cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Cakram
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26860597     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Cakram merupakan Jurnal Ilmiah milik Prodi Teknik Mesin Universitas Pamulang yang berorientasi pada bidang Mesin Konversi Konversi Energi, Kontruksi, Material, Automasi, dan Sensor. Jurnal Teknik Mesin Cakram terbit (2) dua kali setahun pada bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 6 Documents clear
UJI KALIBRASI (KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN) TIMBANGAN DIGITAL MENGACU PADA STANDAR JCGM 100:2008 Joko Setiyono
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.238 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1342

Abstract

Abstrak: Timbangan digital merupakan salah satu instrument yang banyak digunakan di setiap posyandu studi kasus kali ini terjadi di Posyandu Puri Permata Bogor. Dengan kapasitas 10 kg dengan akurasi 0,005 kg yang sering digunakan untuk menimbang balita warga. Akan tetapi tidak pernah dilakukan pengujian kalibrasi dan verifikasi kinerja secara berkala, sehingga akurasinya perlu dipertanyakan. Oleh karena itu dalam penelitian ini telah dicoba dilakukan uji kalibrasi dan pengukuran ketidakpastian pengukuran dari timbangan digital tersebut. Uji kalibrasi meliputi kemampuan baca timbangan, daya ulang pembacaan timbangan, penyimpangan dari nilai skala nominal, serta diuji pengaruh posisi pembebanan tidak terpusat. Dari hasil kalibrasi diperoleh bahwa timbangan Seca mempunyai nilai koreksi terendah 4,9 gram pada nominal pembebanan 1.000 gram dan tertinggi 45 gram pada nominal pembebanan 10.000 gram. Nilai ketidakpastian pengukuran ±4,22 gram dan pada uji pengaruh posisi pembebanan tidak terpusat mendapat nilai maksimum 0,022 gram. Secara keseluruhan dari hasil kalibrasi kondisi timbangan tersebut masih dalam kondisi layak untuk digunakan.Kata kunci : timbangan digital, nilai koreksi, ketidakpastian pengukuran.
RANCANG BANGUN ALAT PENENTU CEPAT RAMBAT GELOMBANG BUNYI DI UDARA MENGGUNAKAN TABUNG IMPEDANSI Sulanjari Sulanjari
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.344 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1343

Abstract

Abstrak: Untuk membantu pemahaman materi-materi tentang gelombang khususnya gelombang bunyi yang tidak dapat dilihat dengan mata, maka perlu dirancang sebuah alat yang dapat memvisualisasikan gelombang bunyi sehingga menjadi lebih nyata dan lebih mudah untuk dimengerti. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat dan menentukan cepat rambat bunyi di udara dengan menggunakan tabung impedansi. Kelayakan alat dapat dilihat dengan membandingkan nilai cepat rambat bunyi yang di peroleh dengan teori. Penelitian yang dilakukan menggunakan Audio Frequency Generator (AFG) sebagai sumber bunyi (frekuensi) yang dilewatkan pada tabung impedansi sehingga ditangkap microphone dan terbaca oleh software spectraLAB. Cepat rambat bunyi di udara dapat diperoleh dengan analisis fit linear pada software originPro8. Dengan variasi frekuensi 300Hz-1000Hz diperoleh nilai dari kecepatan rambat bunyi di udara pada suhu ruang adalah (349±13) m/s dengan koefisien korelasi 99,5% dan tingkat akurasi 97,4%. Kata kunci: Frekuensi,  Cepat rambat bunyi, tabung impedansi, SpectraLab, OriginPro8
WEIGHT CVT TERHADAP AKSELERASI DAN DAYA SEPEDA MOTOR 115 CC Suhaeri Suhaeri
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.265 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1344

Abstract

Abstrak:  Terdapat dua sistem transmisi yang umum digunakan, yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis atau CVT (Continuous Variable Transmission). CVT ini membutuhkan rpm yang lebih tinggi agar kopling dan automatic ratio transmitionnya berfungsi dengan baik. Sepeda motor transmisi otomatis baru bisa berjalan saat putaran mesin mencapai putaran 2400 rpm, sedangkan sepeda motor konvensional sudah bisa berjalan di atas putaran 1500 rpm [16]. Sistem CVT terdapat beberapa komponen, salah satunya adalah Primary Sheave Weight/roller. Pada eksperimen ini memodifikasi Primary Sheave Weight/roller round roller menjadi sliding roller. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil daya dan torsi . Berdasarkan hasil penelitian bahwa Penggunaan Primary Sheave Weight/roller CVT (Continuous Variable Transmission)  sliding dengan ukuran berat 9,5 gram (lebih ringan dari standar) mampu menghasilkan puncak daya maksimal pada putaran mesin lebih awal yaitu 7450 rpm, sebesar 4,45 Hp, sehingga mampu menghasikan putaran bawah/akselerasi dengan daya yang lebih bertenaga, akselerasi yang baik sangat cocok digunakan pada lintasan yang banyak tikungan, rintangan, serta tidak terlalu banyak lintasan panjang dan lurus seperti lalu lintas perkotaan yang padat, karena pada lintasan ini kendaraan akan ’’ stop & go ’’. Penggunaan Primary Sheave Weight/roller CVT (Continuous Variable Transmission)  sliding dengan ukuran berat 11,5 gram (lebih berat dari standar) menghasilkan daya maksimal sebesar 4,54 Hp, pada putaran mesin lebih besar daripada Primary Sheave Weight/roller dengan berat 9,5 gram, yaitu 7800 rpm, sehingga menghasilkan putaran atas/top speed yang lebih baik, ini sangat cocok di gunakan pada lintasan yang panjang. Kata kunci : Sepeda motor 115 cc, CVT (Continuous Variable Transmission), Primary Sheave Weight/roller.
EFEK SONIKASI TERHADAP PROSES PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL FE3O4 YANG DIMODIFIKASI DENGAN PEG-6000 Silviana Simbolon
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.492 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1345

Abstract

Abstrak: Pada penelitian ini, serbuk nanopartikel magnetit (Fe3O4) dengan penambahan PEG-6000 telah berhasil dipreparasi dengan struktur kubik. Serbuk disintesis pada suhu 70°C dengan metode kopresipitasi dan dilanjutkan proses sonikasi. Serbuk nanopartikel Fe3O4 memiliki dua fasa yaitu Fe3O4 sebagai fasa dominan dan γ-Fe2O3 sebagai fasa minor. Pada sampel Fe3O4 terjadi aglomerasi atau penggumpalan partikel dengan ukuran partikel sebesar 20-80 nm. Sementara itu, sampel Fe3O4 dengan penambahan PEG-6000 memiliki ukuran sebesar ±25 nm. Dengan adanya penambahan PEG-6000 pada sampel Fe3O4,  garis boundary antar partikel Fe3O4 semakin jelas. Sedangkan pada sampel Fe3O4 dengan penambahan PEG-6000 yang telah disonikasi selama 15 menit memiliki ukuran partikel sebesar ±45 nm. Efek dari sonikasi ini secara signifikan mampu mengurangi terjadinya proses aglomerasi. Pada uji sifat magnetik, sampel Fe3O4 dengan penambahan PEG-6000 mengalami kenaikan nilai koersivitas dikarenakan adanya PEG-6000 yang memperkecil pengaruh medan magnet eksternal. Pada sampel Fe3O4 yang telah diberi PEG-6000 dan melalui proses sonikasi, terjadi kenaikan nilai remanensi dan saturasi, namun nilai koersivitasnya menurun dibandingkan sampel nanopartikel Fe3O4 dengan/tanpa PEG-6000 yang tidak disonikasi. Kondisi optimum didapatkan pada sampel pada sampel Fe3O4 yang telah diberi PEG-6000 dan melalui proses sonikasi yang memiliki nilai koersivitas sebesar 93,36 Oe, magnetik saturasi 3,82 emu/g, dan remanensi 61,96 emu/g.Kata kunci: Efek sonikasi, nanopartikel, Fe3O4, PEG-6000
KAJIAN KINERJA BIOFILTER AEROBIK DALAM PENURUNAN KANDUNGAN ORGANIK LIMBAH TINJA Sa’adah Meilufi
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.775 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1341

Abstract

Abstrak: Dalam kajian ini akan dipaparkan bagaimana pengolahan biologis dengan sistem attached growth dilakukan pada lumpur tinja. Model yang dilakukan dalam penelitian sebelumnya terdiri dari bak penyaringan, bak pengendapan sementara sebagai pengolahan pendahuluan dan reaktor biofilter aerobik aliran down flow. Proses operasional dilakukan dengan mengalirkan limbah tinja ke dalam tiga reaktor biofilter. Untuk mencari % removal BOD520, dilakukan variasi waktu detensi (td), variasi debit limbah yang masuk ke reaktor (Q), variasi beban organik (OL) dan variasi diameter media tempat pelekatan. Dari hasil penelitan sebelumnya diperoleh bahwa pada td = 2 jam efisiensi removal BOD520 mencapai nilai tertinggi (78,12%). Sementara itu pada variasi beban organik, efisiensi removal BOD520 tertinggi terjadi pada OL = 2,05 kg BOD/m3.hr (85,1%). Hasil lain menunjukkan bahwa efisiensi removal BOD520 tertinggi sering terjadi pada reaktor yang berisi media dengan diameter terkecil (1/2 inchi). Dengan formula Eckenfelder, diperoleh nilai koefisien biokinetika yakni koefisien karakteristik media (n) dan koefisien factor pengolahan (Ko’), masing-masing sebesar 0,0544 – 0,558 dan 0,118 – 0,686/menit. Kata kunci: lumpur tinja, attached growth, biofilter aerobik, waktu detensi, beban organik, koefisien biokinetik
KAJIAN TERHADAP BESARAN DAYA DAN EFISIENSI ALAT PERANGKAT GENERATOR HHO SEDERHANA TIPE DRY CELL SEBAGAI BAHAN PADUAN PEMBAKARAN DALAM PADA KENDARAAN BERMOTOR Rahmat Dadang
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.087 KB) | DOI: 10.32493/jtc.v1i1.1346

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terhadap besaran daya dan efisiensi alat perangkat generator HHO sederhana tipe dry cell sebagai bahan paduan pembakaran dalam pada kendaraan bermotor. Metode yang dilakukan dengan mempergunakan proses elektrolisis. Elektrolisis adalah pengurangan suatu elektrolit oleh arus listrik pada sel-sel elektrolisis, dimana molekul air (H2O) menjadi molekul hidrogen dan oxigen (HHO) yang menggunakan arus listrik dalam larutan elektrolit. Proses ini terjadi pada susunan plat dengan ukuran dan ruas kisi-kisi yang telah ditentukan. Jumlah plat ada sebelas, dan hanya dua plat yang diberikan hantaran arus listrik langsung pada baterai DC dikutub positif dan negative. Dari dua kutub tersebut terjadi reaksi reduksi (katoda) dan reaksi oksidasi (anoda) dalam air yang di alirkan arus listrik langsung mengalir melalui sistem. Dalam penelitian ini gas hidrogen dan oksigen dihasilkan, dan laju produksi HHO meningkat serta kecepatan arus listrik yang dibutuhkan dalam proses elektrolisis. Kata kunci: Brown’s Gas, Elektrolisis, besaran daya dan efisiensi generator gas HHO.

Page 1 of 1 | Total Record : 6