cover
Contact Name
Alam Santosa
Contact Email
alam.santosa@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ineque@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering
ISSN : 23032715     EISSN : 26225816     DOI : -
INAQUE is a journal published two times per year (February and August) aimed at publishing research results in the field of industrial and quality engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019)" : 8 Documents clear
ANALISIS PERFORMANSI MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMECA DI PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Anthara, Made Aryantha
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.315 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1845

Abstract

Salah satu komponen penting dalam sebuah system pendidikan adalah mahasiswa yang sedang mengikuti proses perkuliahan. Salah satu indicator keberhasilan mahasiswa dapat dilihat dari nilai Indeks Prestasi (IP) yang diperoleh pada tiap semester. Besar kecilnya nilai IP tergantung dari tingkat kelulusan sebuah mata kuliah. Banyak yang bisa menyebabkan mahasiswa gagal dalam sebuah mata kuliah, sehingga perlu dicari akar permasalahan utama yang kemudian dapat menentukan solusi perbaikan terhadap kondisi tersebut. Dalam penelitian ini, objek yang dijadikan bahan penelitian adalah system perkuliahan mahasiswa di Program Studi Teknik Industri dengan mengambil studi kasus khusus angkatan 2014 yang saat ini menjadi angkatan yang sudah masuk ke dalam tahun akhir perkuliahan. Dengan melihat kartu hasil studi dari tiap mahasiswa 2014 dari mulai semester awal, maka diharapkan dapat diketahui jenis mata kuliah yang tingkat ketidak lulusannya besar. Kemudian akan ditentukan prioritas perbaikan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dan program studi untuk dapat mengatasi permasalahan ini. Permasalahan yang sering terjadi adalah mahasiswa sering mengalami ketidak lulusan terhadap beberapa mata kuliah yang diajarkan. Hal ini bisa menghambat kegiatan akademik yang ada di program studi, karena diantaranya harus mengatur jumlah kelas untuk mahasiswa yang mengulang. Selain itu, semakin besar persentasi mahasiswa yang tidak lulus, maka akan menghambat mahasiswa tersebut untuk dapat lulus tepat pada waktunya. Hasil dari penelitian menyatakan bahawa terdapat dua mata kuliah yang dianggap paling sering mengalami ketidaklulusan oleh mahasiswa angkatan 2014 yaitu mata kuliah Pengendalian dan Penjaminan Mutu dan Pemodelan Sistem.Dalam penelitian ini telah dibuatkan worksheet FMECA yang memberikan informasi penyebab kegagalan mahasiswa dalam sebuah perkuliahan serta akan ditentukan bagaimana solusi perbaikannya sehingga mahasiswa dapat lulus tepat pada waktunya dan kegiatan akademik di Program Studi Teknik Industri di Universitas Komputer Indonesia dapat berjalan baik.
ANALISIS PEMBOROSAN PRODUKSI PADA ALIRAN PRODUK JALA IKAN KKP MENGGUNAKAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) DI PT. INDONEPTUNE NET MANUFACTURING Henny, Henny; Syuhada, Muhammad Kahfi Hadi
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.811 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1846

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pemborosan produksi produk Jala Ikan KKP menggunakan lean manufacturing di PT. Indoneptune Net Manufacturing dengan memetakan aliran produksi dan menganalisisnya menggunakan value stream mapping (VSM). Analisis terhadap pemborosan dengan metode VSM dilakukan karena VSM dapat memetakan aliran informasi dan material dari awal sampai akhir dari value stream pembuatan suatu produk. Sehingga dapat dilihat proses mana saja yang merupakan pemborosan. Adapun VSM yang dibuat adalah current-state VSM karena dapat merepresentasikan kondisi saat ini dari aliran produksi yang ada. Hasil yang didapatkan setelah dibuat current-state VSM adalah aliran produksi produk jala Ikan KKP melewati proses spinning, ring roupe, netting dan finishing yang memiliki sub-sub proses yang berbeda. Dari setiap sub-proses tersebut dipetakan nama proses, jumlah waktu cycle time dan changeover time, level inventory, waktu kerja tersedia dan jumlah operator. Penganalisisan pemborosan dilakukan pada setiap sub-proses untuk dapat mengetahui nilai tambah proses tersebut terhadap produk utama yang sedang dikerjakan pada setiap tahapan proses yang berlangsung. Kesimpulan yang didapat yaitu pemborosan yang terjadi di departemen spinning salah satunya adalah delay time karena persiapan sebelum proses peleburan, waktu tunggu karena persiapan proses twist di departemen ring roupe, transportasi berlebih sebelum proses tatekan dan pengerjaan ulang di hoshu 2 di departemen finishing.
PERMODELAN SIMULASI UNTUK PERBAIKAN TATA LETAK PADA PABRIK SPUN PILE DI PT WASKITA BETON PRECAST TBK. PLANT SUBANG MENGGUNAKAN PRO-MODEL Santosa, Alam; Rachim, Fathur Rahman
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.875 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1847

Abstract

Tata letak pada lantai produksi pembuatan produk spun pile di PT Waskita sudah diatur sedemikian rupa, namun masih ada transportasi bolak balik. Transportasi bolak balik tersebut terjadi diantara departemen setting joint plate dan setting moulding, sehingga menimbulkan biaya transportasi yang besar dan pada area penyimpanan, bahan baku terbagi dalam beberapa departemen. Pembangunan tata letak dengan metode simulasi dapat membantu dalam memilih alternatif tata letak yang dirancang karena dapat menghemat waktu dan biaya. Eksperimen dilakukan sesuai dengan alternatif Activity Relationship Diagram (ARD). ARD dibuat terdiri dari 11 ARD yang diusulkan untuk dilakukan ekperimen perhitungan ongkos material handling menggunakan Pro-Model. ARD yang terpilih adalah ARD alternatif ke sepuluh, karena mamiliki ongkos yang terkecil. Pada ARD alternatif kesepuluh ini, model yang dibuat terdiri dari 15 lokasi, 7entitas, 7 path network yang mengarahkan alat angkut, 7 resource serta 4 titik kedatangan bahan baku dan bahan baku tambahan. Pada model usulan ini terdiri dari 16 proses mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk jadi. Hasil produksi selama satu hari kerja sesuai dengan model usulan adalah 81 produk spun pile. Sehingga total ongkos material handling yang digunakan dalam satu hari produksi adalah sebesar Rp. 52.904.297.79 dengan jam kerja selama 20 jam. Maka ongkos material handling yang dikeluarkan untuk membuat 1 buah produk spun pile sebesar Rp. 653.139.47. Perbandingan antara model awal dan model usulan dilakukan dengan tujuan agar mengetahui ongkos material handling terkecil. Pada model awal ongkos material handling yang dibutuhkan dalam membuat satu buah produk adalah sebesar Rp. 730.159.28. Sementara itu produk yang dihasilkan pada model awal adalah 61 produk.
PENGARUH SPENDING HABIT, PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP NILAI AKADEMIK PADA MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIKOM Andriani, Diana
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1848

Abstract

Berdasarkan survey SUSENAS (Survey Sosial Ekonomi Nasional) pada tahun 2016, menunjukkan bahwa orang Indonesia mengkonsumsi pulsa melebihi konsumsi daging dan buah yaitu Rp 22.182/kapita/bulan. Pulsa yang dimaksudkan adalah paket internet, karena pada saat ini internet menjadi kebutuhan utama untuk semua orang. Bagi mahasiswa, internet menjadi sarana komunikasi dan informasi. Internet dapat memfasilitasi kebutuhan kuliah yang dapat diakses di kampus maupun dari gadget pribadi. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana kategori spending habits mahasiswa, tentang kebiasaan membelanjakan uangnya untuk paket data internet, serta pengaruh penggunaan internet terhadap nilai akademik Seharusnya, dengan menggunakan fasilitas internet tugas, buku ataupun materi perkuliahan akan mudah didapatkan, dampak positifnya nilai akademik mereka akan lebih baik. Responden yang dijadikan sampel berjumlah 58 mahasiswa aktif jurusan Teknik Industri UNIKOM angkatan 2013 -2017. Analisis korelasi product moment digunakan untuk melihat korelasi antara variabel independen yaitu spending habits (X1) dan penggunaan internet (X2), dengan variabel dependennya nilai akademik (Y). Selain itu dilakukan uji hipotesis untuk pengambilan keputusan ada atau tidaknya hubungan signifikansi spending habits, penggunaan internet dengan nilai akademik mahasiswa.
PENGARUH BEBAN KERJA PRAKTIKUM DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA MAHASISWA DALAM BERKOMPETISI PADA NILAI AKADEMIK Andriana, Iyan; Rinaldy, Aldi Muhammad
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1854

Abstract

This research is to explain the effect of practical work load and motivation on student performance. The phenomenon has one weight of sks practical each semester identic for three hours courses, this issue is different than the other courses. Path analysis could explain how big student performance was impacted by practical work load and motivation. Path analysis is a development technique from multiple regression which using for testing variables in research object on each path. The input is how the practical work load has a relationship with motivation is positive and significant which in value is 0.32. This research has three results; first, there is an effect of practical work load and motivation on student performance. Second, has an impact between practical work load with student performance. Third, the result is explain an effect of motivation on student performance. Each indicator’s values are 50.03%, 16.98%, and 33.05%. Based on the results and using significant level 5% explaining the more amount of practical work load, then influence the student motivation and otherwise, this research confirms that practical work load and motivation has an significant effect on student performance.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN-MESIN PEMBUATAN PRODUK ASSP DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN FAULT TREE ANALYSIS DI PT. XYZ Riyanto, Agus; Rifky, Muhammad Iqbal
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1524.935 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1856

Abstract

Semakin meningkatnya permintaan jumlah produk yang diproduksi maka jumlah kebutuhan pasar juga akan ikut meningkat hal ini dikeranakan banyaknya permintaan pelanggan maka proses produksi sangat penting ditingkatkan produktivitas mesin tersebut. Salah satu faktor penting dalam menjalankan suatu usaha produksi yaitu bagaimana perusahaan dapat mengukur dan mempertahankan kinerja mesin dalam kondisi optimal karena mesin adalah alat utama paling penting dalam cara memproses produk. Overall equipment effectiveness merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur suatu efektivitas dari kinerja mesin-mesin secara keseluruhan dengan melakukan perhitungan nilai dari availability, performance dan quality yang ada di perusahaan. Sedangkan fault tree analysis (FTA) yaitu suatu gambaran diagram yang dapat dianalisis dengan mengidentifikasi akar penyebab permasalahan yang mengakibatkan rendahnya nilai OEE tersebut. Berdasarkan hasil dari perhitungan nilai keseluruhan dengan metode overall equipment effectiveness selama tiga bulan pada mesin-mesin pembuatan produk alat suntik yaitu sebesar 84,18% yang dihitung dari ke tiga kebijakan tersebut. Oleh karena itu dilakukan indentifikasi permasalahannya dengan menggunakan fault tree analysis sehingga dapat diketahui faktor-faktor akar penyebab dari rendahnya nilai OEE tersebut. Penyebab rendahnya nilai OEE tersebut ialah dari nilai performane dan quality produk. Untuk performansi yang tidak begitu baik dalam pembuatan produk hal ini dikarenakan tingginya target produksi tidak memperdulikan kondisi mesin yang semakin hari terjadi penurunan kinerja mesin tersebut dan banyak terjadi kesalahan-kesalahan pada operator yang kurang berkonsentrasi pada pekerjaanya. Sedangkan akar penyebab dari quality produk dikarenakan komponen mesin tidak begitu baik dalam memprosesnya sering terjadi kerusakan-kerusakan pada mesin tersebut sehingga produk banyak yang cacat.
METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK Robecca, Julian; Damayanti Pasaribu, Maya Veby
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.308 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1857

Abstract

PT. DMIP merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri dengan berbahan baku plastik,i memiliki target maksimal persentasi cacat yaitu 3%. Tercatat pada tahun 2017 dari 13 produk yang di produksi terdapat 12 produk yang melebih batas toleransi. Hal ini dapat dikatakan bahwa pengendalian kualitas terhadap produk masih kurang dilakukan oleh perusahaan. FMEA merupakan prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Tujuan proses FMEA adalah untuk menentukan prioritas perbaikan produk, untuk menghilangkan potensi kegagalan produk dan mengurangi peluang terjadinya potensi kegagalan produk yang kemudian diberikan usulan perbaikan produk untuk mengurangi dan mencegah mode kegagalan. Pengolahan data yang telah dilakukan yaitu identifikasi produk dengan jumlah cacat tertinggi, identifikasi jenis dan penyebab cacat, penentuan urutan prioritas perbaikan berdasarkan nilai RPN dan usulan tindakan perbaikan. Berdasarkan hasil penelitian, produk yang mempunyai jumlah cacat paling banyak adalah splash b, mini splash b dan jumbo splash b dan terdapat 4 jenis cacat seperti black spot, spotting, crack dan short shot. Produk cacat disebabkan oleh manusia, metode dan mesin. Berdasarkan nilai RPN, urutan prioritas perbaikan yang dilakukan adalah untuk cacat black spot dan spotting, lalu cacat crack dan short shot. Sedangkan untuk langkah perbaikan, usulan tindakan adalah menetapkan standar prosedur dalam bekerja (SOP) secara tertulis dan pengaturan mesin, menetapakan standar pengontrolan operator, membuat pelatihan khusus bagi operator, melakukan perawatan mesin, dan menetapkan standar penggantian cetakan. Dengan beberapa tindakan perbaikan yang direkomendasikan diharapkan jumlah kecacatan terhadap produk yang dihasilkan dapat berkurang.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN INJECTION MOLDING DI BAGIAN PRODUKSI PT. DIAN MEGAH INDO PERKASA MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN FAULT TREE ANALYSIS Sianturi, Gabriel; Alatas, Haidar
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.657 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v7i2.1859

Abstract

Salah satu faktor terpenting dalam proses produksi adalah kinerja mesin. Mesin merupakan alat utama dalam pembuatan produk. PT Dian Megah Indo Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industry plastik dan terletak di Jl. Abdul Halim No. 30 Cimahi Badung, Jawa Barat. PT Dian Megah Indo Perkasa memilik 28 mesin injection molding, apabila salah satu mesin mengalami kerusakan ataupun penurunan performasi maka target produksi tidak akan tercapai. Metode overall equipment effectiveness merupakan metode yang digunakan untuk menghitung efektivitas suatu mesin, dimana avalaibility, performance dan quality menjadi komponen terpenting dalam metode ini. Selain itu untuk dapat melihat nilai kerugian yang dialami oleh perusahaan maka diperlukanlah perhitungan metode Six Big Losses. Selanjutnya nilai efektivitas dan nilai Six Big Losses tersebut akan dianalisis menggunakan metode Fault Tree Analysis. Mesin injection molding merupakan mesin yang memproduksi produk dari plastik, namun mesin ini belum sepenuhnya bekerja secara efektif. Hal ini dapat diketahui dari rendahnya nilai overall equipment effectiveness (OEE) yang telah dihitung yaitu sebesar 70,83% untuk periode Januari 2018, 74,25% untuk periode Februari 2018 dan 78,66% untuk periode Maret 2018. Nilai ini masih jauh dari target nilai ideal OEE yang telah ditetapkan oleh Seiichi Nakajima yaitu diatas 85%. Akar penyebab dari rendahnya nilai OEE tersebut adalah karena tingginya nilai six big losses yang telah dihitung. Faktor yang menyebabkan rendahnya nilai efektivitas dan tingginya nilai Six Big Losses diantara lain yaitu breakdown pada mesin, penurunan kecepatan produksi, gangguan pada molding dan masih terdapat produk-produk yang tidak sesuai standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis yang telah dilakukan maka terdapat beberapa perbaikan yang dibutuhkan PT Dian Megah Indo Perkasa. Usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi eliminasi six big losses, pemberian seminar pelatihan pada seluruh operator mesin injection molding dan pembuatan standar operasional prosedur (SOP) guna meningkatkan nilai overall equipment effectiveness (OEE)

Page 1 of 1 | Total Record : 8