cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 208 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 4 (2024)" : 208 Documents clear
Expresive Illocutionary Acts in Disney + Luca Film : A Pragmatic Analysis Cep Ruly M Cahyana; Ervina CM Simatupang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3966

Abstract

This pragmatic study investigates the importance of expressive illocutionary acts in character and plot development in the movie Luca from Disney+. By analyzing dialogue from the movie, this study identifies and examines various instances of expressive illocutionary acts, including thanking, praising, complaining, apologizing, and blaming. Using the descriptive-qualitative method, a total of expressive illocutionary acts are identified, which include 5 examples of thanking, 1 example of praising, 1 example of complaining, 1 example of apologizing, and 1 example of blaming. These speech acts were further analyzed for their underlying functions, ranging from competitive purposes to friendly, collaborative, and conflictual purposes. The objective of this research is to explore how expressive illocutionary acts contribute to the emotional depth of the characters and to the resolution of conflicts within the plot. Through this classification, we gain a deeper understanding of how these communicative acts function to reinforce social norms, negotiate conflict, and shape the overall storyline
Kajian Marxisme pada Novel Kemolekan Landak Karya Muriel Barbery Lisa Elviana; Harsia Harsia; Vera Pebriana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4629

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena novel ini mendapat perhatian khusus masyarakat sebab memiliki tema yang mengangkat tentang ideologi, kesadaran kelas dan konflik pribadi. Kemolekan Landak berkisah tentang masyarkat borjuis dan proletar yang saat ini memiliki kesamaan dengan kondisi masyarakat Indonesia dewasa ini, baik kondisi sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Marxisme yang terdapat pada novel Kemolekan Landak karya Muriel Barbery. Pendekatan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan dalam novel Kemolekan Landak karya Muriel Barbery terdapat 21 data yang termasuk dalam bentuk kelas sosial, 2 data yang termasuk dalam bentuk ideologi, dan 4 data yang termasuk dalam bentuk hegemoni.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 01 Lalebbata Kota Palopo Muhammad Idil Adham; Erni Erni; M. Zulham
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.5119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 01 Lalebbata Kota Palopo sebelum dan setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi, (2) hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 01 Lalebbata, (2) pengaruh hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 01 Lalebbata Kota Palopo setelah penerapan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan selama tiga kali pertemuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain One Group Pretest Postest. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji analisis deskriptif yang dilanjutkan dengan analisis Inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V.B SDN 01 Lalebbata sebelum diterapkan pembelajaran berdiferensiasi berada pada kategori kurang, dan setelah diterapkan pembelajaran berdiferensiasi berada pada kategori baik, (2) Terdapat pengaruh hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 01 Lalebbata Kota Palopo setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi.. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara deskriptif dan inferensial pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa Kelas V.B SDN 01 Lalebbata.
Keefektifan Media Lingkungan dalam Menulis Karangan Narasi pada SMPN 13 Palopo Abd. Rahim Ruspa; Nurul Hajrah; Nirwana Nirwana; Marlia Muklim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektian siswa dengan menggunakan media lingkungan terhadap keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas VIII SMPN 13 Palopo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 13 Palopo yang berjumlah 13 orang. Karena jumlah populasi yang diteliti kurang dari 100 siswa, dalam penelitian ini digunakan sampel total (total sampling), Artinya seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini, yaitu 13 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa setelah diadakan uji hipotesis diperoleh gambaran bahwa terjadi keefetifan lingkungan hidup dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa SMPN 13 Palopo serta didapatkan peningkatan rata rata sebesar 17,69 dari skor rata rata sebelum menggunakan media lingkungan hidup sebesar 53,08 dan sesudah menggunakan media lingkungan hidup sebesar 70,77.
Refleksi Ekokritik dalam Sastra: Analisis Fenomensa Lingkungan dalam Cerpen Maut di Ladang Jagung dan Pohon-Pohon Jalan Protokol Wahyuni Ramadhani; Juanda, Juanda; Faisal, Faisal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3439

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui fenomena lingkungan yang terjadi dalam cerpen Maut di Ladang Jagung karya A. Muttaqin dan Pohon-Pohon Jalan Protokol karya Kiki Sulistyo pada terbitan kompas.com dan bentuk nilai-nilai Pendidikan lingkungan dalam kumpulan cerpen Lakon Hidup.com berdasarkan kajian ekokritik Greg Garrard. Sumber data pada penelitian ini adalah kumpulan cerpen pada Kompas.com. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan menggunakan proses iteratif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh fenomena lingkungan dan bentuk nilai-nilai pendidikan lingkungan yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kompas.com. Hasil penelitian menunjukkan dalam cerpen Kompas.com pengarang merefleksikan fenomena lingkungan yang meliputi pencemaran, tempat tinggal dan bumi serta dapat dikatakan bahwa tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut menunjukkan sikap hormat terhadap alam, tanggung jawab terhadap alam, dan tidak merugikan alam. Kontribusi penelitian ini bagi tenaga pendidik, seperti guru SMA dan dosen, terletak pada kemampuannya menyediakan wawasan mendalam mengenai cara sastra dapat digunakan sebagai medium efektif untuk mengedukasi generasi muda tentang isu-isu lingkungan. Bagi pembuat kebijakan, penelitian ini menawarkan perspektif berharga tentang pentingnya mendukung karya sastra yang mengangkat isu lingkungan, yang bisa dijadikan sebagai alat komunikasi strategis dalam kebijakan lingkungan.
Language Style Analysis in “Downton Abbey: New Era” Movie Prihatin Puji Astuti; Antika, Ria; Adissa Putri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3440

Abstract

Language style is a way of people talking and expressing messages, thoughts, or ideas to others. Everyone will use a different style of language when speaking. This happens for various reasons, including: the interlocutor factor, the purpose of the conversation, the context of the conversation, the time and place where the conversation was carried out, and so on. This study aims to analyze the types of language style and the factors of the use of language style spoken by the actors in the film "Downton Abbey: New Era”. In this study, the writers used the theory proposed by Joos (1967) in his book The Five Clocks about types of language style and Holmes (1992) about the factors that influence them. The theory about the style of language that are explored in the utterances spoken by the actors in the film are frozen style, formal style, consultative style, casual style, and intimate style. While the factors that appear are setting, participant, topic, and function. This study applied a qualitative method with literature study as the approach.
Illocutionary Acts In The 1st 2023 Indonesian Presidential Candidate Debate By Prabowo Subianto: A Pragmatic Analysis Effendy, Lestary Jungjunan; Simatupang, Ervina CM
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3929

Abstract

This study investigates the illocutionary acts used by Prabowo Subianto during the first 2023 Indonesian presidential candidate debate. By conducting a pragmatic analysis, the research identifies and categorizes the types, functions, and strategies of Prabowo's speech acts, offering a comprehensive understanding of his communication approach and rhetorical effectiveness. Utilizing a qualitative-descriptive method, the debate was transcribed and analyzed to uncover the various illocutionary acts.The results reveal that Prabowo frequently uses assertives, directives, commissives, and expressives, each serving functions such as competitive, convivial, collaborative, and conflictive purposes. . In total, there are 30 data collected from the data source. The collected data were then classified based on 10 assertives, 4 directives, 6 commissives, 5 expressives, and 5 declarations. This study underscores the importance of understanding pragmatic elements in political communication, illustrating how Prabowo's assertive and often provocative statements aim to persuade, inform, and engage the audience, thereby influencing voter perceptions and decision-making. Through this analysis, the research provides a deeper insight into the role of illocutionary acts in political discourse and their impact on electoral outcomes, highlighting Prabowo's adept use of language to achieve his communicative goals.
Nama-Nama Tempat Makan di Blitar: Bentuk dan Refleksi Sosiokultural Tsania, Ilma Luthfi; Mualifah, Salsa Wulan; Hasan Busri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3949

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi nama-nama berbagai rumah makan di Blitar dengan tujuan untuk mengungkap bentuk, makna, dan refleksi sosiokultural yang terkandung di dalamnya. Memahami signifikansi dari nama-nama rumah makan ini dapat memberikan gambaran tentang tradisi lokal, keyakinan, dan pengaruh sejarah yang kaya dan membentuk lanskap kuliner Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggabungkan metode pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Daftar lengkap nama-nama rumah makan akan dikompilasi dari berbagai wilayah di Blitar untuk memastikan representasi dari berbagai tradisi kuliner dan latar belakang. Selanjutnya, analisis linguistik akan dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk dan fitur linguistik yang digunakan dalam nama-nama tersebut. Melalui identifikasi makna yang terkandung dan konteks sejarah, penelitian ini berusaha untuk mengungkap simbolisme budaya yang tersembunyi dalam nama-nama rumah makan. Tema-tema umum, simbol, dan metafora yang terkait dengan identitas dan warisan lokal akan dieksplorasi. Selain itu, penelitian akan menyelidiki pengaruh potensial dari tren kuliner global dan bagaimana interaksinya dengan nilai-nilai tradisional. Selanjutnya, refleksi sosiokultural dari nama-nama rumah makan ini akan dianalisis, dengan mempertimbangkan faktor seperti agama, norma-norma sosial, dan adat istiadat daerah. Aspek penelitian ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana rumah makan di Blitar menavigasi sensitivitas budaya sambil merangkul modernisasi dan globalisasi. Temuan dari penelitian ini berkontribusi pada bidang linguistik, studi budaya, dan antropologi. Dengan mendalami signifikansi nama-nama rumah makan, penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang lanskap kuliner Blitar dan hubungannya dengan kain sosial budaya yang lebih luas di wilayah tersebut. Penelitian ini juga memiliki implikasi potensial bagi branding, pemasaran, dan meningkatkan apresiasi budaya di kalangan masyarakat lokal dan pengunjung
Expresive Illocutionary Acts in Disney + Luca Film : A Pragmatic Analysis Cahyana, Cep Ruly M; Simatupang, Ervina CM
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3966

Abstract

This pragmatic study investigates the importance of expressive illocutionary acts in character and plot development in the movie Luca from Disney+. By analyzing dialogue from the movie, this study identifies and examines various instances of expressive illocutionary acts, including thanking, praising, complaining, apologizing, and blaming. Using the descriptive-qualitative method, a total of expressive illocutionary acts are identified, which include 5 examples of thanking, 1 example of praising, 1 example of complaining, 1 example of apologizing, and 1 example of blaming. These speech acts were further analyzed for their underlying functions, ranging from competitive purposes to friendly, collaborative, and conflictual purposes. The objective of this research is to explore how expressive illocutionary acts contribute to the emotional depth of the characters and to the resolution of conflicts within the plot. Through this classification, we gain a deeper understanding of how these communicative acts function to reinforce social norms, negotiate conflict, and shape the overall storyline
Patologi Kehidupan Sosial Masyarakat Dalam Novel Kerumunan Terakhir Karya Okky Madasari Adinda Catur Rachmawati; Imam Suyitno; Heri Suwignyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mengidentifikasi adanya bentuk-bentuk penyimpangan sosial di masyarakat dan novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra untuk membahas terkait patologi sosial atau penyimpangan sosial. Pada metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskripsi melalui analisis teks pada novel. Data yang menjadi objek penelitian ini adalah kutipan pada dialog sebagai bentuk identifikasi terkait jenis patologi kehidupan sosial dalam Novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari ditinjau melalui sosiologi sastra. Penelitian ini dilakukan sebagai gambaran kehidupan sosial yang dialami oleh masyarakat terutama di era globalisasi saat ini hal ini disebut sebagai patologi sosial. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa bentuk-bentuk patologi sosial dalam novel Kerumunan Terakhir berupa kejahatan digital, pelacuran, seksualitas, broken home, dan perselingkuhan akibat dari pengaruh perkembangan teknologi.

Page 11 of 21 | Total Record : 208