cover
Contact Name
Rizky Setiadi
Contact Email
r12ky_ui@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.husada2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan
ISSN : 19788355     EISSN : 24610402     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Husada Mahakam is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2011): November 2011" : 11 Documents clear
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual pada Remaja di SMA Negeri 8 Samarinda Tahun 2010 Pramono, Joko Sapto
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.373 KB)

Abstract

Remaja sebagai manusia yang sedang tumbuh dan berkembang terus melakukan interaksi sosial baik antara remaja maupun terhadap lingkungan lain. Pergaulan remaja mulai meluas dengan terbentuknya kelompok teman sebaya (peer group) sebagai wadah penyesuaian diri. Remaja berusaha mencari berbagai informasi dari berbagai sumber tentang perkembangan organ-organ biologis. Informasi dari teman sebaya pada umumnya didapat lebih mudah dan terbuka dan lebih banyak mengandung unsur-unsur pengalaman seksual, maka hal ini dapat membawa remaja untuk melakukan perilaku seksual yang menyimpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh teman sebaya terhadap perilaku seksual pada siswa kelas 11 di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Dengan menggunakan Simple Random Sampling pengumpulan data dilakukan terhadap 128 siswa, selanjutnya dianalisa dengan  uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan a 5 % menggunakan program komputerisasi dan perhitungan manual dengan menggunakan rumus Chi Square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja. Dengan nilai X2hitung = 5.22 > X2tabel = 3,841 dengan Pvalue = 0,023 dan nilai Odds ratio (OR) = 0,282. Adanya  teman sebaya  yang memberikan pengaruh negatif tentang seksual, remaja cenderung untuk melakukan perilaku seksual
Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Islam Samarinda Tahun 2011 Pramono, Joko Sapto
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.309 KB)

Abstract

Hemoglobin adalah parameter yang digunakan secara luas untuk menetapkan prevalensi anemia.   Anemia pada ibu hamil akan menambah risiko mendapatkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), risiko perdarahan sebelum dan pada saat persalinan, bahkan dapat menyebabkan kematian ibu dan bayinya jika ibu hamil tersebut menderita anemia berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Jenis penelitian  ini adalah  analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan  menggunakan metode non random sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah responden 43 orang.   Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dengan menggunakan proporsi dan presentase, dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square (X²) pada taraf signifikan α 5 %. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan software komputer dan perhitungan manual dengan menggunakan rumus Chi Square (X²). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir (nilai X²hitung = 4,551 > X²tabel = 3,841). Hasil perhitungan Odds Ratio (OR) yaitu 8,4 yang berarti ibu hamil dengan kadar Hb normal memiliki peluang 8,4 kali melahirkan bayi dengan berat badan normal dibandingkan ibu hamil yang memiliki kadar hemoglobin tidak normal
Hubungan Pengetahuan dengan Tanda dan Gejala Hipoglikemia yang Dipersepsikan Pasien Diabetes Melitus yang Dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Nurhidayah, Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.274 KB)

Abstract

Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu komplikasi dalam jangka panjang. Tapi sebenarmya memiliki kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia), juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran). Faktor predisposisi: pengurangan/keterlambatan makan, kesalahan dosis obat, pelatihan jasmani yang berlebihan, perubahan tempat penyuntikan insulin, penurunan kebutuhan insulin, penyakit hati berat dan gastroparesis diabetic. Pada bulan Januari sampai April 2010, ditemukan 188 kasus hipoglikemia, 47 orang diantaranya diperoleh dari  Register IRD RSUD Abdul Wahab Sjahranie (RSUD.AWS) Samarinda.   Rancangan penelitian: descriptive  analytic, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian: pasien DM yang dirawat di ruang Flamboyan dan Anggrek RSUD AWS. Sampel penelitian: semua pasien DM yang dirawat  di ruang Flamboyan dan Anggrek dalam bulan Juni hingga Juli 2010. Hasil penelitian mengacu pada taraf nilai α = 0,05 dan x²tab = 3,84, menunjukan terdapat hubungan yang signifikan   pengetahuan dengan kejadian hipoglikemia dengan nilai x²hit = 6,937 (p-Value ; 0,008). Selain itu, diperoleh pula nilai OR sebesar 0.098, yang diartikan bahwa responden yang berpengetahuan tinggi berpeluang 0,098 kali memahami tanda dan gejala hipoglikemia dari pada responden yang berpengetahuan rendah
Pengaruh Waktu terhadap Hasil Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus Hilda, Hilda
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.153 KB)

Abstract

Ketepatan prosedur pemeriksaan sangat berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan. Setiap tahap prosedur pemeriksaan mulai dari proses pengumpulan darah dalam tabung,  pengendapan (inkubasi) dan  pemisahan serum melalui pemusingan memungkinkan terjadinya metabolism glukosa oleh sel - sel darah. Suhu lingkungan tempat darah disimpan sebelum pemisahan juga mempengaruhi tingkat glikolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh waktu terhadap hasil pemeriksaan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus. Dengan Jenis penelitian  eksperimental,  sampel diambil secara acak dari penderita diabetes mellitus yang melakukan pemeriksaan di laboratorium patologi klinik RSU A.W. Syahranie Samarinda mulai bulan Juni sampai Oktober 2010. Data dianalisa dengan menggunakan  T-test dan ANOVA. Hasil Penelitian ini menggambarkan 319 penderita DM yang kontrol mempunyai kadar glukosa antara 200 – 300 mg% (79,75%). Mean  perbedaan glukosa  darah pada pemeriksaan pertama (15 menit) dan kedua (30 menit) adalah 0,9258 mg% (±0.412mg%). Mean perbedaan glukosa  darah pada pemeriksaan pertama dan ketiga (45 menit) adalah 1.84 mg% (±0.538mg%),  sedangkan mean perbedaan glukosa  darah pada pemeriksaan pertama  (15 menit) dan keempat  (60 menit) adalah 2.722 mg%  (±0.67mg%). Terdapat hubungan antara lama pemeriksaan (30 menit, 45 menit dan 60 menit) dengan  penurunan kadar glukosa darah dengan p-value  .000. Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan penurunan kadar glukosa darah sehubungan dengan semakin lamanya waktu pemeriksaan yang dilakukan
Kadar Testosteron Serum dan Caspase-3 Aktif Sel Leydig pada Tikus Jantan Sprague Dawley Diabetes Melitus Akibat Pemberian Suspensi Bubuk Kacang Kedelai Kuning (Glycin Max) wiyadi, wiyadi
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.019 KB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia  karena komplikasi-komplikasi yang ditimbulkan.  Kompliksi kronis pada system reproduksi pria yang sering adalah penurunan kadar testosteron. Hormon ini diproduksi di dalam sel Leydig.  Kacang kedelai kuning (G. max) mengandung berbagai komponen nutrisi yang dapat sebagai antidiabetik, antikolesterol, antiosteoporosis dan antikanker prostate. Kacang kedelai kuning juga mengandung fitoestrogen yang merupakan estrogenik eksogen yang dapat menurunkan kadar testosteron. Penelitian ini bertujuan menilai  kadar serum testosteron dan caspase-3 aktif  sel Leydig pada tikus jantan SD diabates yang diinduksi STZ akibat pemberian suspensi bubuk kedelai kuning.  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan design  pre and post test  control group. Penelitian ini  dilakukan pada  tikus jantan SD sebanyak 30 ekor terbagi dalam 5 kelompok.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah pemberian suspensi bubuk kacang kedelai kuning (G. max) 400mg/kgBB/hr, 800 mg/kgBB/hr dan 1600 mg/kgBB/hr selama 4 minggu tidak meningkatkan kadar testosteron serum secara signifikan (p>0,05)  dan tidak  menghambat caspase-3 aktif sel Leydig secara signifikan (p>0,05) setelah pemberian suspensi  bubuk G. max.  Suspensi bubuk G. max  tidak memberikan efek terhadap kadar testosteron serum  dan tidak menghambat caspase-3 aktif  sel Leydig pada tikus jantan SD diabetes yang dinduksi STZ
Kadar Testosteron Serum dan Caspase-3 Aktif Sel Leydig pada Tikus Jantan Sprague Dawley Diabetes Melitus Akibat Pemberian Suspensi Bubuk Kacang Kedelai Kuning (Glycin Max) wiyadi wiyadi
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.019 KB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia karena komplikasi-komplikasi yang ditimbulkan. Kompliksi kronis pada system reproduksi pria yang sering adalah penurunan kadar testosteron. Hormon ini diproduksi di dalam sel Leydig. Kacang kedelai kuning (G. max) mengandung berbagai komponen nutrisi yang dapat sebagai antidiabetik, antikolesterol, antiosteoporosis dan antikanker prostate. Kacang kedelai kuning juga mengandung fitoestrogen yang merupakan estrogenik eksogen yang dapat menurunkan kadar testosteron. Penelitian ini bertujuan menilai kadar serum testosteron dan caspase-3 aktif sel Leydig pada tikus jantan SD diabates yang diinduksi STZ akibat pemberian suspensi bubuk kedelai kuning. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan design pre and post test control group. Penelitian ini dilakukan pada tikus jantan SD sebanyak 30 ekor terbagi dalam 5 kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah pemberian suspensi bubuk kacang kedelai kuning (G. max) 400mg/kgBB/hr, 800 mg/kgBB/hr dan 1600 mg/kgBB/hr selama 4 minggu tidak meningkatkan kadar testosteron serum secara signifikan (p>0,05) dan tidak menghambat caspase-3 aktif sel Leydig secara signifikan (p>0,05) setelah pemberian suspensi bubuk G. max. Suspensi bubuk G. max tidak memberikan efek terhadap kadar testosteron serum dan tidak menghambat caspase-3 aktif sel Leydig pada tikus jantan SD diabetes yang dinduksi STZ
Etika Professi sebagai “Landasan” bagi Praktik Professi Keperawatan Edi Sukamto
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.74 KB)

Abstract

Pelayanan Keperawatan ada-lah manifestasi dari praktik keperawatan dan merupakan bagian integral dari Pelayanan Kesehatan. Untuk pelayanan di Rumah Sakit (RS), Pelayanan ini dianggap sebagai sentral pelayanan. Hal ini terjadi akibat interaksi yang secara terus menerus antara Perawat dan Pasien. Perawat bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu (Loveridge dan Cuming, 1996). Menurut Gillies (1994), bahwa 40 persen sampai 60 persen tenaga kesehatan yang bekerja di RS adalah tenaga Perawat. Bahkan sumber lain sudah menggambarkan proporsinya melebihi angka 70 persen. Dengan demikian, berarti Perawat merupakan indeks terpenting dalam menentukan citra baik atau buruk suatu pelayanan di RS (Depkes; Rijadi, 1994). Untuk itu, sosok Perawat yang memiliki kompetensi yang memadai dan berperilaku professional, termasuk etis dalam bekerja, adalah pilihan yang tidak bisa ditawar keber-adaannya
Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Islam Samarinda Tahun 2011 Joko Sapto Pramono
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.309 KB)

Abstract

Hemoglobin adalah parameter yang digunakan secara luas untuk menetapkan prevalensi anemia. Anemia pada ibu hamil akan menambah risiko mendapatkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), risiko perdarahan sebelum dan pada saat persalinan, bahkan dapat menyebabkan kematian ibu dan bayinya jika ibu hamil tersebut menderita anemia berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non random sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah responden 43 orang. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dengan menggunakan proporsi dan presentase, dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square (X²) pada taraf signifikan α 5 %. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan software komputer dan perhitungan manual dengan menggunakan rumus Chi Square (X²). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir (nilai X²hitung = 4,551 > X²tabel = 3,841). Hasil perhitungan Odds Ratio (OR) yaitu 8,4 yang berarti ibu hamil dengan kadar Hb normal memiliki peluang 8,4 kali melahirkan bayi dengan berat badan normal dibandingkan ibu hamil yang memiliki kadar hemoglobin tidak normal
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual pada Remaja di SMA Negeri 8 Samarinda Tahun 2010 Joko Sapto Pramono
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.373 KB)

Abstract

Remaja sebagai manusia yang sedang tumbuh dan berkembang terus melakukan interaksi sosial baik antara remaja maupun terhadap lingkungan lain. Pergaulan remaja mulai meluas dengan terbentuknya kelompok teman sebaya (peer group) sebagai wadah penyesuaian diri. Remaja berusaha mencari berbagai informasi dari berbagai sumber tentang perkembangan organ-organ biologis. Informasi dari teman sebaya pada umumnya didapat lebih mudah dan terbuka dan lebih banyak mengandung unsur-unsur pengalaman seksual, maka hal ini dapat membawa remaja untuk melakukan perilaku seksual yang menyimpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh teman sebaya terhadap perilaku seksual pada siswa kelas 11 di SMAN 8 Samarinda. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Dengan menggunakan Simple Random Sampling pengumpulan data dilakukan terhadap 128 siswa, selanjutnya dianalisa dengan uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan a 5 % menggunakan program komputerisasi dan perhitungan manual dengan menggunakan rumus Chi Square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja. Dengan nilai X2hitung = 5.22 > X2tabel = 3,841 dengan Pvalue = 0,023 dan nilai Odds ratio (OR) = 0,282. Adanya teman sebaya yang memberikan pengaruh negatif tentang seksual, remaja cenderung untuk melakukan perilaku seksual
Hubungan Pengetahuan dengan Tanda dan Gejala Hipoglikemia yang Dipersepsikan Pasien Diabetes Melitus yang Dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 2 (2011): November 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.274 KB)

Abstract

Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu komplikasi dalam jangka panjang. Tapi sebenarmya memiliki kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia), juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran). Faktor predisposisi: pengurangan/keterlambatan makan, kesalahan dosis obat, pelatihan jasmani yang berlebihan, perubahan tempat penyuntikan insulin, penurunan kebutuhan insulin, penyakit hati berat dan gastroparesis diabetic. Pada bulan Januari sampai April 2010, ditemukan 188 kasus hipoglikemia, 47 orang diantaranya diperoleh dari Register IRD RSUD Abdul Wahab Sjahranie (RSUD.AWS) Samarinda. Rancangan penelitian: descriptive analytic, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian: pasien DM yang dirawat di ruang Flamboyan dan Anggrek RSUD AWS. Sampel penelitian: semua pasien DM yang dirawat di ruang Flamboyan dan Anggrek dalam bulan Juni hingga Juli 2010. Hasil penelitian mengacu pada taraf nilai α = 0,05 dan x²tab = 3,84, menunjukan terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dengan kejadian hipoglikemia dengan nilai x²hit = 6,937 (p-Value ; 0,008). Selain itu, diperoleh pula nilai OR sebesar 0.098, yang diartikan bahwa responden yang berpengetahuan tinggi berpeluang 0,098 kali memahami tanda dan gejala hipoglikemia dari pada responden yang berpengetahuan rendah

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2011 2011