Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2009): September 2009"
:
12 Documents
clear
Studi Tentang Kesehatan Jiwa Anak di 16 Sekolah Dasar Berprestasi Kota Samarinda
Sukamto, Edi
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1112.241 KB)
Penelitian ini berjudul Studi tentang kesehatan jiwa anak di 16 Sekolah Dasar berprestasi Kota Samarinda dengan menggunakan desain penelitian desain deskriptif sederhana yang bertujuan untuk mengetahui tentang gambaran kesehatan jiwa anak di 16 Sekolah Dasar berprestasi di Kota Samarinda. Populasi peneliti adalah orang tua atau wali atau pengasuh siswa kelas I sampai dengan VI dengan menggunakan purposive sampling didapat sebanyak 772 responden, yang tersebar di 16 Sekolah Dasar di 6 Kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Dari 772 responden terdapat 105 responden (13,60%) yang memperoleh nilai di atas 23 (cut of point) yang diartikan bahwa terdapat 13,60% (1 dari 10 responden) dari 772 responden diduga mengalami masalah jiwa. Hal ini lebih kecil jika dibandingkan dengan hasil penelitian Elbahan 1995 yang menyebutkan 2 dari 10 orang bermasalah dengan kesehatan jiwanya. Dari 105 responden tersebut 68% terdistribusi pada siswa dikelas II, III, IV, dan V. Sisanyaberada pada siswa kelas I dan VI. Dari temuan oleh peneliti ini, maka diasumsikan bahwa anak sekolah dasar yang tidak ditangani dengan baik akan beresiko mengalami masalah kesehatan jiwanya. Dan akan berdampak pada prestasi belajarnya, sehingga akan dapat mempengaruhi terhadap perkembangan berikutnya. Untuk itu penanganan untuk tindak lanjut terhadap penemuan ini dirasakan sangat dibutuhkan.
Hubungan Perawatan Luka secara Tertutup dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Luka Bakar Derajat II di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan Tahun 2009
Nurhidayah, Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.472 KB)
Luka adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan yang disebabkan oleh berbagai hal. Kondisi ini akan segera disusul dengan proses penyembuhan luka. Proses ini berlangsung sangat kompleks. Peran perawatan luka sangat penting untuk membuat kondisi luka menjadi optimal serta mengawali proses penyembuhan luka menjadi lebih baik. Berdasarkan data catatan medic di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balik papan tercatat dari bulan Januari sampai dengan desember 2008, diperoleh data dengan luka bakar sebanyak 240 kasus.
Penelitian ini berjudul “Hubungan teknik perawatan secara tertutup dengan proses penyumbuhan pada luka bakar derajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan luka secara tertutup dengan proses penyembuhan pada luka bakar serajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan untuk mengidentifikasi proses penyembuhan luka pada pasien luka bakar derajat IIA dan IIB di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan metode teknik Non Probability Sampling (Non Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bentuk persamaan garis antara perawatan luka dengan proses penyembuhan luka bakar berbentuk linier dan ada hubungan signifikan (bermakna) antara perawatan luka bakar dengan proses penyembuhan luka bakar pada pasien luka bakar di Instalasi Bedah Sentral pada tingkat hubungan yang tinggi dengan nilai r = 0,723. Perawatan luka bakar memberikan kontribusi dalam proses penyembuhan sebesar 52,3%.
Keefektifitasan Teknik Relaksasi Hipnotik Diri Sendiri Dengan Latihan Lima Jari Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operatif Apendektomi di Ruang Cempaka RSUD A.W.Sjahranie Samarinda
Loriana, Rina
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1411.053 KB)
Serangan cemas terjadi pada sekitar 13 % populasi orang dewasa (18-54 tahun) diseluruh dunia. Segala bentuk prosedur pembedahan selalu didahului dengan suatu reaksi emosional tertentu oleh pasien, apakah reaksi tersebut jelas atau tersembunyi, normal atau abnormal. Bagaimana cemas pre operatif yang berlebihan dapat menimbulkan respon patafisiologis yang meliputi takikardia, hipertensi, aritmia dan nyeri yang hebat dan dapat menetap hingga periode post operatif (Bokera@hotmail.com.2001).
Penelitian ini dibuat untuk mengetahui apakah teknik relaksasi hipnose diri sendiri efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan klien pre operatif Apendiktomi.
Penelitian dilaksanakan di ruang Cempaka RSUD AWS Samarinda dari bulan Mei-Juli 2007, dengan menggunakan metode Quasy Eksperiment. Dimana menghubungkan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok control disamping kelompok eksperiment. Dengan jumlah responden 20 orang. Sampel diambil dengan tenik consecutive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner A yang berisi 6 pertanyaan tentang karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, status perkawinan dan pengalaman pembedahan. Kuesioner B berisi modifikasi 14 pertanyaan yang mengacu pada HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Data yang telah terkumpul diolah secara komputerisasi dengan analisa uji statistik Wilcoxon Match Pair Test dengan ketentuan Ho diterima jumlah jenjang T (dari perhitungan)>harga T tabel. Kemudian data dibandingkan dengan tabel dengan taraf kesalahan 1% atau 0,01.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Z = 2,499. Sedangkan Z tabel untuk n = 10 dengan taraf kesalahan 0,01 adalah 3. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai Z hitung lebih kecil dari Z tabel sehingga Ho ditolak dan menerima Ha atau ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sedudah pemberian teknik relksasi dalam artian teknik relaksasi hipnose diri sendiri dengan latihan lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan klien pre operatif Apendiktomi
Pengaruh Latihan Mengunyah dan Menelan Tertrukstur Terhadap Kemampuan Mengunyah dan Menelan Dalam Konteks Asuhan Keperawatan Pasien Stroke Dengan Disfagia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
Ismansyah, Ismansyah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2213.98 KB)
Stroke adalah kumpulan gejala klinis akibat hilangnya fungsi otak sebagian atau keseluruhan, secara tiba-tiba yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Salah satu penyebab kematian pasien stroke adalah aspirasi pneumonia yang berhubungan dengan disfagia. Penanganan yang baik terhadap disfagia dapat membantu mencegah komplikasi, mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh latihan mengunyah dan menelan terstruktur terhadap kemampuan mengunyah dan menelan dalam konteks asuhan keperawatan pasien stroke dengan disfagia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment, khususnya conrol group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 64 orang (32 orang kelompok intervensi yang diberikan perawatan standar dan latihan mengunyah dan menelan terstruktur 7 hari dan 32 orang kelompok kontrol yang diberikan perawatab standar), yang diambil dengan metode consecutive sampling. Evaluasi kemampuan mengunyah dan menelan dilakukan pada hari pertama dan ketujuh baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan kemampuan mengunyah dan menelan secara bermakna (p=0,000 α=0,05), artinya latihan mengunyah dan menelan terstruktur berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan mengunyah dan menelan pasien stroke dengan disfagia. Manfaat penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam menangani pasien stroke dengan disfagia sehingga meningkatkan mutu asuhan keperawatan, mempercepat penyembuhan, mencegah komplikasi serta memperkaya keilmuan keperawatan. Rekomendasi penelitian ini perlu adanya penelitian lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.
Pemanfaatan Buku KIA Untuk Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Cakupan K4 Pada Ibu Hamil
Wahyutri, Endah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.365 KB)
Pemantaran intensif ibu hamil untuk menjaga kesehatan, persiapan persalinan dan untuk memenuhi hak atas kelangsungan hidup tumbuh kembang serta perlindungan anak oleh sebab itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.
Salah satu upaya untuk pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluaraga adalah dengan penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (Buku KIA).
Pemanfaatan Buku KIA untuk peningkatan pengetahuan, keterampilan dan cakupan K4 pada ibu hamil. Isi buku KIA merupakan kumpulan materi standar penyuluhan, informasi, catatan gizi kesehatan ibu dan anak.
Keefektifitasan Teknik Relaksasi Hipnotik Diri Sendiri Dengan Latihan Lima Jari Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operatif Apendektomi di Ruang Cempaka RSUD A.W.Sjahranie Samarinda
Rina Loriana
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1411.053 KB)
Serangan cemas terjadi pada sekitar 13 % populasi orang dewasa (18-54 tahun) diseluruh dunia. Segala bentuk prosedur pembedahan selalu didahului dengan suatu reaksi emosional tertentu oleh pasien, apakah reaksi tersebut jelas atau tersembunyi, normal atau abnormal. Bagaimana cemas pre operatif yang berlebihan dapat menimbulkan respon patafisiologis yang meliputi takikardia, hipertensi, aritmia dan nyeri yang hebat dan dapat menetap hingga periode post operatif (Bokera@hotmail.com.2001). Penelitian ini dibuat untuk mengetahui apakah teknik relaksasi hipnose diri sendiri efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan klien pre operatif Apendiktomi. Penelitian dilaksanakan di ruang Cempaka RSUD AWS Samarinda dari bulan Mei-Juli 2007, dengan menggunakan metode Quasy Eksperiment. Dimana menghubungkan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok control disamping kelompok eksperiment. Dengan jumlah responden 20 orang. Sampel diambil dengan tenik consecutive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner A yang berisi 6 pertanyaan tentang karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, status perkawinan dan pengalaman pembedahan. Kuesioner B berisi modifikasi 14 pertanyaan yang mengacu pada HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Data yang telah terkumpul diolah secara komputerisasi dengan analisa uji statistik Wilcoxon Match Pair Test dengan ketentuan Ho diterima jumlah jenjang T (dari perhitungan)>harga T tabel. Kemudian data dibandingkan dengan tabel dengan taraf kesalahan 1% atau 0,01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Z = 2,499. Sedangkan Z tabel untuk n = 10 dengan taraf kesalahan 0,01 adalah 3. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai Z hitung lebih kecil dari Z tabel sehingga Ho ditolak dan menerima Ha atau ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sedudah pemberian teknik relksasi dalam artian teknik relaksasi hipnose diri sendiri dengan latihan lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan klien pre operatif Apendiktomi
Pengaruh Latihan Mengunyah dan Menelan Tertrukstur Terhadap Kemampuan Mengunyah dan Menelan Dalam Konteks Asuhan Keperawatan Pasien Stroke Dengan Disfagia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
Ismansyah Ismansyah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2213.98 KB)
Stroke adalah kumpulan gejala klinis akibat hilangnya fungsi otak sebagian atau keseluruhan, secara tiba-tiba yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Salah satu penyebab kematian pasien stroke adalah aspirasi pneumonia yang berhubungan dengan disfagia. Penanganan yang baik terhadap disfagia dapat membantu mencegah komplikasi, mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh latihan mengunyah dan menelan terstruktur terhadap kemampuan mengunyah dan menelan dalam konteks asuhan keperawatan pasien stroke dengan disfagia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment, khususnya conrol group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 64 orang (32 orang kelompok intervensi yang diberikan perawatan standar dan latihan mengunyah dan menelan terstruktur 7 hari dan 32 orang kelompok kontrol yang diberikan perawatab standar), yang diambil dengan metode consecutive sampling. Evaluasi kemampuan mengunyah dan menelan dilakukan pada hari pertama dan ketujuh baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan kemampuan mengunyah dan menelan secara bermakna (p=0,000 α=0,05), artinya latihan mengunyah dan menelan terstruktur berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan mengunyah dan menelan pasien stroke dengan disfagia. Manfaat penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam menangani pasien stroke dengan disfagia sehingga meningkatkan mutu asuhan keperawatan, mempercepat penyembuhan, mencegah komplikasi serta memperkaya keilmuan keperawatan. Rekomendasi penelitian ini perlu adanya penelitian lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.
Pemanfaatan Buku KIA Untuk Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, dan Cakupan K4 Pada Ibu Hamil
Endah Wahyutri
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.365 KB)
Pemantaran intensif ibu hamil untuk menjaga kesehatan, persiapan persalinan dan untuk memenuhi hak atas kelangsungan hidup tumbuh kembang serta perlindungan anak oleh sebab itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya untuk pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluaraga adalah dengan penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (Buku KIA). Pemanfaatan Buku KIA untuk peningkatan pengetahuan, keterampilan dan cakupan K4 pada ibu hamil. Isi buku KIA merupakan kumpulan materi standar penyuluhan, informasi, catatan gizi kesehatan ibu dan anak.
Hubungan Perawatan Luka secara Tertutup dengan Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Luka Bakar Derajat II di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan Tahun 2009
Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.472 KB)
Luka adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan yang disebabkan oleh berbagai hal. Kondisi ini akan segera disusul dengan proses penyembuhan luka. Proses ini berlangsung sangat kompleks. Peran perawatan luka sangat penting untuk membuat kondisi luka menjadi optimal serta mengawali proses penyembuhan luka menjadi lebih baik. Berdasarkan data catatan medic di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balik papan tercatat dari bulan Januari sampai dengan desember 2008, diperoleh data dengan luka bakar sebanyak 240 kasus. Penelitian ini berjudul “Hubungan teknik perawatan secara tertutup dengan proses penyumbuhan pada luka bakar derajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan luka secara tertutup dengan proses penyembuhan pada luka bakar serajat IIA dan IIB di instalasi bedah sentral (IBS) RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan untuk mengidentifikasi proses penyembuhan luka pada pasien luka bakar derajat IIA dan IIB di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan metode teknik Non Probability Sampling (Non Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bentuk persamaan garis antara perawatan luka dengan proses penyembuhan luka bakar berbentuk linier dan ada hubungan signifikan (bermakna) antara perawatan luka bakar dengan proses penyembuhan luka bakar pada pasien luka bakar di Instalasi Bedah Sentral pada tingkat hubungan yang tinggi dengan nilai r = 0,723. Perawatan luka bakar memberikan kontribusi dalam proses penyembuhan sebesar 52,3%.