cover
Contact Name
Ellysa Nursanti
Contact Email
jtmi@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri
ISSN : 24607975     EISSN : 25493426     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI), diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang, JTMI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi menerima naskah makalah ilmiah yang erat hubunganya dengan bidang keilmuan Teknik dan Manajemen Industri. Ruang Lingkup materi: Ergonomics Quality and Reliability Maintenance and Safety Risk and Decision Making Production System Manufacture Engineering Strategic Management Optimization Model Simulation Operation Management Supply Chain Management Inventory and Warehousing Human Resource Management Marketing Management Green and Lean Industrial System.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 2: Agustus 2018" : 6 Documents clear
Desain Ulang Lemari Arsip Fleksibel Dengan Pendekatan Perancangan Generik Waluyo, Mohammad Rachman
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemari arsip adalah media untuk penyimpanan barang khusus seperti arsip atau dokumen. Lemari arsip yang telah ada pada saat ini memiliki bentuk, model dan mekanisme yang tidak berubah dari waktu ke waktu sehingga menjadi monoton, kaku dan jauh dari inovasi. Lemari arsip yang ada saat ini pada bagian laci lemari tidak ergonomis dikarenakan laci lemari berat dan sulit untuk dibuka atau dikeluarkan pada saat kondisi laci penuh dengan barang. Permasalahan tersebut membuat peneliti untuk merancang ulang lemari arsip fleksibel yang memiliki inovasi dalam hal bentuk, model dan mekanisme dari produk sebelumnya. Lemari arsip ini bersifat fleksibel dalam hal bentuk dan kegunaannya dikarenakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan serta situasi dan kondisi dari pengguna. Berdasarkan hasil perhitungan penentuan ukuran produk dengan pendekatan antropometri maka diperoleh hasil sebagai berikut, tinggi lemari adalah 114 cm, panjang laci lemari utama adalah 46 cm, lebar laci lemari utama adalah 52 cm, tinggi laci lemari utama dalah 23 cm, panjang lemari adalah 72 cm, lebar lemari adalah 54 cm, panjang loker lemari inovasi adalah 46 cm dan panjang pegangan laci lemari adalah 11 cm
Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi Untuk Meningkatkan Kinerja UKM Pengrajin Sulam Nursanti, Ellysa; ., Sibut; Achmadi, Fuad; Hapsari, D. P. Anugrahing
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Pengrajin Sulam Bhakti Collection bergerak di bidang usaha produksi kerudung, pakaian dan mukena sulam, bordir dan permata serta aplikasi lainnya. UKM ini memiliki sejumlah pengrajin dan staf administrasi yang tersebar di wilayah Malang dan Pasuruan. Pesanan diterima oleh Kantor Malang, dibuatkan perencanaan bahan, desain dan penjadwalan kerja, selanjutnya dikerjakan di Pasuruan. Hasil Produksi dari Pasuruan, dikirimkan kembali ke Malang untuk Proses Finishing dan Pengemasan Pengiriman ke konsumen pemesan. Letak kantor yang berbeda terpisah lokasi kota ini menimbulkan kesulitan komunikasi baik antara pihak UKM dengan konsumen pemesan maupun pihak manajemen UKM dengan karyawan pengrajinnya, penerjemahan desain pemesanan, evaluasi dan kontrol selama proses pengerjaan, sehingga beberapa produk akhir tidak lolos QC internal dan waktu proses pengerjaan melebihi standard jadwal yang ditetapkan. Untuk itu diperlukan suatu sistem terintegrasi yang dapat meningkatkan kinerja UKM secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem informasi ini adalah identifikasi permasalahan, menentukan system requirement checklist, serta pemodelan sistem informasi yang akan dirancang. Model Data dikembangkan dari Data Flow Diagram (DFD) untuk mengetahui proses aliran informasi dari dan ke setiap entitas yang terhubung. Tahap berikutnya adalah System Development yang melibatkan beberapa database terkait. Hasilnya berupa program aplikasi yang berbasis website. Hasil dari sistem informasi terintegrasi ini adalah peningkatan kinerja UKM Bhakti Collection baik dilihat dari waktu proses yang lebih cepat, kualitas produk yang terjaga, komunikasi dan data pelanggan, data transaksi pemesanan dan penjualan terekam dengan baik dan aman, sehingga diharapkan peningkatan kinerja ini dapat meningkatkan potensi peningkatan revenue bagi UKM dalam jangka panjang.
Manajemen Energi Penggunaan Pendingin Udara Pada Gedung Perkantoran Universitas Islam Malang Zakiyah, Ainun; Lomi, Abraham; Handoko, Fourry
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian energi di gedung perkantoran didominasi oleh penggunaan AC (Air Conditioner) sebesar 53%. Penggunaan AC (Air Conditioner) bertujuan untuk memberikan kondisi yang nyaman kepada pegawai sehingga meningkatkan kinerja pegawai. Kondisi pemasangan AC (Air Conditioner) pada gedung perkantoran belum sesuai dengan standart yang ditentukan. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan pemasangan AC (Air Conditioner) yang sesuai dengan standart ruangan kerja. Berdasarkan Standart Nasional Indonesia (SNI) standart temperature udara 22°C - 25°C. Penelitian ini menggunakan pendekatan PDCA untuk mendapatkan efisiensi penggunaan energi. Dengan adanya pemasangan AC (Air Conditioner) otomatis akan meningkatkan penggunaan energi sehingga perlu dilakukan efisiensi penggunaan energi. Efisiensi energi dilakukan dengan pengurangan jam penggunaan AC (Air Conditioner) sehingga konsumsi energi akan berkurang.  
Peningkatan Efisiensi Waktu & Biaya Pemeliharaan Overhaul Pesawat Tempur Nursanti, Ellysa; Avief, R. M. Suaidy; ., Sibut; Kertaningtyas, Mariza
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertahanan udara di suatu negara mutlak memerlukan ketersediaan seluruh sarana prasarana pendukung yang memadai, diantaranya adalah ketersediaan pesawat tempur. Lamanya periode waktu yang diperlukan untuk melakukan pemeliharaan overhaul pesawat tempur memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaannya dalam mendukung system pertahanan Negara. Salah satu pesawat tempur tersebut adalah pesawat tempur Hawk Mk-209 yang berdasarkan technical order/maintenance manual membutuhkan waktu overhaul 101.848 menit atau setara 14 bulan. Pendekatan model matematik optimasi dikembangkan untuk mendapatkan solusi optimum, dalam hal ini adalah untuk meminimumkan waktu overhaul pemeliharaan untuk pesawat tempur Hawk Mk-209. Metode Jalur Lintasan Kritis (Critical Path Method/CPM) dan Program Evaluation and Review Technique/PERT digunakan untuk mendukung tercapainya solusi optimal. Melalui optimasi dan CPM PERT diperoleh waktu pemeliharaan overhaul 28.984,50 detik atau setara 4,61 bulan. Dengan demikian diperoleh peningkatan efisiensi waktu dan biaya sebesar 67%.
Pengembangan Desain Mesin Penghancur Kotoran Kambing Dengan Menggunakan Metode QFD Sari, Sanny Andjar; Vitasari, Prima; LA, Salammia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya pembuatan pupuk kandang yang terbuat dari kotoran kambing ini memerlukan bahan tambahan seperti : Fermentator, air, daun kering dan juga menggunakan alat seperti : cangkul, plastik, ember, terpal dan penumbuk. Dalam pembuatannya ini menggunakan 50kg kotoran kambing untuk luas lahan 25m2. Pembuatan pupuk organik ini kotoran kambing di letakkan di atas terpal selanjutnya fermentator yang telah di campur air dalam ember di siramkan ke tumpukan kotoran kambing di aduk menggunakan cangkul secara berkala 3 – 4 kali pengadukan hingga merata. Proses pembuatan pupuk kandang yang telah dilakukan para petani di desa Ngadirejo Kecamatan Kromengan ini tentunya memerlukan waktu yang lama untuk menjadikan kotoran kambing sebagai pupuk, hal ini disebabkan pada proses penghancuran kotoran kambing yang sudah kering ditumbuk secara manual. Tujuan penelitian ini yaitu merancang mesin penghancur kotoran kambing untuk mengoptimalkan proses penghancuran kotoran kambing. Metode yang digunakan untuk merancang mesin penghnacur kotoran kambing yaitu dengan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD adalah suatu pendekatan untuk mendesain mesin agar dapat memenuhi keinginan pengguna dalam hal ini peternak kambing. Berdasarkan keinginan pengguna yang diperoleh dari kuesioner diperoleh atribut rancangan, setelah itu ditentukan respon teknis rancangan. Langkah selanjutnya adalah membuat visualisasi rancangan dan prototype mesin. Mesin yang dirancang kemudian diujicoba terhadap responden, hasilnya responden merasa nyaman dan lebih mudah untuk dioperasionalkan Dengan menggunakan mesin penghancur kotoran kambing ini akan memudahkan para petani untuk membuat pupuk organik dengan waktu yang lebih singkat atau lebih cepat dari pada sebelumnya.  
Perancangan Influence Diagram Perhitungan Dampak Dari Revolusi Industri 4.0 Terhadap Pengangguran Kerja Aurachman, Rio
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2: Agustus 2018
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi Industri 4.0 diperkirakan akan memberikan dampak Terhadap Ketenagakerjaan, khususnya pengangguran kerja. Hal yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan pemahaman kaitan antara variabel di dalam sistem yang mengalami transisi teknologi Industri 4.0 agar dapat dilakukan antisipasi dampak-dampak perkembangan teknologi, khsuusnya pada bidang pengangguran kerja. (2) Penelitian dilakukan dengan melakukan proses pengembangan model matematika, khususnya pada fase model konseptual, menggunakan pendekatan sistem berdasarkan berbagai literatur yang menunjang. Didapatkan hasil bahwa variabel yang dapat dipertimbangan dalam pengambilan keputusan adalah tingkat keterbukaan terhadap teknologi, tingkat pelatihan terkait Industry 4.0 dan tingkat pelatihan untuk model bisnis baru. Kaitan model tersebut dijelaskan menggunakan Influence Diagram. Influence diagram yang dirancang ini dapat menjadi dasar untuk merancang model matematika dan merancang model simulasi. Pendekatan sistem dan management science dalam perumusan kaitan variabel yang telah disebut, menjadi cara baru yang dapat memberikan alternatif solusi atas permasalahan

Page 1 of 1 | Total Record : 6