cover
Contact Name
Didi Supriadi
Contact Email
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Manajemen Pendidikan
ISSN : 2622772X     EISSN : 26223694     DOI : -
Core Subject : Education,
Media Manajemen Pendidikan merupakan wadah publikasi ilmiah dalam bidang kependidikan dan manajemen pendidikan yang berasal dari hasil penelitian ataupun kajian teori. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu volume (tiap tahun) yaitu Februari, Juni, dan Oktober oleh Program Studi Manajemen Pendidikan, Direktorat Pascasarjana Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Media Manajemen Pendidikan menerbitkan naskah-naskah ilmiah dalam cakupan bidang Kependidikan dan Manajemen Pendidikan yang memuat penelitian inovatif, pengembangan, dan best practice dalam manajemen pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019" : 15 Documents clear
Kontribusi Kedisiplinan Literasi, Motivasi, dan Kecerdasan Emosional terhadap Penumbuhkembangan Budi Pekerti Peserta Didik Suparjinah Suparjinah
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.105 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3926

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui kontribusi kedisiplinan literasi, motivasi, dan kecerdasan emosional terhadap penumbuhkembangan budi pekerti peserta didik SD di Kecamatan Galur Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini: kedisiplinan literasi, motivasi, kecerdasan emosional dan penumbuhkembangan budi pekerti. Penelitian ini dilaksanakan pada SD di Kecamatan Galur. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V se Kecamatan Galur tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah sebanyak 475 siswa yang tersebar pada 27 SD. Berdasarkan rumus Issac & Michael maka sampel penelitian ini berjumlah 212 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportional random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan: terdapat pengaruh positif dan signifikan kedisiplinan literasi, motivasi, dan kecerdasan emosional terhadap penumbuhkembangan budi pekerti peserta didik kelas V SD di Kecamatan Galur tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: kedisiplinan literasi, motivasi, kecerdasan emosional, penumbuh-kembangan budi pekerti
Kontribusi Uji Kompetensi Guru, Motivasi Berprestasi, dan Pengalaman Mengajar Terhadap Kompetensi Profesional Guru Widya Ningrum Lulu Sayekti
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.539 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.4071

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kontribusi nilai Uji Kompetensi Guru, motivasi berprestasi dan pengalaman mengajar terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede; (2) untuk mengetahui kontribusi nilai Uji Kompetensi Guru terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede; (3) untuk mengetahui kontribusi motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede; dan (4) untuk mengetahui kontribusi pengalaman mengajar terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede.Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) ada kontribusi positif dan signifikan dari nilai Uji Kompetensi Guru, motivasi berprestasi dan pengalaman mengajar pada kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede, (2) terdapat kontribusi positif dan signifikan nilai Uji Kompetensi Guru terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede; (3) Ada pengaruh positif dan signifikan motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kabupaten Kotagede; dan (4) ada pengaruh positif dan signifikan pengalaman mengajar terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di Kotagede.Kata kunci: kompetensi guru, motivasi berprestasi, pengalaman mengajar, kompetensi profesional
Kontribusi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah, Pengalaman Mengajar Guru, dan Pemanfaatan Fasilitas Belajar Terhadap Kinerja Guru Bandi Bandi; Supriyoko Supriyoko
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.023 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3455

Abstract

 Tujuan : (1) Untuk mengetahui kontribusi kemampuan manajerial kepala sekolah, pengalaman mengajar guru dan pemanfaatan fasilitas belajar terhadap kinerja guru TK; (2) Untuk mengetahui kontribusi kemampuan manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru TK; (3) Untuk mengetahui kontribusi pengalaman mengajar guru terhadap kinerja guru TK; dan (4) Untuk mengetahui kontribusi pemanfaatan fasilitas belajar terhadap kinerja guru TK.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kemampuan manajerial kepala sekolah, pengalaman mengajar guru, pemanfaatan fasilitas belajar dan kinerja guru. Penelitian dilaksanakan pada TK di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Populasi adalah seluruh guru TK berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan data menggunakan angket. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh kesimpulan: (1) Kemampuan manajerial kepala sekolah, pengalaman mengajar guru dan pemanfaatan fasilitas belajar berkontribusi positif terhadap kinerja guru TK. Semakin tinggi  kemampuan manajerial kepala sekolah, pengalaman mengajar guru dan pemanfaatan fasilitas belajar maka kinerja guru cenderung tinggi. (2) Kemampuan manajerial kepala sekolah berkontribusi positif terhadap kinerja guru TK. Semakin tinggi  kemampuan manajerial kepala sekolah maka kinerja guru cenderung tinggi. (3) Pengalaman mengajar guru berkontribusi positif terhadap kinerja guru TK. Semakin tinggi  pengalaman mengajar guru maka kinerja guru cenderung tinggi. (4) Pemanfaatan fasilitas belajar berkontribusi positif terhadap kinerja guru TK. Semakin tinggi  pemanfaatan fasilitas belajar maka kinerja guru cenderung tinggi.Kata Kunci:    kinerja guru, pengalaman mengajar guru, pemanfaatan fasilitas belajar.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi dan Etos Kerja pada Sekolah Menengah Ary Priharwantiningsih
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.54 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.4067

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kontribusi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan etos kerja secara bersama-samadansecaraparsialterhadapmanajemen sumber daya manusia pada SMA Negeri di KabupatenGunungkidul.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto.Populasi penelitian adalah guru SMA Negeri 1 Tanjungsari, SMA Negeri 2 Playen dan SMA N 1 Semanu Kabupaten Gunungkidul yang berjumlah 133 guru. Sampel dalam penelitiani ni adalah 100 guru dengan menggunakan rumus Slovin, yang diambil berdasarkan teknik propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data yang dilakukan melalui analisis deskriptif, uji prasyarat analisis mencakup uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolineritas, analisis regresi, analisis korelasi dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontribusi yang positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan etos kerja secara bersama-sama dan secara parsial terhadap manajemen sumber daya manusia pada SMA Negeri di KabupatenGunungkidul.Kata Kunci :kepemimpinan, kepala sekolah, budaya organisasi , etos kerja, sumber daya manusia
Konsep Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara dan Prestasi Guru Sekolah Dasar Suwarni Suwarni; Agustina Sri Purnami
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.423 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3481

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kontribusi penerapan konsep kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, kompetensi guru dan peran Komite Sekolah terhadap prestasi guru SD se-Kecamatan Galur Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, variabel penelitian ini adalah kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, kompetensi guru, peran komite sekolah, dan prestasi guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD dan Kepala Sekolah di SD Negeri dan swasta di Kecamatan Galur Kulon Progo yang berjumlah 168 dengan jumlah sampel adalah 118 orang. Teknik pengambilan sampel data menggunakan angket. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi liniear berganda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa konsep kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, kompetensi guru dan peran komite sekolah sekolah berkontribusi positif dan signifikan terhadap prestasi guru dalam perspektif pembinaan guru SD Se-Kecamatan Galur Kulon Progo baik secara parsial maupun secara simultan.Kata kunci: kepemimpinan, kompetensi guru, komite sekolah, prestasi guru.
Manajemen Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Upaya Meningkatkan Mutu Belajar Suminingsih Suminingsih
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.35 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3764

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dalam bimbingan dan konseling di SMA N 1 Pundong Yogyakarta. Metode Penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan, dokumentasi dan wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator guru BK, guru BK, para tenaga pendidik dan peserta didik. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk memperoleh keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan dengan menggali data, kemudian menganalisis data mengumpulkan dan dianalisis, selanjutnya merumuskan masalah. Menentukan rumusan masalah berdasarkan tingkatan kelas dan menentukan strategi pemecahan masalah serta pengembangannya yaitu menentukan metode, waktu, sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan manajemen layanan dilakukan secara maksimal, pengorganisasian manajemen dilakukan dengan menentukan layanan dan bidang-bidang bimbingan, pembagian kerja. Penggerakan manajemen bimbingan dan konseling dilaksanakan dengan cara komunikasi secara intensif. Pengawasan dilakukan secara langsung dan tidak langsung baik berupa lisan maupun tulisan. Dari hasil wawancara, dokumentasi dan pengamatan, pelaksanaan manajemen layanan bimbingan konseling berjalan efektif dan mampu meningkatkan mutu belajar peserta didik. Kata kunci: manajemen bimbingan konseling, mutu belajar, bimbingan dan konseling
Manajemen Lingkungan Belajar di Sekolah dalam Mengembangkan Daya Eksploratif, Kreatif dan Integral Peserta Didik Elisabet Sri Widayanti
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.394 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3732

Abstract

Sebuah sekolah memerlukan manajemen lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik. Lingkungan belajar terdiri dari lingkungan belajar fisik dan non fisik/ sosial terintegrasi dalam proses pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen lingkungan belajar di sekolah dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik SD Kanisius Eksperimental Mangunan, Kalitirto, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan kredibilitas dengan triangulasi. Analisis data penelitian deskripsi menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Kanisius Eksperimental Mangunan memiliki manajemen lingkungan belajar yang lengkap dan terintegrasi dalam proses pembelajaran, penanaman nilai budaya dan pembentukan karakter. Sekolah Kanisius Eksperimental Mangunan sebagai sekolah inklusi dapat menjadi acuan dan referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik.Kata kunci: manajemen, lingkungan belajar, eksploratif, kreatif, integral
Manajemen Budaya Sekolah di Sekolah Dasar Melia Saraswati
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.465 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.4068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi tentang manajemen budaya sekolah yaitu budaya berprestasi di SD Negeri Karangnongko 1 ditinjau dari aspek perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subyek penelitian kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui kegiatan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya sekolah di SD N Karangnongko 1 meliputi perencanaan yang dilaksanakan dengan mendiskripsikan alasan dikembangkannya budaya sekolah. Pengorganisasian budaya sekolah dilaksanakan dengan membuat struktur organisasi lengkap dan rincian tugasnya, serta menambahkan tanggung jawab dan tugas kepada guru sesuai dengan kewenangannya. Pelaksanaaan budaya berprestasi dilaksanakan dengan kompetisi akademik. Pembelajaran efektif, kompetisi nonakademik, revitalisasi ekstrakurikuler, pemberian reward dan keikutsertaan dalam berbagai lomba. Pengawasan dilaksanakan dengan mengumpulkan informasi melalui dialog dengan warga sekolah dan mengamati sikap siswa untuk berprestasi, serta prestasi yang diraih sekolah.Kata kunci : Manajemen, budaya sekolah, manajemen budaya sekolah
Efektivitas Motivasi Kerja, Kesejahteraan dan Supervisi Terhadap Pelaksanaan Proses Pembelajaran Guru Non PNS Estanurdianto Estanurdianto
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.072 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3453

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui efektivitas motivasi kerja, kesejahteraan dan supervisi terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo; (2) Mengetahui efektivitas motivasi kerja terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo; (3) Mengetahui efektivitas kesejahteraan terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo; dan (4) Mengetahui efektivitas supervisi terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi motivasi kerja, kesejahteraan, supervisi dan kinerja guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Motivasi kerja, kesejahteraan dan supervisi mempunyai efektivitas kontribusi positif dan sangat signifikan terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo. (2) Motivasi kerja mempunyai efektivitas kontribusi positif dan sangat signifikan terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo. (3) Kesejahteraan mempunyai efektivitas kontribusi positif dan sangat signifikan terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo. (4) Supervisi mempunyai efektivitas kontribusi positif dan sangat signifikan terhadap kinerja guru non PNS dalam pelaksanaan proses pembelajaran pada SMK Swasta Se- Kabupaten Kulon Progo.Kata Kunci: motivasi kerja, kesejahteraan, supervisi, kinerja guru.
Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perwujudan Mutu Pendidikan Pondok Pesantren Rini Dwi Hastuti
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.92 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3758

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan manajemen serta mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan manajemen sumber daya manusia di Pondok Pesantren Nurul Haromain Sentolo Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara dilakukan terutama kepada kiai, ibu nyai dan beberapa santri. Teknik analisis data kualitatif: pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sumber daya manusia di Pondok Pesantren Nurul Haromain mempunyai kiai yang sangat visioner. K. H. Sirodjan Muniro AR telah berhasil mengkader SDM para santri untuk mampu eksis mengelola dan mengembangkan potensi yang dibutuhkan jamaah dan sudah terbukti berperan sebagai agen perubahan dilingkungan masyarakatnya. Manajemen sumber daya manusia melalui: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Faktor pendukungnya adalah jumlah santri, guru adalah alumni, dan tingginya kharisma kiai. Faktor penghambatnya adalah santri diterima tanpa seleksi, keterbatasan dana, dan ketokohan kiai tidak bisa tergantikan.Kata Kunci : Manajemen Sumber Daya Manusia, Pondok Pesantren, Kiai, dan Santri

Page 1 of 2 | Total Record : 15