mengunjungi lokasi-lokasi tutorial tatap muka per kabupaten sehingga harapan memperoleh hasil tidak bisa tercapai sesuai rencana persentasi capaian > 85%.
Efektifitas Penyelenggaraan Klinik Ujian dan Lokakarya Penugasan Berbasis Online Bagi Mahasiswa Baru dari Universitas Terbuka Kusmaladewi Kusmaladewi; Patmawati Halim; Asdar Asdar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2916

Abstract

Tujuan peneletian untuk menganalisis bagaimana efektivitas implementasi klinik ujian dan workshop tugas berbasis daring dan pemberian pemahaman terhadap indicator-indikator klinik ujian dan workshop tugas mahasiswa baru Universitas Terbuka di Unit Program Belajar Jarak Jauh Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan populasi 24 rayon dan sampel 12 rayon. Pemilihan sampel dilakukan secara purposif, yakni rayon yang memiliki mahasiswa baru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik dokumentasi yang membutuhkan pengetahuan agar data yang terkumpul banar-benar data yang dibutuhkan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah pemaparan data, reduksi data, kategorisasi data, penafsiran, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas implementasi klinik ujian dan workshop tugas berbasis daring masih dalam kategori rerata, yakni capaian persentasinya sebesar 78.87%. Dengan demikian, masih terdapat 21.13% yang perlu ditingkatkan oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Makassar pada masa implementasi klinik ujian dan workshop tugas 2023.1.
Implikasi Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Masyarakat Sulawesi Selatan melalui Program Perguruan Tinggi Jarak Jauh Universitas Terbuka Muin Muin; I Bandong I Bandong; Muhammad Ali Alimuddin; Juhardi Juhardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi Universitas Terbuka dalam peningkatan kualifikasi pendidikan masyarakat Sulawesi Selatan. Populasi penelitian dua puluh empat kabupaten dan kota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan teknik dokumentasi dan kuesioner tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lulusan sekolah menengah atas atau sederajat memanfaatkan Universitas Terbuka untuk studi lanjut sebanyak 932 atau capaian persentasinya sebesar 62.6 % dari target rekrutmen mahasiswa baru sebesar 1500 untuk 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Masyarakat memilih kuliah atau studi lanjut ke Universitas Terbuka memperoleh informasi dari mulut ke mulut 59,23%, website Universitas Terbuka 31,84%, dan media sosial (Instagram) 7,64%. Perolehan angka partisipasi masyarakat tidak terlepas dangan peran serta sosial media, sepertiyoutube, instagram, facebook, twitter, TikTok, dan tumblr berbasis blog. Kemudian media massa, seperti harian fajar, harian tribun timur, dan inti.com. Media face to face atau media dari mulut kemulut memanfaatkan alumni dan alumni ini dapat menyebarkan informasi Universitas Terbuka kepada para keluarganya, tetangganya, dan masyarakat sekitarnya.
Implementation of Read Aloud Feature from Microsoft Edge to Increase Pronunciation Ability Student’s Aldio Muhammad Farhan; Muhamad Sofian Hadi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2963

Abstract

The aim of this research is to measure the effectiveness of learning media for students' pronunciation skills, which currently has a lot of misunderstanding regarding information about English pronunciation for students who are not native speakers of English. With this feature, it is certainly hoped that it will help in solving problems, and the Read Aloud feature from Microsoft Edge can be an alternative learning method. This research is specifically designed to improve students' abilities in English pronunciation, which makes the Read Aloud feature a learning medium. This research uses a qualitative method with a pre-experimental design. This research was conducted at SMPN 9 Tangerang Selatan involving 38 students from grade 7. The data used was taken from the pre-test and post-test. The data used is taken from the pre-test and post-test, based on the results taken from the t-test, Sig, 2 tail shows a result of 0.00, which is <0.05, therefore, there is a significant change from pre-test to post-test that affects student scores, therefore, the H0 hypothesis is rejected and H1 can be accepted. The results can be seen from the pre-test and post-test scores that show significant differences after being given treatment with the read feature aloud. The research results showed that the pre-test and post-test scores were (-19.21053) and the standard deviation was (6.52711). The mean standard error is 1,05884. The 95% confidence interval shows that the lower difference is (- 21.35593), while the upper difference is (-17.06512). The T-test result is (- 18.143) with df 37, and the two-sided test significance is 0.000 < 0.05.
Implementasi Hipnoterapi Self Talking dengan Inovasi Reward ASYIK Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini Ratu Romdhonah; Sri Watini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2974

Abstract

Hipnoterapi adalah jenis terapi yang melibatkan Guru dan Anak, yang kemudian digunakan untuk mengubah pola pikir atau perilaku yang tidak diinginkan. Selftalking adalah teknik yang digunakan untuk membantu seseorang mengubah pola pikir atau perilaku dengan cara mengucapkan kata-kata positif kepada dirinya sendiri. Dalam hipnoterapi, anak dipandu memasuki keadaan tenang dan nyaman, di mana pikiran dan tubuhnya menjadi lebih santai dan terbuka terhadap sugesti positif yang diberikan oleh Guru. Sugesti digunakan untuk mengubah pola pikir anak, dengan memberikan pernyataan positif menggunakan Reward Asyik diawali dengan kegiatan relaksasi, dengan menyayikan lagu yang disukai oleh anak. Menggunakan hipnoterapi selftalking anak belajar menanamkan pola pikir positif dan memperkuat keyakinan terhadap dirinya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Reward Asyik yang diimplementasikan pada hipnoterapi selftalking dapat meningkatkan percaya diri anak usia dini. Peningkatan tersebut terlihat dari peningkatan partisipasi dan antusiasme anak dalam belajar, dan kepercayaan diri saat berbicara di depan orang lain. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa inovasi Reward Asyik pada implementasi hipnoterapi selftalking dapat meningkatkan percaya diri anak usia dini. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di TK, metode ini dapat dijadikan alternatif yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Strategi Membangun Kedisiplinan Melalui Implementasi Reward ASYIK Esih Sutarsih; Sri Watini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.2980

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan strategi membangun kedisiplinan melalui Reward ASYIK bagi kedisiplinan belajar peserta didik kelas B TK Negeri Pembina Kecamatan Cibaliung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu penyajian data yang dapat dilakukan menggunakan uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchat dan sejenisnya. Tempat penelitian dilakukan di kelas B TKN Pembina Cibaliung, Di kelas B TKN Pembina Cibaliung ditemukan beberapa permasalahan disiplin belajar yang ditunjukan peserta didik seperti datang kesekolah tidak tepat waktu, tidak bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, dan lain sebagainya, maka perlu strategi membangun kedisiplinan yang dilakukan oleh guru. Berdasarkan pengamatan empiris di lapangan peneliti menemukan bahwa penerapan pemberian hadiah lucu mudah dilakukan oleh para guru dan diterima dengan baik oleh anak. Salah satu pendekatan potensial melibatkan proses bernyanyi dan yel-yel, dimana anak secara berulang-ulang terlibat dalam tindakan menyuarakan kata “ASYIK” Hal ini dilakukan untuk mengetahui penerapan strategi belajar dalam upaya menumbuhkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan pada anak selama proses pembelajaran. Sebagai persyaratan dasar bagi anak, untuk membentuk dan membina karakter sebagai persiapan generasi muda dimasa yang akan datang yang kreatif dan dinamis. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas B yang ditunjuk memaparkan berbagai variabel penyebab menurunnya disiplin akademik anak. Unsur-unsur tersebut meliputi kesiapan anak dalam belajar, kejenuhan dalam belajar dan kurangnya variasi belajar. Unsur tersebut akan menghambat pada tumbuhnya kedisiplinan pada anak. Hal tersebut dapat digunakan untuk mengetahui potensi dampak penerapan intensif yang menyenangkan terhadap disiplin belajar anak kelas B. Hasil penelitian menyatakan bahwa Reward ASYIK yang digunakan guru untuk membangun peserta didik untuk patuh dan taat kepada peraturan yang diterapkan di sekolah dalam rangka membangun dan membentuk kedisiplinan belajar. Dengan menggunakan Reward ASYIK ini mampu memberikan peningkatan peserta didik kelas B terhadap ketaatan dan kepatuhan peraturan yang ada di sekolah sehingga peserta didik disiplin belajar dalam belajar.
Adversity Quotient (Ketahanmalangan) Siswa Madrasah Tsanawiyah Ditinjau dari Tinggal Asrama dan Non Asrama Andi Ahsanul Padli; Siti Marwiyah; Haris Kulle
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3044

Abstract

Ketika seseorang tangguh dalam menghadapi kesulitan, ia mampu mengubah cara pandangnya terhadap tantangan, kesulitan, dan masalah serta melihatnya sebagai peluang untuk berprestasi. Argumen ini didasarkan pada gagasan bahwa seseorang yang menggunakan ketahanan secara maksimal akan mampu menghadapi tantangan apa pun yang mereka hadapi dalam hidup tanpa pernah menyerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan resiliensi anak asrama dan non-asrama. Penulis menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif berdasarkan jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini. Sampel penelitiannya adalah 30 santri asrama dan 30 santri hari. alat penelitian yang mencakup kuesioner. Analisis data dengan menggunakan analisis komparatif menggunakan SPSS versi 23. Dengan jumlah peserta belajar 16 orang dan persentase hasil 53%, ketahanan siswa Madrasah Tsanawiyah DDI Masamba masuk dalam kategori sangat baik. Hasil tipikalnya adalah 89.3000. Dengan jumlah peserta penelitian 14 orang dan hasil persentase 47%, maka resiliensi siswa masuk dalam kategori “cukup baik”. Hasil tipikalnya adalah 82.5667. Nilai taraf signifikansi sebesar 0,000 (p=0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan resiliensi siswa asrama dan non-asrama di Madrasah Tsanawiyah DDI Masamba. Selain itu terlihat pada nilai hitungannya. Terdapat selisih antara kedua sampel jika t hitung melebihi t tabel. Dari tabel berikut terlihat jelas mengapa thitung (4,147) melebihi ttabel (2,00172). Hal ini juga ditunjukkan oleh hasil rata-rata sampel kedua yang menunjukkan bahwa anak yang tinggal di asrama mempunyai rata-rata ketahanan terhadap kesulitan sebesar 89,3000, sedangkan siswa yang tidak tinggal di asrama mempunyai rata-rata ketahanan terhadap kesulitan sebesar 82,5667. Hal ini menunjukkan bahwa siswa DDI Masamba lebih tangguh dibandingkan anak yang bersekolah di pesantren.
Pengaruh Pembelajaran Etnopedagogi untuk Aksara Jawa Berbasis Metode Montessori terhadap Karakter Kecerdasan Sosial Siswa Sekolah Dasar Gregorius Ari Nugrahanta; Eko Hari Parmadi; Fransiska Tjandrasih Adji; Hilary Relita Vertikasari Sekarningrum
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3089

Abstract

Concern about the low level of social intelligence among elementary school students is something that needs to be addressed immediately. Efforts to foster social intelligence at SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta are still carried out through habituation activities at school that are not carried out every day. However, SD Kanisius Sorowajan has not implemented efforts to improve the character of social intelligence by integrating learning in the classroom using innovative learning methods and adapted to local culture. The purpose of this study was to determine the effect of ethnopedagogical learning for Javanese script using the Montessori method on the social intelligence character of elementary school students. For this reason, one group pretest-posttest design was used as the research method. A total of 20 children of class IVA at SD Kanisius Sorowajan, Yogyakarta, were involved as subjects in this study. The research instrument used in this study was a multiple-choice test instrument with 10 questions according to the indicators of social intelligence. The data obtained were then analysed using the IBM Statistics version 26 for windows program to calculate the effect and effectiveness with a 95% confidence level and with a two-tailed test. The research findings showed that ethnopedagogical learning for Javanese characters using the Montessori method had an effect on children's social intelligence characters (p < 0.05). The effect size was categorised as large (r = 0.8896 or equivalent to 79.14%). The learning effectiveness level is included in the high effectiveness level (N-gain score 82.52%). The results of semantic analysis show a dynamic pattern of social intelligence characters that can be classified into three dimensions, namely 1) moral knowledge, which is expressed by indicators of skill evaluation, social relationships, understanding expressions, managing emotions, 2) moral feelings, which are expressed by indicators of empathy, emotional turmoil, understanding feelings, assessing motivation, and 3) moral action, which is indicated by indicators of building relationships and good cooperation.
Curriculum Management in Deep Work Model at English Education Department Universitas Panca Sakti Bekasi Rita Aryani; Leroy Holman Siahaan
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3104

Abstract

The problem that often occurs in this era of technological progress is gadget addiction, a student cannot be separated from a gadget and is always spoiled with features/applications on the gadget, making it difficult for many students to concentrate, and their thinking is not critical like the young people of old. Indonesia's educational needs in terms of increasing excellent graduates needed by developing a Deep Work model curriculum is the goal of this research. This Deep Work model curriculum refers to how students can work focused by avoiding distractions around them. In this Deep Work model curriculum, students are expected to have high skills according to their ability to produce new values ​​in higher education, especially English Education. In this study, researchers used the Research and Development (R&D) method, which refers to the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). This method is expected to produce a product, namely the In-depth Work Model Curriculum. The instruments used in this study were validation instruments, student response questionnaires before and after using the module, observation sheets, and test questions to determine students' abilities and focus tests. From the 4 stages carried out, the results obtained were 72.5%, it was stated that the Deep Work curriculum had a high success rate in increasing graduation in English education study programs.
Meningkatkan Wawasan Nusantara Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Pengantar di SD Internasional Bekasi Fransiska Wahyuningsih; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3186

Abstract

The issue faced by students studying in international schools is their proficiency in the Indonesian language and their knowledge about Indonesia. This is due to the students predominantly using English as the medium of instruction both inside and outside the classroom. In light of this, the purpose of this research is to provide an overview of the Indonesian language proficiency and national insight of 5th grade students in an International Baccalaureate (IB) curriculum-based international school. The method used for this research is qualitative descriptive. This study provides an overview of the mastery of the Indonesian language through the teaching of the Indonesian language and national insight through the teaching of Pancasila and Civics Education (PPKn). The results of this research indicate that the Indonesian language proficiency and national insight of 5th-grade students in IB international schools still need improvement. However, the average results of the students' national insight increased from 60 to 76 after the learning process. Language proficiency and national insight are crucial in shaping the identity of students, especially for Indonesian learners. This is also important for foreign students as it relates to their current existence and helps them adapt. To address this issue, the school has implemented several policies to improve the Indonesian language proficiency and national insight of their students.