cover
Contact Name
Anita Christine Sembiring
Contact Email
anitakembaren@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
juriti@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
ISSN : -     EISSN : 2581057X     DOI : https://doi.org/10.34012
Jurnal ini berisi penerbitan penelitian terkait Teknik Industri baik di bidang manajemen sains, manufaktur, maupun ergonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017)" : 7 Documents clear
Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Semen Padang Anggianika Mardhatillah
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v1i1.75

Abstract

PT Semen Padang merupakan pabrik semen yang memproduksi tipe semen terbanyak diIndonesia. PT Semen Padang masih memelihara dan berusaha meningkatkan penerapan SistemManajemen Semen Padang (SMSP) yang diimplementasikan secara terintegrasi sejak awaltahun 2006 lalu dan salah satunya adalah penerapan Sistem Manajemen Keselamatan danKesehatan Kerja (SMK3).Atas dasar tersebut, maka perlu dilakukan penelitian terhadap penerapan SistemManajemen K3 pada PT Semen Padang. Metode penelitian ini adalah evaluasi yang dilakukandengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder, yaitu melakukan wawancara sertapenelitian kepustakaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis dan informasi yangdiperoleh dianalisa secara deskriptif.Berdasarkan ketentuan penilaian audit SMK3 PERMENAKER No.5 Tahun 1996, bahwaperusahaan besar atau perusahaan dengan tingkat resiko yang tinggi harus menerapkansebanyak 166 (seratus enam pulu enam) kriteria, sedangkan PT.Semen Padang telahmenerapkan 148 kriteria yaitu sebesar 89,5%.
DESAIN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERALATAN INDUSTRI FURNITURE Indah Tarigan
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.195 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.68

Abstract

The export oriented furniture industry implements tooling management system to reduce time wastage. Wasting time occurs because of equipment search and repairs activities. Equipment searchs occurs because there is no information of tool availability. While equipment repairs occur because of improper storage methods so that the faulty device and must be repaired before use. Implementation of tooling management system requires the existence of information systems to support the ease and speed of data access of equipment. To solve that problems required a tooling management information system that is able to provide information on the type of equipment, equipment storage location, equipment status, and equipment existence. Tooling management information system aims to control the rotation of tools in the tool room and shop floor. Tooling management information systems, update information about transactions that take place in the tool room, data of new equipment and disposal equipment can be controlled easily and quickly
JARINGAN SYARAF TIRUAN PREDIKSI PENYAKIT LUDWIG ANGINA siti aisyah
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.56 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.77

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang begitu cepat. Saat ini telah banyak teknologi yang diciptakan dengan menggabungkan beberapa bidang ilmu lainnya (Kecerdasan Buatan). Jaringan Syaraf Tiruan merupakan salah satu bidang ilmu kecerdasan buatan yang menggabungkan konsep teknologi dan ilmu pakar lain seperti kesehatan, ekonomi, pertanian. Kesehatan merupakan suatu hal yang begitu penting dalam kehidupan kita. Terganggunya kesehatan pada tubuh dapat menyebabkan menurunnya stamina dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Angina Ludwig merupakan salah satu jenis penyakit mulut yang disebabkan oleh infeksi pada bagian dalam mulut. Ludwig Angina merupakan infeksi ruang sub mandibula (rahang bawah) berupa peradangan selulitis dari bagian superior ruang suprahioid (Sekitar leher), yang ditandai dengan pembengkakan (edema) pada bagian bawah ruang submandibular, yang mencakup jaringan yang menutupi otot-otot antara laring dan dasar mulut, tanpa disertai pembengkakan pada limfonodus. Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap gejala dari penyakit ludwig membuat masyarakat banyak yang mengabaikan penyakit tersebut. Maka dari itu perlu dibuat sebuah sistem yang dapat memprediksi gejala dari penyakit Ludwig. Penelitian ini membuat sistem Jaringan Syaraf Tiruan untuk memprediksi penyakit ludwig Angina dengan menggunakan metode Backpropagation dengan melakukan pelatihan dan pengujian dari data yang ada. Pada penelitian ini dapat diprediksi gejala penyakit ludwig dengan menggunakan 20 data latih dan 10 data uji maka didapatkan gejala penyakit Ludwig Angina dengan keakuratan 70%.
RANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DALAM UPAYA PENINGKATAN UTILITAS PADA PT. MEKAR KARYA MAS Hardianta Tarigan
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.073 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.78

Abstract

Pemindahan bahan adalah salah satu aktivitas yang sangat penting dalam kegiatan proses produksi dan memiliki kaitan erat dengan perancangan tata letak fasilitas produksi. PT. Mekar Karya Mas adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan sparepart mesin dan perakitan mesin yang digunakan pada pabrik kelapa sawit. Hasil interview dengan pihak perusahaan, yaitu workshop manager mengenai rendahnya utilitas pada lantai produksi terkait dengan penyelesaian produk sesuai dengan target yang telah ditentukan. Studi pendahuluan yang dilakukan pada lantai produksi, menunjukkan kondisi layout fasilitas produksi di perusahaan ini mengalami kendala dalam hal pemindahan bahan baku (material handling). Dalam upaya meningkatkan utilitas tata letak fasilitas pada lantai produksi maka dilakukan penataan kembali tata letak dengan menerapkan teknologi kelompok. Untuk meningkatkan tingkat kedekatan antara seluruh kegiatan di perusahaan tersebut dilakukan penataan ulang fasilitas pabrik dengan metode BLOCPLAN. Metode yang digunakan dalam tata letak teknologi kelompok adalah Rank Order Clustering (ROC) dan Similarity Coefficient (SC). Dari hasil perhitungan metode SC merupakan rancanganlayout yang terbaik dengan penurunan momen perpindahan bahan sebesar 56,86%. Untuk fasilitas pabrik dengan algoritma BLOCPLAN diketahui nilai kedekatan antar fasilitas pabrik sebesar 0,53. Tata letak usulan ini memberikan momen perpindahan semakin kecil sehingga dapat mempersingkat waktu proses pengerjaan seluruh part sebesar 338 menit dan meningkatkan utilitas pada lantai produksi.
ANALISA PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP FISIOLOGI OPERATOR DALAM MENGURANGI STRES KERJA Meri Andriani
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.947 KB) | DOI: 10.34012/juritiprima.v2i1.69

Abstract

CV. Rimba Aceh merupakan industri pengolah kayu olahan yang berada di Peuruelak, Aceh Timur yang berdiri tahun 2005. Bising merupakan semua suara/bunyi yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat-alat proses produksi dan atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran. Menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep-48/11/1996 Bising adalah Bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan.Permasalahan dalam penelitian adalah terjadinya paparan kebisingan sehingga mempengaruhi fisiologi operator. Tujuan dari penelitian adalah melihat besarnya paparan kebisingan, menganalisa fisiologi operator dan hubungan antara kebisingan dengan konsumsi energi. Metode yang dipergunakan adalah metode kebisingan, metode konsumsi energi dan metode uji korelasi pearson. Hasil dan pembahasan dari penelitian tingkat kebisingan di bagian produksi CV. Rimba Aceh yang telah diukur menggunakan sound level meter versi Android, terjadi peningkatan dari pukul 08,00 wib ke pukul 11.00 wib, pada pukul 08.00 wib paparan kebisingan sebesar 87 dBA, terjadi peningkatan paparan kebisingan sebesar 89 dBA, konsumsi energi untuk seluruh operator menghasilkan rerata sebesar 211,25 denyut/menit dengan kategori sedang Pada uji korelasi pearson hasil yang didapat sebesar 0,254 dengan hubungan korelasi lemah. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah terjadi peningkatan paparan kebisingan, konsumsi energi dengan kategori sedang dan uji korelasi pearson dengan hubungan lemah antara kebisingan dengan konsumsi energi.
Penjadwalan Produksi Job Shop dengan Menggunakan Metode Shifting Bottleneck Heuristic (SHB) Sinambela, Yusnia
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.045 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.74

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi mesin yang akan digunakan untuk mesin Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan juga menghasilkan spare part mesin untuk perusahaan lainnya. Perusahaan berproduksi berdasarkan pesanan atau order yang masuk (job-order), sedangkan urutan proses pengerjaan antara job satu dengan job lainnya berbeda-beda atau job shop. Permasalahan yang sedang dihadapi PT. XYZ adalah adanya keterlambatan untuk beberapa spare part yang dikerjakan sehingga mempengaruhi jadwal pengiriman kepada pelanggan. Metode penjadwalan produksi yang selama ini digunakan oleh perusahaan adalah metode First Come First Serve (FCFC) denganMekespan sebesar 10041,6 menit = 167,76 jam. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan urutan penjadwalan produksi dengan kriteria minimisasi makespan. Berdasarkan hasil penentuan penjadwalan produksi dengan metode Shifting Bottleneck Heuristic diperoleh bahwa nilai makespan adalah 9997,8 menit = 166.63 jam. Order yang diselesaikan selama 167,76 jam dapat dikerjakan selama 166.63 jam untuk seluruh order. Minimisasi waktu penyelesaian atau persentase penghematan mekespan sebesar 1,13 jam.
ANALISA PROGRAM BOOKING SERVICE TERHADAP KEPUASAAN KONSUMEN DENGAN METODE KAIZEN DI BENGKEL AUTO 2000 PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK JALAN SISINGAMANGARAJA NO. 8 MEDAN Hasibuan, Abdurrozzaq
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.983 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.79

Abstract

PT. Astra International, Tbk merupakan perusahaan multinasional sebagai dealer kenderaan merk Toyota. ProgramBooking Service diterapkan untuk memenuhi harapan pelanggan terhadap pelayanan yang cepat. Penelitian inimenganalisis pengaruh Program Booking Service terhadap kepuasan Konsumen dengan menggunakan metodeAnalisis Korelasi dan menerapkan Metode Kaizen. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa hubungan antaraProgram Booking Service terhadap Kepuasan Konsumen ternyata “Rendah”. Hal ini dibuktikan dengan Korelasi r =0,265, sebab berdasarkan Tabel Nilai Hubungan Koefisien Korelasi bila r berada diantara 0,200 – 0.399 ditafsirkanhubungan antara variabel adalah masih Rendah. Kekuatan pengaruh Program Booking Service berpengaruh terhadapKepuasan Konsumen dapat diukur dengan koefisien determinasi yaitu sebesar 7,022% dan sisanya 92,978%efektifitas kerja dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini. Maka perlu dilakukan perbaikan secara terus-menerusuntuk meningkatkan pengaruh Program Booking service terhadap kepuasan Konsumen, Keluhan yang banyakdihadapi oleh konsumen adalah waktu tunggu telepon dalam Booking Service, perbaikan yang dilakukan adalah :Menambah Akses dengan Via Whatsapp dan Aplikasi Line, serta menambah jumlah operator dibagian BookingService dengan menerapkan metode Kaizen dengan konsep PDCA (Plan Do Chek Act) dimana hakekatnyamerupakan sebuah siklus, serta implementasinya akan membangun budaya mutu yang continual improvement.

Page 1 of 1 | Total Record : 7