cover
Contact Name
Alfian Maarif
Contact Email
alfianmaarif@ee.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biste@ee.uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro
ISSN : 26857936     EISSN : 26859572     DOI : 10.12928
Core Subject : Engineering,
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro (BISTE) adalah jurnal terbuka dan merupakan jurnal nasional yang dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan. BISTE merupakan Jurnal yang diperuntukkan untuk mahasiswa sarjana Teknik Elektro. Ruang lingkup yang diterima adalah bidang teknik elektro dengan konsentrasi Otomasi Industri meliputi Internet of Things (IoT), PLC, Scada, DCS, Sistem Kendali, Robotika, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Sinyal, Pengolahan Citra, Mikrokontroller, Sistem Embedded, Sistem Tenaga Listrik, dan Power Elektronik. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan penelitian mahasiswa dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus" : 7 Documents clear
Corn Flour Quality Identification System Based on Angle Image Dimas Murtia Atmojo; Abdul Fadlil
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.1490

Abstract

Corn can be processed into corn flour, this can make it easier for consumers to consume and process it into other food ingredients. Therefore we need a system that is able to identify the quality of corn flour automatically. Data retrieval is done by inserting corn flour into a container to calculate the angle of repose. The valve of the container is opened and the cornstarch flows into a mound above the cross-sectional base. The image of the corn flour mound was taken using a cellphone camera and stored in a laptop as a database. The sample of this research is corn flour with three types of particle sizes, namely 20 mesh, 10 mesh and 8 mesh. In the identification process, the corn flour image is converted into a grayscale and binary image and cropping is done, then identified based on the calculation of the angle of repose. The results of this study obtained that the average value of 20 mesh, 10 mesh and 8 mesh corn flour was 30.91 degrees; 33.96 degrees and 36.80 degrees. After testing and comparison, it can be concluded that corn flour with good quality is corn flour with an angle of less than 32 degrees.Jagung dapat diolah menjadi tepung jagung, hal ini dapat memudahkan konsumen dalam mengonsumsi dan mengolahnya menjadi bahan pangan lain. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang mampu mengidentifikasi kualitas tepung jagung secara otomatis. Pengambilan data dilakukan dengan memasukkan tepung jagung ke dalam wadah hitung sudut diam. Katup wadah dibuka dan tepung jagung mengalir membentuk gundukan di atas alas penampang. Citra dari gundukan tepung jagung diambil menggunakan kamera handphone dan disimpan ke dalam laptop sebagai database. Sampel penelitian ini tepung jagung dengan tiga jenis ukuran partikel, yaitu 20 mesh, 10 mesh dan 8 mesh. Dalam proses identifikasi citra terpung jagung dikonversikan menjadi citra greyscale dan biner serta dilakukan cropping, lalu diidentifikasi berdasarkan perhitungan sudut diam. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan nilai rata-rata tepung jagung 20 mesh, 10 mesh dan 8 mesh berturut-turut adalah 30,91 derajat; 33,96 derajat dan 36,80derajat. Setelah dilakukan pengujian dan perbandingan, dapat disimpulkan bahwa tepung jagung dengan kualitas baik yaitu tepung jagung dengan sudut kurang dari sama dengan 32derajat.
Serial Communication Module with Visual Basic and Arduino for Practical Use Bimo Langgeng Rilo Pambudi; Wahyu Sapto Aji
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.1494

Abstract

Interface techniques on computers and instruments cannot be separated from the software contained in computers to communicate. Communication that is commonly used is serial and parallel data. The method used in this development uses the Asynchronous serial data communication method which occurs if the clock on each communication device is not synchronized in reading data and displaying data. serial communication using Visual Basic Software as a medium to read and display serial data from Arduino. The level of accuracy when reading data and displaying data error rate/error 0% with 8 times of testing Data reading and displaying data. Teknik interface pada komputer dan instrumen tidak dapat dipisahkan dari  perangkat lunak yang terdapat pada komputer untuk berkomunikasi. Komunikasi yang umum digunakan adalah data serial dan paralel. Metode yang digunakan pada pengembangan ini menggunakan metode Komunikasi data serial Asynchronous yang terjadi jika clock yang terdapat pada masing-masing perangkat komunikasi tidak tersinkronisasi pada pembacaan data dan menampilkan data. komunikasi serial menggunakan Software Visual Basic sebagai media untuk membaca dan menampilkan data serial dari Arduino. Tingkat akurasi pada saat Pembacaan data dan menampilkan data tingkat kesalahan/error 0% dengan 8 kali pengujian Pembacaan data dan menampilkan data.
Choosing an Instant Messaging App: Security or Convenience? Comparison between Whatsapp and Telegram Azzhan Shahrul; Aji Prasetya Wibawa
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.2784

Abstract

An increase in Instant Messenger (IM) application users makes it easier for people to get connected through social media. Application developers regularly offer updates. However, those updates don’t always satisfy users expectations, instead confuse them. Even users are sometimes hesitant to update the app thus they switch to another messaging platform. This research discusses the analysis and comparison of two IM applications that reached 100 million downloads on Play Store; Whatsapp and Telegram. The analysis process is carried out from the features use in the Instant Messenger application. The data collection procedure are conducted by viewing the traffic. The data acquisition technique is done by using literacy and observation study methods to get full access to smartphones. The results of the analysis are in the form of a comparing table between both IM applications and expected to be future reference for further reseach.Peningkatan pengguna aplikasi Instant Messenger (IM) memudahkan masyarakat untuk terhubung melalui media sosial. Pengembang aplikasi secara teratur menawarkan pembaruan. Namun, pembaruan tersebut tidak selalu memenuhi harapan pengguna, malah membingungkan mereka. Bahkan pengguna terkadang ragu untuk memperbarui aplikasi sehingga mereka beralih ke platform perpesanan lain. Penelitian ini membahas tentang analisis dan perbandingan dua aplikasi IM yang mencapai 100 juta unduhan di Play Store; Whatsapp dan Telegram. Proses analisis dilakukan dari fitur-fitur yang digunakan pada aplikasi Instant Messenger. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan melihat lalu lintas. Teknik akuisisi data dilakukan dengan menggunakan metode studi literasi dan observasi untuk mendapatkan akses penuh ke smartphone. Hasil analisis berupa tabel perbandingan antara kedua aplikasi IM dan diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya.
Design of Light Intensity Control Device based on LED Matrix Control Wireless Lamp Geri Renalda Ambotang; Nuyono Satya Widodo
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.3697

Abstract

This research make a wireless lamp light intensity regulator device based on LED matrix control. The device regulates lamp light intensity that is conform with the eating, sleeping, reading, using a laptop activities based on the existing provisions in SNI 03-6575-2001. The Arduino Uno ATMega328 microcontroller used to control the number of LED lamps that are light up to adjust the intensity of the light that fall upon the surface (lux) according to the activity that selected by user's smartphone. The BH1750 sensor will detect the light intensity produced by the lamp as information of the lamp light intensity condition. This research has been completed and succeeded in making a wireless lamp light intensity regulator device based on LED Matrix Control which can adjust the lamp light intensity of the lamp conform with the activities that the user want to do according to SNI 03-6575-2001. The device has been successfully created with an error percentage of 1.33% on examination with four different types of activities with total of 20 trials.Penelitian ini membuat alat pengatur intensitas cahaya lampu nirkabel berbasis kendali matriks LED. Alat mengatur intensitas cahaya lampu dengan menyesuaikan pada kegiatan makan, tidur, membaca, menggunakan laptop berdasarkan ketentuan yang ada pada SNI 03-6575-2001. Mikrokontroler ATMega328 Arduino Uno digunakan untuk mengendalikan jumlah lampu LED yang menyala guna mengatur intensitas cahaya yang akan jatuh ke permukaan (lux) menyesuaikan dengan kegiatan yang dipilih melalui smartphone pengguna. Sensor BH1750 akan mendeteksi intensitas cahaya yang dihasilkan oleh lampu sebagai informasi kondisi intensitas cahaya lampu. Penelitian ini sudah selesai dilakukan dan berhasil membuat Alat Pengatur Intensitas Cahaya Lampu Nirkabel berbasis Kendali Matriks LED yang dapat mengatur intensitas cahaya lampu berdasarkan kegiatan yang akan dilakukan pengguna menyesuaikan SNI 03-6575-2001. Alat telah berhasil dibuat dengan persentase error 1,33% pada pengujian terhadap empat jenis kegiatan yang berbeda dengan total 20 kali percobaan.
PID Control Based DC Boost Converter on Wheeled Soccer Robot Kevin Adrianto Nugraha; Tole Sutikno
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.3942

Abstract

In this research, Proportional Integral Derivative (PID) controller is applied to the DC-DC Boost Converter system. The system is a power electronics circuit that functions to stabilize the voltage by increasing the value of the output voltage so that it is of a higher value than the input voltage without having to eliminate the relatively large power so that it can overcome the voltage shortage. Control is done by providing a signal or voltage that regulates the ON time and the OFF time of the switch. The voltage value is based on the duty cycle value which is a unit of PWM (Pulse Width Modulation). The input voltage at the boost converter tends to fluctuate and is unstable. On this basis, the output voltage must be controlled by a voltage converter that can be adjusted as desired to match a predetermined setpoint value. By setting the PWM value with the PID method, it is easier to get a constant output voltage value on the boost converter. The results obtained after using a PID control produce a very stable and constant output voltage without any ripple voltage. For the tuning parameter value used to produce a stable output voltage, the proportional value is 5, the integral value is 5, and the derivative value is 3.Pada penelitian ini diterapkan pengendali Proporsional Integral Derivatif (PID) pada sistem DC-DC Boost Converter. Sistem tersebut merupakan suatu rangkaian elektronika daya yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan dengan menaikkan nilai tegangan keluaran sehingga bernilai lebih tinggi dari tegangan masukkan tanpa harus menghilangkan daya yang relatif besar sehingga dapat mengatasi kekurangan tegangan. Pengendalian dilakukan dengan memberikan sinyal atau tegangan yang mengatur waktu ON dan waktu OFF switch. Nilai tegangan berdasarkan nilai duty cycle yang merupakan satuan dari PWM (Pulse Width Modulation). Tegangan masukkan pada boost converter cenderung fluktuatif dan tidak stabil. Atas dasar itu  tegangan keluaran harus dikendalikan oleh sebuah konverter tegangan yang dapat diatur sesuai keinginan agar cocok dengan nilai set point yang telah ditetapkan. Dengan mengatur nilai PWM dengan metode PID dapat mempermudah untuk mendapatkan nilai tegangan keluaran yang konstan pada boost converter. Hasil penelitian yang didapatkan setelah menggunakan sebuah kendali PID ini menghasilkan tegangan keluaran yang sangat stabil dan konstan tanpa adanya tegangan ripple. Untuk nilai tuning parameter yang digunakan sehingga menghasilkan tegangan keluaran yang stabil yaitu nilai proporsional adalah 5, nilai integral adalah 5, dan nilai derivatif adalah 3.
Water Level Control and Monitoring Water Temperature in Open Evaporation Pot Nasruloh Nasruloh; Ahmad Raditya Cahya Baswara
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.4391

Abstract

The tool in this study can control, measure the water level and water temperature in the open evaporation pan automatically. Water level measurements were carried out using the HC-SR04 sensor and water temperature measurements using the DS18B20 sensor. The method used is the Internet of Things (IoT) in order to send data from a NodeMCU type microcontroller as sensor processing and display data on water height, water temperature and control systems stored in databases and websites. The Internet of Things (IoT) can help transmit data remotely to monitor observations of open evaporation pans. The results of the sensor data can be seen through a 20x4 LCD and a website that displays sensor data and the status of the control system on the water pump and solenoid valve. The HC-SR04 sensor can work when the reading is directly into the water without an object. The results obtained are less accurate because the accuracy value on the HC-SR04 sensor is 3mm, while the measuring instrument from BMKG with an accuracy of 0.05mm requires a tool. From the results of the data in this research tool has an average error of 4mm. On the DS18B20 sensor, the resulting value gets an average difference of 0.8 degrees. The water level control system at specified hours with specified conditions works well. Water level data, water temperature can be displayed on the LCD and can be sent via the website once every 1 hour for 24 hours.Alat pada penelitian ini dapat mengontrol, mengukur ketinggian air dan suhu air pada panci penguapan terbuka secara otomatis. Pengukuran ketinggian air dilakukan menggunakan sensor HC-SR04 dan pengukuran suhu air menggunakan sensor DS18B20. Metode yang digunakan adalah Internet of Things (IoT) agar dapat mengirim data dari mikrokontroler dengan tipe NodeMCU sebagai pemrosesan sensor dan menampilkan data tinggi air, suhu air dan sistem kontrol yang disimpan di database maupun website. Internet of Things (IoT) dapat membantu mengirim data dengan jarak jauh agar dapat memantau pengamatan panci penguapan terbuka. Hasil dari data sensor dapat dilihat melalui LCD 20x4 dan website yang menampilkan data sensor dan status sistem kontrol pada water pump dan solenoid valve. Sensor HC-SR04 dapat bekerja ketika pembacaan langsung ke air tanpa objek. Hasil yang didapatkan kurang akurat karena nilai keakuratan pada sensor HC-SR04 yaitu 3mm sedangkan pada alat ukur dari BMKG dengan keakuratan alat dengan kebutuhan 0,05mm. Dari hasil data pada penelitian alat ini mempunyai rata-rata hasil error 4mm. Pada sensor DS18B20 nilai yang dihasilkan mendapatkan nilai rata-rata selisih 0,8 derajat. Sistem kontrol ketinggian air pada jam yang ditentukan dengan syarat yang ditentukan bekerja dengan baik. Data tinggi air, suhu air dapat ditampilkan di LCD dan dapat dikirim melalui website setiap 1 jam sekali selama 24 jam. 
GandCrab Ransomware Analysis on Windows Using Static Method Anisa Oktaviani; Melwin Syafrizal
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v3i2.4884

Abstract

Malware-infected operating systems may experience system damage, files or loss of important data. Ransomware is a type of malware that works by attacking the internet network and then encrypting the victim's computer. So that the victim can access his computer again, the victim is asked to redeem (ransom) with some money in the form of Bitcoin. One of them is GandCrab. Gandcrab is a very powerful ransomware and only the creators of Gandcrab know the description of the encrypted files.Static analysis is done by importing malware samples into Virustotal, Dependency walker, PEStudio, Exeinfo PE, and PEexplorer tools to get the strings function, which will then be analyzed to find out how the GandCrab Ransomware works.This study analyzes the gandcrab ransomware malware using a static method. In the Virustotal tool, it was found that the malware sample file was detected as malware with a ratio of 60 out of 70 antimalware. Furthermore, it was found that GandCrab is in PE (portable executable) format, compiled using Microsoft Visual C++ and GndCrab accesses some DLL (dynamic link-library) functions. Sistem operasi yang terinfeksi malware dapat mengalami kerusakan sistem, file atau kehilangan data-data penting. Ransomware merupakan salah satu jenis malware yang bekerja dengan cara menyerang jaringan internet kemudian mengenkripsi komputer korban. Agar korban dapat mengakses komputernya lagi, korban diminta unutk menebus (ransom) dengan sejumlah uang dalam bentuk Bitcoin. Salah satunya yaitu GandCrab. Gandcrab merupakan ransomware yang sangat kuat dan hanya pembuat gandcrab yang mengetahui deskripsi dari file yang terenkripsi. Analisis statis dilakukan dengan mengimpor sample malware kedalam tools Virustotal, Dependency walker, PEStudio, Exeinfo PE, dan PEexplorer untuk mendapatkan fungsi strings yang kemudian strings tersebut akan dianalisa untuk mengetahui cara kerja dari GandCrab Ransomware. Penelitian ini melakukan analisis terhadap malware gandcrab ransomware dengan menggunakan metode statis. Pada tool Virustotal, didapatkan bahwa file sample malware terdeteksi sebagai malware dengan rasio 60 dari 70 antimalware.  Selanjutnya ditemukan bahwa GandCrab berformat PE (portable executable), dikompilasi menggunakan Microsoft Visual C++ dan GandCrab mengakses beberapa fungsi DLL (dynamic link-library).

Page 1 of 1 | Total Record : 7