cover
Contact Name
Delviana Buulolo
Contact Email
tithadlvn96@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fpsi@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Psikologi Prima
ISSN : 20883633     EISSN : 25988026     DOI : https://doi.org/10.34012
PSIKOLOGI PRIMA merupakan jurnal ilmiah yang mengkaji ilmu psikologi sebagai media dalam menyajikan hasil-hasil penelitian psikologi industri dan organisasi, pendidikan, perkembangan, kepribadian, sosial, kewirausahaan, klinis dan kesehatan maupun isu-isu yang terkait yang bersumber dari konteks keanekaragaman sosial dan budaya yang berkembang di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2018)" : 12 Documents clear
KONSEP DIRI REMAJA TUNADAKSA AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS Yulandari, Kharrisa
Psikologi Prima Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v1i1.134

Abstract

Kondisi tuna daksa secara mendadak seperti patah pada bagian persendian tangan atau kaki, amputasi, dan kondisi ketimpangan yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, akan sangat mengganggu perkembangan diri pada individunya, dan memberikan dampak psikologis yang cukup besar dan berarti bagi penderitanya (Tarsidi, 2008). Terlebih jika kondisi tersebut diderita oleh seorang remaja, yang akan menyebabkan remaja menghadapi perubahan yang penting dalam hidupnya, seperti perubahan hubungan dengan keluarga, teman, lingkungan masyarakat, yang dapat berpengaruh terhadap perubahan konsep dirinya. Konsep diri merupakan hal yang penting dalam kehidupan khususnya pada remaja. Karena, pemahaman remaja mengenai konsep diri akan menentukan dan mengarahkan perilaku dalam berbagai situasi. Jika konsep diri remaja positif, maka positiflah perilaku remaja tersebut, dan begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri pada remaja tuna daksa akibat kecelakaan lalu lintas, dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, terhadap dua remaja yang mengalami tuna daksa akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua responden membentuk konsep diri yang berbeda sesuai dengan aspek dan faktor yang mempengaruhi konsep dirinya. Hasil penelitian kali ini menunjukkan bahwa responden I membentuk konsep diri positif, dimana responden I melakukan upaya kesembuhan dengan cara terapi pengobatan medis dan berpostive thinking dengan segala ketentuan Allah dan respon orang lain terhadap dirinya. Responden I juga tidak pernah meremehkan kondisi orang lain yang lebih buruk dari dirinya. Sedangkan rensponden II membentuk konsep diri negatif, dimana responden II bersikap hiperkritis dan bersikap pesimis terhadap kompetisi, serta menganggap pujian yang ada merupakan bentuk candaan serta ejekan terhadap dirinya.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI FORGIVENESS PADA NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN WANITA KLAS II A MEDAN Ningsi Naiborhu, Widia
Psikologi Prima Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v1i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgivenessdengan psychological well-being pada Narapidana Wanita di Lembaga Permasyarakatan Wanita Klas IIA Medan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara forgiveness dengan psychological well-being, dengan asumsi semakin tinggi forgiveness, maka semakin tinggi psychological well-being dan sebaliknya semakin rendah forgivenessmaka semakin rendah psychological well-being. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Narapidana Wanita di Lembaga Permasyarakatan Wanita Klas IIA Medan sebanyak 118 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dari skala untuk mengukur forgiveness dan psychological well-being. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,768 dengan p sebesar 0,000 (p<0,05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara forgiveness dengan psychological well-being. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel forgiveness terhadap psychological well-being adalah sebesar 59 persen, selebihnya 41 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara forgiveness dengan psychological well-being, dapat diterima

Page 2 of 2 | Total Record : 12