Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014"
:
13 Documents
clear
Hubungan Stress Dengan Siklus Menstruasi pada Usia 18-21 tahun
Hazanah, Sri
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.796 KB)
Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu antara 21-35 hari setiap kali periode menstruasi. Menstruasi pada wanita teratur setelah mencapai usia 18 tahun. Hasil penyelidikan terhadap 4000 wanita, hanya 3% diantaranya yang mempunyai siklus menstruasi yang teratur. Hampir semua wanita mengalami siklus menstruasi yang kurang teratur dari bulan yang satu ke bulan yang lain. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi, salah satunya adalah stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa jalur umum usia 18-21 tahun di Prodi D-III Kebidanan Balikpapan Poltekkes Kemen-kes Kaltim. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan usia 18-21 tahun dengan jumlah mahasiswa 197 orang. Pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling yaitu berjumlah 132 orang. Metode pengum-pulan data menggunakan angket dengan instrumen pengumpulan data yaitu kuisoner. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi square (X2) dengan CI =95% dan α = 0,05. Perhitungan statistik menggunakan program computer. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara stres dengan siklus menstruasi dengan Pvalue = 0,001 < nilai α = 0,05 dengan X2 hitung = 14,915 > X2 tabel = 3,841.
Gambaran Pengetahuan tentang Jamkesda pada Peserta Jamkesda
Pramono, Joko Sapto
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (151.465 KB)
Sistem Jaminan Kesehatan untuk masyarakat miskin (Jamkesmas) bertujuan untuk memberi akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Pemahaman tentang pelayanan Jamkesda yang belum merata menjadi salah satu kendala dalam pelayanan Jamkesda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang Jamkesda pada peserta Jamkesda di RSUD AM.Parikesit Tenggarong. Sampel diambil sebanyak 88 orang secara Accidental Sampling dari 741 populasi yang ada pada bulan Januari sampai Juni 2011. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Pengetahuan tentang manfaat Jamkesda 50% tinggi, Pengetahuan tentang Prosedur Jamkesda 82,9% sedang dan sumber informasi sebagian besar didapat dari petugas kesehatan 64,77 %.
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesaria
Sukamto, Edi
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.261 KB)
Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi. Kecemasan merupakan emosi subjektif yang membuat individu tidak nyaman, ketakutan yang tidak jelas dan gelisah, dan disertai respon otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi Sectio Caesaria di RSUD A.W Sjahranie Samarinda. Jenis Penelitian Ini adalah Kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik. Rancangan Penelitian ini menggunakan one group pre and posttest design. Sampel diambil sebanyak 87 Responden secara Purposive Sampling. Hasil uji statistik didapatkan nilai P=0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pasien pre operasi SC sebelum dan sesudah diberikan terapi musik. pemberian terapi musik dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien Pre Operasi SC. Kesimpulan : pemberian terapi musik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan
Perilaku Pemeriksaan Rutin Kadar Gula Darah pada Penderita Diabete
Hartini, Supri
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.676 KB)
Keberhasilan pemantauan kadar gula bergantung pada perilaku pen-derita diabetes mellitus dalam menjalaninya. Perilaku kesehatan dipengaruhi oleh bagaimana seseorang percaya pada kemampuannya dalam menjalani kehidupan, psikososial, dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan. Tujuan penelitaian ini untuk menganalisa hubungan faktor-faktor determinan perilaku penderita diabetes mellitus melakukan pemeriksaan rutin kadar gula darah di laboratorium RSUD. A.W. Syahranie Samarinda Tahun 2013. Desain penelitian yang digunakan ada-lah obsevasional dengan rancangan cross sectional study, pengambilan sampel secara random sampling pada penderita diabetes di laboratorium sebanyak 142 responden. Hasil Penelitian menunjukan bahwa umur P-value 0,003, pendidikan P-value 0,049, penghasilan P-value 0,003, pengetahuan P-value 0,019 dan si-kap P-value 0,001. Responden penderita Diabetes dengan umur ≥ 45 tahun, pendidikan perguruan tinggi, penghasilan tinggi, pengetahuan cukup dengan si-kap yang setuju memeriksakan kadar gula darah mempunyai peluang 10,56% untuk rutin melakukan pengukuran kadar gula darah
Hubungan Pengetahuan Wanita Pekerja Seks Komersial Tentang HIV/AIDS dengan Partisipasi Mengikuti Voluntary Counselling and Test (VCT)
Pramono, Joko Sapto
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.984 KB)
AIDS merupakan salah satu penyakit dengan jumlah penderita terus mengalami peningkatan tiap tahunnya, hingga saat ini lebih dari 25 juta orang meninggal. Jumlah penderita HIV/AIDS di Kalimantan Timur hingga juli 2007 mencapai 2.070 orang, di Kota Samarinda hingga September 2011 sudah tercatat 381 orang terinfeksi HIV dari 4713 orang yang diperiksa, sedangkan di kabupaten Kutai Kertanegara hingga saat ini terdapat sebanyak 44 orang penderita penyakit HIV/AIDS. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah deteksi dini melalui Voluntary Counselling and Testing (VCT) pada Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan wanita PSK tentang HIV/AIDS dengan partisipasi mengikuti VCT di lokalisasi di kilometer 10 Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling pada 133 responden. Analisa data dengan menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan P value < α (0.000<0.05) dan (X2)hitung > dari (X2)tabel (26,432 > 5,591) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan partisipasi melakukan VCT
Pengaruh Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Rendah (BBLR)
Murti, Ni Nyoman
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.087 KB)
Angka kematian Neonatal di Indonesia mencapai 47% dan 3,5% disebabkan karena hipotermi. Bayi BBLR sering mengalami hipotermi sehingga perlu adanya perawatan yang komprehensif dan murah melalui perawatan metode kanguru. Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) membantu bayi mempertahankan tubuh sehingga mempercepat kenaikan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan PMK terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Metode penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil 30 responden secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisa dengan uji statistik ANOVA pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan berat badan bayi BBLR pada ibu yang melaksanakan PMK dengan baik mean 22,31, standar deviasi = 3.568 dan standar error 0,990, sedangkan pada ibu yang melaksanakan PMK tidak baik nilai rata-rata adalah 18,83, standar deviasi 2,963 dan nilai standar error 0,719. Pelaksanaan PMK sebagian besar tidak baik yaitu 56,7%. ada pengaruh pelaksanaan PMK Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada BBLR dengan nilai F hitung 8,539 > F tabel (1, 28) 4,20 dan nilai p value 0,000 < α 0,05.
Hubungan Stress Dengan Siklus Menstruasi pada Usia 18-21 tahun
Sri Hazanah
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.796 KB)
Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu antara 21-35 hari setiap kali periode menstruasi. Menstruasi pada wanita teratur setelah mencapai usia 18 tahun. Hasil penyelidikan terhadap 4000 wanita, hanya 3% diantaranya yang mempunyai siklus menstruasi yang teratur. Hampir semua wanita mengalami siklus menstruasi yang kurang teratur dari bulan yang satu ke bulan yang lain. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi, salah satunya adalah stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa jalur umum usia 18-21 tahun di Prodi D-III Kebidanan Balikpapan Poltekkes Kemen-kes Kaltim. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan usia 18-21 tahun dengan jumlah mahasiswa 197 orang. Pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling yaitu berjumlah 132 orang. Metode pengum-pulan data menggunakan angket dengan instrumen pengumpulan data yaitu kuisoner. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi square (X2) dengan CI =95% dan α = 0,05. Perhitungan statistik menggunakan program computer. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara stres dengan siklus menstruasi dengan Pvalue = 0,001 < nilai α = 0,05 dengan X2 hitung = 14,915 > X2 tabel = 3,841.
Pengaruh Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Rendah (BBLR)
Ni Nyoman Murti
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.087 KB)
Angka kematian Neonatal di Indonesia mencapai 47% dan 3,5% disebabkan karena hipotermi. Bayi BBLR sering mengalami hipotermi sehingga perlu adanya perawatan yang komprehensif dan murah melalui perawatan metode kanguru. Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) membantu bayi mempertahankan tubuh sehingga mempercepat kenaikan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan PMK terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Metode penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil 30 responden secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisa dengan uji statistik ANOVA pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan berat badan bayi BBLR pada ibu yang melaksanakan PMK dengan baik mean 22,31, standar deviasi = 3.568 dan standar error 0,990, sedangkan pada ibu yang melaksanakan PMK tidak baik nilai rata-rata adalah 18,83, standar deviasi 2,963 dan nilai standar error 0,719. Pelaksanaan PMK sebagian besar tidak baik yaitu 56,7%. ada pengaruh pelaksanaan PMK Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada BBLR dengan nilai F hitung 8,539 > F tabel (1, 28) 4,20 dan nilai p value 0,000 < α 0,05.
Gambaran Pengetahuan tentang Jamkesda pada Peserta Jamkesda
Joko Sapto Pramono
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (151.465 KB)
Sistem Jaminan Kesehatan untuk masyarakat miskin (Jamkesmas) bertujuan untuk memberi akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Pemahaman tentang pelayanan Jamkesda yang belum merata menjadi salah satu kendala dalam pelayanan Jamkesda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang Jamkesda pada peserta Jamkesda di RSUD AM.Parikesit Tenggarong. Sampel diambil sebanyak 88 orang secara Accidental Sampling dari 741 populasi yang ada pada bulan Januari sampai Juni 2011. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Pengetahuan tentang manfaat Jamkesda 50% tinggi, Pengetahuan tentang Prosedur Jamkesda 82,9% sedang dan sumber informasi sebagian besar didapat dari petugas kesehatan 64,77 %.
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesaria
Edi Sukamto
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.261 KB)
Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi. Kecemasan merupakan emosi subjektif yang membuat individu tidak nyaman, ketakutan yang tidak jelas dan gelisah, dan disertai respon otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi Sectio Caesaria di RSUD A.W Sjahranie Samarinda. Jenis Penelitian Ini adalah Kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik. Rancangan Penelitian ini menggunakan one group pre and posttest design. Sampel diambil sebanyak 87 Responden secara Purposive Sampling. Hasil uji statistik didapatkan nilai P=0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pasien pre operasi SC sebelum dan sesudah diberikan terapi musik. pemberian terapi musik dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien Pre Operasi SC. Kesimpulan : pemberian terapi musik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan