cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 4 (2026)" : 1 Documents clear
Strategi Cercaan melalui Umpatan dalam Komentar Media Sosial: Tinjauan Pragmatik atas Isu Cultural Appropriation di Genshin Impact Muhammad Arif Rahman Ihsan; Prihantoro Prihantoro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3av68042

Abstract

Media sosial menjadi ruang diskusi yang memungkinkan pengguna dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa berinteraksi, termasuk dalam membahas isu-isu kontroversial pada komunitas game. Salah satu perdebatan yang menarik perhatian publik muncul setelah artikel IGN mengenai tuduhan cultural appropriation dalam Genshin Impact, yang memicu munculnya berbagai komentar berisi umpatan sebagai bentuk dukungan maupun penolakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori umpatan yang digunakan serta menganalisis strategi cercaan yang muncul dalam kolom komentar terkait isu tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif pragmatik. Sumber data penelitian ini adalah komentar pada unggahan IGN tanggal 16 Juli 2024 dianalisis menggunakan klasifikasi tema umpatan Magnus Ljung (2011) dan strategi cercaan Nicolás Lo Guercio (dalam Orlando & Saab, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 225 tuturan umpatan yang ditemukan, sebanyak 56 data berkaitan langsung dengan isu cultural appropriation. Tema umpatan yang paling dominan adalah Sexual Activity Theme (37,5%), diikuti Scatological Theme (35,7%) dan Minor Theme (17,8%). Dari 56 data tersebut, 36 di antaranya berfungsi sebagai cercaan. Strategi yang paling banyak digunakan ialah Attack/Assault (44,4%), diikuti Authoritative Subordinating Speech (36,1%) dan Propaganda (19,4%). Temuan ini menunjukkan bahwa umpatan dalam diskursus media sosial tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi emosi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai strategi pragmatik untuk menyerang, merendahkan, dan mendelegitimasi individu maupun kelompok dalam perdebatan mengenai cultural appropriation.

Page 1 of 1 | Total Record : 1