cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI" : 5 Documents clear
Pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis ict dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam Fauzi, Afifah Shintia; Septriyanti, Nana; Kustati, Martin
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022899jpgi0005

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu proses pengembangan potensi yang ada dalam diri peserta didik. Begitupun dengan Pendidikan Agama Islam (PAI) selain menanamkan nilai keagamaan, peserta didik juga diharapkan memperoleh hasil belajar yang optimal. Agar tercapainya tujuan tersebut perlu diperhatikan komponen dalam pembelajaran. Salah satunya adalah media pembelajaran. Guru harus mampu memilih media yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis ICT serta gambaran hasil belajar PAI peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental) dengan menggunakan desain berimbang (Conterbalanced Design). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tes hasil belajar PAI kelas eksperimen adalah 78,09 dan rata-rata nilai tes hasil belajar PAI kelas kontrol adalah 60,32. Skor tersebut menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran berbasis ICT lebih unggul dari pada kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional. Analisis data yang dilakukan dengan uji hipotesis atau uji-t yang didapatkan hasil bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis ICT dalam mata pelajaran PAI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pemanfaatan PhET interactive simulation sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan alam di sekolah menengah pertama Noverma, Noverma; Perawati, Perawati; Susanti, Tri
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025377jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan PhET Interactive Simulation sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPA di tingkat SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan kuesioner kepada siswa. Observasi dilakukan untuk mengamati interaksi siswa dengan simulasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Wawancara mengungkap manfaat dan tantangan penggunaan PhET, sementara kuesioner mengevaluasi pemahaman siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PhET Interactive Simulation efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA, seperti listrik statis, gaya, dan gerak. Simulasi ini memfasilitasi eksplorasi konsep-konsep abstrak melalui eksperimen virtual, meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran berbasis inkuiri. Analisis data juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa, yang merasa lebih tertarik dan terlibat dengan pembelajaran berbasis simulasi dibanding metode tradisional. Selain itu, kolaborasi dalam kelompok kecil selama eksplorasi simulasi memperkuat kemampuan diskusi dan kerja sama siswa. Dengan demikian, penggunaan PhET Interactive Simulation tidak hanya membantu pemahaman konsep tetapi juga membangun sikap positif siswa terhadap pembelajaran IPA. Penelitian ini mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains.
Metode pembelajaran khusus untuk generasi alpha, generasi z dan generasi beta Nuryadin, M. Andy; Fairuz, Furry; Sembodo, Jatmiko Joko
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025448jpgi0005

Abstract

Generasi Alpha, Generasi Z, dan Generasi Beta memiliki karakteristik yang berbeda yang memengaruhi pendekatan pembelajaran mereka. Artikel ini mengeksplorasi metode pembelajaran yang dirancang khusus untuk masing-masing generasi tersebut. Dengan memahami karakteristik dan kebutuhan belajar mereka, pendidik dapat mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif dan relevan. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang karakteristik generasi, metode pembelajaran inovatif, serta rekomendasi praktis untuk implementasi di berbagai jenjang pendidikan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya penyesuaian gaya pengajaran dan integrasi kemajuan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung pembelajaran yang lebih mendalam. Mengingat setiap generasi dibentuk oleh lingkungan teknologi dan sosial yang unik pada masanya, pemahaman terhadap faktor-faktor ini menjadi krusial untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang relevan. Karya ini bertujuan memberikan wawasan tentang bagaimana mengoptimalkan pengalaman belajar bagi generasi tersebut di dunia yang terus berubah dengan cepat.
Pengaruh brand awareness, brand image, dan brand trust kimia farma mobile terhadap keputusan pembelian yang berdampak pada loyalitas konsumen Suparman, Agus; Saragi, Sahat; Amyulianthy, Rafrini
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025550jpgi0005

Abstract

Aplikasi Kimia Farma Mobile yang dimiliki PT. Kimia Farma Apotek belum terlalu diketahui konsumen, belum disadari dan tidak banyak yang menggunakan meskipun sudah mendownloadnya. Aplikasi tersebut sudah ada sejak tahun 2020 dan diharapkan menjadi platform andalan perusahaan tersebut dalam memberikan layanan kefarmasian khususnya pemenuhan kebutuhan obat-obatan dan produk kesehatan lainnya. Tujuan penelitian ingin melihat pengaruh langsung dan tidak langsung brand image, brand awareness dan brand trust aplikasi tersebut serta dampaknya terhadap keputusan pembelian dan loyalitas konsumen. Metode yang digunakan adalah analisa deskriptif, dan analisis kuantitatif deskriptif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan software SmartPLS. Hasilnya Brand Awareness (ρ 0.278, t-statistik 3.225, p-value 0.001<0.05), Brand Image (ρ 0.341, t-statistik 3.955, p-value 0.000<0.05) dan Brand Trust (ρ 0.356, t-statistik 4.220, p-value 0.000<0.05) aplikasi Kimia Farma Mobile secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Untuk keputusan pembelian (ρ 0.944, t-statistik 52.561, p-value 0.000<0.05) secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Dan untuk pengaruh tidak langsung melalui variable intervening keputusan pembelian brand awareness (ρ 0944, t-statistik 52.561, p-value 0.000<0.05), brand image (ρ 0.318, t-statistik 4.005, p-value 0.000<0.05) dan brand trust (ρ 0.322, t-statistik 4.202, p-value 0.000<0.05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen.
Gangguan stres dan kecemasan pada remaja: peran bimbingan dan konseling dalam mendukung kesehatan mental Brescia, Reggiana; Andriani, Wiwin; Saputra, Muhamad Disra; Melamita, Anisa; Rani, Risma Kumara
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025572jpgi0005

Abstract

Gangguan stres dan kecemasan semakin prevalent di kalangan remaja, dan kondisi ini memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan mental serta perkembangan individu. Sebagai respons terhadap permasalahan yang mendesak ini, bimbingan dan konseling muncul sebagai salah satu strategi yang dapat memberikan dukungan kepada remaja yang menghadapi tantangan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis bimbingan dan konseling dalam mendukung kesehatan mental tersebut, dengan fokus pada intervensi yang efektif terhadap gangguan stres dan kecemasan. Menggunakan metode studi literatur, kajian ini mengeksplorasi berbagai sumber literasi, termasuk artikel jurnal ilmiah dan laporan penelitian terkini yang relevan. Analisis tersebut menggambarkan bagaimana stres dan kecemasan dapat memengaruhi aspek kehidupan remaja, mulai dari prestasi akademik hingga hubungan sosial. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa intervensi bimbingan dan konseling tidak hanya memberikan dukungan emosional, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat mekanisme koping adaptif yang diperlukan untuk menangani stres. Selain itu, program bimbingan dan konseling telah terbukti mampu meningkatkan pemahaman diri remaja serta mengurangi stigma terkait isu kesehatan mental. Dengan demikian, pentingnya integrasi program bimbingan dan konseling ke dalam kerangka pendidikan formal menjadi semakin jelas, karena hal ini menyediakan respons yang komprehensif terhadap tantangan kesehatan mental yang dihadapi remaja. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berfungsi sebagai referensi bagi pendidik dan praktisi dalam merumuskan program-program intervensi yang lebih efektif dan responsif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5