cover
Contact Name
Lyra Yulianti
Contact Email
lyra@sci.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lyra@si.unand.ac.id
Editorial Address
http://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/index
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Matematika UNAND
Published by Universitas Andalas
ISSN : 2303291X     EISSN : 27219410     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Fokus dan Lingkup dari Jurnal Matematika FMIPA Unand meliputi topik-topik dalam Matematika sebagai berikut : Analisis dan Geometri Aljabar Matematika Terapan Matematika Kombinatorika Statistika dan Teori Peluang.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2018)" : 24 Documents clear
BILANGAN KROMATIK LOKASI PADA GRAF LOBSTER Ln,m,1 DENGAN n = 2, 3, 4 DAN m = 3 Mega Silvia; Des Welyyanti; Efendi Efendi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.94-103.2018

Abstract

Misalkan G = (V, E) graf terhubung dan c suatu k-pewarnaan sejati dari G. Kelas warna pada G dinotasikan dengan Si, merupakan himpunan titik-titik yang berwarna i dengan 1 ≤ i ≤ k. Misalkan Π = {S1, S2, · · · , Sk} merupakan partisi terurut dari V (G) berdasarkan suatu pewarnaan titik, maka representasi v terhadap Π disebut kode warna dari v dinotasikan dengan cΠ(v). Kode warna cΠ(v) dari suatu titik v ∈ V (G) didefinisikan sebagai vektor-k :cΠ(v) = (d(v, S1), d(v, S2), · · · , d(v, Sk))dimana d(v, Si) = min{d(v, x|x ∈ Si)} untuk 1 ≤ i ≤ k. Jika setiap titik yang berbeda di G memiliki kode warna yang berbeda untuk suatu Π, maka c disebut pewarnaan lokasi dari G. Minimum dari banyaknya warna yang digunakan pada pewarnaan lokasi dari graf G disebut bilangan kromatik lokasi dari G dinotasikan dengan χL(G). Graf Lobster adalah graf yang diperoleh dengan menambahkan 1 titik anting pada graf ulat yang berderajat 1. Graf lobster dilambangkan dengan L(m, n, k) untuk m ≥ 1 dan n ≥ 2, dimana n adalah banyaknya titik di lintasan utama, m adalah banyaknya titik berjarak 1 dari lintasan utama, k adalah banyaknya titik berjarak 2 dari lintasan utama. Pada tulisan ini akan dibahas bilangan kromatik lokasi pada graf lobster Ln,m,1 dengan n = 2, 3, 4 dan m = 3.Kata Kunci: Kelas warna, kode warna, bilangan kromatik lokasi, Graf Lobster
KESIMILARAN SEMU PADA MATRIKS FUZZY Duhaifa Anessa; Nova Noliza Bakar; Monika Rianti Helmi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.36-42.2018

Abstract

Matriks fuzzy adalah matriks yang entri-entrinya berada pada selang tutup [0, 1]. Pada tulisan ini akan membahas tentang sifat-sifat yang bersesuaian dengan kesi milaran semu pada matriks fuzzy A dan B. Selanjutnya, diperoleh sifat-sifat yang ber sesuaian dengan kesimilaran semu pada matriks fuzzy A dan B yaitu misalkan A dan B adalah matriks fuzzy masing-masing berukuran m × m dan n × n sedemikian sehingga A similar B, maka (1) A adalah matriks regular jika dan hanya jika B adalah matriks regular. (2) A adalah idempoten jika dan hanya jika B adalah idempoten.Kata Kunci: Matriks fuzzy, kesimilaran semu, similar, matriks regular, idempoten
MENENTUKAN BILANGAN KROMATIK LOKASI PADA GRAF BERLAPIS Cn,2n,2n Putri Wahyu Aisyah; Narwen Narwen; Zulakmal Zulakmal
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.136-143.2018

Abstract

Bilangan kromatik lokasi adalah bilangan terkecil k sehingga G mempunyai pewarnaan-k lokasi. Kelas warna pada G dinotasikan dengan Ci, merupakan himpunan titik-titik yang berwarna i dan 1 ≤ i ≤ k. Misalkan Π = {C1, C2, · · · , Ck} merupakan partisi terurut dari V (G) berdasarkan suatu pewarnaan titik, maka representasi v terhadap Π disebut kode warna dari v dinotasikan dengan cΠ(v). Kode warna cΠ(v) dari suatu titik v ∈ V (G) didefinisikan sebagai vektor-k: cΠ(v) = (d(v, C1), d(v, C2), · · · , d(v, Sk)) dimana d(v, Ci) = min{d(v, x)|x ∈ Ci} untuk 1 ≤ i ≤ k. Jika setiap titik yang berbeda di G memiliki kode warna yang berbeda untuk suatu Π, maka c disebut pewarnaan lokasi dari G.Kata Kunci: Bilangan Kromatik Lokasi, Kode Warna, Graf Berlapis
KARAKTERISASI DARI HIMPUNAN g-INVERS PADA MATRIKS FUZZY Hilda Fauzana; Nova Noliza Bakar; Monika Rianti Helmi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.83-89.2018

Abstract

Invers yang tergeneralisasi (g-invers) merupakan perluasan dari konsep invers matriks. G-invers pada matriks fuzzy dinamakan matriks regular. Pada tulisan ini mengkaji karakterisasi dari himpunan g-invers pada matriks fuzzy. Selanjutnya diperoleh karakterisasi dari himpunan g-invers pada matriks fuzzy yaitu misalkan A adalah matriks fuzzy berukuran m × n. Jika G∗ dan G adalah g-invers dari A dengan G∗ ≥ G, maka G + H adalah g-invers dari A untuk semua matriks fuzzy H berukuran n × m. Sehingga AG{1}, AG{1, 3} dan AG{1, 4} adalah himpunan semua g-invers, {1, 3} invers, dan {1, 4} invers dari A yang mendominasi G.Kata Kunci: Invers yang tergeneralisasi (g-invers), matriks fuzzy, matriks regular, {1, 3} invers, {1, 4} invers.

Page 3 of 3 | Total Record : 24