cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Cakram
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26860597     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Cakram merupakan Jurnal Ilmiah milik Prodi Teknik Mesin Universitas Pamulang yang berorientasi pada bidang Mesin Konversi Konversi Energi, Kontruksi, Material, Automasi, dan Sensor. Jurnal Teknik Mesin Cakram terbit (2) dua kali setahun pada bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
ANALISIS KUAT TEKAN, DENSITAS DAN PENYERAPAN AIR PADA BETON ABU SAMPAH Ihat Solihat
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10961

Abstract

Abu sampah mengandung pengikat agregat yang baik, alumunium, dan besi, yang memenuhi syarat pozzolan sesuai dengan SNI dan ASTM, itu mirip dengan fungsi semen dalam campuran beton. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah abu sampah diharapkan dapat mengurangi limbah yang mencemari ekosistem alami dan diharapkan abu sampah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk bahan campuran beton yang dapat meningkatkan kekuatan tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu sampah dan memperoleh persentase maksimum yang optimal pada penambahan abu sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif tipe eksperimental menggunakan kolom silinder dengan ukuran kolom sebesar 0.0381 m dan ketinggian 0.03 m dan terdiri dari 3 spesimen uji beton normal, 3spesimen uji beton dengan campuran abu sampah, dan 3spesimen uji beton dengan abu sampah sebagai pengganti pasir. Tes dilakukan pada usia beton mencapai 14 hari. Berdasarkan penelitian, Uji Kuat Tekan rata-rata pada Beton Normal pada 14 hari adalah 100 kgf/cm²; pada Beton Dengan Campuran Abu Sampah 250 kgf/cm²; dan pada Beton Dengan Abu Sampah Sebagai Pengganti Pasir adalah 251,7 kgf/cm2. Sedangkan pada Uji Densitas pada beton normal memiliki nilai densitas yang sangat tinggi yakni mencapai 2340 kg/m3, sedangkan Beton Dengan Campuran Abu Sampah memiliki nilai densitas di bawah nilai densitas beton normal yakni sekitar 2311 kg/m3, sedangkan beton dengan full diganti abu sampah dengan nilai Penurunan nilai 2223 kg/m3. Pada Uji Penyerapan Air,Beton Normal memiliki nilai penyerapan sebesar 6.25 %; sedangkan pada Beton Dengan Campuran Abu Sampah nilai penyerapan air mencapai 8.86 %; dan pada Beton Dengan Abu Sampah Sebagai Pengganti Pasir nilai penyerapan nya sekitar 15.79 %.Nilai penyerapan air pada beton campuran abu sampah cukup tinggi hal ini dikeranakan banyaknya rongga pada beton yang dibuat dan dinyatakan sudah layak sesuai dengan berbagai penelitian sebleumnya. Kata kunci: Beton, Abu Sampah, Densitas, penyerapan air
PENGARUH PENAMBAHAN CAMPURAN ABU BATOK KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN, KEKERASAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PEMBUATAN BETON Fifit Astuti
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10957

Abstract

Beton merupakan campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, dan air sehingga membentuk massa padat. Kualitas benton tergantung pada bahan dasar penyusunnya, cara pelaksanaan dan perawatan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu tempurung kelapa tersebut terhadap daya serap air, kuat tekan dan kekerasan pada beton. Pada pengujian ini bahan tambahan abu temburung kelapa dalam pembuatan beton dengan variasi penambahan 0 gram, 3 gram, 5 gram, 7 gram, 9 gram dan 11 gram. Jumlah bahan uji yang dibuat sebanyak 5 buah pada setiap sampel. Pengujian dilaksanakan pada umur beton 21 hari. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa semakin banyak kandungan abu tempurung pada beton, daya serap air beton semakin meningkat. Hasil uji kuat tekan dan kekerasan pada beton diperoleh nilai optimal dengan penambahan abu tempurung kelapa dengan porsentase 5 gram dengan nilai rata-rata uji kuat tekan 31,25 kg/cm² dan nilai rata-rata uji kekerasan diperoleh 400 Brinnel. Hasil ini lebih baik dibandingakan beton normal yang memperoleh nilai uji tekan 22,5 kg/cm² dan hasil nilai rata-rata kekerasan yang diperoleh 50 HD. Pada penambahan abu batok kelapa porsentase melebihi 5 gram menyebabkan nilai uji tekan dan kekerasan akan mengalami penurunan. Kata kunci : abu batok kelapa, beton, kuat tekan , kekerasan, daya serap air
PEMBUATAN MATERIAL TERMOLEKTRIK Ca3Co4O9 DENGAN METODA PADATAN Lusiana Lusiana
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10958

Abstract

Pembuatan material termoelektrik Ca3Co4O9 dengan metoda padatan. Penerapan material termoelektrik pada umumnya membutuhkan dua tipe material, yaitu tipe-p dan tipe-n. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan material termoelektrik berbasis keramik, Ca3Co4O9. Material ini dipilih karena menggunakan bahan baku yang mudah diperoleh, tidak berbahaya dan stabil pada suhu tinggi. Sintesis material tersebut dapat menggunakan metode padatan. Metode ini sederhana dan dapat digunakan untuk membuat material secara massal.. Bahan baku sintesa Ca3Co4O9 adalah gabungan serbuk Kalsium Karbonat (CaCO3) dan Kobalt Karbonat (CoCO3) dengan perbandingan stoikiometeri. Proses pembuatan material termoelektrik tipe – p ini dimulai dengan penimbangan bahan baku, dilanjutkan dengan penggerusan (milling), dikalsinasi, kemudian dikompaksi dan terakhir disintering. Sampel disintering pada suhu, 800°C ditahan selama 24 jam dengan didalam tungku. Dari hasil difraksi sinar-x menunjukkan bahwa puncak fasa Ca3Co4O9 yang terbentuk lebih banyak dibandingkan dengan fasa Ca3Co2O6. Kata kunci: termoelektrik, Ca3Co4O9, metoda padatan,serbuk, sintering, tungku
SIMULASI PENGUKURAN DIMENSI SLIDER PADA MESIN CETAK PLASTIK MENGGUNAKAN ALAT UKUR COORDINATE MEASURING MACHINE (CMM) Nurjaya Nurjaya
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10959

Abstract

Mesin cetak (mold) merupakan suatu mesin yang memiliki ruang atau tempat plastic cair panas, yang dinjeksikan dengan mesin injeksi untuk dibentuk menjadi produk plastic tertentu sesuai bentuk ruang. Mesin cetak ini memiliki banyak komponen, salah satunya Slider. Komponen ini berkerja dengan cara maju dan mundur yang digerakan oleh hidrolik. Pada umumnya, komponen ini saat berkerja sering kali mengalami kerusakan, berupa gesekan pada permukaan yang disebabkan dimensi yang tidak sesuai. Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan pengukuran menggunakan alat ukur tiga dimensi (Coordinat Measuring Machine) yang memiliki ketelitian tinggi. Kata kunci : Slider, Coordinat Measuring Machine, Graphics of element
PERLAKUAN TERMOMEKANIK PADUAN TITANIUM HASIL CORAN VACCUM ARC MELTING Fendy Rokhmanto
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10955

Abstract

Titanium dan paduanya merupakan salah material logam yang tangguh, sehingga banyak diaplikasikan pada aerospace, marine, oil and gas, biomedical, olah raga, otomotif dan lain-lain. Produk Titanium, dapat diperoleh dari beberapa proses manufaktur yaitu casting, machining, forming, dan powder metallurgy. Produk akhir, ingot hasil coran ataupun produk setengah jadi paduan Titanium dapat dimodifikasi sifat mekanisnya dengan proses heat treatment dan thermomechanical treatment. Pada penelitian ini dilakukan investigasi perubahan sifat mekanis dalam hal ini kekerasan dan struktur mikro paduan titanium. Ingot paduan Titanium Ti-Al-Nb dibuat dengan proses remelting logam paduan dalam tungku busur lustrik vakum. Kemudian ingot hasil coran dilakukan proses homogenisasi pada temperatur 1100 °C selama 12 jam dengan pendinginan didalam tungku dan dilanjutkan dengan hot roll dengan pemanasan awal 1100 °C dan waktu tahan 1 jam yang kemudian dilakukan quenching. Karakterisasi paduan dilakukan pada setiap kondisi perlakuan, adapun karakterisasinya adalah pengamatan stuktur mikro menggunakan foto metalografi, SEM dan uji keras dengan metode Rockwell C. Pengamatan metalografi menunjukkan bahwa paduan merupakan alfa-beta Titanium. Proses pengulangan remelting tidak memberikan efek signifikan terhadap peningktan kekerasan paduan. Proses thermomekanikal treatment mengakibatkan perubahan bentuk mikrostruktur dari interdendritic menjadi platelike dan nilai kekerasan menjadi 52 HRc pada 3 kali remelting dan 50.5 HRc pada 5 kali remelting Kata kunci: titanium, vacuum arc melting, termomekanik, pengecoran
PENGARUH PANJANG DAN DIAMETER KOLOM UDARA TERHADAP PERFORMA TABUNG IMPEDANSI SEBAGAI ALAT PENENTU CEPAT RAMBAT BUNYI DI UDARA Sulanjari Sulanjari; Adimas Wicaksana
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10960

Abstract

Ukuran Tabung impedansi sangat berperan penting dalam menentukan hasil pengukuran dari alat pengukur cepat rambat bunyi di udara. Jika dapat menentukan ukuran tabung impedansi yang paling efektif dapat ditentukan, maka pemanfaatan alat ini bisa berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah menentukan nilai kesalahan relatif dari pengukuran. Jika nilai kesalahan relatif yang di dapat kecil maka ketelitiannya semakin tinggi. Tingkat ketelitian tertinggi pengukuran dari alat ini adalah pada diameter paralon 3 inchi dan panjang paralon 1 m dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 0,9 % pada frekuensi 705,21 Hz.. Tingkat ketelitian terendah adalah pada diameter paralon2,5 inchi dan panjang paralon 2 m dengan dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 7,8% pada frekuensi 705,21 Hz. Kata kunci: tabung impedansi, efektif, kesalahan relatif, panjang paralon, diameter paralon.
OPTIMASI KARAKTERISTIK BAN PADA KENDARAAN PENUMPANG UNTUK MENDUKUNG EFISIENSI DAYA PENGGERAK Moh Azizi Hakim
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i1.10956

Abstract

Sebuah mobil listrik ini didesain mempunyai panjang 2,5 meter, lebar 1,6 meter dan berat kosong 770 kg memiliki 4 roda untuk kapasitas 4 penumpang berkisar 300 kg. Dengan mempertimbangkan isu aktual yaitu efisiensi energi dan dampak lingkungan, faktor paling dominan yang dapat memberikan dampak terhadap hal tersebut adalah faktor materialberupa penggunaan ban kendaraan sesuai karakteristik operasional melalui optimasi tekanan ban, beban yang diterima ban dan diameter ban,diharapkan dapat menurunkan kebutuhan daya penggerak sekecil mungkin.Beberapa permasalahan yang mempengaruhi spesifikasi ban, data dan analisis hasil optimasi daya penggerak dengan menggunakan eksperimen diperoleh hasil, yaitu pada tekanan ban sebesar 241,316 kPa, beban yang diterima ban 310 kg, dan diameter ban 520 mm, diperoleh efisiensi kebutuhan daya penggerak yang optimum sebesar 2323,978 watt Kata kunci: tekanan ban, beban yang diterima ban, diameter ban

Page 1 of 1 | Total Record : 7