cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020" : 15 Documents clear
Analisis Tata Kelola dan Audit Sistem Informasi pada Rumah Sakit Umum “XYZ” Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Ni Made Natalisa Putri; I Gede Juliana Eka Putra; I Gede Putu Krisna Juliharta
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.113 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.447

Abstract

Abstrak. RSU “XYZ” telah menerapkan Teknologi Informasi untuk menangani keseluruhan proses manajemen, mulai dari pelayanan diagnosa dan tindakan untuk pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, penagihan, database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen. Namun dengan masih ditemukannya beberapakendala pada sistem tata kelola Teknologi Informasi, dipandang perlu untuk mengkaji lebih mendalam melalui evaluasi tata kelola, agar dapat memperoleh rekomendasi yang tepat dan sesuai untuk peningkatan dan pengembangannya. Paper ini bertujuan untuk melakukan analisis tata kelola Sistem Informasi berdasarkan kerangka kerja COBIT 5. Kerangka kerja COBIT 5 dimodifikasi dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di RSU “XYZ”, yaitu mengukur beberapa aktivitas kegiatan dari beberapa domain yang ada pada COBIT 5. Hasil analisis dan evaluasi menunjukkan tingkat kematangan tata kelola Teknologi Informasi RSU “XYZ” berada pada level 3, dan menyarankan untuk meningkatkan hingga pada level 5. Hasil analisis juga merekomendasikan untuk dilakukan pelatihan khusus setiap 2 bulan terkait pengoperasian Sistem Informasi yang ada, mengatur prioritas anggaran dan biaya pada investasi Teknologi Informasinya, serta menambah perangkat Teknologi Informasi dalam jumlah yang memadai Kata kunci: Analisis Tata Kelola, Audit Sistem Informasi, Rumah Sakit Umum, Kerangka Kerja COBIT 5Abstract. "XYZ" General Hospital has implemented Information Technology to handle the entire management process, ranging from diagnostic services and actions for patients, medical records, pharmacies, pharmaceutical warehouses, billing, personnel databases, employee payroll, accounting processes to management control. However, with a number of obstacles still found in the Information Technology governance system, it is deemed necessary to examine more deeply through evaluating governance, so that it can obtain appropriate and appropriate recommendations for its improvement and development. This paper aims to analyze Information Systems governance based on the COBIT 5 framework. The COBIT 5 framework has been modified and adapted to the conditions in the "XYZ" General Hospital, which measures some of the activities of several domains in COBIT 5. The results of the analysis and evaluation shows the maturity level of Information Technology governance of RSU "XYZ" is at level 3, and suggests to increase to level 5. The results of the analysis also recommend that special training be conducted every 2 months regarding the operation of existing Information Systems, set budget and cost priorities on investment in Information Technology, and adding sufficient Information Technology devices Keywords: Governance Analysis, Information System Audit, General Hospital, COBIT Framework 5
Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS I Kadek Wahyu Dwi Putra; Ketut Queena Fredlina; I Gede Juliana Eka Putra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.638 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.438

Abstract

Abstrak. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada suatu daerah tertentu memiliki keterbatasan. Dengan demikian, skala prioritas program kegiatan daerah terutama yang terkait dengan pembangunan atau pemeliharaan imprastruktur di daerah pada berbagai sektor perlu disusun dan ditetapkan dengan cermat agar tidak terjadi polemik yang terkait dengan masalah keuangan daerah. Artikel ini memadukan Model Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Model Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menentukan prioritas perbaikan jalan di kawasan permukiman wilayah Karangasem. Model AHP digunakan untuk pembobotan kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan perangkingan prioritas. Kombinasi kedua model dapat menghasilkan prioritas perbaikan jalan di wilayah Karangasem menggunakan kriteria-kriteria Total Jalan Rusak, Panjang Jalan, Jumlah Penduduk, dan Lebar Jalan yang telah ditetapkan. Namun demikian, tingkat akurasi penetapan prioritas yang dihasilkan oleh perpaduan kedua metode tersebut masih perlu dikaji lebih jauh sebelum benar-benar digunakan sebagai rujukan bagi Pemerintah Daerah Karang Asem dalam penentuan Prioritas Perbaikan Jalan pada Wilayah tersebut. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Prioritas Perbaikan Jalan, Analytic Hierarchy Process (AHP), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Abstrak. The Regional Budget Revenue and Expenditure in a certain area has limitations. Therefore, the priority scale of regional activity programs, especially those related to the development or maintenance of regional infrastructure in various sectors, needs to be carefully arranged and determined to prevent polemics related to regional financial problems. This article combines the Analytic Hierarchy Process (AHP) Model and the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) model in determining priorities for road improvement in the Karangasem residential area. The AHP model is used for weighting criteria, while the TOPSIS is used to determine priority ranking. The combination of the two models can produce priority road improvements in the Karangasem area using the criteria for Total Damaged Roads, Length of Roads, Number of Population, and Width of Roads that have been determined. However, the accuracy of prioritization resulting from the combination of the two methods still needs to be studied further before actually being used as a reference for the Karang Asem Regional Government in determining Road Repair Priorities in the Region. Keywords: Decision Support System, Road Repair Priority, Analytic Hierarchy Process (AHP), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS).
Model Aplikasi Ensiklopedia Kuliner Tradisional Bali Berbasis Mobile Geographical Information System A.A. Githa Bhasudewa Putra; Ketut Queena Fredlina; I Putu Satwika; Anak Agung Ayu Putri Ardyanti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.81 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.443

Abstract

Abstrak. Wisata kuliner di Bali pada umumnya mengeksplorasi dan mengembangkan keanekaragaman pangan tradisional untuk disajikan kepada para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Kuliner tradisional Bali di masing-masing kabupaten sudah jarang dapat di temui, baik di pasar tradisional yang kelola oleh pemerintah ataupun pasar tradisional yang dikelola oleh desa-desa adat di Bali, permasalahan tersebut muncul dikarenakan pangan tradisional tersebut tergerus oleh kemajuan jaman dan teknologi. Pengembangan aplikasi ensiklopedia kuliner tradisional Bali berbasis Mobile Geographical Information System menjadi solusi atas permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Dalam proses perancanga sistemnya menggunakan diagram Unified Modeling Language (UML) dan data modelling diagram, proses impementasi rancangan terhadap aplikasi yang dibuat menggunakan Framework Ionic. Penelitian ini berhasil merancang dan membangun aplikasi yang digunakan untuk mendigitalisasi kuliner khas tradisional Bali dimana dengan terciptanya aplikasi ini dapat membantu konsumen mendapatkan lokasi penjual kuliner tradisional Bali, serta wawasan baru dan menjaga eksistensi kuliner tradisional Bali. Kata kunci: Model Aplikasi, Mobile Geographical Information System, Ensiklopedia Kuliner Tradisional Bali, Framework Ionic Abstract. Culinary tourism in Bali in general explores and develops traditional food diversity to be served to tourists, both domestic and foreign. Traditional Balinese culinary in each district has rarely been met, both in traditional markets managed by the government or traditional markets managed by traditional villages in Bali, the problem arises because the traditional food is eroded by the times and technology. The development of a traditional Balinese culinary encyclopedia application based on the Mobile Geographical Information System is the solution to this problem, this research uses the Software Development Life Cycle (SDLC) method with the waterfall model. In the process of designing the system using Unified Modeling Language (UML) diagrams and data modeling diagrams, the process of design implementation of applications created using the Ionic Framework. This research succeeded in designing and building applications that are used to digitize traditional Balinese culinary where by creating this application can help consumers get the location of traditional Balinese culinary sellers, as well as new insights and maintain the existence of traditional Balinese culinary. Keywords: Application Model, Mobile Geographical Information System, Traditional Balinese Culinary Encyclopedia, Ionic Framework
Model Sistem Informasi pada Puskesmas Pembantu Pejukutan Berbasis Web Menggunakan Framework Codeigniter Ni Wayan Ayu Megantari; I Nyoman Purnama; A.A. Istri Ita Paramitha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.077 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.434

Abstract

ABSTRAK. Sistem pelayanan Puskesmas Pembantu Pejukutan masih menggunakan sistem konvesional dalam pengolahan data obat dan data rekam medis pasien, berupa media pembukuan atau manual yang kemudian direkap kembali oleh petugas kesehatan untuk membuat laporan medis. Mekanisme tersebut menyebabkan proses pelayanan pasien rawat jalan sering mengalami keterhambatan akibat proses temu kembali data rekam medis pasien rawat jalan membutuhkan waktu yang cukup lama. Paper ini menyajikan model sistem informasi Puskesmas Pembantu Pejukutan berbasis website menggunakan framework codeIgniter. Pengembangan sistem informasi ini menggunakan framework codeIgniter dibuat dengan bahasa pemrograman PHP dengan mysql sebagai databasenya serta metode waterfall sebagai perancangannya, dan black box testing sebagai pengujiannya. Hasil uji fungsionalitas sistem menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis Web yang dibangun dapat digunakan oleh admin untuk mengelola data obat dan data rekaman medik. Sistem juga dapat memberikan informasi rekam medis, informasi obat, dan dapat digunakan untuk mencetak laporan-laporan manajemen dengan cepat, kapan saja dan dimana saja. Kata kunci: Sistem Informasi, Rekam Medis, Pusat Kesehatan Masyarakat ABSTRACT. The service system of the Public Health Center, Pumberlandutan, still uses the conventional system for processing medical data and patient medical record data, in the form of bookkeeping or manual media which are then recapitulated by health workers to make medical reports. This mechanism causes the outpatient service process to often be hampered due to the process of retrieving outpatient medical record data for a long time. This paper presents a website-based information system model for Pinginutan Helper Health Centers using the CodeIgniter framework. The development of this information system uses theIgniter framework made with the PHP programming language with mysql as the database and the waterfall method as the design, and black box testing as the test. The system functionality test results show that the Web-based information system that was built can be used by the admin to manage drug data and medical data records. The system can also provide medical record information, drug information, and can be used to print management reports quickly, anytime and anywhere. Keywords: Information Systems, Medical Records, Community Health Centers
Rancangan Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Tuberkulosis Berbasis Certainty Factor Ruliah Ruliah; Nor Aida; Soegiarto Soegiarto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 1, April 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.032 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i1.448

Abstract

ABSTRAK. Selama ini dokter yang menangani penyakit Tuberkulosis di lokasi penelitian tidak selalu ada di Puskesmas, akibatnya masyarakat tidak bisa mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan yang lainnya, padahal penyakit ini harus segera di tangani dan di diagnosa lebih awal agar bisa mendapat penanganan lebih lanjut. Artikel ini menyajikan sebuah rancangan sistem pakar yang dapat digunakan untuk menggantikan pakar penyakit Tuberkulosis ketika dokter sedang tidak berada ditempat pada saat diperlukan. Sistem pakar yang dibangun menggunakan penalaran berbasis Certainty Factor (CF). Gejala penyakit ditentukan berdasarkan buku-buku ilmiah, sedangkan Nilai CF ditentukan berdasarkan hasil konsultasi dari pakar (dokter) yang bertugas mendiagnosa penyakit Tuberkulosis di Puskesmas lokasi penelitian. Hasil uji terhadap 10 sampel data diagnosa yang diambil di lokasi penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pakar yang dibangun dapat mendiagnosa dengan tepat keseluruhan sampel yang ada sesuai dengan hasil diagnosa pakar (dokter yang bertugas di lokasi penelitian). Kata Kunci: Sistem Pakar, Penyakit Tuberkulosis, Certainty Factor ABSTRACT. Doctors who deal with Tuberculosis at the study site are not always at the Puskesmas, so people cannot get treatment from other health workers, even though this disease must be handled immediately and diagnosed in order to get more. This article presents an expert system that can be used for Tuberculosis experts a compilation of doctors is not available when needed. Expert system that is built using penalties based on Certainty Factor (CF). Based on the disease that is determined based on scientific books, while the CF value is determined based on the results of consultations from experts (doctors) who can diagnose Tuberculosis at the Puskesmas research location. The results of tests on 10 diagnostic data samples taken at the study site showed that the Expert System that was built could diagnose precisely all samples in accordance with the results of expert diagnoses (supporting doctors at the study site). Keywords: Expert System, Tuberculosis, Certainty Factor

Page 2 of 2 | Total Record : 15