cover
Contact Name
Khaerus Syahidi
Contact Email
khaerussyahidi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
khaerussyahidi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kappa Journal
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25492950     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Kappa Journal (e-ISSN 2549-2950) mempublikasikan artikel hasil-hasil penelitian fisika, inovasi pembelajaran fisika, dan pemikiran-pemikiran kritis tentang fisika maupun pendidikan fisika. Kappa Journal diterbitkan oleh Universitas Hamzanwadi dua kali setahun yakni setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): Juni" : 7 Documents clear
Pengembangan Media Animasi Menggunakan Adobe Flash Cs6 Materi Termodinamika Untuk Siswa Smk Kelas Xi Teknik Otomotif muhammad nasir
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kebutuhan media animasi menggunakan Adobe Flash CS6 materi termodinamika di SMK Karsa Mulya Palangka Raya Kelas XI Teknik Otomotif , (2) Mengambarkan spesifikasi media animasi menggunakan Adobe Flash CS6 materi termodinamika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R & D) tipe ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation,dan Evaluation). Media animasi divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan guru Fisika SMK Karsa Mulya Palangka Raya.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1). Penggunaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam media animasi menggunakan Adobe Flash CS6 pada kurikulum 2013 sebagai media semua mata pelajaran,  diperlukan dalam mengajarkan materi  termodinamika, (2). Spesifikasi produk media animasi menggunakan Adobe Flash CS6yang memiliki tool yang mudah dipahami oleh setiap penggunanya dan menghasilkan file berekstensi “swf” yang dapat dijalankan pada perangkat komputer yang telah terinstal software videoplayer ataupun flashplayer.
Peningkatan Metakognitif Mahasiswa Fisika Pada Mata Kuliah Fisika Kuantum Alpiana Hidayatulloh; Baiq Malikah Hr; Hardani Hardani
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.757

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Universitas Hamzanwadi pada fakultas keguruan dan ilmu pendidikan program studi pendidikan fisika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih banyak metakognitif dari siswa pada kuantum, untuk melihat tidak ada tindakan yang dilakukan untuk melihat dan melihat berapa banyak siswa yang menggunakan data tersebut sebagai siswa angket metakognitif. Analisis data yang digunakan untuk angket dan angket hanya menggunakan nilai rata-rata dari hasil evaluasi dan biaya angket siswa secara keseluruhan. Dari hasil tes dapat disimpulkan bahwa metakognitif dari hasil evaluasi 75%.
Implementasi Permainan Dalam Pembelajaran Oleh Calon Guru Guna Menghilangkan Kesan Kaku Dari Fisika Dedy Hidayatullah Al Arifin
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.760

Abstract

Many theories of learning are appear from education experts. Not just environmental education in formal schools that make students understand the science. Instill a sense of love, happy, interested, and need to students is one of the effective tips for the success of learners. Teachers should be able to change the atmosphere of a stiff  or lesson class becomes more enjoyable. By offering a lighter atmosphere and pleasant feel would give a positive effect on learners. The aim of this study is to change the view that physics was stiff and boring into physics fun through games in learning physics. The benefits of this research is to give response to prospective physics teachers to be able to give a pleasant impression on the subjects of physics. Result of this research is the implementation of the learning game physics can drop the impression of stiffness of physics teacher. It is shown by the percentage of students who apply games in physics have motivation  79.5% better than the control group that had motivated 68.375%. In addition, 76.5% of students responded positively to teach prospective physics teachers in implementing the learning game physics, while the group that did not apply in the learning game physics only 68.625%.
Pengaruh Pemberian Pre Test Dan Post Test Terhadap Kesiapan Dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 7 Metro Tahun Pelajaran 2015/2016 M Barkah Salim
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.754

Abstract

Berdasarkan hasil survei pada kelas VII SMP Negeri 7 Metro diperoleh hasil ulangan harian IPA siswa semester ganjil masih rendah, hanya 13,3% siswa yang mencapai KKM, sedangkan 88,7% belum mencapai KKM. KKM yang ditetapkan sekolah adalah 75. Kesiapan siswa sebelum proses pembelajaran masih sangat kurang dan banyak siswa tidak memperhatikan penjelasan guru pada saat pembelajaran. Sebagai alternatif pemecahan masalah maka dilakukan penelitian eksperimen yaitu dengan pemberian pre test dan post test.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pre test dan post test terhadap kesiapan dan hasil belajar IPA. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 7 Metro yang berjumlah 219 terdiri dari 7 kelas. Sampel dipilih menggunakan Cluster Random Sampling. Pada kelas eksperimen diterapkan pembelajaran dengan menggunakan pre test dan post test dalam kegiatan pembelajarannya, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran yang biasa digunakan dalam kelas tersebut. Pada akhir pembelajaran, kedua kelas sampel diberi tes akhir dengan menggunakan instrumen yang sama. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan metode tes, observasi dan angket.Hasil pengujian hipotesis dengan Ttes dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) ada pengaruh pemberian pre test dan post test terhadap kesiapan belajar. Hal ini dapat dilihat dari adanya perbedaan rata-rata kesiapan belajar siswa yang pembelajarannya disertai pre test dan post test, dan kesiapan belajar siswa yang pembelajarannya tanpa pre test dan post test. Perhitungan uji perbedaan dua rata-rata kesiapan belajar siswa diperoleh thitung > tdaftar (pada taraf signifikan 5% maupun 1%). 2) ada pengaruh pemberian pre test dan post test terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari adanya perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang pembelajarannya disertai pre test dan post test, dan hasil belajar siswa yang pembelajarannya tanpa pre test dan post test. Perhitungan uji perbedaan dua rata-rata hasil belajar siswa diperoleh thitung > tdaftar (pada taraf signifikan 5% maupun 1%). Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian pre test dan post test berpengaruh positif terhadap kesiapan dan hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 7 Metro. Saran untuk agar pembelajaran yang disertai pemberian pre test dan post test dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran untuk mengajak siswa siap, memotivasi dan menambah antusiasme belajar siswa untuk lebih giat lagi.
Hasil belajar pada Siswa Sekolah Menengah di Palangka Raya Menggunakan Pendekatan Saintifik Luvia Ranggi Nastiti
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.759

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan penerapan model pembelajaran PBL dan PjBL dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  siswa setelah menggunakan penerapan model pembelajaran PBL dan PjBL.       Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pre-experiment, dengan desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes hasil belajar (THB) kognitif dan lembar tes hasil belajar  (KMM.            Hasil penelitian: 1) Hasil belajar siswa dengan menerapkan model PBL dan PjBL dapat dikatakan mengalami peningkatan; 2) hasil nilai N-Gain hasil belajar  siswa pada kelas yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training memperoleh nilai N-Gain rata-rata sebesar 0.45 dengan kategori sedang;
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Media Power Point Pada Pembelajaran Fisika Badrul Wajdi
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media power point terhadap hasil belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Muallimat NW Pancor. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas yang dijadikan sampel adalah kelas VIII-E sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII-C seagai kelas kontrol. Rancangan penelitian yang digunakan adalah post-test only control design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode tes berupa pilihan ganda dan teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji-t satu pihak. Hasil hipotesis menunjukan bahwa thitung>ttabel yaitu (1,78>1,675) yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat simpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media Power Point terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VIII MTs Muallimat NW Pancor
Pengaruh Media Laboraturium Virtual Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing Dan Eksperimen Dengan Memperhatikan Sikap Ilmiah Siswa Terhadap Hasil Belajar Fisika Tingkat Tinggi Tsamarul Hizbi; Fartina -
Kappa Journal Vol 2 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v2i1.775

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MA NW Kotaraja semester ganjil Tahun Pembelajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar fisika tingkat tinggi yang dibelajarkan dengan media laboraturium virtual metode inkuiri terbimbing dan eksperimen, 2) Pengaruh interaksi antara media pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika tingkat tinggi, 3) Untuk kelompok siswa yang memilki sikap ilmiah tinggi; Apakah hasil belajar siswa lebih tinggi dibelajarkan dengan media laboraturium virtual metode inkuiri terbimbing dibandingkan eksperimen, 4) Untuk kelompok siswa yang memilki sikap ilmiah rendah: Apakah hasil belajar siswa lebih rendah dibelajarkan menggunakan media laboraturium virtual metode inkuiri terbimbing dibandingkan eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan desain treatment by level 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI-MIPA yang berjumlah dua kelas. Sampel ditentukan dengan teknik sampling jenuh artinya semua anggota populasi diambil menjadi sampel, dan XI-MIPA2 sebagai kelas eksperimen dan XI-MIPA1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan tes. Teknik angket digunakan untuk mengukur tingkat sikap ilmiah siswa, sedangkan teknik tes digunakan untuk mengukur hasil belajar fisika tingkat tinggi materi fluida. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas menggunakan Lieliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Bartleth. Sedangkan untuk menguji hipotesis penelitian peneliti menggunakan uji variansi (ANAVA) kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut ANAVA menggunakan rumus uji-t. Hasil uji didapatkan; 1) Hasil belajar fisika tingkat tinggi yang dibelajarkan dengan media laboraturium virtual metode inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan metode eksperimen, 2) Ada pengaruh interaksi antara media pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika tingkat tinggi, 3) Untuk kelompok siswa yang memilki sikap ilmiah tinggi; Hasil belajar siswa tidak lebih tinggi dibelajarkan dengan media laboraturium virtual metode inkuiri terbimbing dibandingkan eksperimen, 4) Untuk kelompok siswa yang memilki sikap ilmiah rendah: Hasil belajar siswa lebih rendah dibelajarkan menggunakan media laboraturium virtual metode eksperimen dibandingkan metode inkuiri terbimbing

Page 1 of 1 | Total Record : 7